Sep 012014
 
Pesawat Kepresidenan RI (photo: Liputan6.com)

Pesawat Kepresidenan RI (photo: Liputan6.com)

Jakarta – Presiden terpilih Joko Widodo kaget saat dikonfirmasi terkait usulan salah satu politisi PDIP Maruarar Sirait soal penjualan pesawat kepresidenan. Usulan tersebut diungkapkan Maruarar sebagai salah catu cara menghemat anggaran negara sekaligus memberi teladan kesederhanaan pemimpin di mata rakyat.

“Kata siapa (mau dijual)? Dijual ke siapa?” ucap sosok yang akrab disapa Jokowi tersebut saat dikonfirmasi terkait usulan penjualan pesawat tersebut di Balaikota, Jakarta, Senin (1/9).

Jokowi heran dengan usul itu mengingat umur dari pesawat kepresidenan baru beberapa bulan terhitung sejak didatangkan pada April lalu. “(pesawat kepresidenan) masih baru kok mau dijual,” singkat Jokowi.

Sebelumnya, Politikus PDIP Maruarar Sirait akan meminta presiden terpilih Joko Widodo menjual pesawat kepresidenan. Usulan ini sebagai bentuk efisiensi yang bisa dilakukan dalam kerangka penghematan anggaran. Padahal asal muasal dibelinya pesawat kepresidenan justru untuk menghemat anggaran perjalanan dinas presiden yang terlalu besar gara-gara selalu menyewa pesawat.

Maruarar mengatakan, efisiensi adalah hal pertama yang harus dilakukan pemimpin. Jika pemimpin masih berfoya-foya dengan kemewahan maka rakyat juga tidak akan mau melakukan penghematan.

“Efisiensi rakyat juga harus lihat seperti pengurangan anggaran perjalanan dinas. Ke depan saya usulkan pesawat presiden dijual saja, ini untuk efisien. Protokoler dikurangi dan ini memberi contoh. Pemimpin tidak sederhana bagaimana orang bisa sederhana,” ucap Ara dalam diskusi di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (1/9).

Pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) dibeli Indonesia seharga USD 89,6 juta atau sekitar Rp 847 miliar semasa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai presiden. Pesawat tersebut tiba di Tanah Air pada 10 April 2014 yang selanjutnya digunakan untuk lawatan ke dalam dan luar negeri.

Pesawat Boeing 737-800 ini diproduksi Boeing Company sejak 2014, memiliki rentang sayap 35,79 meter, tinggi 12,5 meter dan panjang 38 meter. Pesawat ini juga dipasangi 2 mesin CFM 56-7.

Pesawat BBJ2 ini mampu terbang di ketinggian maksimal 41.000 feet, lama terbang mencapai 10 jam, memiliki kecepatan jelajah maksimum 0,785 mach dan kecepatan maksimum 0,85 mach. Pesawat ini juga dilengkapi dengan perangkat keamanan dan tangki bahan bakar telah ditambah untuk daya jangkau hingga 10.000 kilometer.

Pesawat BBJ2 ini dirancang untuk memual 4 VVIP class meeting room, 2 VVIP class state room, 12 executive area dan 44 staff area. Interior pesawat dirancang untuk dapat mengakomodasi 67 penumpang. (Merdeka.com).

  173 Responses to “Jokowi Kaget Usul Jual Pesawat Kepresidenan”

  1.  

    hmmm…communist movement’s detected???

  2.  

    Maruarar Sirait : “nggak bisa pemimpin menyuruh sederhana tapi tidak bisa memberikan contoh”,
    “Efisiensi rakyat juga harus lihat seperti pengurangan anggaran perjalanan dinas,kedepan saya usulkan pesawat presiden dijual saja ini untuk Efisien.Protokoler dikurangi dan ini memberi contoh.Pemimpin tidak sederhana bagaimana orang bisa sederhana”
    Sepuluh kali di baca kok sepuluh kali perutnya mual mau muntah!!!
    Kenapa kok tidak bikin statement seperti ini aja Om ARA: “setiap anggota DPR/MPR setiap Menteri dan setiap pejabat tinggi baik daerah ataupun pusat bila pergi berdinas diwajibkan naik angkot/bis/sepeda pancal untuk efiensi dan juga untuk teladan kesederhanaan”
    Ingat Om,menjual aset tiadak akan menyelesaikan masalah/krisis.bahkan nama anda akan terpatri hitam abadi ditulis dalam buku sejarah.Dan terimakasih banyak buat Nyi loro kidul karena sukses regenerasi mencetak kader yang mengikuti jejak anda! Seandainya bung Karno masih hidup barangkali bung Karno akan memakai topeng karena malu punya bibit yang unggulan,unggul dalam bidang “Sales”.

