Feb 102014
 
Menteri Luar Negeri AS, John Kerry saat berkunjung ke KTT APEC 2013, Bali

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry saat berkunjung ke KTT APEC 2013, Bali

Washington DC. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry, akan kembali mengunjungi Indonesia untuk membicarakan beberapa kerjasama bilateral, regional, dan global. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian tur kunjungan kerja Kerry ke sejumlah negara Asia selama seminggu mulai pekan kedua di bulan Februari 2014. Hal ini disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, di Washington DC, Minggu waktu setempat. Selain Indonesia, Kerry juga bertandang ke Korea Selatan, China, dan Uni Emirat Arab.

“Selama 13-18 Februari 2014, Menteri Luar Negeri John Kerry akan berkunjung ke Seoul, Beijing, Jakarta dan Abu Dhabi untuk menemui para pejabat senior pemerintah setempat dan membicarakan sejumlah isu bilateral, regional, dan global. Ini merupakan kunjungan kali kelima Menlu Kerry sejak tahun lalu,” ujar Psaki dalam keterangan tertulis di laman resmi Deplu AS.

Di Jakarta, Kerry akan menegaskan dukungan AS atas meningkatnya kepemimpinan Indonesia atas tantangan-tantangan global. Kerry juga akan menindaklanjuti kerjasama AS dan Indonesia atas beberapa isu seperti perubahan iklim, keamanan, demokrasi, integrasi kawasan, dan hak asasi manusia.

“Beliau juga akan turut memimpin Pertemuan Komisi Bersama di bawah Kemitraan Komprehensif AS-Indonesia. Dia juga akan menegaskan pentingnya hubungan kami dengan institusi-institusi multilateral Asia saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal ASEAN [di Jakarta],” lanjut Psaki.

Ini merupakan kunjungan kerja kali kedua Kerry ke Indonesia. Sebelumnya dia datang ke Bali untuk memimpin delegasi AS dalam Pertemuan Tahunan Tingkat Tinggi Forum Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) awal Oktober 2013. Kerry waktu itu menggantikan Obama, yang batal hadir karena harus mengurus krisis anggaran pemerintah AS. (vivaNews.com)

  51 Responses to “John Kerry Kembali Kunjungi Indonesia”

  1. bawa hibah..dan sedikit menekan…

  2. Di Jakarta, Kerry akan menegaskan dukungan AS atas meningkatnya kepemimpinan Indonesia atas tantangan-tantangan global.
    ——————————————————————————————————————————————————
    Analisanya
    Dengan mendukung kepimpinan indonesia atas tantangan tantangan global (diantaranya LCS)
    maka pihak US mengijinkan sekutu utama nya UK menjual alutsista strategis (typhoon.astute dan fregat type 23) kepada Indonesia untuk menghadapi china.
    USA tidak mau gegabah semata mata menjadikan Indonesia sebagai proxy nya karena tau Indonesia akan menolak sarat sarat yang diajukan US bila membeli alutsista strategis dari US.
    Maka menyodorkan UK sebagai pengisi arsenal TNI untuk menghadapi china adalah opsi terbaik.
    Modus ini pernah dilaksanakan saat Pak Harto membeli pesawat tempur pengganti A4 skyhawk,,inginnya sih mau nambah F 16 sampai 36 pesawat,,karena US masih memberikan sangsi embargo berkaitan tragedi santa cruss dilli,,dan juga mereka punya agenda untuk menggeser kepimimpinan pak Harto maka disodorkan UK mengisi pengadaan pespur dengan 40an unit HS HAWK 109/209

    Sebagai dukungan mereka masih menawarkan 26 unit F-15C ex ANG dan 14 unit F-15E Strike Eagle.
    sebagai alternatif pesaing SU 35 pengganti armada F 5

    • semoga tawarannya g diambil,sy msh trauma ama politik abu” amerika

    • skema hibah bekas nasional guard, bekas pakai tapi akan di-refurbish dan upgrade senilai $700jt usd biar jadi setara blok 52 alias tilas tapi raos.

