Jan 262015
 
Liaoning aircraft carrier merupakan kapal induk milik Cina yang berbasis dari kapal Admiral Kuznetsov class milik Soviet. 9 Januari 2015. Independet.co.uk

Liaoning aircraft carrier merupakan kapal induk milik Cina yang berbasis dari kapal Admiral Kuznetsov class milik Soviet. 9 Januari 2015. Independet.co.uk

Jakarta – China telah mengukir tonggak sejarah baru angkatan lautnya. Ini ditandai dengan kehadiran empat unit pesawat tempur jenis J-15 “Flying-shark” yang mendarat di kapal induk China, Liaoning. J-15 merupakan modifikasi dari pesawat tempur jenis Su-27 Flanker. Pesawat tersebut dilengkapi dengan radar baru, serta amunisi yang bisa dikendalikan. Selain itu, bodi pesawat diklaim lebih kuat untuk menahan serangan saat melakukan operasi maritim.

Dikutip dari Popular Science, Kamis, 8 Januari 2015, J-15 dilengkapi dengan sistem serang dan pengisian bahan bakar secara elektronik. Sayap pesawat ini bisa dilipat untuk memudahkan penyimpanan di dalam hanggar Liaoning.

Sebelumnya, Liaoning diberitakan hanya melakukan uji coba pada prototipe pesawat jenis tersebut. Liaoning ditempatkan dalam jangka panjang di Laut Cina Timur. Tujuannya, antara lain, untuk meningkatkan kemampuan awak kapal dalam meluncurkan operasi pesawat.

Selain itu, waktu penempatan yang lama tersebut juga memungkinkan kapal perang Angkatan Laut China lainnya melakukan operasi bersama. Beberapa penerbang andal juga dibawa serta dalam kapal induk Liaoning.

Pengenalan pesawat tempur J-15 dan pilot terlatih menunjukkan adanya peningkatan intensitas dan kompleksitas operasi Liaoning dalam beberapa tahun terakhir. Angkatan Laut China juga sudah melakukan operasi bersama peringatan dini serangan udara (AEW & C) menggunakan helikopter jenis Z-8 dan pesawat tempur KJ-500. Selain itu, mereka sudah menyiapkan strategi menghadapi kemungkinan serangan kapal lain.

Peningkatan kemampuan pilot Angkatan Laut China untuk beroperasi dari Liaoning juga menunjukkan kredibilitas kekuatan Angkatan Laut China yang meningkat secara global. (TEMPO.CO)

Mengenal J-15, Pesawat Tempur Tiongkok

Pesawat J-15, menndarat di Kapal Induk Liaoning. Pesawat berbasis kapal induk ini memiliki manuver dan performa yang baik di kecepatan rendah navy.81.cn

Pesawat J-15, menndarat di Kapal Induk Liaoning. Pesawat berbasis kapal induk ini memiliki manuver dan performa yang baik di kecepatan rendah navy.81.cn

Pesawat tempur J-15, dikenal dengan nama Flying Shark, siap lepas landas dari Kapal Induk Liaoning. Tiongkok mengembangkan J-15 dari prototipe Sukhoi Su-33, yaitu T-10K-3. navy.81.cn

Pesawat tempur J-15, dikenal dengan nama Flying Shark, siap lepas landas dari Kapal Induk Liaoning. Tiongkok mengembangkan J-15 dari prototipe Sukhoi Su-33, yaitu T-10K-3. navy.81.cn

Awak kapal induk Liaoning memberi aba-aba kepada pilot pesawat J-15 yang akan lepas landas. Pesawat J-15 dilengkapi dengan senjata, avionik, dan fitur-fitur buatan Tiongkok. navy.81.cn

Awak kapal induk Liaoning memberi aba-aba kepada pilot pesawat J-15 yang akan lepas landas. Pesawat J-15 dilengkapi dengan senjata, avionik, dan fitur-fitur buatan Tiongkok. navy.81.cn

Pesawat tempur Tiongkok, Shenyang J-15 lepas landas dari kapal induk Liaoning. Komandan Liaoning menyebutkan bahwa ada 36 pesawat J-15 di kapalnya. navy.81.cn

Pesawat tempur Tiongkok, Shenyang J-15 lepas landas dari kapal induk Liaoning. Komandan Liaoning menyebutkan bahwa ada 36 pesawat J-15 di kapalnya. navy.81.cn

Awak kapal induk Liaoning menyaksikan pesawat J-15 yang aka mendarat. Sun Cong, kepala desainer pesawat tempur J-15, mengatakan pesawat ini memakai mesin yang membuatnya dapat bertempur hingga radius 1.000 km. navy.81.cn

Awak kapal induk Liaoning menyaksikan pesawat J-15 yang aka mendarat. Sun Cong, kepala desainer pesawat tempur J-15, mengatakan pesawat ini memakai mesin yang membuatnya dapat bertempur hingga radius 1.000 km. navy.81.cn

Sumber : Tempo.co

Bagikan Artikel :

  38 Responses to “Kapal Induk China dan Pesawat Tempur J-15 “Flying-shark””

  1. Hebattt euy …

    • Kloningan su 27 itu hasil tot apa hasil njiplak ya..
      Ada bisa ngasih tau

      • Kenapa ga kita tiru juga ya, untuk pertama kita kloning dulu selanjutnya modifikasi badan pesawat. Pasti bereslah

      • kalo mo tahu jurus yg dipake China tanya mbah Bowo dulu … kalo ane pake jurus 1/3 ToT + 1/3 nyolong + 1/3 njiplak ????????????

