Sep 192014
 
sukhoi-indonesia-2

deagel.com/country/Indonesia

Berita dari Janes.com yang membongkar penyamaran Singapura atas armada F-15 SG nya sempat menarik perhatian. Janes.com mencoba menelusuri lewat nomer registrasi serta laporan keuangan Boeing. Hasilnya diketahui F-15 SG Singapura bukan 24 unit, melainkan 40.

Seorang warjager ber-id Penyimak , memposting link deagel.com

Data di situs itu menunjukkan sejumlah alutsista TNI berbeda dengan yang dipublikasikan secara resmi. Sebagai contoh, pesawat Sukhoi SU 30MK Indonesia ditulis ada 17. Sementara Sukhoi SU 27 ada 5 unit.

sukhoi-indonesia-1

deagel.com/country/Indonesia

ks-kilo3

Operator Kapal Selam Kilo Project 636 (deagel.com)

Begitu pula dengan kapal selam Indonesia. Di situs itu kapal selam Kilo Indonesia ada dua. Kapal selam lainnya adalah jenis U209 yang berjumlah dua.

kilo-indonesia

Operator Kapal Selam Kilo Project 636 (deagel.com)

Belum tahu darimana deagel.com mendapatkan angka tersebut. Namun untuk angka angka yang  disebut, untuk alutsista lainnya cukup akurat. Bahkan deagel.com hanya menuliskan tanda tanya (?), untuk alutsista Indonesia yang belum dia ketahui jumlahnya. (JKGR).

  223 Responses to “Jet Tempur Sukhoi dan Kapal Selam”

  1. PERTAMAXXX

    • Numpank pertamaxnya bung Delink45. Tanda2 mulai dimunculkan nih siluman bawah lautt RI… ikutan penampakan gak ya di HUT TNI 7 oct besok?

    • Alutsista canggih kalau ada pembusukan dari dalam bagaimana bisa beroperasi

    • Artikel bung yayan, bulan Mey yg lalu..
      “Mata saya memelototi lima bendera merah putih yang berkibar di atas lima kapal selam..! 401, 401, 402, polos, polos..! Untuk meyakinkan rasa penasaran saya, saya share dengan sahabat saya, bahwa sebagian besar rakyat Indonesia hanya mengetahui bahwa TNI AL cuma memiliki 2 unit kapal selam.

      Jika mereka melihat kelima kapal selam ini, maka mereka akan dibilang mimpi atau dicap pembohong. Tapi sahabat saya berujar, bahwa orang Brunei mengetahui TNI AL memiliki 20 unit kapal selam, jika Indonesia mengaku cuma punya kelima unit kapal selam ini, maka Indonesia adalah pembohong dan telah menganggap orang Brunei lagi mimpi.”

  2. selamat pagi….mohon ijin nyimak…

  3. pas no 3..

  4. mleset ga ya? 4

  5. Selamat malam!!! :mrgreen:

  6. pagi

  7. Kepingan puzzle yg tercecer mulai muncul dan siap di rangkai untuk menjadi gambar yg utuh … Mari berdiskusi teman2 dan tentu ya gak pake ngetroll yaaaa?

    • Bakar Menyan ah sama nyiapin darah perawan biar Pak PS muncul dari alam ya ….

      • waduh ngga pake darah perawan segala ahh bung 🙂

      • suruh keluar tuh bung ncank yg kmrn nhetrol gaje
        suruh buka link di comen no 4 biar bacotnya ilang
        haha

        • @bung love ina
          Yg biasa ngetroll di sini mah ke baca bung…paling org ya itu2 aja bsa jg komplotan warung sebelah yg selalu beranggapan no pict=hoax.di sini kan kita pengen diskusi yg sehat dan tentu ya nambah ilmu.paling pas liat koment no 4 jg di bilang hoax bung karna tukang ngetroll pnya keyakinan sendiri..beda dngan kita2 yg sudah terbiasa dngan perbedaan di sini..buat tukang ngetroll silahkan muncul.
          Nyiapin bata ah(kyawarungsebelah)

      • salam kenal bung ncank
        klo bakar menyan untuk penapakan ini jangan panggil bung PS…tapi ndan satrio, ndan nara, ndan eric nih….heheheheheheheh

        klo kata syahroni,biar cetar membahana huehehehehehe…

        Maaf tukang cuci piring lancang :mrgreen:

  8. Lumayan 10 besar

    akurat tapi tidak 100% juga

    😀

  9. enam kah.. selamat pagi salam sejahtera indonesia.. salam kenal semua…

  10. Wiro sableng nya qo Ga Ada y? Colek Bung PS…

  11. Mbah bingung, beras naik, bbm mau naik, apa apa naik, TDL naek, kok masih saja ngurus kapal selam. Mbah tidak setuju kapal selam, kapal selam type apapun akan jadi bulan bulanan kapal selam china di LCS. Kecuali indonesia punya 24 kapal selam baru china akan berpikir ulang,

    Mbah cinta damai, karena NKRI butuh damai, ngak butuh perang.

    • Lho, sing ngurus kapal selam itu sopo Wo? Aku gak urus kok, sampeyan ae sing koar koar. Buat apa kapal selam 24, lha barang cina aku pengalaman pake kok, ndak nunggu model baru keluar juga sudah rusak.

      Nungging !!

    • hehhee si mbah china terus ya di omongin se olah2 china itu yang paling kuat di bumi ini..

      • Mbah ini banyak pengalaman, mbah kasih tau ya, 30 tahun lagi china akan menguasai seluruh indonesia. Kalau tidak percaya coba lihat sekarang ya dek, rakyat di suruh ikut KB, dua anak cukup. kalau orang china anaknya sampai 5. nah jumlah mereka akan menjadi berlipat lipat,

    • 24 biji dikit amat mbah bowo. yg bagus klw setiap propinsi minimal punya 1 kapal selam.

      • rakyat ngak butuh kapal selam dek, rakyat butuh beras murah, bbm murah, minyak goreng murah.

        Rakyat butuh makan dek, ngak butuh gagah gagahan,

        • iya benar mbah rakyat tidak butuh kapal selam TNI lah yang sangat membutuhkannya,rakyat sudah bisa makan dan membeli BBM saja dan mampu menggoreng tempe sudah alhamdulillah mbah rakyat tidak perlu gagah2an yang penting bisa makan dan tidur nyenyak,TNI lah yang harus gagah mbah sebagai benteng terdepan jangan sampai lemah kalau pertahanan negara ini lemah saya juga sebagai rakyat biasa ngga akan bisa tidur pulas,,salam mbah

        • bowo banyak bacot lo, ngak paham diem

          • betul betul…. mbah mengertti kalau adek ini pemberani, tapi mbah cuma mengaasi nasehat saja, bahwa tentara china sangatlah mengerikan, bayangkan saja bila dek padil di kepruk GADA oleh tentara china, mohon direnungkan nasehat mbah ini,

          • Apa menurut Nak Bowo TNI tidak mengerikan?? Bagaimana kalau kepala Nak Bowo di kepruk popor SS2 v4 produksi pindad.
            kalo komen pake otak bowo, ini bukan tempat bermain anak TK. Kalau ente ngaku udah tua, udah pengalaman harusnya ente pake otak dulu sebelum koment biar koment ente berbobot memberikan manfaat untuk Warjag disini.

    • Yah dilawan dgn senjata apa adanya Mbah! Biar rakyat dan calon pemerintah sadar ttg perlunya otot2 militer.saya pribadi lbh suka negara2 calon musuh bikin provokasi beruntun biar anggaran militer RI naik 1000%.Tak ada kata terlambat mbah,Revolusi rakyat adalah senjata pamungkas.salam mbah….

