Oct 112016
 
Kapal Cepat Rudal 60 Sampari Class TNI Angkatan Laut.

Kapal Cepat Rudal 60 Sampari Class TNI Angkatan Laut.

PT PAL Indonesia sebagai salah satu industri strategis di bidang industri perkapalan dalam negeri terus berusaha menjawab tantangan keamanan wilayah Indonesia yang mayoritas adalah lautan. Oleh karenanya, PT PAL Indonesia meningkatkan inovasi di dunia kapal militer dengan menciptakan kapal cepat rudal 60 (KCR 60) yang merupakan pengembangan dari Fast Patrol Boat 57 (FPB-57).

“Bermula dari transfer of technology yang kini juga dikembangkan pemerintahan Joko Widodo. Dahulu, kami membangun Fast Patrol Boat 57 di Jerman. Kami belajar dari Jerman, learning by doing. Kapal itu terbukti handal sampai sekarang. TNI AL menggunakan kapal itu kurang lebih 15 tahun,” ujar Manpro KCR-60 PT PAL Indonesia, Hisnawan Permadi, seperti dilansir sinarharapan.net pada Senin (10/10).

Angka 60 merujuk pada panjang keseluruhan kapal yaitu 60 meter. KCR-60 memiliki lebar 8,1 meter, tinggi geladak 4,85 meter, sarat air 2,6 meter dan berat total 460 ton. Kapal yang memiliki kecepatan maksimal 28 knot ini mampu membawa 55 orang kru.

Berbagai desain ruangan KCR-60.

Berbagai desain ruangan KCR-60.


KCR-60 memiliki keunggulan dibandingkan FPB-57 dari segi desain, yaitu interior yang sudah modern dan minimalis walaupun untuk fungsi tempur. “Kandungan lokalnya pun luar biasa. Misalnya mesin kemudi buatan Pindad. Plat-plat yang digunakan, mebel untuk interior, serta pendingin ruangan sudah menggunakan produk dalam negeri,” kata Kadiv Desain PT PAL Indonesia, Gonot Hendrasmono.

KCR 60. (Sumber Inspirasi Indonesia – KEMENRISTEKDIKTI)

KCR 60. (Sumber Inspirasi Indonesia – KEMENRISTEKDIKTI)


KCR-60 juga sudah diakomodir untuk hentakan senjata sehingga akan tetap stabil ketika menembakkan senjata dari atas kapal. Selain itu, mesin yang digunakan efisien bahan bakar, namun mampu menghasilkan tenaga sesuai yang diharapkan.

Pekerja mengerjakan berbagai bagian kapal di PT PAL Indonesia, Surabaya.

Pekerja mengerjakan berbagai bagian kapal di PT PAL Indonesia, Surabaya.


Dalam proses produksi, PT PAL Indonesia mendapat pengawalan dan pengawasan yang ketat dari Satuan Tugas Kapal Cepat Rudal 60 TNI Angkatan Laut dan Biro Klasifikasi Indonesia. Oleh karenanya, kualitas dan keamanan KCR-60 bisa terjamin.

“Dahulu TNI AL terbiasa menerima jadi. Kapal datang sudah jadi, sehingga TNI AL tinggal menyesuaikan. Kalau untuk KCR-60 ini dari awal pembuatan, kami berkomunikasi dengan TNI AL. Kapal apa yang mereka butuhkan. Maka lahirlah KCR-60 ini,” ujar Kadiv Teknologi PT PAL Indonesia, M Zaed Yuliadi.

Saat ini, TNI Angkatan Laut telah mengoperasikan tiga unit KCR-60, yaitu KRI Halasan-630 untuk armada wilayah barat serta KRI Sampari-628 dan KRI Tombak-629 untuk armada wilayah timur.

Sumber: sinarharapan.net

Bagikan Artikel :

  44 Responses to “Kapal Cepat Rudal 60 Buatan Dalam Negeri”

  1. Mantab nih kapal, tapi bisa bawa berapa biji rudal?

  2. Tak Amanin dulu Pertamaxnya bung !!

  3. waduh telat prtmaxnya

  4. bocor?????hahaha….

  5. INDONESIA DARURAT KAPAL PERANG TYPE DESTROYER!!

  6. Kuantitas nya semakin bertambah

  7. entah knp aku g suka tampilan jkgr yg sekarang..aneh

  8. Cukup geli baca artikel di atas bagian kandungan buatan dalam negeri dalam kapal perang yg di banggakan mebel,ac,dan,interior dalam.itu jualan apartemen atau kapal perang

    • Gue benci closet duduk

    • Dikirain saya saja yang cengengesan… 😀

      Jangan-jangan untuk kelas Destroyer setelah di modifikasi ada sauna, gym, dan lapangan futsalnya…???

      xixixixixixixixi… 😀

      Akan tetapi kita harus lihat dari sudut pandang lain dari pemuat artikel ini, setidaknya armada kita sekarang sudah dapat memanjakan para personelnya dalam melaksanakan rugas negara… 🙂

    • piwcula, itu ruangan khusus kapten kapal. Lagipula, apa salahnya bila ruangan di kapal perang dibuat sebagus dan senyaman mungkin? Ga usah komen nyinyir, lah. Mereka yang jaga wilayah kita, sedangkan elo cuma bisa jaga dapur doang

  9. 100 kurang bung, 1000 lbih bik pak..

