Jun 292016
 

Jakarta – Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu memaparkan sejumlah rencana alokasi penggunaan setelah mendapat kenaikan anggaran pertahanan yang mencapai tiga persen dari anggaran sebelumnya.

“Anggaran kita sudah dialokasikan macam-macam, untuk perbaikan dan perawatan alutsista, melengkapi persenjataan yang belum lengkap,” tutur Ryamizard saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan di Jakarta, Selasa.

Ryamizard menjelaskan lebih lanjut, rencananya pemerintah akan membagi dana pertahanan untuk peremajaan alutsista yang belum terlalu lama dimiliki, seperti penggantian mesin atau suku cadang.

Selain itu, pemerintah juga berencana melengkapi persenjataan bagi pesawat tempur (fighter) yang menjadi bagian inventaris TNI AU dengan berbagai jenis rudal dan lain sebagainya.

“Jet tempur sudah ada tapi tidak lengkap, tidak ada rudal atau roketnya ya kita belikan dong. Jangan sampai mereka hanya terbang saja tanpa membawa senjata,” tutur Menteri Ryamizard menegaskan.

Kemudian, pemerintah juga berencana melengkapi perangkat komunikasi antaralutsista agar memudahkan koordinasi ketika terjadi situasi yang menuntut ketepatan dan kecepatan penggelaran pasukan di lapangan.

“Kita perbaiki komunikasi antarpesawat dan tank, karena waktu kita beli belum ada sistemnya. Kalau sudah lengkap (sistem) dan sudah berjalan semua, baru kita menambah alutsista. Prioritasnya begitu, sehingga alutsista yang sudah ada tidak jadi besi tua,” ujarnya menambahkan.

Selain membagi alokasi untuk keperluan perawatan dan perlengkapan alutsista, Menteri Ryamizard juga menyinggung mengenai rencana pengembangan pangkalan militer di Kepulauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Dia mengisyaratkan, kenaikan anggaran pertahanan juga menyentuh pada program pengembangan pangkalan militer di wilayah tersebut dengan berencana membangun pelabuhan militer, perbaikan landasan bagi pesawat tempur, hingga sejumlah fasilitas pertahanan pendukung lainnya.

“Saya sudah tentukan ada tiga kapal Fregat, berarti ada pelabuhannya untuk kapal. Kemudian ada satu flight pesawat tempur kita, berarti landasan harus dilebarkan dan dibaguskan. Ditambah ada Marinir, Paskhas (Angkatan Udara), satuan radar dan drone, penangkis serangan udara. Pokoknya lengkap di sana,” kata Menter Ryamizard memaparkan.

ANTARA News

  75 Responses to “Jet Tempur Sudah Ada, Tapi Tidak Ada Rudal”

  1. rudal ghoib ya pasti gk keliatan

    • Pakek rudal made indonesia..
      Darurat militer masak mau war nga ada rudal..udah berhadapan dengan china.

      • itu bahasa santun kami lon malon, jangan samakan bangsa kami dengan 10thn lalu, kami tetap rendah hati walau kami sudah jauh diatas malasnya, kami tidak seperti bangsa kamu yg congkak ketika diatas tapi selelu mengeles dan merendahkan diri pada bangsa lain ketika kalian terjepit.

  2. PSU nya pasang Oerlikon Skyshield boss

  3. sindiran halus..apa emang mau menambah … semua pasti dibilang kurang persenjataannya…sudah waktunya melengkapi, karena waktu pembelian terdahulu yg penting punya dulu..masalah senjata menyusul… pas kan momentnya.. ada yg manas manasi..naik deh anggaran….

    • .“Kita perbaiki komunikasi antarpesawat dan tank, karena waktu kita beli belum ada sistemnya.

      Apa yg d pikirkan rezim lama ya ?
      Belum lg :

      – Beli F-16 yg sdh tdk layak pakai, satu kecelakaan akibat kebakaran mesin, 2 retak rangka & sampai saat ini blm lengkap semua akibat kekurangan engine yg rencana nya diambil dari pesawat yg sdh datang.
      – Beli pesawat tempur latih merangkap taktis tanpa radar.

      Soal maintenance alutsista :
      2 Unit SU-27 yg mangkrak sejak tahun 2007 dibiarkan terbengkalai & baru dibawa ke rusia 9 tahun kemudian setelah pergantian rezim pemerintahan baru.

      • Anda pasti jarang baca majalah Angkasa ya?. Kalau rajin menyimak, pasti pernah baca edisi majalah Angkasa yang pamer full set rudal Sukhoi beberapa tahun lalu. Itu liputan khusus ya.
        Minimal saya tanya deh. Siapa pengasuh forum tanya jawab majalah Angkasa yang menggantikan Marsma (purn) F. Joko Poerwoko?. Saya kasih clue-nya. Call sign-nya SHARKY. Nggak pake googling ya..

        Bener kata salah satu sesepuh di sini, banyak anak alay yang komen di sini. Mbok ya disimak baik2..