      F16 TNI AU sebelumnya adalah blok 15 bung. diatasnya ada blok 25, 32, 52 dan 60. belum lama ini F16 blok 52 RSAF mendapat upgrade senilai 2.4 milyar dollar πŸ™‚ mungkin sekarang sudah jadi blok 100 he he he.

      just kidding. blok 60 kasta tertingginya

      • setuju bung@nowyoudont..dikadalin lagi TNI kalo ambil hibah2 barang bekas ..knp ga ambil baru aja..terserah walau dapat 3 biji asal baru gress..seperti F22 ,F 35. SU 35,,,dan bersenjata lengkap

    • bung@satrio ini seperti nya modus dari paman sam..knp ga nawarin f35 atau f22 sekalian,, :)diatas kertas lvl tertingi pesawat tempur usa adalah F22 Raptor,F35 Lighting,dan lvl ke dua nya F15 E,F18 super Hornet.,dengan asumsi indonesia ga jadi beli su-35BM kali ya,jika tergoda sih,lagi lagi pengkerdilan alusista TNI kalo memang tulisan yg bung@satrio tulis terjadi

    • @Bung Satrio

      Seperti yang kita tahu semua jika submarine Astute adalah submarine nuklir tercanggih milik AL inggris

      Sejauh ini hanya Royal Navy U.K saja yang resmi sebagai operator

      Alasan kuat apa yang mendorong pengeluaran “izin” dari US & U.K kepada Indonesia sebagai user pertama diluar U.K?

      Reaksi Singapura dan Australia sebagai anak tiri dan anak angkat U.K juga tidak bisa dikesampingkan

      Saya rasa Indonesia memiliki Kilo, CBG kemudian Amur dan 214 adalah “masa depan” armada bawah laut Indonesia yang paling realistis

      • Kalo menurut saya om verdorie:
        Kita ibaratkan saja kerjasama militer, pembelian alutsista, hibah, TOT, antara Indonesia-Timur maupun Indonesia-Barat sebagai sebuah neraca, dimana Indonesia berada di posisi tengah, dengan Cina-Rusia-Blok Timur di salah satu ujung neraca tersebut dan AS, INGGRIS (Barat) di ujung yang lainnya.

        Semakin banyak kerjasama militer, pembelian alutsista, hibah, TOT, latihan bersama, Indonesia dengan salah satu blok, maka akan memberatkan Indonesia ke blok tersebut.

        Pembelian Kilo Rusia oleh Indonesia, tentu akan semakin mencondongkan berat neraca kita ke arah Rusia. Barat, tentu tidak ingin ini terjadi, dengan mengizinkan pembelian Astute oleh Indonesia, maka Barat berharap Indonesia dapat kembali ke posisi tengah.

        Mereka berlomba2 untuk memberatkan neraca ke arah mereka dengan berbagai cara untuk memikat kita, dimana bila suatu saat neraca berat ke satu pihak, maka pihak yang laen akan berusaha untuk menyeimbangkan neraca itu kembali.

    • ingat bang…ini politik kepentingan….
      lihat arab saudi dan sekarang USA mendekatkan diri ke iran..
      arab saudi jengkel israel juga jengkel terhadap USA
      juga di indonesia…kalau MERAH menang mungkin su 35 diambil…..demikian sebaliknya..
      jadi siap2 BAHAGIA BILA yang DI pilih SU 35 jadi dipesan..
      juga siap2 kecewa bila SU 35 tidak jadi di pesan..
      dan jangan kaget bila ada alternatif X untuk mempertahankan prinsip NON BLOCK (tidak ke barat dan ke timur)
      agar maklum karena masih anak lebay

    • @Veldorie
      Saya hanya menganalisa saja bila kita diberikan astute yang ramai diiukan sekarang,

