Feb 092017
 

Setelah 15 tahun beroperasi dalam pelayanan dan terlibat dalam sebagian besar konflik internasional di mana Perancis ikut ambil bagian seperti Afghanistan, Libya dan Levant sejak bulan Januari 2015, kapal induk Charles de Gaulle hari ini (08/02/2017) memasuki drydock untuk perbaikan (reparasi) menyeluruh dan upgrade. (Angkatan Laut Perancis)

Saat senja, kapal induk Perancis Charles de Gaulle memasuki drydock di Toulon untuk reparasi dan upgrade selama 18 bulan. (Foto: French Navy)

Proyek perbaikan dan upgrade ini dijadwalkan akan berlangsung selama 18 bulan. Belum pernah diungkap sebelumnya mengenai ruang lingkup dan modifikasi apa saja yang akan dilakukan, reparasi tersebut akan memungkinkan kapal untuk beroperasi setidaknya selama 20 tahun kedepan.

Hingga selesainya perbaikan kapal induk Charles de Gaulle, maka kapal induk Cavour milik Italia akan menjadi satu-satunya kapal induk Eropa yang akan beroperasi hingga akhir 2018.

Armada Support Service Angkatan Laut Perancis bersama dengan lembaga pengadaan pertahanan DGA, akan memastikan kontrol terhadap kualitas pekerjaan.

Manajemen proyek secara keseluruhan dipercayakan kepada kontraktor DCNS. Misinya adalah untuk memimpin apa saja pekerjaan yang harus dilakukan selama reparasi ini sambil terus berkoordinasi dengan para pelaut dari Charles de Gaulle, yang akan memberikan kontribusi substansial.

Di luar operasi pemeliharaan standar, reparasi ini memiliki tujuan tiga yaitu untuk memodernisasi sistem tempur, untuk mempertahankan dan meningkatkan interoperabilitas dengan angkatan laut sekutu (NATO), transisi penerbang udara kepada “All Rafale” dengan mengoptimalkan instalasi penerbangan serta modernisasi kemampuan kapal induk dengan merenovasi platform.

JakartaGreater

Bagikan Artikel:

  3 Responses to “Kapal Induk Perancis Memasuki Drydock Untuk Perbaikan Selama 18 Bulan”

  1. Selamat Pagi :D

  2. hm…

 Leave a Reply