Jun 052015
 
SS2 V5 Pindad

SS2 V5 Pindad

Bandung — Kemenangan perwakilan TNI AD dalam perlombaan Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) beberapa waktu lalu membuat bangga Indonesia. Kemenangan telak atas Australia, Amerika, dan sejumlah negara Eropa ini pun berimbas pada bisnis penjualan senjata produksi PT Pindad tersebut.

“Ini bukan kemenangan pertama untuk Indonesia. Indonesia sudah menang (lomba menembak) delapan-sembilan tahunan. Kemenangan ini memang berimbas pada penjualan senjata dan lisensi,” ujar Direktur Utama PT Pindad Sylmi Karim kepada wartawan di Bandung, Kamis (4/6/2015).

Sylmi menyampaikan, hingga saat ini ada lima negara yang tertarik pada senjata SS2 yang digunakan petembak TNI AD tersebut. Dari lima negara tersebut, tiga negara memperlihatkan keseriusan dan akan menandatangani MoU.

“Negara-negara tersebut berasal dari Asia, Afrika, dan Timur Tengah. Mereka memang pasar kami,” tutur Sylmi.

Mengenai detail negara yang tertarik pada senjata SS 2, Sylmi enggan menjawab. Ia sengaja merahasiakan nama negara karena khawatir ada yang menjegal sehingga transaksi batal.

“Baru menang saja senjata dibongkar. Kami enggak mau sebutkan, nanti di-kilik-kilik, enggak jadi,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya harus menghargai pembeli. Jika pembeli tidak ingin namanya disebut, maka pihaknya tidak akan memublikasikannya. Sebab, penjualan alat pertahanan berbeda dengan produk lainnya. Ada sejumlah negara yang tidak berkenan disebutkan namanya demi masalah keamanan dan lainnya.

“Kalau pembeli tidak mau disebutkan, kami akan diam-diam saja,” imbuhnya.

Seperti diketahui, dalam perlombaan AASAM, tim TNI AD mengalahkan Australia, Amerika, dan sejumlah negara Eropa dengan mengantongi 30 medali emas dari 50 medali yang diperebutkan.

Karena perbedaan perolehan medali yang begitu mencolok, panitia Australia hendak membongkar senjata buatan Pindad tersebut. Sikap panitia Australia ini mendapat perlawanan dari pihak TNI AD. Mereka menyatakan, jika panitia lomba hendak membongkar senjata TNI AD, maka panitia harus membongkar senjata semua peserta.

Kompas.com

Bagikan:

  62 Responses to “Kalahkan Eropa dan AS Dalam Menembak, Senjata Pindad Diminati 5 Negara”

  1.  

    pertamax

  2.  

    Hidup pindad

    •  

      Panitia australia ingin bongkar senjata Pindad itu hanya untuk menutupi rasa malu mereka aja..merasa sok jago padahal skill tentara mereka sebenarnya adalah zero alias oon..

      •  

        Pada sesi outbound di sebuah pusat pelatihan tni di bogor, khusus peserta dprd (dewan kota) menembak pistol jenis baretta jarak 10 m, terdapat peserta anggota dprd mendapatkan nilai 90 dr 10 butir peluru 8mm, seandainya perang rakyat sipil kita gak perlu lama2 latihan nembaknya….memang sudah terlahir dr bangsa pejuang….sadis..heeee

  3.  

    1

  4.  

    pertamax di hari jumat

  5.  

    “Jika pembeli tidak ingin namanya disebut, maka pihaknya tidak akan memublikasikannya. Sebab, penjualan alat pertahanan berbeda dengan produk lainnya. Ada sejumlah negara yang tidak berkenan disebutkan namanya demi masalah keamanan dan lainnya.”
    Apa itu juga dilakukan indonesia jika membeli alat pertahanan ke negara lain…??

    •  

      Pastix bgtu.

    •  

      boleh mendambahkan ya bung spertinya bias iya dan Tidak , bilamana itu kolaborate sama NATO apalagi Negara pemjual tersebut tunduk pada pemerintahannya , maka dipastikan bisa jadi dianulir / embargo ,

      mungkin contoh kecil kita beli produk milik Perancis , dan tibalah kepentingan nasional bereaksi ketika warganya mau dieksekusi , bila jadi transaksi tersebut terganggu

      mangkanya penundaan atau ditangguhkan Warga perancis kemaren g jadi di shotdown mungkin karena kepentingan tawar menawar dalam berpolitik
      secara tidak nyata Indonesia “sedikit ” menurut pada perancis

      Jadi dilematis serta riskan memangnya perjanjian tersebut bila bertransaksi dengan produk Barat

    •  

      Cocotnya mana.?????

  6.  

    Jum’at kliwon blom tidur nih…hehe..ga usah disebut pembelinya pak,nanti saya yg antar barangnya,mumpung motor abis di tuneup. Barangnya jgn didown grade ya pak,biar Pind

  7.  