      Alasan kuat apa yang mendorong pengeluaran β€œizin” dari US & U.K kepada Indonesia sebagai user pertama diluar U.K?
      Karena Indonesia tier pertama yang akan menghadapi china bila konflik LCS pecah,Indonesia mempunyai geopilitik yg baik,sumberdaya yang besar dan penduduk yang militan
      Tinggal di berikan alustsista terbaik dari blok barat saja untuk menghadapi china,

      Reaksi Singapura dan Australia sebagai anak tiri dan anak angkat U.K juga tidak bisa dikesampingkan
      Memangnya sumber daya Singapura mampu ?
      Apakah Ausie mau jadi Armada tier pertama mengahadpi china ?kan ausie tidak punya kepentingan konflik di LCS,mereka akan jadi tier ke 2

      Indonesia negara non block yang TERLANJUR di isi investasi besar besaran dari pihak barat,
      Dan mereka juga memikirkan kelanjutan investasinya dan menunggu bagian blok sda lainnya dengan godaan mainan canggih,

      • @Bung Satrio

        Ok saya paham analisa anda bung

        Kepemilikan Astute sangat mungkin TETAPI akan disertai dengan syarat dan ketentuan berlaku yang menguntungkan balik bagi US atau U.K

        Seperti analisa anda, “Indonesia tier pertama yang akan menghadapi china bila konflik LCS pecah”

        Maka tidak lain Indonesia bagaikan tentara bayaran yang dikirim sebagai garda terdepan menghadapi China di LCS dengan bayaran alutista terkini.

        Alangkah indahnya jika Indonesia mampu bermain cantik seperti ulasan Bung Diego sebelumnya, “Bersandiwara” cenderung blok barat agar mendapatkan akses lebih ke barat, namun terkadang cenderung ke China agar kerjasama seperti TOT C-705 tetap berjalan.

        Saya hanya khawatir, setelah Indonesia “babak belur” menghadapi China di LCS, US, Singapore dan Ausie menyodok dari belakang.

        Resiko yang sangat besar sebagai “tier pertama”

        hehe…

        • Oh ya ketinggalan,

          Untuk reaksi Singapura dan Ausie, maksud saya jika US/UK memberi Indonesia akses untuk alutista strategis seperti Astute kemungkinan besar 2 negara tersebut tetap tidak akan menganggap Indonesia “best friend”

          Kemungkinan besar Ausie dan Singapore masih akan melihatnya sebagai “ancaman”, bukan sebagai “bodyguard” yang menjamin keselamatan Singapore dan Ausie

          Alasannya tidak lain karena akhir2 ini Indonesia sedang memiliki problem dengan ke-2 negara tersebut.

          “British parliament has given the authority to Indonesia to purchase several Astute nuclear submarine”

          Bakal benar-benar “geger kawasan” πŸ™‚

          Maaf jika belepotan, analisa pengamat militer amatiran

        • Indonesia kedepan tidak tau siapa musuh yang mukul duluan
          China diutara atau fpda di barat dan selatan,,

          Untuk prepare kita memainkan perselingkuhan yang hangat dengan bermain ditiga kaki ..mempersiapkan china diutara kita ambil semua alutsista terbaik barat
          mempersiapkan fpda di barat dan selatan mengambil yang terbaik dari rusia dan china,

          Walaupun LCS pecah Selama china tidak menginvasi Indonesia yaa kita tidak bereaksi lah cukup mengutamakan jalur diplomasi
          diplomasi yang kuat diikuti Militer yang tangguh,
          Modus menjadi tier pertama dan nonblock bisa menjadikan keuntungan tersendiri dalam kelancaran pengadaan alutsista terbaik
          IMHO

          • Setuju bung.

            “Untuk prepare kita memainkan perselingkuhan yang hangat dengan bermain ditiga kaki ”

            Good point.

        • bung @Verdorie, Singapura, Australia mungkin bisa dipandang tentara bayaran. tapi Indonesia kan tidak melulu main sama barat tapi juga China dan Russia.

