Jul 222019
 

Sukhoi Su-30. (@ RUssian Mod)

Jakartagreater.com – Selama bagian praktis latihan, perhitungan sistem rudal anti-pesawat S-400 “triumph” bekerja untuk melakukan tugas-tugas setelah menerima sinyal tentang pelanggaran batas udara oleh pesawat yang diperankan sebagai musuh, peran yang dilakukan oleh sepasang jet tempur Su-30 SM, dirilis Kementerian Pertahanan Rusia, 21/7/2019.

Saat dalam perjalanan ke daerah yang telah ditentukan, prajurit memukul mundur serangan oleh kelompok sabotase dan pengintaian dari musuh yang diperankan (conditional enemy). Selama latihan pertempuran, kelompok keamanan menetralisir “penyabot”.

Setelah tiba di daerah itu, prajurit memenuhi standar untuk menyebarkan sistem rudal anti-pesawat S-400, serta mencari, mengklasifikasikan dan melacak target pelatihan.

Di akhir kegiatan, sistem S-400 ZRS melakukan peluncuran roket elektronik. Semua target udara dari musuh (conditional enemy) berhasil dihancurkan.

S-400 dalam latihan menetralisir pelanggar batas udara wilayah Kaliningrad. (Russian MoD)

Kemampuan S-400

Sistem pertahanan rudal S-400 menembakkan rudal anti-pesawat untuk melumpuhkan target yang kecepatan tinggi. Rusia terus menguji kemampuan S-400 termasuk sistem rudalnya.

Tiga tahun yang lalu Rusia pun telah memasang sistem S-400 di Hmeymim airbase Suriah. S-400 ini untuk melindungi aset militer Rusia yang berada di wilayah konfllik Suriah. Kini Turki telah memiliki sistem pertahanan udara S-400 yang kemungkinan besar akan disusul oleh India, jika tidak ada aral melintang.

Sistem rudal pertahanan udara S-400 menggunakan empat jenis rudal baru disamping menggunakan rudal dari sistem S-300PMU.Rudal pertama yang dipasang pada sistem ini 48N6DM (48N6E3),ini merupakan varian penyempurnaan dari rudal 48N6M dengan sistem propulsi yang lebih kuat.

Rudal itu dapat menghancurkan target udara pada kisaran 250 km. Rudal 40N6 S-400 memiliki jangkauan 400 km dan diklaim menggunakan radar homing aktif untuk mencegat target udara pada jarak yang lebih jauh. Dengan demikian dapat diarahkan terhadap target AWACS, J-STRARS, EA-6B sport jammers dan target yang berada jauh di ketinggian lainnya.

S-400 juga dapat meluncurkan rudal darat ke udara menengah 9M96E dan 9M96E2. Rudal dapat menyerang target yang bergerak cepat seperti pesawat tempur dengan probabilitas hit yang tinggi. Rudal 9M96 memiliki jangkauan maksimum 120 km.

Komando dan sistem kontrol 55K6E S-400 Triumph didasarkan pada kendaraan pos komando Mobile Ural-532.301. Pos komando dilengkapi dengan konsol LCD untuk memproses data surveliansi wilayah udara, radar kontrol dan monitor jarak jauh, melacak aktivitas yang merupakan ancaman udara, mengkoodinasikan dengan baterai lainnya. Sistem ini mampu bertukar data dengan sistem lainnya seperti SA-12,SA-23 dan S-300.

Kontrol tembak dan radar pelacak target S-400 adalah 92N6E. Radar diinstal pada kendaraan MZKT-7930 8×8. Radar 96L6 adalah radar opsional yang dibawa oleh kendaraan yang sama ketika baterai S-400 digunakan secara mandiri. Radar 91N6E dapat mendeteksi dan melacak pesawat, helikopter, rudal jelajah, rudal pesawat dan rudal balistik dalam jarak 600 km dan juga dapat melacak secara sekaligus hingga 300 target.

Footage Kelincahan Su-30:

  2 Responses to “Jet Tempur Su-30 Diperankan Sebagai Lawan S-400”

  1.  

    Memang T.O.P S400

  2.  

    Beberapa Kecanggihan sistem rudal anti-serangan udara S-400 yaitu :
    1. Pengembangan Lebih Lanjut Dari S-300
    Sistem rudal S-400 Triumf merupakan rudal anti serangan udara yang dikembangkan sejak tahun 1990an oleh Almaz Central Design Bureau dan merupakan versi lanjutan dari sistem pertahanan udara rudal dari darat ke udara S-300 dan mulai masuk dalam layanan militer Rusia sejak tahun 2007.
    2. Sistem Radar Yang Terintegrasi
    S-400 Triumf merupakan sistem pertahanan udara yang terdiri dari radar multifungsi, sistem pendeteksi mandiri, rudal anti-serangan udara, tabung peluncur dan kendaraan komando. S-400 mampu menembakkan empat jenis rudal, tergantung target yang dihadapi, untuk memberikan pertahanan berlapis. Satu unit S-400 dapat mendeteksi target dari jarak 600 kilometer, mampu melesat dengan kecepatan hingga 14 kali kecepatan suara dan mampu menghancurkan 36 sasaran baik berupa jet tempur, drone hingga rudal secara simultan. Sistem pertahanan ini diklaim dua kali lebih efektif dari pendahulunya, S-300. Dikembangkan sejak akhir 1980-an, S-400 mengalami penyempurnaan proyek pada Februari 2004….https://militerhebatdunia.blogspot.com/2018/12/kehebatan-s-400-triumf-sistem-rudal.html