    •  

      Salam para warjager disini,mohon ijin komen,
      @Lek U-mar, setuju dengan pendapat Lek U-mar, ada baiknya maruarar sirait yang berpendapat seperti itu mulai memberi contoh pada dirinya sendiri,dengan menjual rumahnya sendiri,mobilnya sendiri ,lalu hidup kos kost an saja, baru dia bisa ngomong :nggak bisa pemimpin menyuruh sederhana tapi tidak bisa memberikan contoh”,

  3.  

    Eforia . Sepuluh tahun memendam asa, cemburu dan sakit hati..serta suara yang tak ” didengar ”
    Setelah “naik panggung lagi ” semua ingin didengar dan terlihat dengan mencari muka.

  4.  

    kalau pak jokowi menuruti usul MS dan tidak memakai pesawat kepresidenan mungkin lebih baik disewakan saja selama 5 tahun.nanti 2019 jdi g usah beli lagi.

  5.  

    Gk ada otaknya dan nilai strategis.. belum mulai mikirin duit dsn pemborosan

    Sudah jelas mereka tdk memiliki otak hanya larutan tinja πŸ™‚

  6.  

    SR wae ah….sambil nunggu list aset negara lainnya yang akan diusulkan untuk di jual…..
    Bravo…jadilah penjual yang baik…biar untung besar

    Ngelus-dodo.com

  7.  

    Pak Jokowi yth, harap sgr pecat & singkirkan orang2 disekeliling bpk yg hanya memiliki wawasan kebangsaan palsu, jauhkan mereka dr p jokowi, jangan smp aset & karya Bang SBY g strategis & jd kebanggaan nadional dibatalkan/dijual. Lanjutkan atau perkuatlah program strategis SBY apalagi ygterkait dg perthanan, ,,semoga NKRI sgr kembali menjadi macan asia,,singkirkan para cecunguk yg pura2 jd penasihat ttp dia hanys merusak negara & hrg diri bangsa

  8.  

    elite partai satu ini emang hobi sepertinya lego aset, belum juga di lantik.

  9.  

    ingat ya jktgreater itu tempat sy dan anda manambah ilmu serta saling mengisi kekurangtahuan mengenai kemiliteran, boleh berdebat asal beradab, jd jgn suka ngetrol disini soalnya saya mudah “RINGAM”

  10.  

    πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ lanjut!!!! berdebat saja sampai ancur ni negara…

  11.  

    Hahaha Terlihat sekali betapa mudahnya bangsa ini terpecah belah ! untunglah masih banyak yang cerdas. yang mengusulkan menjual pesawat itu salah satu politikus partai PDI P bukan JOKOWI loh. kenapa dibawa” pilpres ya, masih ada aja jiwa NO 1 atau NO 2.

  12.  

    kloa ane ma jokowi oke deh ANE DUKUNG tapi ma politisi PDIP No deh…dulu aja jaman mega amburadul malah pulaunya Hilang

  13.  

    makin aneh aja,,,banyak statement ngga jelas…absen ah…

  14.  

    Boleh efisiensi dan lain-lain alasannya, ..tapi jangan dikit-dikit jual, ada hal dan cara lain yang lebih penting dan cepat,. yaitu penyederhanaan birokrasi, hilangkan pungli dan praktek2 manipulasi, ini kalo mau bisa cepat dilaksanakan asal ada kemauan, jangan latah dikit2 jual,
    Pesawat ini di pakai untuk efisiensi supaya klo Presiden berkunjung ke tempat lain baik di dalam maupun luar negeri tidak sewa dari Garuda yang malah akan boros dan tidak efisien. Ayo pak Jokowi maju terus jangan mau disetir walau dari partai sendiri, sekarang di belakang bapak seluruh rakyat Indonesia, kalo baik dan bagus bagi rakyat walau tidak populer kita dukung, ..tetapi juga kalo patut di kritisi pasti kita kritisi, karena kita semua manusia yang selalu berusaha mencari yang terbaik bagi permasalahan bangsa dan negara…