      • sebaiknya jangan di lawan, tapi sambutlah kedatangan tentara tentara merah dengan senyum kehangatan, keramahan dan persahabatan, daripada disembelih pake pedang bengkok dan di kepruk gada oleh mereka.

    • Mbah mbah…China bikin program 1 anak cukup mbah.Pemerintah China ga akan beri bantuan sama keluarga yg ada dua anak atau lebih mbah.

      • Tentara China memiliki tinggi 190 cm, bahkan ada yang 2 meter lebih sedikit. dengan berat badan 130 KG, badan yang sangat berotot dan terlatih. Sangat buas dan ganas. Coba dek umar lihat di youtub.,

        • Mbah mbah….syarat anggota PLA rendah min 170cm-tinggi maks 190 cm.Tinggi kekar badan bkn jaminan mbah tp skill “killer insticnt” dan semangat berani mati.Ingat lagi ngga mbah kata kata keramat bung TOMO ‘” Merdeka atau Mati”!!! Dan kata2 itu msh mengalir di dlm tubuh hulubalang TNI dan juga sdh meresap di setiap rakyat Indonesia,skrg kita sdg menunggu “Sang Pemimpin Revolusioner sejati” saja untuk melaungkannya! Salam mbah…

        • Wah tentara PLA gede-gede yo mbah. Berarti gampang banget di plinteng ….lha sasare gede-gede koyo kingkong.

        • Yah dibalas tusukan bambu runcing mbah! Ntar kita berguru ke papua mbah bikin panah yg ujungnya diberi bisa ular.

          • bener dek, kali ini mbah setuju, tapi saran mbah adalah menyerah saja, biaya lebih irit dan menghindari korban jiwa.

        • Saya heran sama yg mbah bowo omongin, serasa ada suatu maksud atau clue tersembunyi di dalamnya. Keanehan pertama rata rata orang asia tidak begitu tinggi. Keanehan kedua kenapa cina memakai ak 47. Keanehan ketiga mengapa mbah bowo sampai sempat sempatnya memberi komentar pada topik yg bukan tentang lcs. Seolah olah topik kebocoran ini cukup mengancam atau boleh dibilang tidak terlalu menyenangkan.

          • dek joy kanda mbah akan jelasken semua pertanyaan dek joy kanda ?
            1. tentara china memang tingginya 190 cm, bahkan ada yg 2 meter
            2. mereka tetap memakai ak-47 karene lebih efektip
            3. ini ada hubungannya dengan lcs dek, lihat saja pembahasan artikel yang disajiken di atas.

        • Lha dibandingkan dengan syarat untuk masuk tni apakah beda mbah. Setahu q sama lho mbah. Lagian itu syarat standar kale mbah….. pake ukuran tinggi segala.
          Mbok ya di pikir dengan tinggi segitu gmn mau merunduk mbah.. yg terjadi malah jadi bulan2an sniper.
          Rumongso tuwek kok ora ngetoki lek tuwek pikirane

          • dek rexaine mbah kasih tau ya, dulu jaman bapak mbah perang melawan belanda, harus ketemu 100 meter dulu baru tembak menembak, karena jangakauan peluruh efektip saat itu 100 meter.

            kalau sekarang perang tidak perlu bertemu tatap muka jarak dekat 100 meter. 700 meter dari posisi sudah tempak menembak tanpa tau apa yang ditembak di depan, pokoknya di brondong terus. dek rexaine makanya lihat youtub

          • Yah referensi kok yutub tho mbah2
            Ono2 wae pean.
            Kok tau jaman dulu radius tembak cuma 100 mtr mbah..

        • eyang kakung..obat e wes d ombe durung?

      • mbah ini cuma ngasi saran saja, pada generasi muda, iya mbah paham, tapi nyali dek bimo aji akan jatuh seketika ketika sudah di kepruk gada oleh tentara china.

        • mbah PLA tu besar badannya doang tapi nyalinya NOL besar lihat rakyat indonesia berani”, kecil” cabe rawit jgankan PLA sodara sendiri aja di lawan ,
          tapi ane salut sama mbah bowo provokasi biar anak’ muda lebih nasionalis/cinta tanah air walaupun omonganya bikin mangkelke ati

    • utusan cina dulu dipotong kupingnya ama jayakatwang……..

    • mbah bowo….ati ati .antar.kupingnya dipotong sama ………keturunan kertanegara…….(orang malang ya,..bung mirza?…maklum…memory DDR 1 hehehe..)…………..

    • Makasih mbah Bowo telah memberitahu kami, kalo kita punya 24 KS …. karena China memang “menyegani” Indonesia

  12. Kalo ngomong diayak dulu Gob…

    Bocorkan gimana, tinggal buka http://www.deagel.com/country/Indonesia_c0096.aspx

    • Sebenar nya di wikipedia juga ditulis jumlah KS yang dikirim dari rusia ke luar,jumlah nya di tulis ada 21 Unit yg di exspor, tp pas di hitung semua, trnyata cuma 19 unit, yg 2 unit tidak di sebut kan, ke negara mana,,

      Memang banyak misteri utk urusan KS cos tidak bisa di cek via satelit,
      Jd klo pun jumlah nya disamarkan juga bs,
      Tp lewat data pembelian dari negara asal, pasti ada datanya,,
      Itu pun bs dirahasiakan asal ada komitmen ke dua negara

    • Biarin aja bung .. Biar keliatan mana yg berpendidikan dan yg tdk berpendidikan dari tutur katanya

    • bikin perut mules ae ya bung… yg sembunyi minta d buka…setelah ada yg ngasih tau ngatain kagak enak… hoalah…

    • hayoo kawan2,,,jgn trpancing & terpecah belah 😀
      bnyk ular yg udh nyusup niih…
      krna emg itu yg mrka mau..
      ngtroll emg gk hrus pkai bhasa ksar & mmancing kributn..tp bs jg dgn bhsa yg halus..santun,,tp isi ny ejekan,,shingga ada rkan yg trpancing pkai bhasa ksar jg..akhrny yg lain pun bereaksi
      hayo bung…tenang2..ambil nfas yg dalam & teratur…jgn terpancing kawan2 smua 😀

    • Di banned aja Bung Diego biar gak ngetroll mulu… Klo perlu email ya skalian di banned biar gk ngetroll pke Nick yg laen… Biar diskusi di sini jd sehat dan kondusif

  13. Mohon ijin untuk menyimak. Salam,

  14. Wah antonov dah beredar di warung bung diego…

  15. Nah tu kan uda disemprot sm juragan warung! Bung hmmm@ uda terang2an gitu sumber dari janes.com dan di posting warjager dgn id “penyimak”.artinya itu sumber dari luar artinya selain JKGR pasti ramai juga yg tahu.dasar GOB…..!!!
    Bung Diego kayaknya akhir2 ini satu persatu ular mulai menyusup ke JKGR.teruskan perjuangan Anda,SALAM.

  16. Maaf bung loki ntu antonov dapat dari mana yah linknya…

    • maaf bung.. ini cuma dapet link facebook dari komentar beberapa artikel sebelumnya.. katanya foto ini diambil tgl 16 sept di bandara hasanudin..

      saya juga gak tau detailnya..

  17. Mas mas… disini bukan tempat latihan membaca. Jadi sono cuci kaki dan pergi bobok. Besok pagi jadwal TK Pertiwi jalan-jalan.