      • Bangsa Indonesia udh ke dokrin belanda kalo jiplak, atau nyolong karya org lain itu dilarang. Jepang waktu jaman restorasi juga jiplak, korsel juga jiplak awal2nya, india dan taiwan juga. Indonesia kalo gak jiplak dan nyolong serta cuma ngarepin TOT majunya 1000 tahun lg

      • Sebelum tahun 65 china udah bisa membuat pesawat tempur mig17 dan mig21 lisensi rusia , mereka belajar dari nol untuk pmbuatan psawat tempur .. Kita baru belajar , bahkan pesawat super tucano kita masih import blum bisa buat .. Apalagi untuk pesawat Tempur sekelas su27 . Kita baru merakit pesawat angkut ringan dan heli dengan lisensi .. Tawaran merakit pesawat benar2 pesawat tempur jet datang dari gripen .. Masih diributkan kecanggihannya dan embargo amrik dll .. Kapan kita bisa membuat pesawat bukannya merakit kalo yg sederhana aja diributkan avionic lah , radar lah , source code lah .. Kita harus realistis dan benar2 sadar kalo kita sama sekali belum pernah merakit pespur .. Semoga NKRI tetap jaya .. Salam

        • Setuju dengan bung majapahit. Perbedaan RRC dengan kita adalah adanya industri2 komponen dalam negeri. Kalo mau diambil sederhananya: Ibaratnya PT DI itu penjahit. Tapi untuk bahan2 baju dari kain, benang, kancing, resleting, sampe peniti itu beli semua. Bahkan pola baju aja masih belum bisa bikin sendiri. Beda dengan RRC. Ibaratnya mereka itu juga penjahit, cuma bedanya mereka cuma dengan lihat2 dan megang2 baju di toko karya desainer Russia, langsung bisa bikin sendiri yang sama persis dengan bahan2 yang berasal dari industri binaan dalam negeri mereka sendiri. Ini yang disebut serupa tapi tak sama hehehe 😀

          • Betul bung bahkan dalam acara pamranF 35 , kepala staf auchina berkata .. Pesawat yg hebat .. Pihak F35 bercanda PLA butuh berapa skuadron ? Jendral itu tersenyum sambil berbisik .. Kami hanya butuh 1 pesawat ..

        • Tejas pesawat tempur india butuh waktu 32 tahun untuk terbang dengan protottype pertamanya dengan biaya yg mahal dan brganti pemerintahan berkali kali .. Seperti juga china untuk mewujudkan lioning butuh dana dan waktu puluhan tahun bukan quantum leap tiba tiba jadi .. Boleh bermimpi tapi inget bangun buat kerja .. Hehehe

      • ya paling gampang njiplak Mas. Nggak usah report. kalo nunggu ToT kita cuma ngimpi Mas. There is no free launch.

    • Dapat bertempur hingga radius 1.000 km
      = = = =

      HEBAT !

      Klo pke Gripen ?

      HUuuuaAAACHhiimm ! 😀

      • jiah, efek memanasnya suasana pengadaan jet tempur pengganti F-5…

        Easy going saja masbro, yg dipilih nanti jg pasti yg terbaik buat negara…keep selow 😀

      • Apalagi kalo pake becak atau odong odong buatan nasional ya bung ? Hebat lagi dilawan sama mobil nasional rakitan buatan china dan dibuat pencitraan oleh paklek .. Saya akan memakai mobnas buatan anak2 smk .. Pret .. Sampe skrg cuman kata kata aja ga ada kenyataan ..

    • Kemampuan kapal induk Liaoning dan J-15 hanyalah mitos.
      Bergengsi mungkin, tapi jauh dari efektif.

      Masalah utama
      Liaoning tidak membawa “aircraft catapult”, tapi diperlengkapi dengan sky-jump ramp.

      Akibatnya, pesawat jiplakan (dari Su-33) J-15 harus memakai full afterburner, dan memperhitungkan beratnya, agar dapat mencapai kecepatan yg cukup untuk take-off dari atas Liaoning.

      Ini artinya J-15 tidak akan dapat membawa senjata banyak, atau membawa cukup bensin untuk terbang cukup jauh. Meragukan kalau J-15 bahkan dapat terbang 1000 km dari kapal induknya — mungkin bisa kalau sama sekali tidak membawa senjata.

      http://www.defensenews.com/article/20130928/DEFREG/309280009/

      Quote:
      What sounded more like a rant than analysis, Beijing-based Sina Military Network (SMN), on Sept. 23, reported the new J-15 was incapable of flying from the Liaoning with heavy weapons, “effectively crippling its attack range and firepower.”