  15.  

    sapu- sapu… mana sapuuuu…. sapu lantai, sapu ijuk, sapu lidi, sapu ja yg kotor n gk bisa berpendpt dengan bijak.. yg jual ikan sapu2 monggo juaalannn…

    siapa presiden nya dah jd takdir,, tp entah brpa lma. lebih baik brdoa dn ttp ikhtiar. smg bangsa kita sellu di beri kslmtan oleh Allah..

    jd pro dn kontra gk prlu slig adu jotos. ttp jaga perstuan. mendig kita karungin ja para anggota dewan yg korup,cm tidur siang,cm jln2 k luar negri, dn politikus busuk.

  16.  

    Jika yg diusulkan untuk dijual barang pribadi jelas enggak ada yg komen tapi kalau milik negara dan masih bagus apalagi memiliki nilai strategis ,wajar kalau pada protes!.

  17.  

    Itulah RI, penerusnya gak bisa nerusin kebijakan sebelumnya, mangknya SBY berusaha jalin komunikasi dgn jokowi agar bs handover kebijakan yg masih jadi PR atau yg sedang berjalan.Jangan asal beda pemerintah beda lagi UUnya terus rencana lama terbengkalai, gym mau maju klo masih ego sendiri-sendiri

  18.  

    @bung Ronggolawe,
    ekstrim amat mau dibawain binatang segala.
    Tidak perlu menyikapi penghinaan para demonstran yg lalu bawa-bawa kerbau segala sambil di cat insial2. Karena siapapun yang menanam pasti akan menuai apa yang ditanam. Siapa menghina orang lain, mungkin suatu saat akan kena batunya juga.

    saya yakin dan percaya secara pribadi pak Jokowi sangat baik dan santun, mari kita ciptakan persatuan dan kesatuan. sudah lewat waktunya saling bersilat lidah pendukung si A /si B. wong presiden baru sudah jelas kok.

    Mari kita kritisi kebijakan presiden baru yang tidak sesuai. dan tidak perlu sewot kita menanggapi, wong kritik itu membangun. SBY saja ndak alergi.

  19.  

    Pendapat yang kurang cerdas. Saya yakin pak sby mempunyai pendapat kenapa pesawat kepresidenan harus ada. Beliau pasti sudah mempunyai studi kelayakannya antara invest di pesawat atau harus menyewa pesawat, antara kepraktisan pekerjaan presiden yg padat dengan menunggu antrian pesawat yg tersedia dlm sewa pesawat.

    Penjualan asset negara seharusnya tidak gampang terlontar dari politisi kita kecuali kalau politisi spt dia saya maklumin…. Tidak efisiennan mana antara perjalanan dinas ke luar negeri dengan membuang-buang uang tanpa ada manfaatnya dengan kita melakukan invest suatu pesawat yg mrpkan pesawat RI one kita sbg perlambang negara yg bisa dipakai selama 10 tahun.

  20.  

    Slmat….untk smntra taktik anda cukup brhasil….(western).kau hncurkn kami dr dlm…..skenario pilpres 2 calon tk lepas dr strategimu….!!!smga msh ada jiwa2 pemersatu dlm bgsa ini.Amin

  21.  

    Orang yg suka jual asset, kekayaan, harta milik, tanda nya orang yg tdk memiliki kemampuan mengembangkan diri ataupun mencari cara yg lebih kreatif dalam mencari pemasukkan/pendapatan, sdh jd trade mark politisi PDIP jualan asset negara, bakan Rahmawati Sukarno mencurigai akan ada penjualan asset hingga pulau Papua,,hadeuuuhhhh..dulu rakyat sudah tahu gmn kwalitas PDIP,,nah rakyat gak jera, skrng kasih mereka kesempatan lg buat lego2 asset & meskipun itu kebanggan bangsa..

  22.  

    sore JKGR… waduh ini lama2 kok jd melebar ngk jelas πŸ™ komentnya mulai ngk relevan, yg dibahas ini eh yg jwb itu… Ini kan permasalahannya salah satu elit politik PDIP dengan Jokowi soal pesawat RI-1, kok malah lari ke PS. udahlah ngk usah bawa2 nama org lain yg ngk ada di pembahasan artikel.