  4. Beritanya membuat kepala saya mules.. Sangat di sayangkan, negara seluas indonesia hanya di jaga… Ah sudah lah..

  5. ngemeng wae pak pak.. kapan tukune

    • lumayan kan, daripada yang diem-diem, nulis mau beli 6 pesawat baru yang dateng malah rongsokan dari gurun….OHHHH THE SCRAP FROM DESERT…

      • dan parahnya tuh pesawat yg sudah tiba di tanah air, enjinnya di kirim lg utk di pasangkan ke pesawat rongsok lainnya utk pengiriman selanjutnya..apa gak kena typhus tuh enjin

  6. Prasaan kok lebih enak menhan sebelumnya yang dari sipil ya….gak pake banyak omong tau sd teken kontrak

  7. bener juga jendral…..
    masak punya alutsista ompong….
    percuma dong, penuhi dulu senjatanya biar gak mubazir pembelian yang dulu….
    wkwkwkwkwk…….

    • terbuka deh topeng era rezim sebelumnya….mengenai alutsista asal beli..
      anteknya saja barusan ketangkap KPK…(putu)
      abang ruhut harus pencak lidah lg
      ha ha ha

      • “Kita perbaiki komunikasi antarpesawat dan tank, karena waktu kita beli belum ada sistemnya.“Kita perbaiki komunikasi antarpesawat dan tank, karena waktu kita beli belum ada sistemnya.

        Apa yg d pikirkan rezim lama ya ?
        Belum lg :
        – Beli F-16 yg sdh tdk layak pakai, satu kecelakaan akibat kebakaran mesin, 2 retak rangka & sampai saat ini blm lengkap semua.
        – Beli pesawat tempur latih merangkap taktis tanpa radar.

        Soal maintenance alutsista :
        2 Unit SU-27 yg mangkrak sejak tahun 2007 dibiarkan terbengkalai & baru dibawa ke rusia 9 tahun kemudian setelah pergantian rezim pemerintahan baru.

  8. enak apanya taunya eksekusi tp ompong, yg pntng d mata rakyat kt dah bnyk beli sista gahar tp mereka ga tau sista nya g ada gigi alias ompong, buat apa hah… sy dukung menhan skrg lngkapi yg dah ada dgn rudal2 nya, lengkapi jg sigma nya dgn rudal nya jgn jd ompong cm bs berenang doang buat apa… asal komen aja

    • kamu nyindir yah hahahahah…maklum kejar setoran buat kampaye dan MEF I, lumayankan buat nambah pamor….yg sebelumnya berjasa beli kosongan yg sekarang berjasa membeli kelengkapannya, tp sayangnya bakal kena cemoh “3 th beli alutista apa?!”

  9. Bukannya ga ada… Klo tujuan intersef yg pastinya tdk bawa hal demikian, kan tujuan pjegatan dgn cepat. Ibarat mo lari kenceng masa harus bawa beban yg berat2… Tapi rudal di KRI udah standby.

  10. Makanya beli jet tempur yg lengkap dong, beli pesawat kyk beli rokok, ketengan terus, enakan zaman sby nih klo gni terus

  11. Sabar…bung
    Kan Menhan yg ini tugasnya melengkapi apa yg dibeli Menhan sebelumnya. Kata kuncinya ” Melengkapi perangkat komunikasi antaralutsista agar memudahkan koordinasi ketika terjadi situasi yang menuntut ketepatan dan kecepatan penggelaran pasukan di lapangan”. Artinya pemenuhan kebutuhan komunikasi & data antar 3 matra. Satelitnya numpang dulu di BRISat nanti satelite induknya beli di 2019.
    Radar dilengkapi semua, baik radar darat maupun radar pesawat. Inilah keuntungan beli kosongan. Begitu budgetnya ada, beli yg versi terbaru. Dapat rudalnya pun yg versi baru bukan yg jadul. Contohnya pengadaan Tank Leopard, seandainya beli baru hanya dapat 40 unit saja walaupun lengkap isinya sesuai paket bawaan. Namun dng beli bekas dpt 100 unit walau kosongan tp murah. Sekarang budgetnya ada, malahan TNI AD disuruh milih yg versi terbaru utk ngelengkapi isinya Leopard. Kalo dihitung2 pake kalkulatornya si Tukang Ngitung, Phd pastilah cara ini lebih menguntungkan, toh Indonesia belum mendesak utk berperang.
    Sukses buat pak Menham, selamat shopping Alutsista.

  12. Pinter ini sistem pembeliannya….”KALAU SUDAH LENGKAP (SISTEM) DAN SUDAH BERJALAN SEMUA,BARU KITA NAMBAH ALUTSISTANYA”..INDAH didengar kata2nya…10 jempol!!…

  13. Mentrinya sepertinx ngomongx iya dong melulu, tp pencapaian maksimal blm kelihatan, haha lucu in mentri

  14. Satelit amerika terdeteksi memata matai indonesia..

  15. Satelit amerika terdeteksi memata matai indonesia.. Di selat malaka

  16. komen khas jkgr

  17. Haduuh ada korban vaksin palsu lg gentayangan di jkgr..

  18. Apa khabar PT LEN dengan sistim komunikasinya. Sudah siapkah dipasang.

  19. Saya kok sedih ya ?

  20. ahh… sukhoi kita sudah ada rudalnya, aku tanya ke akun twitter @_tniau sebagai user sudah dilengkapi R73 & R77
    tanya sendiri aja lewat twitter kalau ngga percaya

  21. bagusan menhan sipil

  22. D satu sisi nuntut transparansi…..

    D satu sisi jaga krahasian & khati2an….