  18. brt sukhoi inonesia lbh dari 1 skuadron dong,,d bwrita resmi katax cm pya 16..apa ada kemungkinan yang lainx mutan ya?n alutista yg lain jumlahx ko cm si kasi tanda tanya ya?brt benar adax senjata2 rahasia tni yg tidak di publish,,tu buktix deagel.com aja ga tau brp jumlah peraltan perang indonesia sesungguhx..

  19. Bung mpu..bongkarn mutant yah heeheee

  20. Wuiihhh Trnyata Sukhoinya TNI-AU ada 20an biji toh pantes aja singapur ampe diem2 nambah F-15SG dan Upgrade F-16nya besar2an..apalagi Aussi ngebet bnget hrus punya F-35 secepatnya ampe nyrobot antrian(trauma gara2 pitch black)…ini toh sebabnya

    • ga ngaruh juga, F15SG jauh lebih superior dari flanker…dari radar, elektronik, senjata…blm lagi AEW mereka…
      BVR ada AIM120 ada MBDA Meteor dan dibantu AEW
      WVR ada HMCS + aim9x block II/IRIS-T yg memudahkan aim + rudal super lincah yg bisa outmanuver flanker
      well played Singapore

      ngimbanginnya ya bukan dgn numpuk pesawat setipe flanker kya su35 tp akuisisi pesawat yg mngadopsi teknologi yg sama sperti Rafale/Gripen yg udh interconnection war atau Typoon dgn HMCS-nya atau F-15SE itu sendiri
      dan

      • Soal AIM-9X dan IRIS-T :

        After German reunification in 1990, Germany found itself with large stockpiles of the Soviet Vympel R-73 missiles (NATO reporting name: AA-11 Archer) carried by the MiG-29 Fulcrum and concluded that the AA-11’s capabilities had been noticeably underestimated.[3] In particular, it was found to be both far more maneuverable, and far more capable in terms of seeker acquisition and tracking than the latest AIM-9 Sidewinder.[4] In 1990 Germany withdrew from the ASRAAM project, while Britain resolved to find another seeker and develop ASRAAM according to the original requirements.

        In late 1990, the US partnership expressed similar concerns and embarked on an upgrade to the existing Sidewinder design to provide increased manoeuvrability and IRCCM (infrared counter counter measures) performance, i.e. measures to counter infrared countermeasures (IRCM). This program was designated AIM-9X.

        Dit tahun 1990 itu Jerman kaget dgn kemampuan R-73, sehingga Jerman meninggalkan konsorsium ASRAAM (karena yang lain belum mau walau Jerman sudah menunjukkan kekhawatiran) dan membangun sendiri rudalnya dan diberi nama IRIS-T.

        Akhirnya Inggris dan Amrik sadar juga, Amrik bikin AIM-9X.

        Gimana sekarang ya?
        Apakah berarti F-15SG pasti menang lawan Flanker?

  21. Kayanya msh SU 27/30 dech..kalau photo baru apa upgrade-tan rasa SU 35 y..semoga..:)

  22. No.20….Bambang Pamungkas

  23. Kepala saya Pusing !!!
    Tapi lihat posting Cluenya kebayang tidur bakalan nyenyak 🙂
    Eh kbawah baca coment Mbah Bowo Pusing sya brasa lagi,hadeeeh,,,

  24. para sesepuh pada kemana kok ngga pada nongol.

  25. salam kenal sesepuh,setau saya itu dari deagel diambbil dar iUS Department of Defense, Department of State, CIA, World Bank and European Union.

  26. salam kenal sesepuh,setau saya itu dari deagel diambbil dar iUS Department of Defense, Department of State, CIA, World Bank and European Union…..

  27. Si mbah sih batin aja. Namanya juga mbah. Mikirnya suka aneh2.

  28. Saya rasa maksud bung Hmm toe menyindir postingan yg menyatakan melarang memposting sesuatu yg memang ingin dirahasiakan oleh TNI. Kalau ga’ salah judulnya kemarin toe “TRIK MENGURANGI BIAS”.
    Mf kalau saya salah. Maklum bru bngun tdur.

  29. Ya salah ketik. Maksudnya biarin Aja.

  30. +/-3 lalu saat pertama kali buka deagel, sdah tercntum indonesia pnya 2 kilo lontong, artinya deagel sdh lama mengendus pmblian itu.
    terakhir update deagel bbrp bulan lalu, sukhro tni punya angka > dr 1 skadrud,,sprtinya ini sejalan dg serpihan2 clue yg brserak dwarjag..
    perlahan, waktu telah mulai menyibak tabir itu hehe…selamat pagi smua…

  31. +/-3 thn lalu saat pertama kali buka deagel, sdah tercntum indonesia pnya 2 kilo lontong, artinya deagel sdh lama mengendus pmblian itu.
    terakhir update deagel bbrp bulan lalu, sukhro tni punya angka > dr 1 skadrud,,sprtinya ini sejalan dg serpihan2 clue yg brserak dwarjag..
    perlahan, waktu telah mulai menyibak tabir itu hehe…selamat pagi smua…

  32. http://www.iht.com/articles/ap/2006/10/19/asia/AS_GEN_Indonesia_Russia_Submarines.php

     Logged

    MOOMemberPosts: 267

    Re: Indonesian say thanks, but…..

    « Reply #33 on: October 20, 2006, 10:42:27 PM »

    Indonesian Navy to purchase six Russian submarines, state news agency reports

    The Associated Press
    Published: October 19, 2006

    -Non-nuclear AMUR 950 Submarine

    AKARTA, Indonesia The Indonesian Navy will purchase six modern diesel submarines from Russia as part of an upgrading of its aging military arsenal, the state news agency reported Thursday.
     
    Navy Chief of Staff Admiral Slamet Soebijanto told Antara the military will buy four Kilo class and two Amur 950, Lada class, Russian submarines. No financial details were disclosed.
     
    The Russian submarines, equipped with missiles, torpedoes, and anti-mine systems, were chosen over French and German equivalents “because they are affordable and technologically reliable,” Soebijanto was quoted as saying.
     
    Indonesia has been looking for other sources for arms since the U.S. — formerly its largest supplier of weapons and equipment — cut military ties in 1999. The ban was lifted last year by the U.S., but no new American orders have been placed.
     
    The Indonesian Defense Ministry also has plans to buy a dozen Russian-made Sukhoi fighter planes early next year, another six submarines by 2024, and warships, possibly from Russia and the Netherlands.

    http://www.iht.com/articles/ap/2006/10/19/asia/AS_GEN_Indonesia_Russia_Submarines.php

    Klo gk salah Bung PS pernah cerita pembelian KS medio 2006 kemudian cerita ttg sepak terjang Pak SS 🙂
    Yaah tgl kita simpulkan sendiri

    • Warship yg posibly beli dari rusia apaan ya bung ? Hehehe…

    • bung freaxout,

      lis deagel.com juga rada lucu, TU-16 dan L-29 jaman orla masih masuk.

      T-50 ada, KT-1B gak ada…

      ( AS-202 dan T-34C sepertinya belum pensiun ?)

    • Bukannya kemarin bung PR udah komen masalah itu bung danu coba cari. Sebenernya ada situs hoaxiyah wal picturiyah cuman saya ngga mau mindahin warjager kesana. Di sini kewiraan di didik biarlah orang menilai ultranasionalis. Dan kalo ada yang nanya bisa di jawab oleh orang yang berkompeten. Yang jadi masalah yang berkompetennya pada ngilang harusnya yang punya warung merayu mereka pulang dan bener2 mengawasi setiap komen diwarjag seperti dulu saat neng okelah masih ada. Ngomong gitu ajah sape di banned 2x padahal ngga pernah berkata kasar. Lha sekarang jangan tanya. Hanya karena kebebasan berpendapat yerus di biarin nunggu gontok2an baru di banned ngga keliru apa

      • Iya memang bung freax, talk is cheap. Sepadannya ini forum diskusi, jadi setiap pendapat atas sebuah materi eloknya didasarkan pada data yang pernah dibaca atau dari sesuatu sumber. Kalau argumentasi abai ya pendapatnya asal saja. Merasa anonim di forum online dan bebas dari delik ancaman uu IT jadi dirupakan euphoria tak bertanggung jawab.