    Pindad makin mentereng..ngantuk jd salah pencet..

  8.  

    mantab Bung…..!!

  9.  

    Pindad harus memberi ” Penghargaan ” pada petembak2 TNI, yg telah ” mempromosikan ” senjata buatan Pindad ( SS2 )……… !!!

  10.  

    Jangan di jual ke malon, sebab bagaimana pun tentara malon tak da mampu menembak menggunakan senjata canggih dan bagus, ….. so bisa merusak reputasi senjata tsb !!!

  11.  

    tinggal SPR 2 yg belu teruji di perlombaam, apa mmg SPR 2 hanya untuk seniper class berat yg bisa menghancurin Tank…

  12.  

    makanya ambil FIR ga beres beres sejak dahulu , wong emang dikebiri terus ,

    coba dicek , perintah keputusan yang memberikan AD atau AL itu siapa dalam penjagaan bandara , bisa jadi salah satu ” pejuang Asing ” lewat mereka ,agar AU dilemahkan , mari kita coba untuk saling mengroscek dan mengingatkan

  13.  

    teruskan indonesia.kami melihat

  14.  

    Gak mengakui kekalahan..

  15.  

    Ini udah juara berulang-ulang media Internasional macam Discovery ataupun National Geografic nggak ada yang meliput ya>>>….

  16.  

    situs di media australia enggan menampilkan kemenangan TNI d ajang tembak,yg di tampilkan malah personel amerika,inggris dan tuan rumah australi saat berlaga.
    Orang bule memang arogan,mreka mrasa ras paling mulia d muka bumi,kalah dari negara asia langsung mrasa terhina.
    Justru jepang datang pertama mnghampiri kontingen TNI,malah ingin belajar.

    •  

      hahaha… biarkan aja bung mereka sombong dan merasa superior. Justru sifat seperti itu akan menghancurkan mereka sendiri. Saya justru malah ga mau kalo TNI harus membagi ilmunya dengan mereka. Biar aja gini terus, jadi TNI tetap juara dalam lomba-lomba yang akan datang 😀

  17.  

    Hai bule kau yangang coba coba lawan TNI ya, lu ga akang belani lawan tentala gue tentala gue sakti sakti. Hidup TNI….! Hidup Rakyat RI

  18.  

    mantap deh klo bisa buat laku dagangannya apalagi SS V5 diatas cocok utk digunakan utk pasukan khusus Gultor tapi sayang malah sekelas Densus seneng pake M4A1 carbine (faktor Dana dari Aussie sih)
    Yg pasti mulai sekarang lebih berhati-hati saja apalagi kalo mo ekspor jangan sampai SS masuk ke Black market dan dipake oleh pihak2 yg tidak bertanggung jawab sehingga bisa menjegal pindad di masa depan

    •  

      asal black marketnya bukan Pindad yang melakukan gak papa bung, sebaliknya jika ada oknum menyebarkan produk ini di pasar gelap, bisa-bisa malah jadi Legenda nih senjata…he..he…tapi gak berapa lama kemudian muncul versi KW2 dari China wkwkwkwkwk

  19.  

    I love you full TNI…

  20.  

    SS3 Pindad yang Bulpup gimana neh, gak jelas nasibnya?

  21.  

    Bagaimana dgn Isis, Al-Qaida, MLF, Yakuza, OPM, dll pasti mereka berminat. Hati2 awas ada yg pesan untuk mereka.

  22.  

    SSx kapan diuji lomba om, saya yakin pembeli pasti akan lebih bejibun apalagi jika menang lagi karena desain tipe SSx lebih ergonomis, lebih “star war” pokok-nya… kereennn..

  23.  

    semakin bangga sma PINDAD N TNI

  24.  

    Negara2 yg BERMINAT senjata dari PINDAD yaitu Asia : Brunai, Timur Tengah : Irak/Arab saudi..kalau Afrika..??

  25.  

    bagi generasi “lama” di TNI AU, di “kucil” kan menjadi sesuatu yang biasa…..

    •  

      Betul itu bung reso 🙂 Dulu kelihatan sekali, terutama waktu saya masih anak2 di awal tahun 90an (iya, saya udah tua hehehe). Di AD, mobil2 jip operasional gitu udah pake Feroza atau Katana baru. Sementara di AU, jip2 GaZ dari tahun 60-an masih dipake.

  26.  

    Dngn tersiarnya kabar tntang mau dibongkarnya senjata TNI yg menang lomba nembak ini.. Sy kira malah menambah populer nama senjata trsbt.. Scara psikologis, orang kan lebih menyukai berita2 yg nyleneh2 kyk gini.. N hbis itu pasti mereka mencari tau tntng spek senjata ini! Ni kan malah jdi publisitas yg bgus tuk SS2 V5 pindad n mungkin jg pd semua produk2 bikinan pindad yg laen.. Maju terus Pindad ! N makasih TNI! I love u pull ! :-*

 Leave a Reply