  10. itu kapal multi hehee

  11. Desaign KCR ini cukup bagus Tapi sayang nya Senjata masih Minimalis dan kurang mampu bersaing dgn Senjata kapal” produk negara lain yg sama ukuran nya dgn KCR ini.
    Kita bikin Kapal Perang kok Tanggung banget Persenjataan nya…

  12. JUMLAHNYA MASIH KURANG TAMBAH 24 LAGI DENGAN FULL WEAPON .

  13. Kenapa KCR kita bentuknya gak gahar ya??? Efek deterjen dimulai dari bentuk kemudian senjata dan pertahanan yg di usungnya. Ini bentuknya lebih mirip kapal kaleng klotok yg di jual di pasar2 ntuh.

  14. Apa dipersenjatai dengan rudall C 705 lagi??,,sayang banget ya KCR yg cakap ini dipersenjatai dengan Rudal yg yg gak mumpuni..coba kawinkan dengan rudal dari Eropa,,,KCR ini kan akan bnyk benturan dengan Kapal2 China krn KCR ,mestinya bnyk di wilayah barat termasuk Natuna,,laa nanti C 705 mudah dijamming ma China..mangkanya mesti KCR ini dilengkapi Arsenal produk Eropa

  15. Sekelas dgn KCR 60 adalah Rousen class FAC, punya radar 3D MW 08, stink EO FIRE CONTROL STSTEM, 76 mm gun dan 30mm, exo 40 B2 2×4, RAM CIWS.. smoga menjadi atensi utk pemerintah sbg acuan upgrade dgn ukuran kapal Sejenis di AL

    • Nah lohh bung betull sekali,
      Jadi tul kan siapa bilang kapal kecil gak bisa hajar destroyer siapa blang radar kapal kecil cuma pendek…semua bisa diupgrade..dengan basis kapal ini sebenarnya…
      Pak jendral paatinyabinternetnya lebih cepat..katalognya lebih banyak..koleganya banyak..cuman dimanfaatin dg bener belum…

      Kwakkk.kwakk.kwakk..

    • Anda benar bung, hanya saja berapa jumlah rudal yang sanggup di instalnya?
      Jika bung D’boys memposisikan kapal sekelas KCR hanya untuk HIT and RUN saya setuju.
      Hanya saja untuk menginstal rudal jarak jauh itu butuh spce body kebawah atapun kesamping lebih luas.
      Sepengetahuan saya untuk kapal sekelas KCR 60 kita baru hanya Rusia yang sanggup menginstal kapal perangnya dengan rudal jarak jauh dan itupun untuk type yang terbaru (sekelas KCR 60)

      Btw dapat saya bayangkan jika TNI AL kita dapat memaksimalkan sistem management radar dan perlengkapan lainnya untuk memproyekaikan lawan serta menginstal rudal jarak jauh di KCR 60 Class kita, mungkin doktrin HIT and RUN akan berfungsi dengan mulus.

    • https://en.m.wikipedia.org/wiki/Fast_attack_craft

      Mungkin link di atas dapat menjadi pegangan /panutan untuk KRI KCR Class TNI AL kedepan…

  16. Kalo senggolan dgn kapal2 ikan atau CG China kuat/gak, nanti tenggelam lagi spt kapal patroli nya Korsel.

  17. Kaprang tanpa radar dan rudal hanya seperti kapal nelayan atau kapal CG..

  18. Yo wes ora popo, titik tumpu alutsista kita apa ?? yg penting rudal broo…serius…yg lain cuma pendukung…

    Kalo strategi udah paten sishankamrata..cuma mau pakai pacul arit atau palu untuk perang ?? Yo modaro wae..wakakaka…

  19. Seperti sudah dipaparkan di paragrap ke 3 yaitu,
    Mampu membawa 55 rudal+biji nya kru

  20. Siippp….

  21. Jangan memulai yang tidak2 bung

  22. pensilmya jarak dari semarang ke banyuwangi dam on target..itu baru uji coba..biar di nyinyirin ttp penuh kejutan….

  23. Idealnya kcr ini dibuat 20 unit utk wilayah barat, 20 unit tengah dan 20 unit timur..
    musuh pasti mikir panjang ngadepin keroyokan kcr ini
    tp tentunya dgn persenjataan rudal yg gahar

  24. wong lagi damai ya gak perlu bawa senjata berat berat…bikin boros bahan bakar saja nanti…musuh nyata paling ya para maling ikan dan perompak hingga penyelundupan dari negara lain…senapan mesin sudah cukup…tapi senjata mematikan seperti rudal tetap harus beli lho,disimpan dulu di gudang biar sewaktu waktu ada perang tinggal instal

  25. 100 UNIT PERTAHUN SEGERA PRODUKSI MASAL BIAR KECIL ASAL BANYAK DAN MEMATIKAN….

  26. Jadi inget kerjasama pembuatan radar S300 ukraina..
    Apakah nantinya diinstal di kcr ya..jadi versi Naval S300..wao konsep baru lohh..kerenn..

  27. Jangan lupa bang, kamuflase periskopnya yg murah meriah pake stiker digital printing “one way” pake motif permukaan laut no3.

  28. Mau komplain dikit….

    KCR = kapal cepat rudal…
    kalo rudal biasa sdh pasti cepat…
    kapal sndr cuma punya kecepatan 28 knot….???

    Rasa’x prnh baca article ttg kapal perang last yg bisa lbh cepat….

  29. Senjata Canon di depan kapal…tidak diganti dengan versi baru??? Bofors 57 mm…..atau oto melara 76 mm….
    Tapi yang belakang ..buritan ..tetap harus Ada RCWS atau CIWS…20/30 mm….
    Apa…tunggu Anggaran nya cair?
    Missile mau pakai apa ?
    C802/705 made in China atau RBS 15 …????

  30. Saya kurang setuju pakai rudal cina,kemarin di armada jaya aja delay 5 menit ,mendind pakai rbs 15 lebih hot kalau gak pakai brhamosnya india lebih full hot

  31. hehe…keren juga tuh kapal..

 Leave a Reply