      • hehe iya nih admin-nya terlalu lunak, gara2 caci maki pilpress. radarnya makin longgar aja..

      • Pendapat saya, kita tidak boleh terkungkung oleh satu pola pikir, agar terjadi dialektika, sehingga berkembang.

        Mau berbeda pendapat, mau jungkir balik, silakan, asal jangan mengina atau maki-maki. Kadang saya juga tidak bisa pantau, satu persatu komentar yang masuk, karena saya juga harus bekerja 😀

        Santai saja kawan

        we love this country, kita juga harus cinta perbedaan di dalamnya

  33. santai aja broo….jangan kasar gitu…..postingan ini gak ngelanggar koq, kan ada sumbernya….

  34. Iya nich, saya merasa byk warjager yg komen dg niat baik, tp pilihan bahasanya yg sering keliru.
    Mgkn waktu sklh dl, sering ketiduran waktu pelajaran BI 🙂

  35. nah loh…tambah hoex hoex ki…

  36. The Russian submarines, equipped with missiles, torpedoes, and anti-mine systems, were chosen over French and German equivalents “because they are affordable and technologically reliable,” Soebijanto was quoted as saying.

    jadi ingt juga artikel KS cakra meluncurkan yakhont he..he..

    wira ananta rudhira
    jalesveva jayamahe

     

  37. mantra buat panggil tukang pencari kerang dan tukang layangan “bung ps dan bung eric datanglh di sini ada pesta pesta ny para warjag mohon pencerahan ny… datang di undang pulang nggak di antar sambil bakar menyan dan semedi”…

  38. …….another six submarines by 2024, and “warships, possibly from Russia” and the Netherlands.

    Jadi ingat si GIANT 548 yg ada di pict profile bung NR yg di jaga marinir, si GIANT yg banyak tabung nya he..he..he..
    CMIIW

  39. Sekedar mengingatkan, link deagel.com ini pernah disampaikan juga oleh Bung PS diartikel TRUE STORY Secuil Kisah Awak Hiu Kencana Jilid 4 bulan Mei Kemarin :

    pocong syereem says:
    May 9, 2014 at 9:37 am

    iya sebetulnya kita sudah punya KS Kilo Class ini negara-negara tetangga kita sudah tau kok, cuma pemerintah kita aja yang sengaja menutupinya, ini juga karena bagian dari strategi TNI Bung..

    nih salah satu contoh linknya :

    http://www.deagel.com/fullframe.aspx?map=a000345&id=a000345001

    hanya garis besarnya adalah berapa jumlah pastinya KS Kilo kita itu yang mereka tidak tau sampai saat ini hehehe… :mrgreen:

    • Sebagai WNI yg kebetulan tinggal di Kota Palu, sy tentu bangga teluk kami menjadi markas kapal selam sebagai salah satu arsenal tempur strategis TNI. Tentang kepemilikan Kilo Class? Sy memilih kebenaran bahwa kita memilikinya. Tanya kenapa? Mari jalan2 ke LANAL Palu. Kebetulan dermaganya biasa kami pakai untuk mancing hehe..

  40. Makasih buat postingannya bung diego…maf sebelumnya, sy bkan brniat utk ga2han atau apa lah..cma mau memberi gambaran utk kt smua dlm mnyikapi stiap info dri para informan…slma ini clue yg di babar bung nara, ps, satrio, EH, dll dianggap hoax. Apa lg di artikel sbelumnya ada yg sampai mngeluarkan kta2 yg tdk sopan..di warjag ini kt sama2 bljar dri para kumendan yg mmberikan cluenya..tugas kt mncerna dan mnkmati..kalo g prcaya y slahkan giat mncari tahu sampai ktahuan..atau g diam dan brbicaralah yg sopan…link yg sy brikan jg, itu brasal dri tman kt di warjag ini jg..tp sbgai MFB (Military Fans Boy), sy mensharenya ke tman2 untuk mnjadi pmbuktian dri hoax2 dan sbgai bahan pmblajran..
    Smoga smakin banyak yg mmbabar hoaxnya..rindu artikel dan koment para sesepuh..

  41. Kemarin @hatarajaSinga skrg @Hemmmm…apakah ini org yg sama nick name lain? KeDua2nya bahasanya ga sopan ,baik numpang ke warungnya Malon! Diskusi yg sehat dan nyaman bung! Cmiiiw

  42. Hanya tersenyum,duduk manis sambil nyuruput kopi Bali du temani pisang goreng istri tercinta..

  43. ane percaya dengan link deagel.com mngenai kapal selam kilo calss 636 project RI dan sukhoi 30 MKII, tapi kok kagak ade U-214/212 ???
    semoga dapat terus bertambah dgn ks yang lebih gahar, tapi ……… ??? ( ngarep ! )

  44. min, minta daftar link militer sih ?

  45. Ijin sharing..
    menurut ane..opini dr mbah bowo bahwa army forces nya PLA full skil dn bla bla bla memberikan alasan kuat bahwa TNI pun tdk tinggal diam dlm penguatan personil dn mainan nya..spt bolus bolus yg tlah dikontribute ama para sesepuh..contoh armada bung PS cuman satu tingkat d bwh PLA…jd sbuah hal yg wajar bila TNI memiliki mainan ngeri2 sedap untuk antidot PLA bukan sesuatu yg hoax…
    maafkan ane baru belajar mengunyah…
    terimakasih. .

  46. Ada kalanya kita berfikir secara logika, dan ada kalanya kita berfikir menurut intuisi.

    Tidak semuanya tersaji secara nyata, semuanya butuh pemikiran yang jernih. Disetiap informasi ada kalanya akan memberikan gambaran hitam putih, disitulah bagaimana kita dituntut untuk melakukan analisa.
    Dan setiap analisa harus disertai data real yg ada dilapangan dan pertimbangan yg menggunakan kata hati walaupun tidak ada secara fisik. Karena disitulah analis sejati dituntut berfikir secara luas, karena hasilnya akan di pergunakan oleh para “user” dalam mengambil sebuah keputusan.

    Ada yg tau mungkin bentuk dari suara kita?
    Kalo pendapat saya sendiri tidak ada bentuk, tetapi dia ada.

  47. Setelah mengumpulkan serpihan clue clue yang dilemparkan para sesepuh disini, saya hanya bisa berucap AHLAMDULLILAH . Ternyata otot TNI JAUH lebih kuat daripada yang dipublish resmi. Sebagai pembayar pajak yang taat saya cukup puas pajak saya digunakan sebagaimana mestinya (kusnodzon tidak dikorupsi). Sehingga kita tidak diejek ejek lagi sama tetangga tetangga yang sombong. Semoga kedepannya otot TNI lebih diperkuat lagi dengan tetap mempertimbangkan ancaman dari luar dari dalam dan juga seimbang dengan anggaran untuk pembangunan yang lain.

