Jika Israel Pakai Rudal Delilah, Kecil Peluang S-300

Dua unit jet tempur F-15i Angkatan Udara Israel © Amir Cohen via Reuters

JakartaGreater.com – Media Israel telah merilis foto jet tempur multiperan F-16i “Sufa” dan menggotong dua rudal jelajah jarak jauh Delilah, di sebuah pangkalan militer di Tel Aviv pada tanggal 31 Oktober, seperti dilansir dari Bao Dat Viet.

Sebuah kegagalan teknis diidentifikasi penyebab macetnya sistem hidrolik, yang membuat kemudi pilot F-16i tidak seperti yang diharapkan, tetapi untungnya kru telah pengalaman menangani insiden sehingga tidak ada masalah yang serius.

Akibatnya, muncul desas-desus bahwa jet tempur F-16i Sufa mungkin telah terkena sistem pertahanan udara Suriah (bisa berupa serangan rudal atau peperangan elektronika) hingga jet tempur itu dipaksa untuk kembali ke pangkalannya.

Menurut keterangan dari pabrikan, Delilah adalah salah satu rudal paling akurat di dunia saat ini, akurasi rudal ini adalah satu meter. Oleh karena itu, setelah target rudal tercapai, targetnya dipastikan rata dengan tanah, kecuali rudal itu dihadang sebelum bisa mencapai targetnya.

Rudal jelajah jarak jauh Delilah terpasang pada F-16i Israel © KGyST via Wikimedia Commons

Rudal Delilah dilengkapi dengan autopilot, sistem navigasi inersia dan GPS, pada bagian di bawah lintasan dilengkapi lintasan self-guided. Sistem navigasi canggihnya memungkinkan rudal untuk mencapai target pada jarak 250 km.

Dengan jangkauan hingga 250 km, rudal Delilah dapat ditembakkan dari luar jangkauan sistem S-300, dan tampaknya Delilah lebih unggul dari S-300 dalam hal jangkauan. Jadi, Delilah bisa ditembak ketika terbang pada cakupan radar sistem S-300.

Peluncuran rudal dari sistem S-300 Rusia dalam latihan Vostok 2018 © Kemhan Rusia via Youtube

Tetapi keuntungan lain dari rudal Delilah yang tidak dapat diambil oleh pengembang S-300 adalah ringan, dirancang secara modular, dan dapat dilengkapi dengan hulu ledak berbeda. Ini dapat dilengkapi dan diluncurkan dari berbagai jenis kendaraan tempur.

Keunggulan lainnya dari Delilah adalah bahwa itu pernah terlibat dalam perang Lebanon dan dipuji oleh para ahli karena menghancurkan target sesuai dengan rencana operasional di lapangan.

Dengan berbagai fitur, presisi tinggi dan berbagai macam serangan, mungkin Delilah adalah senjata andalan Israel yang paling tangguh untuk dapat mengalahkan sistem anti-pesawat yang paling canggih milik Suriah, yakni S-300.

Tinggalkan komentar