May 272016
 

Mnila – Helikopter serbaguna dan serang AgustaWestland, Angkatan Laut Filipina / Philippine Navy (PN), yang sebagian besar baru diperoleh, akan memulai pelatihan deck-landing qualification (DLQ) pada Kapal BRP Tarlac (LD-601) setelah tanggal 1 Juni mendatang. Hal ini dinyatakan oleh juru bicara PN, Capt. Lued Lincuna, 24/5/2016.

“Pelatihan Deck-landing qualification akan mulai setelah 1 Juni (tanggal commissioning yang dijadwalkan untuk BRP Tarlac, kapal strategic sealift pertama,” tambahnya.

Pelatihan DLQ akan melibatkan dek pendaratan helikopter yang sesungguhnya dan awak kapal untuk menerima dan memelihara aset udara.

agustawesland Philippine Navy

PN mengoperasikan tiga unit helikopter AgustaWestland AW-109E utilitas dan dua versi serang. Kapal BRP Tarlac mampu menampung tiga helikopter, dengan dua di helideck dan satu di dek hanggar. Kapal ini dapat membawa muatan 2.800 ton. tonase kotor BRP Tarlac sebesar di 7.300 ton.

PN telah mengumumkan bahwa BRP Tarlac dapat menampung 500 tentara, dua perahu rigid-hull inflatable, dua unit kapal pendarat dan tiga helikopter.

BRP Tarlac Filipina

BRP Tarlac Filipina

Kapal ini memiliki panjang keseluruhan 120 meter, lebar 21 meter, draft lima meter dan membawa muatan 2.800 ton dengan kecepatan jelajah 13 knot dan kecepatan maksimum 16 knot.

Kapal BRP Tarlac adalah salah satu dari dua SSV yang diperoleh dari PT PAL, Surabaya, Indonesia untuk pembelian PHP 3,8 miliar. Kapal kedua diharapkan tiba Mei 2017.

Sumber : pna.gov.ph

  20 Responses to “Kapal BRP Tarlac Filipina Segera Berlatih Pendaratan Helikopter”

  1. klimaX

  2. pertamax 30x kLimaX

    pinoy, jangan lupa pesan lagi ke PAL

  3. gak jd komen lah

  4. Tejho vandog juara,,,kkkk

  5. Terimakasih pinoy atas kepercayaannya memakai ssv buatan pt pal Indonesia..kami tunggu pesanan yg lainnya,ke pt di..pt pindad ato ke perusahaan yg lain

  6. turut bangga, moga aja uni emirat arab jadi beli bukan sekedar wacana

  7. Penguasaan teknologi kuncinya. Semakin banyak anak bangsa yg menguasai metalurgi, gelombang elektromagnet, mesin, jet, bahan peledak, dan masih banyak lainnya, maka semakin mudah bangsa ini memproduksi alutsista high spec secara mandiri.

    Sains terapan baru yg masih sedikit ilmuwan kita yg mendalaminya adalah Biotron. Teknologi yg berusaha menggabungkan tubuh manusia dgn mesin tempur untuk tujuan militer.

    So, generasi muda… wake up!! Kejayaan NKRI sedang menunggu kita.

  8. Kapal hebat

  9. Wahh nunggu mistrall versi NKRI….dipanjangin udah bisa jadi mistral kan ya…jossss…PAL…terus maju…

  10. Ya lengkapi senjatanya minimal’ si Yakhont ‘ dulu.

  11. Mistral itu kategori alusista kelas 1, ingat Indonesia hanya diijinkan sama Amerika memproduksi alusista kelas 2, harap maklum dan dipahami jangan bermimpi yang tinggi-tingi tentang alusista yang dibuat dan dimiliki oleh TNI.

  12. Kapalnya terlihat strong dan bertenaga melintasi laut timur filipines

  13. mantaff… smoga tmbh byk yg pesan ke pt. pal Aamiin..

 Leave a Reply