Jet Tempur T-50i Jatuh Akibat Kesalahan Manusia

71
111
pesawat-tempur-t-50-jatuh-dari-ketinggian-500-feet-9OPpfqylE3
Dok : T-50i Jatuh di Yogyakarta, 20 Desember 2015

Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan pesawat latih tingkat lanjut T-50i Golden Eagle buatan Korea Selatan, milik TNI AU yang jatuh di Yogyakarta, 20 Desember 2015 karena faktor kesalahan manusia.

“Itu masalah kesalahan teknis orang. Saya diberitahu KSAU langsung,” ujar Ryamizard di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Pesawat T-50i Golden Eagle jatuh di dekat kesatrian Akademi Angkatan Udara Yogyakarta akhir tahun lalu, saat acara Yogyakarta Air Show. Sebelum jatuh, pesawat T-50 sempat bermanuver dan terbang rendah.

Insiden tersebut menewaskan pilot, yakni Komandan Skadron Udara 15 Letnan Kolonel Marda Sarjono, dan Kapten Dwi Cahyadi selaku radar interceptor officer.

Letnan Kolonel Marda selama ini dinyatakan sebagai salah satu pilot terbaik TNI AU dan satu dari enam penerbang TNI AU yang dikirim ke Korea Selatan untuk mempelajari teknik pengoperasian T-50.

Letnan Kolonel Marda pula yang membawa jet tempur itu dari Korea Selatan ke Indonesia untuk memperkuat armada udara TNI.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menduga, pilot dalam kondisi tidak fit saat kecelakaan terjadi. “Saya tidak tahu apa dia lelah,” ujarnya.

T-50i TNI AU
T-50i TNI AU

Jet tempur ringan Golden Eagle T-50i itu dibeli Indonesia tahun 2013, untuk menggantikan armada Hawk MK-53.

Ryamizard mengatakan anggaran pemeliharaan pesawat baru tidak banyak, berbeda dengan anggaran pemeliharaan pesawat uzur.

Menteri Pertahanan mengklaim selama ini telah mengaudit pesawat-pesawat baru tersebut. “Saya juga jalan ke lapangan terbang, industri, depo. Kondisinya bagus. Makanya kenapa pesawat baru kok celaka,” ujar Ryamizard.

Sebelumnya, Menkopolhukam, Luhut Pandjaitan menyatakan sejumlah alutsista udara yang jatuh akhir-akhir ini, justru tergolong baru. “Yang jatuh malah yang baru-baru. Tapi enggak usah berburuk sangka. Amerika punya 15 alutsista udara baru, crash juga,” ujar Luhut di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta.

Pemerintah akan meneliti apa penyebab banyaknya pesawat baru yang celaka.

Sumber : CNN Indonesia

71 KOMENTAR

    • Bukan takdir bro. Kalo kesalahan dibuat sendiri. .
      Udah tahu ga enak badan minimal pusing rada demam, mau apa2 juga malez mata kadang berkunang2 jalannya sempoyongan
      Eeee. . khoq maksai diri main akrobat udara, malah bermanuver menukik bisa kena gravitasi 5G . . orang normal aja kena pengaruh gravitasi 5G prepet2 gelap pandangannya . .

      Btw, seharusnya Menhan tidak perlu mengutarakan krn kesalahan manusia di publik. . kita hargai apresiasi alm pilot karena berani tanggung jawab dgn segala resikonya menjalankan perintah atasan

    • Investigasi kecelakaan psw militer tidak wajib diumumkan krn terkandung rahasia negara krn bisa terungkap kualitas pelatihan pilot, maupun kualitas manajemen perawatan pesawat

      Kadang2 informasi tsb bisa bocor ke publik melalui wawancara atau sang narasumber yang terlibat penyelidikan diundang dlm sebuah seminar

      • mksh info nya mbah …
        mungkin seharusnya tidak perlu pake hukum rahasia militer lagi alias pake aja hukum terbuka … toh accident ini terjadi dalam masa damai, spy keluarga pilot dan co pilot bisa tetap bangga, biar kebanggaan korps & spirit pilot lain tetap terjaga, biar yg awam jg faham.
        Pilot nya sdh Letkol lho mbah … Dan Skuadron … terbaik diantara yg terbaik … maaf kalo ane sok tahu
        salam mbah

        • Lha kalo ketahuan kualitas pilot ato manajemen perawatan pesawatnya jelek kan malu…apa kata dunia?

          Tapi pernah ada mantan kasau/pak chappy yang bersedia membuka ke publik hasil investigasinya jika ada kecelakaan. Setelah berganti kepemimpinan, budaya tsb hilang lagi

        • Pesawat minim sensor tidak pake radar bermain akrobat. .
          Aturan hanya buat latihan take off and landing aja yaa. .
          Gitu mau komplain ke pabrikannya. . ? Pasti orang korea ketawa lakak2 LOL. .
          Yg ga waras pilotnya, kita ato pabrikannya . . ?

        • @denmas pepe

          Kecelakaan 2 psw akrobatik krn human factor prn tjd pd tim jupiter yang lama(dg psw hawk).