          Ini threesome :mrgreen: blok berlawanan seperti China dan Russia juga menggunakan Indonesia untuk kepentingan mereka menghadapi barat.

          kita bagai gadis cantik yang murahan, demi menjaga para jejaka tidak berantem kita ledenin semua. memilih salah satu mereka bakal berantem dan kita bisa ikut celaka. bisa berhubungan dengan semua akan membawa manfaat berupa barang2 berharga dan fasilitas

          …, jelek banget ya analoginya? πŸ˜†

          Kita adalah satu2nya yang punya potensi mengisi peran penjaga keseimbangan kekuatan yang dipercaya oleh semua pihak. Jika kita tidak bisa ditarik ke satu blok, the next best thing adalah menjaga agar kita tidak condong ke blok lawan. kira2 begitu pemahaman saya bung

          • “Kita adalah satu2nya yang punya potensi mengisi peran penjaga keseimbangan kekuatan yang dipercaya oleh semua pihak. Jika kita tidak bisa ditarik ke satu blok, the next best thing adalah menjaga agar kita tidak condong ke blok lawan”

            Yup, setuju juga bung.

            Indonesia harus selalu poliandri.

          • sebenernya saya ada analogi lebih dasyat berbau “Dolly belok kiri” cuman takut kena banned bung @sergio ramos :mrgreen:

            jika di sini ada warjagers aqil baligh yang penasaran boleh ketik “REG SPASI WETON” dan kirim ke 6969

            wassalam.

          • hahhahhah analogi nya bikin ane terpingkal pingkal bung.. alamak 1 cewek harus melayani 3 pemuda…mantan playboy ini kayaknya

          • Om nowyoudont, kalo saya mungkin memiliki analogi yang kebalik….

            Kita (Indonesia) adalah pemuda tegap, kekar dan perkasa yang baru matang, diincar oleh dua janda kaya raya yang memiliki perusahaan dan centeng2 yang sangar2.

            Sebagai seorang pemuda, ternyata kita memiliki kemampuan komunikasi yang membikin kedua janda ini tertarik, ingin mendapatkan kehangatan dan cinta kasih dari pemuda yang ganteng dan kekar, tetapi santun ini.

            Pemuda ini karena memiliki budi pekerti yang baik, sangat tidak ingin mengecewakan hati keduanya. Setiap pemuda ini bertemu dengan salah satu fihak, semakin dalam cinta dan rasa sayang masing2 wanita ini, karena kesantunan dan sikap kita yang matang, walaupun di usia yang masih sangat muda belia ini.

            Kedua wanita ini juga menyadari kalau pemuda ini menjadi incaran oleh seluruh wanita2 yang pernah melihatnya. Wanita2 ini tidak hanya cantik, tapi juga kaya, sehingga mereka bersaing untuk mendapatkan cinta sang pemuda. Begitu melihat wajah dan bertatapan mata saja, walaupun belum berbicara sudah menumbuhkan rasa cinta yang mendalam.

            Tentu saja, tetangga sebelah sang pemuda yang mengetahui ini, mulai sirik dan iri, karena begitu banyak wanita yang ingin mendekat dan merapat dengan pemuda ini.

            Sang pemuda masih menahan diri untuk tidak terpancing emosi dengan tetangga2 siriknya, yang ia tahu kalau ia meladeninya hanya akan menghabiskan fikiran saja. Sehingga ia tetap berlatih olah kanuragan, mempelajari ilmu bela diri dipadepokannya sendiri, siapa tahu jika suatu saat tetangga2 siriknya menyatroninya ia dapat membela diri. Tapi dalam hatinya, pemuda ini tetap berharap tetangga2nya dapat merubah sifatnya yang pendengki, egois dan mau menang sendiri ini…

            mohon maaf om diego, analoginya kepanjangan… πŸ™‚

          • bung @desperado, nice analogy. saya agak merinding, terutama di bagian “diincar oleh dua janda kaya raya” :mrgreen:

            apa pemuda idaman itu pake kacamata kuda? he he he.. just kidding

          • bung @LMF, saya anak baik-baik bung. jaman sekolah gadis satu kelurahan menjuluki saya “Ali Topan anak yang manis”