    MAJAPAHIT BUKANLAH MASA LALU BUAT BANGSA INDONESIA
    MAJAPAHIT ADALAH MASA DEPAN BANGSA INDONESIA

    • hehe.. kebalik ah, majapahit wilayahnya jauh lebih kecil dari indonesia. lagipula kedaulatan indonesia jaman sekarang lebih mutlak daripada zaman kerajaan dulu. patih gajah mada pasti ngiler kalo ngelihat wilayah indonesia sekarang..lagipula berapa lama majapahit mempertahankan kekuasaannya?

  48. https://www.youtube.com/watch?v=AtUFLSCcTik

    ada perwira TNI AL namamya ISKANDAR lagi melihat demo russian tank all terain, kayaknya marinir deh tuh

  49. wkwkwkwkwk maaf bung @pertamak numpang ketawa….

  50. tidak ada hoax dimari ..itu gw suka

  51. Smoga saja berjalan dengan lancar pengadaan alutsistanya…

  52. jadi inget trit trik bias ahhh sudaahhlahh :mrgreen:

  53. Bapak-Bapak yang saya hormati,
    Warjager yang saya muliakan,
    Para pinisepuh Bung Nar, Bung Satrio, Bung Jalo, Bung PS, Bung Erich….dan yang tidak bisa saya sebutkan yang sangat saya homati.

    Saya hanya tukang listrik yang menginginkan suasana damai tapi harus tetap kritis dan tajam karena saya yakin sebagian besar dari kita adalah WNI yang taat membayar pajak yang berarti kita juga mempunyai sumbangsih besar dalam pembangunan tapi disisi lain etika berkomunikasi haruslah dijunjung tinggi.

    Untuk para masyarakat sipil, saya meminta dengan hormat untuk menhormati budaya militer para infoman warjager yang ada di forum ini. Saya pernah menjadi utusan universitas untuk bertanding debat di STAAL Surabaya (sebelum saya jadi tukang listrik) dan alhamdulillah saya menjadi juara nasional disana. Disana ada budaya yang mencolok antara tingkah laku sipil dan militer, di dalam buadaya militer perkataan yang tidak santun dan cenderung menghina tidak dapat diterima ( ini juga tergambar pada tim AAL yang diturunkan sebagai tim debat bahasa inggris). Apa lagi jika yang di singgung adalah perwira maka akan ada sensitivitas yang sangat besar. Saya tidak mengatakan kita akan kembali ke orba tapi saya meminta untuk menghormati budaya itu. Saya tidur di masjid AAL yang terbuka dan melihat perilaku para militer dan taraf emosi nya itu sungguh berbeda dengan masyarakat sipil. Saya disana hampir 1 minggu (karena sampe final) dan bener bener melihat aktivitas mereka. Kita harus menghormati bocoran halus dari para warjager sebagai pembelajaran terhadap aktivitas militer karena kita semua dalam UUD 1945 termasuk dalam pertahanan negera. Mari kita ramaikan forum ini dengan menjunjung kode etik kita sebagai masyarakat sipil dan bangga sebagai masyarakat sipil yang berkontribusi pada komentar dan pertanyaan yang sewajarnya dan saya yakin kewajiban para informan memberikan bocoran halus kepada kita sebagai mana telah di contohkan oleh Panglima TNI tentang sukhoi terbang di atas laut, Kilo buatan Jerman, F5 dari perancis so on..

    Untuk para warjagers dari kalangan militer, sungguhpun kami para masyarakat sipil ingin mencoba untuk menghormati pastilah ada gap yang jelas karena budaya demokrasi yang ada di indonesia tidak/belum mampu berjalan sesuai kaidah debat yang saya yakini dan saya lakukan untuk tetap saling menghormati tapi tetap bersikap kritis pada kebijakan pemerintaH dan TNI. Mohon para warjagers dari kalangan militer tetap menahan emosi dan tidak sertam merta pergi dalam memberi pendidikan bocoran halus dan terus memberikan kebanggan kepada kita masyarakat sipil yang embayar pajak, taat hukum, dan bela negara.

    Saya memohon maaf kalau ada kata kata yang kurang berkenan, Tidak ada yang saya maksudkan untuk itu hanya karena saya mencintai forum ini sebagai mana anda mencintainya.

    Salam Hangat
    Tukang Listrik

  54. dagelan.com

  55. setuju bung, gunakan bahasa yang santun, suka atau tidak dengan isi JKGR.

    — bukan joe anak malaya —

  56. dulu skolah dimana mas? sopan dikit donk!!!

  57. izin para sesepuh semua
    Maaf kalo salah ya…..namanya juga baru lahir
    ane baru tadi pagi di beri posting tenteng lontong kita asala negeri kincir angin

    http://www.dutchsubmarines.com/export_indonesia.htm

    mohon pencerahannya dari sesepuh semua

    • kayaknya diblok apa gimana ya bung H200,
      http://v3.mercusuar.info/?url=deutchsubmarine.com
      keluarnya malah seperti itu.
      thanks sudah repot2 kasih link. kapan ada yang baru kasih kabar ya bunk. salam.

    • Dutch Submarine-builder RDM Markets Morays to Indonesia

      AMI International, December 2003.

      In mid-October 2003, RDM submarines are being offered to Indonesia to fulfil that nation’s submarine requirement. One aspect of the Indonesian navy’s modernization plan is for the acquisition of at least two submarines from South Korea by 2008. However, industry sources indicate that there may be an alternative plan on the table, with the Indonesian navy also being offered two new-construction Moray submarines by RDM, marking the second time that the Moray has been offered to Indonesia, with the first being in 1994.

      As an interim measure until the Moray-class could be delivered, the Indonesian Navy may take possession of two Zwaardvis-class submarines (formerly of the Royal Netherlands Navy) that have been stranded in Malaysia since 2000. The two Zwaardvis-class submarines were shipped to Lumut Naval Base in Malaysia under a private venture between PSC-Naval Dockyard and RDM, apparently under the same circumstances that Indonesia is being offered the submarines, as an interim measure until new-construction Moray-class submarines could be delivered.

      The entire Malaysian Zwaardvis/Moray deal was subsequently cancelled in January 2002, when the Malaysian navy selected the French Scorpene design. The cancellation of the Zwaardvis/Moray deal puts even more pressure on RDM as it has still not been able to sell the Moray design, which once was hoped to be a success on the foreign market. Failures in Indonesia in 1994, Egypt in 2000, and Malaysia in 2002 have raised questions over the Moray design, as most foreign navies are putting forth the requirement of a proven hull before purchase.

      RDM hopes to make a sale to the Indonesians. However, the Indonesian navy has already publicly announced their desire to procure the South Korean Type 209 submarines, when they are replaced by the Type 214s in 2007 and 2008. The Indonesian navy currently operates two Type 209 (Type 1300)-class submarines and it would be easier to integrate the South Korean Type 209s than the Zwaardvis and Moray designs.

      • Possible sale of submarines to Indonesia

        De Volkskrant 27 Jul 1996.

        The Dutch RDM shipyard is negotiating the sale of two retired Dutch Navy Zwaardvis (2) -class submarines and a newly built Moray 1400 submarine to Indonesia. The package would cost Indonesia about 800 million Dutch guilders. This means the two Zwaardvis (2) -class submarines are almost given away for free, but RDM Submarines could finally sell the her first Moray type boat.

        The biggest problem right now is the 10% (10 million guilders) commission that Jakarta expects. The sale is an off spin of Queen Beatrix’ visit to Indonesia in 1995.