    Anda boleh fanatik, tapi jgn kebablasan, kl ada yg mengkritisi ya harus nrima. sy hya ingin lihat nanti, jika (kriteria) para calon menteri nanti bener2 tdk boleh aktif jg di partai, maka akan lbh bagus sang RI-1 dan RI-2 jg sama, ini jg agar menghindari presepsi lain akan seorang RI-1 sekarang yang katanya hy boneka dari pemimpin partainya.

    Inilah tantangan buat presiden kita, Presiden itu kan hy pelaksanan mandat rakyat. jd tidak bs seenaknya dlu memutuskan dijual atau tidak (hak) sprt kata bung @WADUH, maaf bung saya kurang sepaham dgn Anda… harus ingat bahwa ada parlemen lho yg menentukan kebijakannya juga πŸ™‚

    maap, sy golputsiyyah yg hy mengharap para pemimpin/wakil rakyat py pemikiran dewasa. salam hangat

  23.  

    Sekedar urun pendapat bung Ronggolawe, perlu di ingat masih ada pasal 310 KUHP tentang tindak pidana pencemaran nama baik dengan ancaman hukuman paling lama 9 bulan atau denda 4,5 juta rupiah, dan pasal 311 KUHP tentang tindak pidana fitnah dengan ancaman hukuman paling lama 4 tahun keduanya apabila di lakukan dimuka umum.

    Karena saat ini domain kita di dunia maya, maka yg di sangsikan adalah pasal 27 ayat 3 UU ITE tentang penghinaan dan pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun dan denda paling besar 1 milyar rupiah.

    Mohon maaf buat teman2 termaksud saya keritik membangun sangat diperlukan tapi yg bersifat konstruktif, supaya kita semua tidak mendapat masalah di kemudian hari.

    •  

      @Bung Rafly. Terima kasih atas pencerahanya Bung. Berkaitan dengan pasal 310 & 311 KUHP tentang pencemaran nama baik n fitnah bisa berlaku jika yang diserang adl martabat pribadi dan untuk fitnah jika bisa dibuktikan sebaliknya oleh terlapor maka delik fitnahnya gugur & jika tetap diproses maka pelakunya tdk perlu ditahan krn ancaman hukumanya dibawah 5 Tahun Bung begitu juga dgn pasal UU 27 ITE lebih menitik beratkan pada pribadi. Contohnya ketika Presiden SBY pernah difitnah menikah lebih satu kali, maka beliau melaporkan pelakunya dgn pasal fitnah sbg pribadi dan kalau tdk salah terlapor tetap diproses sampai persidangan tapi tdk ditahan.

      Nah jika berkaitan dengan kebijakan yg dilakukan Presiden dan dianggap salah oleh rakyatnya dan dikritik dgn metode kritik yg bermacam2 maka tdk ada cantolan hukum utk mempidanakan pelakunya. Krn yg dikritik adl kebijakan & Presiden sbg Kepala pemerintahan sbg penanggung jawab. Sebagai contoh krika Presiden SBY pernah dikritik dgn demonstrasi yg kurang ajarnya lagi para demonstran membawa kerbau ktika Presiden SBY akan menaikkan harga BBM maka utk mempidanakan pelakunya yaa bingung juga alias tdk ada cantolan pasalnya krn Pasal 154 n 155 KUHP yg berisi penghinaan terhadap pemerintah telah dicabut oleh MK.

      Yang saya tdk setuju adl ketika rakyat mengkritik pemerintah berkaitan dgn kebijakanya yg dinilai merugikan rakyat lantas pemerintah melakukan kriminalisasi pdahal kritik tsb paling2 hanya demonstrasi tapi jika sampai merusak maka lain lagi urusanya.

      Makanya biarkanlah rakyat melakukan kritiknya krn itu proses belajar rakyat toh yg kena dampak langsung dr kebijakan pemerintah yaa rakyat juga artinya rakyat jgn selalu dipaksa utk menerima dan mengamini setiap kebijakan pemerintah. Dalam hukum ada yg namanya “perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh penguasa” mekanisme penyelesaianya melalui gugatan ke pengadilan dan dibeberapa tempat oleh majelis hakim dimenangkan rakyat.

