Sep 232016
 

Kapal perang Angkatan Laut Filipina buatan PT PAL Indonesia, BRP Tarlac, mengalami tabrakan dengan kapal tanker Liberia. Kejadian ini berlangsung saat kapal BRP Tarlac hendak berlabuh di Naval Station Romula Espaldon, Mindanao, pada tanggal 19 September lalu.

Para pejabat Angkatan Laut Filipina menjelaskan bahwa kapal perang terbesar militer Filipina tersebut mengalami rusak ringan di bagian kanan dan benteng depan. Untungnya, tidak ada awak kapal yang terluka dalam insiden tabrakan ini.

Sementara itu, juru bicara Angkatan Laut Filipina, Lued Lincuna, mengatakan bahwa kapal sedang menjalani perbaikan dan akan siap kembali melanjutkan tugas tanpa mengalami kesulitan.

Hingga saat ini, petugas Coast Guard Filipina masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti tabrakan.

Kapal BRP Tarlac tipe Strategic Sealift Vessel (SSV)-1 merupakan kapal pertama yang dikirim PT PAL ke Filipina, sesuai dengan kontrak senilai 92 juta dolar AS pada tahun 2014. Dalam kontrak itu, PT PAL akan menyerahkan dua kapal tipe SSV ke Filipina. Rencananya, satu kapal lagi dikirim pada pertengahan tahun 2017.

Sumber: sindonews.com

Bagikan
 Posted by on September 23, 2016