        Decommissioned by the RNLN in 1994 after 22 years service, Zwaardvis (2) and its sister boat Tijgerhaai (2), both of the Zwaardvis (2) class were acquired by RDM Submarines for re-sale the following year. The two 2,400-tonne submarines are currently in care and maintenance storage in Rotterdam.

        http://www.dutchsubmarines.com/export/export_indonesia.htm

    • dari link yang di berikan bunh H200, detailnya diupload sama bung kobu, tersurat bahwa belanda pernah menawarkan 2 kapal selam ke indonesia yang mana kapal itu pernah di tolak oleh malaysia, itu yang baru . nah yang bekas, penjualan tersebut merupakan spin off dari kunjungan Ratu Beatrix ke Indonesia pada tahun 1995. tahu dah yang mana typenya kalau disini.
      terjemahan bebas dan singkat.

  58. Kok sedikit to ternyata armada sukoi kita..kalah jumlah sama punyaknya singapure..semoga si degel g bener and lebih dari list yang di tampilkan degel

  59. http://www.globalsecurity.org/military/world/russia/636.htm

    paragraf 5 :/

    In January 2006 it was reported that the
    Indonesian navy’s decision to buy Russian-made submarines had raised suspicions. A combat training exercise in the Sulawesi Sea in mid- December 2005 was a cause of concern for the navy. A submarine from an unidentified country
    slipped into Indonesian waters off the shore of North Sulawesi.

  60. Dah mulai banyak link .klo dlu yg memang ndak ada langsung stop ma tukangnya.sekarang mari cari sendiri2.sambil ngarep nick baru keluardari alamya . Sr maneh

  61. Data Deagel.com kurang lengkap, kurang tepat, dan kurang ekstensif.
    Coba ambil data dari SIPRI http://armstrade.sipri.org/armstrade/page/trade_register.php.
    Ambil data dari tahun 2003 sd 2013 (terbaru).

    Semua supplier termasuk Israel dan Russia, apa dan jumlah yg diterima, semua ada.
    Menarik adalah kita telah pesan 100 C-802 dari China tapi baru dikirim 10.
    Dari Rusia pesan 10 Yakhont dan telah dikirim 10. Artinya kita tidak usah mengharap Yakhont lagi, mungkin akan diganti dengan Brahmos.

    Sukhoi tetap 16 biji.

  62. Output database SIPRI :

    Transfers of major conventional weapons: sorted by supplier. Deals with deliveries or orders made for year range 2003 to 2013
    Note: The ‘No. delivered/produced’ and the ‘Year(s) of deliveries’ columns refer to all deliveries since the beginning of the contract. Deals in which the recipient was involved in the production of the weapon system are listed separately. The ‘Comments’ column includes publicly reported information on the value of the deal. Information on the sources and methods used in the collection of the data, and explanations of the conventions, abbreviations and acronyms, can be found at URL . The SIPRI Arms Transfers Database is continuously updated as new information becomes available.
    Source: SIPRI Arms Transfers Database
    Information generated: 20 September 2014

    Supplier/ Year Year(s) No.
    recipient (R) No. Weapon Weapon of order/ of delivered/
    or licenser (L) ordered designation description licence deliveries produced Comments

    Australia
    R: Indonesia (4) Nomad Searchmaster-L MP aircraft 2001 2003 4 Second-hand; incl 2 N-24 version
    4 C-130H Hercules Transport aircraft 2013 2013 (1) Second-hand but modernized for AUD63 m before delivery; aid
    5 C-130H Hercules Transport aircraft (2013) Second-hand; not yet ordered

    Belgium
    R: Indonesia (22) CM-90 90mm AV turret (2008) For Black Fox IFV from South Korea; CSE-90 version

    Brazil
    R: Indonesia 16 EMB-314 Super Tucano Trainer/combat ac 2011 2012 4 Delivery 2012-2014
    (36) ASTROS-2 Self-propelled MRL 2012 $400 m deal; delivery by 2015
    (2) ASTROS AV-UCF Fire control radar (2012)
    8 EMB-314 Super Tucano Trainer/combat ac 2012 Delivery 2014
    . . SMKB Guided bomb (2012) Status uncertain

    Brunei
    R: Indonesia 2 Waspada FAC 2010 2011 2 Ex-Bruneian; aid; for training

    Canada
    R: Indonesia (7) PT-6 Turboprop 2001 2003-2005 (7) For 7 KT-1 trainer aircraft from South Korea; PT-6A-62A version
    (5) PT-6 Turboprop 2005 2007-2008 (5) For 5 KT-1 trainer aircraft from South Korea; PT-6A-62A version
    (8) PT-6 Turboprop (2005) 2011-2012 (8) For 8 KT-1 trainer aircraft from South Korea; PT-6A-62A version
    (16) PT-6 Turboprop 2011 2012 (4) For 8 EMB-314 trainer/combat aircraft from Brazil
    (8) PT-6 Turboprop 2012 For 8 EMB-314 trainer/combat aircraft from Brazil
    (18) PW-100 Turboprop/turboshaft 2012 2012-2013 (10) For 9 C-295 transport aircraft from Spain

    China
    L: Indonesia (100) C-802/CSS-N-8 Anti-ship missile 2011 2012 (10) For PB-57 (Todak) FAC and Van Speyk frigates

    R: Indonesia (3) C-802/CSS-N-8 Anti-ship missile 2005 2008 (3) Part of $11.2 m deal; for PB-57 (Todak) FAC; for evaluation
    (130) QW-3 Portable SAM (2006) 2006-2007 (130) Incl for Indonesian UN peacekeeping force in Lebanon
    (200) QW-3 Portable SAM 2008 2012-2013 (200) For TD-2000B AD system
    (2) SR-74 Air search radar (2008) 2012-2013 (2) For use with TD-2000B AD systems
    (8) TD-2000B AD system 2008 2012-2013 (8) Part of $35 m deal
    (15) QW-3 Portable SAM 2009 2010 (15)
    (3) TH-5711 Smart Hunter Air search radar 2009 2011 (3) For use with QW-3 SAM
    (24) Type-360 Seagull Air search radar (2009) 2011-2013 (4) For 24 KCR-40 FAC produced in Indonesia; designation and supplier uncertain
    () C-705 Anti-ship missile (2011) For KCR-40 and KCR-60 FAC; including assembly from kits or production in Indonesia from 2017/2018; delivery from 2014

    Czech Republic
    R: Indonesia (6) RM-70 122mm Self-propelled MRL (2002) 2003-2004 (6) Second-hand
    3 RM-70 122mm Self-propelled MRL (2007) 2008 3 Second-hand

    Denmark
    R: Indonesia 2 B&W-8L Diesel engine (2000) 2003 2 For 1 LPD-122m landing ship from South Korea
    8 B&W-8L Diesel engine 2004 2007-2011 8 For 4 LPD-122m landing ships from South Korea
    1 Scanter-4100 Air/sea search radar 2013 For modernization of 1 Fatahillah frigate

    France
    L: Indonesia (10) AS-532 Cougar/AS-332 Helicopter 1997 2001-2012 (9) NAS-332 version; incl some for CSAR; 2 more for VIP transport
    (100) Sherpa APV 2011 2011-2013 (54) Indonesian designation Elang