      The fighter can take off and land on the carrier with two YJ-83K anti-ship missiles, two PL-8 air-to-air missiles, and four 500-kilogram bombs. But a weapons “load exceeding 12 tons will not get it off the carrier’s ski jump ramp.” This might prohibit it from carrying heavier munitions such as PL-12 medium-range air-to-air missiles.

      To further complicate things, the J-15 can carry only two tons of weapons while fully fueled. “This would equip it with no more than two YJ-83K and two PL-8 missiles,” thus the “range of the YJ-83K prepared for the fighter will be shorter than comparable YJ-83K missiles launched from larger PLAN [People’s Liberation Army Navy] vessels. The J-15 will be boxed into less than 120 [kilometers] of attack range.

  2. Pertamax.newbie

  3. silakan di pertamax@bung waduh

  4. Mbah takuuutttt Mbah Toloooooong Mbahhh

  5. Salut bisa bikin kloningan pesawat rusia, begitu pun kapal induknya, tapi kalo mbah bowo gak bakalan bisa dikloning, mahluk langka cuma satu2nya didunia yg hampir punah ………. he he he !

  6. pesawat kw cina mantap juga

    • bukan cuma dr pesawat dan militer bung, produk2 China skrg banyak yg menggempur pasaran…kualitas mmg dibawah, tp fitur dan harga benar2 bersaing…mmg benar2 TOP lah industri Cina, salut.

      • Eh jangan salah lho bung…. produk2 China itu kualitasnya tergantung pesanan. Mau yang bagus (dengan harga mahal tentunya) juga ada. Sebagai contoh, di negeri ASU yang standardnya ketat saja sekarang bis kotanya udah mulai pakai bis kota listrik buatan Cina. Ya tentu saja kualitasnya beda dengan bus2 Cina berkarat yang dipakai buat TransJakarta kemaren hehehe…

        http://www.csp-world.com/sites/default/files/image/byd-electric-bus-NYC.jpg

        • iya bung, yg saya maksud barang kw yg kebanyakan masuk ke pasaran itu kualitasnya lebih rendah dr barang ori nya…saya pakai patokan barang elektronik copyan dan model kit plastik atau action figure, mereka bisa buat 90% sama tapi bedanya cuma di kualitas bahan dan detilnya…atau contoh lain bahan baku stainless Jepang dan stainless China, serupa tapi beda kualitas…

  7. edan china ni….. kok bisa pesat gitu yak?!!!!

  8. bung pencinta wanita@..hehe masih telat mf mengecewakn

    Djoko jawa@ .. diatas disebutkn modifikasi dr su 27 flanker .. jd su 27 yg di modif tuk bisa di t4kan di kapal induk .. yg dikembangkan lg mecontoh pada prototype su 33 .. menurut aq bukan 100% kw ..

  9. Usaha keras cina sebagai sebuah bangsa yg ingin mandiri dlm pertahanan adalah catatan penting buat indonesia sebagai sebuah bangsa untuk bisa mengikuti langkah cina, kemauan yg keras di sertai usaha yg sungguh-sungguh oleh pemerintah dan seluruh rakyat cina adalsh kunci keberhasilan cina dlm menguasai tecnologi masa kini.

  10. “J-15 merupakan modifikasi dari pesawat tempur jenis Su-27 Flanker”, indonesia kapan nih? 😀

  11. djoko jawa @ , bkn jg tot .. krn memodifikasi , dn pengembangan dr prototype su 33 .. jd bukan flanker su 27 di modif setara su 33 .. tp turunan su 27 dn su 33 .. cmiiw

  12. asyuu maju parte cuma 2, china maju parte cuma 1, jadi energi tidak terbuang sia-sia hanya untuk urusan perut kebawah tapi untuk kemakmuran negara & warga negaranya, lantas untuk menampung aspirasi?? bul** tak ada itu atas nama penyaluran aspirasi, ujung-ujungnya urusan perut kebawah

  13. Indonesia mampu dan bisa, tapi sayangnya pemerintah kita aja yg belum mau menuju kesitu

    • semuanya tergantung kesungguhan niat pemerintah, pertimbangan boleh tapi klu terlalu lama dan banyak pertimbangan juga enggak bakal maju2 negeri ini, kemajuan itu harus dibayar mahal itu wajar klu pengen maju jadi pemerintah jangan pelit

  14. @laut biru,,,jadi menurut anda pemerintah kita tak mau negara “berkembang?,,padahal yg saya dengar yg sekarang ini mottonya adalah revolusi mental loohh atau jangan2 yg benar adlh “kerja,,kerja,,,kerja gak usah urusin kelakuan para boss dasar *****+ gak jelas!

  15. Betul sekali. Yang paling penting dukungan industri dalam negeri harus siap

  16. Kapal asing ditenggelemin, WNA dihukum mati,,lagi gagah kita sekarang,,Siap siap aja nanti kalo dicoba sama negara tetangga…bener bener siap nggak kita…???

 Leave a Reply