          • Hahaha…. bisa jadi om…. πŸ™‚

          • Wooow…. apakah ini kisah hidup dan pengalaman om nowyoudont??? menjadi incaran para cewe…???? hehehe… πŸ™‚

          • Hehehe analoginya bikin ketawa ,,,ane nyumbang Jargon aja deh

            Jangan mengaku Pria Ganteng kalau belum merasakan hangatnya Janda πŸ˜€
            Calon Istri yang baik adalah seorang Janda πŸ˜€
            Banyak gadis bersandiwara ,Janda apa adanya πŸ˜€
            Baik yang Janda daripada status bujang dalamnya Janda πŸ˜€
            Kamu memang miliknya (gadis mu) tetapi Aku cintamu (jandamu)
            Banyak pilihan dalam hidup ini,,tapi aku pilih Janda
            Pacar Ideal adalah seorang janda πŸ˜€
            Punya pacar Janda kaya ?? Siapa Takut ??

            Wis ahh tinggal milih :mrgreen:

          • beda aja memang kalo duda kambuhan :mrgreen:

          • Hehehe… keren jargon nya om satrio…. πŸ™‚

      • * Apakah Indonesia “Our Slave atau Our Friends” ?? *

        Apa yg ditakutkan timur ketika pengaruh Barat lebih dominan di NKRI..??
        adalah kemitraan regional bukan pada Kemandirian Indonesia sebagai Negara utuh yg berdaulat.
        Sebaliknya apa yg ditakutkan Barat ketika pengaruh Timur menguat..?? mereka takut NKRI menjadi mandiri dan berdaulat penuh yg memperkecil existensi Hegemoni mereka sendiri.

        Disini jelas, Indonesia tidak akan pernah menjadi Partner sederajat di mata Barat, hanya dimanfaatkan saja, sejarah sudah membuktikannya, sementara dimata pihak Timur Indonesia memiliki peluang Partner yg sejajar. Mari kita tengok Negara liliput sebagai Radar Barat dijantung NKRI, lebih difasilitasi dlm hal alutsista, lha kita..?? cerita embargo adalah bukti empirisnya (setelah membantu mereka dlm timor leste 1975).

        apa yg ingin gue sampeikan disini adalah, mari kita ubah Paradigma ini,
        (Mungkin setelah 3 thn MEF-2 berjalan),
        bukan Kita yg ditekan, tapi kita balik yg menekan, ini perlu nyali yg kuat, nantinya Kita mestinya MALU mendapat HIBAH sekelas F-16 dan wajib ditolak, Indonesia mesti lebih mendapat Perhatian dari singapore bahkan Oz sekalipun, jika ingin Indonesia duduk sebagai Partner Barat, ini bisa diwujudkan dgn Pengguna satu2nya F-22 diluar Amerika sendiri.
        Mungkinkah..??
        Jalan satu2nya Indonesia Harus condong ke Timur (dlm porsi Alutsista) untuk menarik perhatian Barat, syaratnya Indonesia harus mampu menggandeng Melanesia + Asean dalam genggamannya.
        Dalam jangka waktu 1-2 thn kedepan Indonesia sebaiknya menolak Tawaran Hibah sekelas F-16 atau F-15… yg lebih dari itu dgn cara memperbanyak kelas Hi-end dari timur. Langkah Pak Marty membuka Wacana menarik China ke dalam Asean itu ide yg brilian, bisa jadi LCS harus dimatangkan justru oleh Indonesia.
        kalo kita kaji, justru barat lah yg lebih berat bobot nya kehilangan pengaruh di Indonesia dibanding pihak timur, Nasib Oz kedepannya mau bagaimana jika NKRI bergabung dgn timur, nah disini justru Kita lah yg seharusnya Maen.