      Perbedaan itu Sunatulloh untuk sampai pada berdampinganya perbedaan tsb butuh waktu yg cukup lama dan Indonesia baru 16 tahun belajarnya sejak dimulai Th 98 pdahal proklamasi sdh 69 TH. 10 Th dari waktu 16 TH tsb, Presiden SBY telah memberi contoh yg sangat baik dalam hal pengelolaan perbedaan di Indonesia baik ditingkat pemangku kebijakan maupun dilevel rakyat.

      Saran saya bacalah buku “Selalu Ada Pilihan (SAP)” karya Pak SBY disitu akan kita temukan bahwa semuanya indah termasuk perbedaan antara pemerintah dengan rakyat. πŸ™‚

      Thank Bung Rafly atas tanggapanya yaa. Sukses buat anda Bung. πŸ™‚

      •  

        Bung ronggolawe
        Terimakasih atas pencerahannya
        Biar warjager lebih tau batas batas dalam mengkritik sehingga tidak menyerang personal..

        Pak JKW bila sudah dilantik sudah bukan milik 70 juta pemilihnya tetapi sudah menjadi milik seluruh rakyat Indonesia yang berjumlah 250 juta lebih,,
        Partai yang merasa berjasa wajar ingin menyetir berliau tetapi semoga pak JKW dan JK bisa arif menyikapi bahwa yang harus dilayani adalah seluruh rakyat Indonesia Sehingga bisa tahan terhadap usulan usulan yang menciderai seluruh rakyat Indonesia
        amien

        •  

          @Bung Satrio, Sama-sama Bung saya juga mengucapkan terima kasih krn sdh diberi ruang untuk ikut dalam diskusi di Warjag ini.

          harapan kita semua, termasuk saya pun demikian Bung bahwa pak jokowi akan berdiri diatas kepentingan bangsa ini yg isinya 200 juta lebih Rakyat Indonesia walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa terkadang Pemerintah memiliki logika sendiri begitupun Rakyat juga memiliki logikanya sendiri tapi justru disitulah keindahannya.

          Sukses buat Forum Warjag ini & sukses juga buat anda Bung Satrio. πŸ™‚

  24.  

    laah trus presiden terpilih dianggap apa doong..

  25.  

    Kaget ya pak?

    kaget karena tanggapan negatif masyarakat…. coba kalau tanggapannya positif, pasti bruakakakak

  26.  

    Mohon maaf nih kepada sepuh” disini, sy hanya memberi pendapat aja knp belakangan ini kok posting”nya kurang berkualitas yah?. Dan saya miris melihat komen” yang ada kok saling menjatuhkan dan tutur bahasa menjurus ke kasar dan dapat menimbulkan perselihan, sebenarnya kan dsini kita seharusnya saling bertukar pendapat bukannya malah menimbulkan persilihan. Terimakasih.

  27.  

    Siap siap Bung Diego…
    JKTR mau dijual juga..

    Ampun ampun dah..
    Repot musuh Nasionalisme Partai, karena Nasionalisme Negara sudah gak di anggap.

  28.  

    Tak jadi masalah siapa yang jadi presiden, yang penting setelah jadi presiden jangan menjual aset negara dan menggadaikan SDA Indonesia kepada asing. Bukan hanya presiden nya partai, bukan hanya presiden nya suku tertentu atau agama tertentu tetapi presiden Bangsa Indonesia yang plural. Selamat pak Jokowi,kembalikan aset negara ke BUMN dan Nasionalisasikan perusahaan asing, yang habis kontrak jangan diperpanjang lagi, batalkan perjanjian SBY dengan freefort

  29.  

    macetttt….geleng2 kepala dan garuk2 kaki…dimana hak prerogatif presiden kalau begitu??

  30.  

    under pressure kah?? πŸ™‚

  31.  

    Alih alih dijual, knp gak diserahkan ke garuda aja untuk dikelola, supaya bisa cari duit disaat pesawat tersebut tidak digunakan untuk kegiatan kegiatan kepresidenan. hal ini udh dilakukan selama ini pada kereta kepresidenan yang kl gak dipake disewakan sebagai kereta wisata oleh PT. KAI. kl pas lg dipake siapa pun yg mau pake ya gak diperkenankan.. salam.

 Leave a Reply