Oct 092018
 

Kasubdit Garopsla Bakamla RI Kolonel Laut (P) Imam Hidayat mengatakan, pengerahan armada kapal patroli untuk angkutan logistik guna membantu meringankan beban penderitaan korban bencana alam gempa tsunami di wilayah Palu, Donggala dan Sigi.

Jakarta, Jakartagreater.com – Unsur Gelar Operasi Patroli Bakamla RI, KN Gajah Laut – 4804 yang sedang tugas berlayar menuju Kota Palu, Sulawesi Tengah untuk melaksanakan pergeseran logistik bantuan kemanusiaan dengan muatan 1,8 ton beras serta bantuan logistik lainnya untuk korban bencana alam gempa dan tsunami telah memasuki Teluk Palu pada Minggu sang 7-10-2018.

Selanjutnya kapal melaksanakan debarkasi bahan kontak diterima oleh tim FKPA & SAR di Dermaga Lanal Palu, Watusampu. Kapal telah bertolak sejak Jumat siang 5-10-2018 dari Dermaga Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII yang berada di Bitung, Sulawesi Utara dan bergerak menuju daerah bencana.

KN Gajah Laut merupakan Armada patroli Bakamla RI yang di Komandani Mayor Laut (P) Benie Hermawan membawa muatan penuh logistik sumbangan dari para donatur berupa tenda, selimut, beras, makanan, air mineral dan air bersih, pakaian dan perlengkapan bayi serta bahan bakar minyak sumbangan donatur dari lintas instasi, yayasan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan perorangan.

Bahan kontak berasal dari posko bencana Lantamal VIII Manado diserahkan oleh Komandan Satrol Lantamal VIII Kolonel Laut (P) Joko Priatin kepada Komandan KN Gajah Laut-4804. Sedangkan bantuan sosial dari LSM FKPA diserahkan oleh Marlon selaku Koordinator Bansos FKPA Sulut .

Bansos lainnya berasal dari Ikatan Sarjana Kelautan (ISKU) Universitas Sam Ratulangi Manado, diserahkan oleh Steven selaku Koordinator Bansos ISKU Sulut. Adapula bantuan dari MI At-Taqwa Perkamil Manado diserahkan oleh Yani Kartika.

Di tempat terpisah, Kasubdit Garopsla Bakamla RI Kolonel Laut (P) Imam Hidayat mengatakan, pengerahan armada kapal patroli untuk angkutan logistik bantuan kemanusiaan ini merupakan kebijakan pimpinan pusat Bakamla RI guna membantu meringankan beban penderitaan korban bencana alam gempa tsunami di wilayah Palu, Donggala dan Sigi.

Selain itu juga sebagai bentuk respon cepat Bakamla RI memfasilitasi antusiasme warga, lintas instansi dan LSM di wilayah Zona Maritim Tengah Manado dan sekitarnya yang akan menyumbangkan bantuan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Kota Palu, Donggala dan Sigi.

Selanjutnya kapal akan bersandar di tiga tempat untuk menyalurkan bantuan sosial yakni daerah sasaran pertama Dermaga Pantoloan, Dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu dan Dermaga Donggala.

Dijelaskannya pula, sedianya KN Gajah Laut – 4804 akan mengikuti Operasi dan Latihan Bersama (Opslatma) dengan jajaran Coast Guard negara Australia, yang digelar dalam waktu dekat di sekitar wilayah perbatasan laut Indonesia dengan Australia”, kata Kasubditgar Opsla Bakamla RI.

Lebih lanjut Kolonel Laut (P) Imam Hidayat menerangkan Opslatma ini rutin di gelar dua kali dalam setahun dan kali ini merupakan ops ke-8 yang diikuti armada patroli Bakamla RI dengan melibatkan pula unsur kemaritiman Indonesia dengan Australia.

Mengingat telah terjadi bencana alam, lanjut Kasubdit Garopsla, Armada patroli tersebut sekaligus dikerahkan untuk misi bantuan sosial ke daerah bencana alam di Palu dan selanjutnya menuju daerah operasi di perbatasan RI, Australia. (Humas Bakamla RI).

 Leave a Reply