    R: Indonesia (9) Ocean Master MP aircraft radar 1996 2000-2007 (9) For 6 C-212MP (NC-212MP) MP aircraft from Spain and 3 Bo-105 (NBo-105) helicopters from FRG
    15 EC-120 Colibri Light helicopter (2000) 2001-2003 (15) For training
    3 Ocean Master MP aircraft radar 2001 2008 (3) $50 m deal; for 3 CN-235MPA aircraft produced in Indonesia
    1 Master Air search radar 2004 2006 (1) Master-T version
    (80) Mistral Portable SAM 2004 2007 (80) For SIGMA-90 frigates
    (30) MM-40 Exocet Anti-ship missile (2004) 2010 (30) MM-40 Block-2 version; for SIGMA-90 frigates
    6 PA6 Diesel engine 2004 2006-2007 6 For 2 SIGMA-90 frigates from Netherlands and modernization of 1 Yani (Van Speijk) frigate
    5 TB-9 Tampico Light aircraft 2004 2004-2005 5 $2.5 m deal; TB-10 Tobago-GT version; for training
    2 TSM-2633 Spherion-B ASW sonar 2004 2007 2 For 2 SIGMA-90 frigates from Netherlands
    3 Master Air search radar 2005 2009-2012 3 Master-T version
    (80) Mistral Portable SAM 2005 2008-2009 (80) For SIGMA-90 frigates
    4 PA6 Diesel engine 2005 2008-2009 4 For 2 SIGMA-90 frigates from Netherlands
    2 TSM-2633 Spherion-B ASW sonar 2005 2008-2009 2 For 2 SIGMA-90 frigates from Netherlands
    150 MIDR Diesel engine 2006 2008-2012 (150) For Anao (APS-3 or Panser 6×6) APC produced in Indonesia
    (32) VAB-VTT APC 2006 2007 (32) EUR24 m deal; possibly modernized Second-hand; incl 6 ambulance and 2 CP version; for use with Indonesian UN troops in Lebanon
    (2) EC-120 Colibri Light helicopter (2008) 2009 (2) For training
    (3) Ocean Master MP aircraft radar 2009 2013 1 For 3 CN-235MPA MP aircraft produced in Indonesia
    12 MIDR Diesel engine (2010) 2013 (12) For Anao (APS-3 or Panser 6×6) APC produced in Indonesia
    37 CAESAR 155mm Self-propelled gun 2012 2013 (2) EUR108 m deal
    6 EC-225/EC-725 Helicopter 2012 EC-725 version; for combat SAR; delivery 2014
    (40) MICA BVRAAM (2012) VL-MICA SAM version; for SIGMA-10514 frigates
    (100) Mistral Portable SAM (2012) 2013 (50) For use with ATLAS launchers on Komodo APC produced in Indonesia
    30 MM-40 Exocet Anti-ship missile (2012) For SIGMA-10514 frigates
    2 TSM-2633 Spherion-B ASW sonar 2013 For 2 SIGMA-105 frigates from Netherlands

    Germany (FRG)
    L: Indonesia (57) Bo-105C Light helicopter 1976 1977-2011 (57) Indonesian designation NBO-105CB/CBS; incl for police
    4 PB-57 Patrol craft 1993 2000-2004 4 $260 m deal; PB-57 NAV-5 version; Indonesian designation Todak

    R: Indonesia 12 TBD-620 Diesel engine (1999) 2000-2005 (12) For modernization of 6 Parchim (Patimura) corvettes
    12 MTU-4000 Diesel engine (2000) 2000-2005 (12) For modernization of 6 Parchim (Patimura) corvettes
    (72) MAN V12 Diesel engine (2009) 2011-2013 (12) For 24 KCR-40 FAC produced in Indonesia
    18 G-120TP Trainer aircraft 2011 2013 (10) $72 m deal; delivery 2013-2014
    (11) Buffel ARV 2012 Second-hand; possibly including ABL and/or AEV
    61 Leopard-2A4 Tank 2012 Second-hand but modernized to Leopard-2RI before delivery; delivery 2014
    42 Leopard-2A4 Tank 2012 2013 (2) Second-hand; delivery 2013-2014
    42 Marder-1A3 IFV (2012) 2013 (2) Second-hand; delivery 2013-2014

    Israel
    R: Indonesia 4 Searcher UAV 2006 2012 (4) Searcher-2 version; ordered via Philippine company

    Italy
    R: Indonesia (40) A244 324mm ASW torpedo (2004) 2007 (40) For SIGMA-90 frigates
    2 Super Rapid 76mm Naval gun 2004 2007 2 For 2 SIGMA-90 frigates from Netherlands
    2 Super Rapid 76mm Naval gun 2005 2008-2009 2 For 2 SIGMA-90 frigates from Netherlands
    (12) A244 324mm ASW torpedo 2006 2008-2009 (12) For SIGMA-90 frigates
    2 Super Rapid 76mm Naval gun (2012) For 2 SIGMA-105 frigates from Netherlands

    Netherlands
    L: Indonesia 1 SIGMA-105 Frigate 2012 $220 m deal (incl production of components and assembly in Indonesia); part of ‘PKR’ programme; SIGMA-10514 version; delivery 2017
    1 SIGMA-105 Frigate 2013 Incl production of components and assembly in Indonesia; part of ‘PKR’ programme; SIGMA-10514 version; delivery 2017

    R: Indonesia 4 LIROD Fire control radar (1994) 2000-2004 4 Part of $42 m deal; for 4 PB-57 (Todak) patrol craft from FRG
    4 Variant Air/sea search radar (1999) 2000-2004 4 Part of $42 m deal; for 4 PB-57 Type (Todak) patrol craft from FRG
    2 SIGMA-90 Frigate 2004 2007 2 $340 m deal (payment spread over 3 years)
    2 SIGMA-90 Frigate 2005 2008-2009 2

    Poland
    R: Indonesia (74) Grom-2 Portable SAM 2005 2007 74 Part of $35 m deal (incl 15% paid direct + $30 m with Polish loan); for Kobra SAM system
    1 Kobra MMSR AD system 2005 2007 1 Part of $35 m deal (incl 15% paid direct + $30 m with Polish loan)
    (81) Grom-2 Portable SAM 2006 2009 81 Part of $40 m deal; for Kobra SAM system
    1 Kobra MMSR AD system 2006 2009 1 Part of $40 m deal

    Russia
    R: Indonesia (2) Mi-2/Hoplite Light helicopter 2002 2003 2 Second-hand
    (2) Mi-8MT/Mi-17/Hip-H Helicopter 2002 2003 (2) Mi-17 version
    4 Mi-8MT/Mi-17/Hip-H Helicopter (2002) 2004 (4) $18-22 m deal (loaned from Malaysian company; probably incl $3 m lost in corruption); Mi-17 version
    (25) 9M114/AT-6 Spiral Anti-tank missile 2003 2003 (25) For Mi-35P combat helicopters; designation uncertain
    (16) Igla-1/SA-16 Gimlet Portable SAM 2003 2003 (16) For Mi-35P combat helicopters; designation uncertain
    2 Mi-24P/Hind-F Combat helicopter 2003 2003 2 Possibly ex-Russian; part of $193-197 m deal (incl barter), Mi-35P version
    2 Su-27S/Flanker-B FGA aircraft 2003 2003 2 Part of $193-197 m deal (incl barter); possibly ex-Russian Su-27 modernized to Su-27SMK
    2 Su-30MK/Flanker FGA aircraft 2003 2003 2 Part of $193-197 m deal (incl barter); orginally 20 ordered 1997 but cancelled after 1997 financial crisis and renewed 2003; option on 8-18 more
    6 Mi-8MT/Mi-17/Hip-H Helicopter (2005) 2008 6 Mi-17V-5 armed version
    17 BMP-3 IFV 2008 2010 17 IDR455 m ($40-50m) deal; BMP-3F version
    (3) Mi-24P/Hind-F Combat helicopter (2008) 2010 3 Mi-35P version
    (75) R-73/AA-11 Archer SRAAM (2008) 2010 (75) For Su-27 and Su-30 combat aircraft
    (50) RVV-AE/AA-12 Adder BVRAAM (2008) 2012-2013 (35) For Su-27 and Su-30 combat aircraft
    3 Su-27S/Flanker-B FGA aircraft 2008 2010 3 Part of $300-353 m deal; Su-27SKM-2 version
    3 Su-30MK/Flanker FGA aircraft 2008 2009 3 Part of $300-353 m deal; Su-30MK2 version
    (10) Kh-29/AS-14 Kedge ASM (2009) 2012 (10)
    (10) Kh-31A1/AS-17 Anti-ship missile/ARM (2009) 2011-2012 (10) Kh-31P anti-radar version
    (10) Kh-59M/AS-18 Kazoo ASM (2009) 2012 (10)
    (10) Yakhont/SS-N-26 Anti-ship missile (2009) 2011 (10) For modernized Yani (Van Speyk) frigate
    6 Mi-8MT/Mi-17/Hip-H Helicopter 2010 2011 6 $56 m deal; Mi-17-V5 armed version
    6 Su-30MK/Flanker FGA aircraft 2012 2013 6 $470 m deal; Su-30MK2 version
    37 BMP-3 IFV 2013 $114 m deal; BMP-3F version; delivery 2014