    Hati2lah dlm bertransparansi pk.menhan…

    ha ha ha ha…kabuuuuurr…

  23. Jawaban yang diplomatis……..tapi kaga apalah kita ngerti Ko Jendral. Asal duitnya jgn buat di korupsi yah

  24. Menhan ini memang omongannya sering ngacooo,,,apa nggak lihat inventaris misiles TNI AU khusunya di Makassar dan Pekanbaru,,hadeuuh,,jadi mbandingin,,baiknya MenHan Sipil aja dee,,,

  25. apa benar siskom leopard belum dipasang? dan akhirnya leopard dikirim lagi ke jerman untuk dipasang siskom, kalo iya pasti biayanya mahal sekali, mohon pencerahan

    • di pasang siskom PT.LEN tp cuma sebatas siskom radio

      • @KW

        Rumor yang bilang dpt TOT alat bidik dan kendali senjata otomatis cuma bohong tuh…

        Itu tank kan, surplus yang mangkrak digudang ad jerman, tentu saja alat bidik optik dan kendali otomatisnya dicopot biar gak jamuran. nanti kalo leopard kita mau dipasangin tuh alat..perlengkapan itu yang ada digudang dibeli lagi

  26. Alah menhan banyak bacot, statemen nya gak bermutu..

  27. Sukhoi itu sdh ada rudal seri R.. pak.menhan mungkin mau yg BVR
    …itu semua cm kiasan biar ga tegang… ingat menhan kita sering jalan2…itu juga kiasan…
    Hehehehe….

  28. percaya ajalaaah….yg ngomong menhan ini

  29. Udah beli sana jangan dari dulu rencana mulu…. biar nanti saya suruh cepat cairkan duwitnya…., alat komunikasinya pakai kontak batin aja….bebas jammer…..

  30. cepetan beli …

  31. Yg komen pd so pinter… Bisanya nyalahin org! Dia jd menhan krna pnya kmampuan dan pngalaman cs, jgn asal ngjeplak aj npa. Pinteran jg dia sma nte” pd yg bisanya cma mnghujat….

  32. Komen warjager kok lucu2 ya.

    Khas anak kemarin sore.

    Dari dulu juga pihak Kemenhan bilang pesawat jet tempurnya ada tapi belum ada rudalnya.

    Padahal dari berita2 terdahulu sudah ada tuh rudalnya.

    Jadi ada 3 kemungkinan :
    1. Rudalnya kurang banyak
    2. Ada jenis lain yang lebih canggih
    3. Pespur baru yang datang tanpa pemberitahuan ke anak alay.

    Masalahnya pespur baru yang mana ?
    Habisnya banyak pespur yang dibeli sih.

    Xixixixi

    • ada pesawat cat putih sayap delta terbang di atas langit Ponrogo beberapa bulan lalu .. terus ada pesawat mesin ganda bercanard yang mendarat di Iswahyudi Madiun info dari anak anak Bus Mania Community (BMC)maospati

      Yang terakhir mungkin typhoon atau rafale atau sukhoi versi cannard maklum infonya dari BMC, krena mereka enggk update info dirgantara, tp kejujuran info bisa dipertanggung jawabkan

  33. setuju tinggalkan budaya korupsi

    http://static.pulsk.com/images/2013/10/22/5266835195cd7_5266835196d17.jpg

    korupsi bisa menghancurkan bangsa indonesia

    ha ha ha

  34. smakin mengewakan, si jok..hanya pandai aksi sja,gaya nggak ktulungan, bwsok pilih noldoko saja

  35. Pak RR mau mesan rudal brahmos

  36. Comment:pesawat temput belum siap tempur..
    buat jln jln ajh dlu2
    kwak kwak

  37. ayo pak udh waktunya shooping dn jangan lupa borong sampek penuh tu gudang punya TNI hehehe…..

  38. lucu,,,seperti anak baru lahir pemikiran pejabat kita ini,,,pintar main politik semua bidang d politikin untuk nambah uang saku,,geleng kepala,,apa pun yg berkaitan untuk negara smua d jadikn proyek,,gak ada yg iklas stulus hati,kalo betul niat memajukn negara kenapa gk sedari awal bikin yg pasti jgn d lika liku sejuta alasan kurang itu ke kurang ini ke,buat itu ini,dr dulu lah jgn d jadikan prematur kebijakn nya,ini lah yg namanya sampingan jgka panjang,lucu,,

  39. kasian indon………

  40. Presidennya Cina, wapresnya Cina, nggak sekalian aja menteri2nya Cina semua?

 Leave a Reply