Kapal Induk Terbaru Inggris Bisa Hancur Oleh Rudal Rusia

Uji peluncuran rudal jelajah hipersonik Zircon yang dirancang untuk kapal selam generasi kelima Angkatan Laut Rusia.

Rusia dikabarkan telah mengembangkan sebuah rudal jelajah anti kapal yang mampu melakukan perjalanan antara 5 – 6 kali kecepatan suara (antara 6.170 km/jam – 7.400 km/jam).

Menurut laporan Independent.co.uk, rudal hipersonik yang “tak terbendung” ini disebut dengan “Zircon”, mampu menghancurkan kapal perang paling canggih milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) dalam sebuah serangan tunggal.

Ditenagai oleh mesin “scramjet” (mesin jet yang bernapas menggunakan udara), rudal jelajah Zircon diyakini memiliki jangkauan hingga 500 mil (800 kilimeter) dan dapat dilengkapi dengan hulu ledak nuklir berkekuatan tinggi, kata laporan itu.

Beberapa pakar militer percaya bahwa rudal hipersonik buatan Rusia tersebut bisa menimbulkan ancaman yang besar bagi kapal induk Angkatan Laut Kerajaan Inggris.

Rudal Zircon begitu cepat sehingga berada diluar kemampuan rudal Sea Ceptor yang dimiliki Royal Navy, yang dirancang untuk menembak jatuh rudal dengan kecepatan hingga 3 kali kecepatan suara (3.700 km/jam). Rudal Sea Ceptor jauh lebih lambat dari perkiraan kecepatan rudal Zirkon, sebagaimana dilansir dari Mirror.co.uk.

Menurut sumber senior di Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengatakan kepada media setempat, “Rudal hipersonik tersebut hampir tak terbendung. Seluruh ide dari kapal induk adalah kemampuannya untuk memproyeksikan kekuatan”.

“Akan tetapi dengan tidak ada metode untuk melindungi diri terhadap rudal seperti Zircon tersebut, maka kapal induk terpaksa harus berada di luar jangkauan rudal tersebut, yang mana mencapai ratusan mil di laut”, tambahnya.

“Pesawat tempur yang ada diatas kapal induk tersebut akan sia-sia dan seluruh gugus tugas yang ada di pangkalan tersebut akan mubazir”, tambah sumber itu.

Melihat dari kecepatan rudal tersebut, sepertinya rudal BrahMos Blok II mengadopsi karakteristik yang sama, yaitu menggunakan mesin scramjet dan memiliki kecepatan hipersonik, dimana BrahMos Blok II direncanakan mampu meluncur dengan kecepatan hingga 7 mach (tujuh kali kecepatan suara), namun dengan jangkauan 600 kilimeter, yang berarti lebih pendek dari rudal Zircon (800 kilometer).

Tinggalkan komentar