    South Africa
    R: Indonesia 2 Casspir APC (2003) 2004 2 Second-hand

    South Korea (ROK)
    L: Indonesia 4 LPD-122m AALS 2004 2007-2011 4 $150 m deal; incl 2 produced in Indonesia; incl 1 for use as command ship; Indonesian designation Soeharso
    22 Black Fox IFV (2009) $70 m deal; Tarantula version; including 11 produced in Indonesia; delivery probably 2013
    (50) KFX FGA aircraft (2010) Possibly $1.6 b deal (Indonesia financing 20% of development cost; including limited Indonesian involvement in development); Indonesian designation IFX; selected but not yet ordered; delivery possibly by 2020
    3 Type-209/1200 Submarine 2012 $1.4 b deal; incl 1 produced in Indonesia; delivery 2015-2017/2020

    R: Indonesia 1 LPD-122m AALS (2000) 2003 1 Part of $50 m deal; Indonesian designation Soeharso
    7 KT-1 Woong Bee Trainer aircraft 2001 2003-2005 7 $60 m deal (offsets for South Korean order for CN-235 transport aircraft); KT-1B version
    20 Barracuda APC (2003) 2004 (20) For police
    8 KT-1 Woong Bee Trainer aircraft (2005) 2011-2012 (8) KT-1B version
    5 KT-1 Woong Bee Trainer aircraft 2005 2007-2008 5 Kt-1B version
    10 LVTP-7 APC 2009 2009 10 Second-hand; LVTP-7A1 version; aid
    (54) KH-178 105mm Towed gun (2010) 2011 (54) Probably ex-South Korea M-101A1 rebuilt to KH-178 or possibly Second-hand KH-178
    (18) KH-179 155mm Towed gun (2011) 2012 18 Probably Second-hand
    16 T-50 Golden Eagle Trainer/combat ac 2011 2013 (12) $400 m deal

    Spain
    L: Indonesia (6) C-212MP MP aircraft 1996 2005-2007 (6) Part of $50 m ‘On Top-2’ programme; NC-212-200MP version
    (6) C-212 Transport aircraft 2009 NC-212 version
    9 C-295 Transport aircraft 2012 2012-2013 5 $325 m deal; Indonesian designation CN-295; delivery 2012-2014

    Sweden
    R: Indonesia 4 SAK-70 Mk-2 57mm Naval gun 1994 2000-2004 4 For 4 PB-57 (Todak) patrol craft from FRG

    Switzerland
    R: Indonesia (7) Skyshield Fire control radar 2012 $202 m deal; delivery 2015
    2 GDM-008 35mm CIWS (2013) For 2 SIGMA-10514 frigates from Netherlands

    Ukraine
    R: Indonesia 5 BTR-4 IFV (2013)

    United Kingdom
    R: Indonesia (100) Starstreak Portable SAM (2012)

    United States
    R: Indonesia (76) CT-7 Turboprop (1990) 1993-2013 (48) For 38 CN-235 transport and CN-235MPA MP aircraft produced in Indonesia; CT-7-9C3 version
    16 AN/APG-66 Combat ac radar 1996 1999-2007 (16) For 16 Hawk-200 combat aircraft from UK; status of last 6 uncertain after US arms embargo during 1999-2006 against Indonesia
    1 F-5E Tiger-2 FGA aircraft (1996) 2006 1 Second-hand but modernized in USA; delivery embargoed by USA 1999-2006
    8 Caterpillar-3516 Diesel engine (2000) 2002-2005 (8) For modernization of 4 Parchim (Patimura) corvettes
    2 Caterpillar-3612 Diesel engine (2002) 2003 2 For modernization of 1 Yani (Van Speijk) frigate
    8 Caterpillar-3616 Diesel engine (2006) 2007-2008 8 For modernization of 4 Yani (Van Speijk) frigates
    (25) Bell-412 Helicopter 2010 2012-2013 (9) Bell-412EP version; delivery 2012-2014
    (2) Cessna-180 Skywagon Light aircraft (2010) 2011 2 Cessna-182 version
    4 F100 Turbofan (2011) Second-hand; spares for F-16 combat aircraft
    24 F-16C FGA aircraft (2011) Second-hand F-16C Block-25 delivered as aid but modernized in $750 m deal before delivery to Block-32 (6 more delivered for spares only); delivery 2014-2015
    (16) F404 Turbofan 2011 2013 (16) For 16 T-50 trainer/combat aircraft from South Korea
    8 AH-64D Apache Combat helicopter (2012) $500 m deal; AH-64E version; selected 2012 but not yet ordered
    2 Hughes-300/TH-55 Light helicopter 2012 2012 (2) S-300C version; for training; option on 4 more
    4 Bonanza Light aircraft 2013 Bonanza G-36 version
    (100) FGM-148 Javelin Anti-tank missile 2013 Javelin Block-1 version

  63. RDM hopes to make a sale to the Indonesians. However, the Indonesian navy has already publicly announced their desire to procure the South Korean Type 209 submarines, “when they are replaced by the Type 214s in 2007 and 2008”.
    Please read carefully ya bro he..he..
    Akibatnya :
    The Royal Netherlands Navy has announced that it is to decommission the HrMs Zwaardvissubmarine after negotiations with Indonesia to transfer the vessel stalled
    artinya krg lebih: AL Kerajaan Belanda telah mengumumkan penon aktifan Hrms zwaadvissubmarine setelah negosisiasi dgn indonesia utk mentransfer KS terhenti (nyaris punya mooray class)

    Jd kita akhirnya pilih KS ruskie sepertinya Ohoex ohoexxx…maaf batuk…. :))

  64. Mantaaap.., ternyata yakhnot beli 10, nembak 2, sisa 8, cukuplah buat canberra & hobart class

  65. om dapet foto dari mana_menarik bich untuk dibahas_hhehehehehee

  66. maaf maksutnya mau nulis nich om….salah ketik maaf bgt

  67. Itu cuplikan video clip, rekaman pada saat KRI Pasopati (410) masih aktif. Sekarang udah jadi monumen di Surabaya.

  68. Tidak hanya indonesia,setiap negara juga merahasiakan alutsista strategisnya spy tdk ada perlombaan senjata di kawasan dan menjadi alat yg ampuh utk pertahanan negaranya. Salah satunya singapura yg baru ketahuan dari analis jane tlh menyembunyikan pembelian F15 dari amerika. Negara spt amerika saja bisa membuat perjanjian kerahasiaan dgn singapura apalagi bila dgn rusia dan cina dll.

 Leave a Reply