Jun 052018
 

Jet tempur F/A-18E Super Hornet RAAF © Andrew Mercer via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Menteri Pengadaan Pertahanan Kanada, Carla Qualtrough dalam pameran dagang peralatan militer CANSEC minggu lalu mengatakan bahwa ia berharap dua jet tempur Hornet pertama bekas Australia akan dikirim pada tahun 2019, seperti dilansir dari laman Leader-Post.

Namun dia mengatakan kepada wartawan bahwa saat ini masih belum punya data biaya akhir untuk pembayar pajak atas kesepakatan 18 jet tempur bekas Australia, suku cadang, senjata dan peralatan terkait lainnya. Pemerintah Kanada telah menyisihkan hingga $ 500 juta untuk pembelian tersebut.

Qualtrough mengatakan bahwa negosiasi kini masih berlangsung sehingga dia tidak akan memiliki penghitungan akhir sampai nanti.

Pat Finn, asisten deputi menteri Departemen Pertahanan, baru-baru ini mencatat bahwa pemerintah Kanada telah menerima apa yang disebut proposal biaya atas penjualan yang diusulkan. Dia mengharapkan bahwa kesepakatan itu akan dilakukan pada akhir tahun dengan pengiriman dimulai pada musim panas 2019.

Australia membutuhkan persetujuan dari Departemen Luar Negeri AS untuk mentransfer pesawat tersebut ke Kanada. Persetujuan diperlukan karena F-18 dibuat oleh AS dengan teknologi Amerika.

Pemerintah federal telah mengkonfirmasikan bahwa pesawat Australia akan beroperasi bersama dengan CF-18 milik Angkatan Udara Kanada (RCAF) di Bagotville, Que., Dan Cold Lake, Alberta.

“Pesawat akan digunakan di Skuadron 3 Bagotville dan Skuadron 4 Cold Lake”, menurut catatan pemerintah Kanada awal tahun ini.

Departemen Pertahanan Kanada kini sedang meninjau persyaratan infrastruktur untuk bisa mengakomodasi pesawat tambahan. Setiap modifikasi diharapkan minimal karena pesawat tambahan memiliki usia dan desain yang sama dengan CF-18 Kanada.

  6 Responses to “Kanada Berharap F/A-18 Australia Bisa Dikirim Tahun Depan”

  1.  

    kenapa beli bekas

  2.  

    Membatalkan membeli F35 malah beli kaleng kornet bekas Australia, kenapa bukan beli yg baru gres dr pabriknya?he3

  3.  

    kayanya dulu janji kampanye trudeau yang tidak akan membeli f 35, kemudian ada konflik dagang antara as dan kanada (boeing dan bombardier) sehingga trudeau mengancam gak akan membeli super hornet juga.
    lebih mirip panic buying daripada rencana jangka panjang.

  4.  

    Tuhhh kan Kanada sudah menagih kapan mau kirim….tinggal Australia juga mau nagih ke AS, kapan F35 deal datangnya….jadi faaanas nihhh kitanya….

 Leave a Reply