        # Semangat menolak hibah ecek2 πŸ˜€

    • Posisi yang luar biasa saat ini bagi Indonesia dalam memilih alutsista, smua memberikan dukungan, namun sebenarnya mengerikan juga jika nanti terjadi pecah perang LCS, kita benar2 berada diantara kedua negara raksasa yang masing2 memiliki kepentingan thd wilayah kita. Pemerintah harus benar2 mewaspadai ini dan gak bisa main2 karena taruhannya terlalu besar. Posisi netral lah yang memang paling aman dengan tidak meninggalkan blok barat, walaupun itu belum menjamin LCS tidak meletus..

      • @Bung Alfan

        Seperti kata 2 senior di atas

        Perang atau tidak, memilih Cina atau grup US, TNI MUSTI sedia payung sebelum hujan rudal

        Sekali dayung 2 pulau terlampaui, tidak ikut berperang tetapi dapat alutista dari ke-2 pihak yang berperang

        Co cweet…

    • salam kenal kenal untuk semuanya..
      kalau menurut ana seh… biasa… USA dan Kroni-kroninya kan menerapkan standar ganda kepada negara dunia ke tiga,
      jadi jangan heran jika sedikt saja kita bersentuhan langsung dengan kepentingan mereka, mereka akan menerapkannya.

      oy… kemungkinan lain kedatangan menlu USA ini urusan Freeport Indonesia…

    • Selamat pagi ,,menarik ini untuk diulas
      Timor leste memang butuh perhatian LEBIH dari negara kawasan untuk bargaining posisi mereka dalam politik geopolitiknya,
      Sejak dicueki barat karena sda nya yang kecil (diluar perkiraan) saat dibantu kemerdekaannya Timles memang lagi galau.
      Meminta bergabung ke Fpda ditolak,,maka tawaran membuat pangkalan militer china dengan paket bantuan tahunan yang gede dari china akan diambil.
      Sejak setahunkemarin tawaran sudah diberikan oleh china,tetapi masih ditolak dengan halus timles meminta china ijin dulu ke pemerintahan Indonesia.

      Bagi Indonesia bila Timles dimasuki china akan ada keuntungan geopolitik dalam perselingkuhan tiga kaki yang diterapkan indonesia yang non block.,
      Timles akan menjadi ancaman bagi sonotan diselatan dan menjadikan kesimbangan baru kekuatan di samudara hindia dan pacific.
      Selama Timles masih mengormati dan bersandar ke Indonesia kita bisa secara tidak langsung mempengaruhi kebijakan2 luar negerinya,

      Kalau saya setuju saja biarkan timles menjadi proxy kita yang dekat dengan china,tinggal mempengaruhi negara negara unyil dipacific agar bisa menjadi proxy kita,
      Pelan tapi pasti semenanjung,serawak,dan sabah sudah terinveksi virus Indonesiana,banyak penduduk,budaya,perekonomian,negara sonotan tersebut yg akan mengarah bergabung dengan nusantara

      Yang dikawatirkan nanti pihak barat akan ngisruh di politik dalam negeri Timles,dicari pihak oposisi yang pro barat dan mengagalkan rencana xanana gusmao yg pingin deket ke china,
      Bisa saja John Kerry mempengaruhi Indonesia untuk tidak direstuinya timles sbg proxy nya china,
      wait and see saja

      • Punya selingkuhan 3 pacar mang nikmat.
        Nyang orang puteh perayu gombal:”Alutsista datang abang disayang, alutsista melayang abang ditendang.
        Nyang ganteng kaya bintang K-Pop: “Bang, ngekos di temen ane donk, biar ane bisa curhat-curhatan lebih deket, abis nyang di bawah tuh rese banget, cantik-cantik gini bukannya digodain kek, malah dijailin terus…”
        Nyang orang puteh tapi ksatria/laki banget: “Abang kan jauh nih, ya udah kasi kuda nyang terbangnya bisa jaooooooohhhhh banget, yang bisa ngendus jin2 emprit piaraan sonotan ma sonora, jangan lupa ponsel satelitnya ya bang, itu tuh yang mau diganti namanya jadi global nasional satelite…”
        ganjen banget analoginya….