          Hasil investigasinya, crash tjd krn salah satu pilot(seorang instruktur senior) bbrp waktu tdk mengikuti latihan krn menjalani pendidikan dikota lain. Nah ktk mulai bergabung lg ke tim jupiter timbul kesenjangan dg anggota tim yang lain…pak pilot tsb “geragapan/canggung” ktk melakukan manuver dg tempo yang ketat smp tjd musibah.

          Di red arrow, roullete, blue angel dll diberlakukan aturan ketat. Setiap anggota aerobatik, selama masa kedinasan disatuan tsb dibebaskan dr kewajiban yang lain…jd hanya konsen latihan dan latihan u/ mempertahankan keseragaman konsistensi akrobatik

  1. kamu sja sudah….yg jelasin ke media…..gantikan menhan

    jelasin sejauh mana kadar “fit” mempengaruhi pilot… brpa gram..!!!.ahahahaha…..

    aneh kadar2….di bawa2…hhhaa koplak

    dmn2 klw tidak fit itu tidak diperbolehkan terbang, dikarenakan konsentrasi pasti menurun.dan berpengarush saat mengambil keputusan.
    kalau pilot sipil sih begitu….yg sy alami

  2. Di tetangga sebelah korsel mau beli SU 50 (pak fa/T 50) dengan kode SU 50 EK. Heeee …. benang merah mulai terlihat proyek kfx/ ifx nya bukan cuma asu yang bermain makanya lanjut terus. Pertanyaannya siapa jadi penghubung ke rusia??? Jangan dijawab rahasia Heeee

  3. Waduh…hayal kali..korsel sekutu.y Us..mana d kasi..lagian pakfa masi dlm pengembangn..haru.y tni lebih percaya pt di..suruh pengemangn..liat produk DI ga da yg eror..bisa bikin super tukino..kan mesin baling2..kalau jet tempurkan kan sudah cs sama airbus..mungkin kalau beli ada fee.y..xi..xi…

  4. Kok cepat amat udah dpet kesimpulan biasanya investigasi sebuah kecelakaan pesawat terbang perlu berbulan-bulan…apakah statment dari Pak RR tsb ttg T-50i adalah hasil investigasi yg resmi..krn soal Fit tidaknya pilot, bukannya pilot apalagi pilot pesawat tempur bila akan terbang walopun hanya terbang selama 1 jam pasti kondisi pilot akan dicek terlebih dahulu apakah layak utk mengendalikan pesawat tempurnya? krn bila itu berarti human error juga dilajukan oleh kru darat juga krn memberikan ijin juga

    • Pesawat t-50 yang jatuh tempo hari dilengkapi dg instrumen yang mencatat perilaku pesawat dan mesinnya (mungkin krn pesawat latih, data penerbangannya didokumentasikan u/ kepentingan edukasi).

      Di warung sebelah (DS) ada nasihat yang bijak u/ TNI AU……….artikel ttg simulator hercules/paragraf terakhir

  5. Maaf pak RR, kasihan tuh pilot, co pilot dan keluarganya seandainya itu hanyalah sebuah statment yg hanya utk membela kepentingan kerja sama Korsel dan Indonesia. Demi utk melindungi kelangsungan produk T50 yg sedang tumbuh marketnya.

    Rasanya sangat janggal statment bapak jika mengatakan kondisi pilot saat itu tidak fit saat mengemudikan pesawat tersebut. Bukankan saat akan terbang, sang pilot harus melakukan tes kesehatan utk mengetahui layak atau tidaknya seorang pilot mengemudikan pesawat pada saat itu.

    Kalau memang seperti itu kejadiannya, berarti bukan salah sang pilot dan co pilot lho pak, melainkan kesalahan tim penguji kesehatan yg bertugas saat itu. Mengapa seorang yg terbukti tidak fit diberikan ijin utk menerbangkan pesawat tempur. Hal itu akan membahayakan sang Pilot, co Pilot dan masyarakat apabila pesawat jatuh di pemukiman masyarakat.

    Menurut pengamataan awam saya dan maaf kalau salah, andai kata itu kesalahan pilot seperti yg bapak sangkakan, bukankah dalam penerbangan tersebut ada pilot dan co pilotnya pak. Jika sang pilot tidah fit saat mengudara, bukankah kendali bisa diserahkan kepada sang co pilot.

    Mohon pak, jangan mengorbakan nama besar pilot yg kata bapak beliau salah satu pilot terbaik dan beliau pulalah yg membawa pesawat tersebut dari korea keIndonesia. Kasihan keluarga sang Pilot dan co Pilot yg sudah kehilangan suami danbapak tercinta mereka akibat insiden tersebut. Semoga Pilot dan sang co Pilot beristirahat dengan tenang dankeluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan.
    Sekalilagi mohon maaf jika koment ini kurang berkenan.

  6. Kesalahan seorang pilot profesional yang mengada-ada saja,……. faktor manusia????
    yah….. bilang saja takut citra korea sebagai mitra strateghis buruk di mata dunia INTERNASIONAL kan pak, ironisnya apakah saat ini ada kaitannya dengan misi untuk memuluskan IF-X, penjualan pesawat, penjualan kasel, Bla…Bla….

    Sungguh pengorbanan yang harus dibayar mahal,….
    Pak RRC anda layak dapat kehormatan bintang 100 dan andalah juara dari 10 pemimpin besar indonesia yang penuh dedikasi.

    Kesalahan Manusia??? ada ada saja. (Ngelawak.com)