Des 112018
 


F-16 Israel (foto : Common Wikipedia)

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Kroasia Damir Krsticevic menyatakan, Kroasia tidak akan membayar sepeser pun untuk tambahan pembelian 12 jet tempur ke Israel.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Amerika Serikat menahan penjualan 12 pesawat tempur F-16 “Barak” bekas Israel ke Kroasia. AS menuduh Israel memberi iming-iming teknologi canggih buatan Israel yang dicangkokkan ke F-16 agar Kroasi tertarik membelinya, dibanding F-16 yang ditawarkan AS sendiri.

“Kontes (pembelian) ini jelas, itu sah, transparan, kami tahu apa yang kami cari, terbuka kepada publik, harga diketahui dan tidak ada biaya tambahan (kepada) Kroasia,” kata Perdana Menteri Krsticevic.

Kini AS sepertinya memberi ijin penjualan tersebut, dengan syarat Israel mencopot semua teknologi yang melengkapi F-16 Barak dan menjualnya dalam keadaan standar asli sesuai awal pembeliannya dari AS.

Israel sering memodifikasi dengan teknologi canggih pesawat tempur yang dibelinya dari produsen Locheed Martin dan Israel harus mengembalikan F-16 seperti keadaan semula, pada kondisi demikian AS menyetujui penjualannya kepada Kroasia.

Kroasia telah berulang kali mengatakan bahwa pemerintah AS telah memberikan izin kepada Israel untuk menawarkan F-16 Israel kepada Kroasia dan menurut Krsticevic, pada hari Jumat, Israel “telah meminta secara tertulis untuk mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Amerika Serikat untuk pengiriman pesawat tempur ke Republik Kroasia dan bahwa itu adalah tanggung jawab sepenuhnya dari Negara Israel.”

“Sesuai dengan semua hal di atas, Republik Kroasia telah melakukan proses yang transparan dan sah, membuat keputusan untuk mendapatkan pesawat tempur multi-misi F-16 dan memenuhi semua kewajibannya,” kata Krsticevic.
Directno

 Posted by on Desember 11, 2018