      • My predict :

        Mengizinkan China memiliki Pangkalan di Timles adalah suatu kesalahan, itu seperti Bomb waktu z, Indonesia tidak harus mengulang format kemitraan model Pinoy – AS, tapi kemitraan sesama pemilik kawasan. it’s be better

        seharusanya justru NKRI yg memilki pangkalan disitu, China hanya membackup Perlengkapan yg dibutuhkan. kecuali..dlm konteks perang terbuka.
        sebagai kartu trup.

        • yah… dipantau aja terus om kekuatan militer china di sana.. harus ada unit militer yang khusus memantau mesin2 perang yang ada disana, dari yang terbesar sampai yang terkecil. bisa jadi seperti analisa sebelumnya, jika pecah konflik LCS yang menyeret RI-China, kita dengan “mudah”nya akan memblokir seluruh lalu lintas bahan tambang, minyak yang diperlukan cina, baik dari osy, maupun yang melintas dari selat malaka.

          dan mereka akan menjadi seperti jerman pada perang dunia II dulu. kehabisan amunisi untuk berperang…..

    • Cuman ada bedanya, kalo ASU dan AUS lewat ALKI, harus lewat terus gak boleh mampir-mampir. Sebaliknya untuk China, mereka isi logistik dan BBM harus di Benoa. Sambil diisi, tentara plan dipersilakan istirahat di kuta dijejelin sama bule-bule ozi biar pada pandang-pandangan. Sementara kapalnya dibuka untuk kunjungan umum.

  3. ada udang di balik batu,,,(jual alusista,konflik singaporno,freeport,caltex,exon,)

  4. Paling juga mau neken lagi
    sebagai kakak di minta baik sama adik kecilnya juga baik sama tetangga brengseknya

  5. Letak strategis, ukuran negara serta potensi di dalamnya membuat Indonesia ideal jadi penengah dan penyeimbang. Jika kita condong ke salah satu poros keseimbangan bisa rusak dan situasi akan memanas dengan cepat

    Tidak ada yang tulus. Hanya saja semua pihak butuh Indonesia yang kuat dan netral agar bisa efisien dan memegang peran untuk menjaga keseimbangan. Kita manfaatkan saja

  6. cukup sudah , jangan ada lagi episode hibah batch ke 2 .

    pelajaran dari hibah falcon dan 3 provokasi tetangga harusnya sudah jadi hidangan penutup bagi pemerintah .

  7. Kita test aja, berani nggak amrik memberikan pesawat tempur yg kelasnya dibawah F22 Raptor, khusus untuk Indonesia yg kecanggihannya lebih dibanding punya AU Amrik sendiri.

    Kayak : Kecanggihan punya AU USA kalah
    1. Uni Emirat Arab : F-16 E/F block 60 yg tidak dimiliki AS.
    2. Korsel : F-15 K
    3. Singapura : F-15 SG
    4. Arab Saudi : F-15 SA
    Dimana F-15K, F-15SG, F-15SA lebih canggih daripada F-15 Strike Eagle AU AS

    Siapa tau indonesia ditawari minimal 8 pesawat F-35i (indonesia) yg lebih canggih daripada punya AU AS

  8. Urusan dgn Akerika hrs tetap dgn tinggi kewaspadaan dan kecerdikan. Kyknya Indonesia ga boleh lg “santun” kpd Amerika. Saatnya Indonesia jual mahal dgn menjadi “anak nakal” di hadapan Amerika.

  9. Bio diesel itu gak ada bro (porsinya kecil). Komplemen doang. Sudah dianalisa, hingga 100 tahun lagi, minyak bumi masih menjadi bbm utama manusia di bumi. Penggunaan gas dan batu bara akan naik, hampir sejajar dengan minyak bumi, tapi belum bisa mengimbangi. Energi alternatif, seperti tenaga surya, dan bio diesel hanya pelengkap, minim porsinya. Energi nuklir akan naik, namun masih di bawah konsumi gas dan batu bara.

    Kalau trend dalam waktu dekat ini, penggunaan energi gas sedang naik dan Indonesia memiliki cadangan gas yang besar.

  10. 3 tetangga mengusik RI, UU Minerba dan kedatangan CEO Freeport ke Jakarta, John Kerry datang (lagi) ke Indonesia.
    Mungkin ini semua saling berkaitan..

    • Kemungkinan besar, justru bisa2 ke-3 negara itu di jadikan test case, kl Indonesia ada problem larinya kemana? kita bisa aja lapor ke US kl ada masalah ama tetangga kl kita merasa dekat sm US, kenyataannya kita justru deket ke tempat lain. makanya dateng lagi tu Menhannya mo nanya “kuarang baik apa ane bang? dari F-16 F-15 OHP Frigate Apache + Hellfire II ane jual bebas, kok lu masi ke om Putin n om Mao lagi”. yg gawat kl dia nawarin F-35 atau F-15 SE separoh harga / kredit super duper rendah bunga. dijamin kacau pasti program pengganti F-5nya.

  11. bung@jalo ..satu satu nya alusista yg sangar dan galak dan ga pake BBM ya rudal ..makanya perbanyak beli seri S 300/350/400 plus yakhont yg di tanam di tanah..atau yg dri cina hq dan dong feng anti kapal induk….tingal teken tombol..meluncur deh,,hemat BBM lagi…….jarak 100-300km musuh kaget di bidik rudal.

  12. Om @diego ok siap… Thanks untuk infonya…

    Om @arta saya dapat info dari teman di AU untuk S-300/S-400 itu memang sudah masuk dalam renstra II 2014-2019… Namun dia masih belum memberi bocoran soal tipe dan jumlah yg digunakan. Nah ada tambahan yaitu BUK-M2 dan pantsir, cuman sista ini masih wacana di AU. Apakah akan diambil atau tidak?

  13. sedikit ngawur, kedatang jhon lebih ke masalah freeport karena harus membuat smeel sama hal hilari waktu masalah blok cepu

  14. KEPENTINGAN=AGAMA=MILITER=PERANG

    ***KEPENTINGAN,…kerry sudah lakukan dengan muka tebal, karena biang kerok SADAP adalah U S A
    dan yang kena getahnya AUSTRALIA..yang di maki2 indonesia,
    juga mengenai panasnya situasi LCS.
    KERRY dengan muka tembok nge baik2 kin indonesia…demi KEPENTINGAN

    ***AGAMA….dengan muka tembok ,,kerry nanti siang rencananya akan ke mesjid istqlal….. untuk nge baik baikin indonesia yang penduduknya mayoritas muslim
    kerry SENGAJA ke sana karena di sebrangnya ada HANYA ada gereja katedral…
    KATANYA INDONESIA DEKAT DENGAN CHINA…TAPI MANA KUIL,KENTENG,WIHARA DI SEKITAR SINI….? hmm rupanya masih SETIA..berdampingan

    *** MILITER…. berhubung masih setia maka kerry bawa kado alutsista dll dan bilang ke indonesia bahwa MR OBAMA AKAN KE INDONESIA karena masih mau ber jualan SATE,BAKSO,NASI GORENG DAN EMPING

    *** PERANG…..? nah yang ini belum….yang jelas perang dingin antara USA VS CHINA sedang berlangsung….DAN HARUS ADA YANG DI KORBANKAN..!!!!

 Leave a Reply