Kapal Malaysia Diduga Dibajak ABu Sayyaf, Tiga WNI Dilepaskan

46
264

Jakarta – Kapal tug boat Malaysia ‘Massive 6’ diduga dibajak kelompok radikal Filipina pimpinan Abu Sayyaf. Perampokan dan penculikan terjadi di perairan Ligitan pada Jumat 1 April 2016 sekitar pukul 18.15.

Terdapat sembilan anak buah kapal (ABK) di kapal milik perusahaan Highline Shipping Sdn Bhd itu. Empat ABK di antaranya warga negara (WN) Malaysia, dua Myanmar, serta tiga Indonesia.

“Dari sembilan ABK, hanya empat orang yang diculik dan masih disandera. Seluruh ABK yang disandera merupakan warga negara Malaysia,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Kemenlu, Muhammad Iqbal, Jakarta, Sabtu (2/4/2016).

Sementara, tiga WNI dan dua WN Myanmar telah dilepaskan. Kelima ABK telah diselamatkan otoritas Malaysia dan kini telah berada di Kota Tawau, untuk dimintai keterangan.

“Konsul RI Tawau sejak awal berita diterima telah berkoordinasi dengan otoritas setempat, dan akan memberikan bantuan yang diperlukan,”.

Hingga saat ini otoritas Malaysia masih menyelidiki, apakah penculikan ini dilakukan kelompok teroris pimpinan Abu Sayyaf atau yang lain. Otoritas setempat masih berupaya membebaskan 4 ABK asal Malaysia yang masih disandera.

“Kami belum bisa mengkonfirmasinya (apakah pelaku kelompok Abu Sayyaf atau bukan),” ucap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir.

Sumber : Liputan6.com

46 KOMENTAR

  1. Hehehehehehe… Sadar ga mau nambah masalah kayaknya nih Lanun abu usasayyaf.. Beda faksi juga kayaknya.. Yg dah terlanjur nyulik geser sandera ke pusat Markasnya…ngeri juga bakal dibuat latgab 3 matra..xixixiixixi…lha nyulik 10 org, yg bakal nyeruduk 300an pasukan para.. PPRC pulak…belum lagi KRI nya maen petasan dari pantai+ pendaratan amphibi..wadooohh latihan gabungan dgn real enemy… Bukan duit yg di dropping malah pprc yg nongol.. Apes dah lo abu lenyap..xixixixiixi.. Saran ane sih balikin tuh sandera trus cium tangan deh ke mr. Jokowi, kyk panglima pasukan hentak2 bumi waktu abis dikompres TNI cium tangan sby…wakakakakak… adios amigos

  2. menurut berita tersebut, polisi pilipina sedang mengejar buronan asal malaysia yang sudahdisana sejak 2003. dan selama sekian waktu yang bersangkutan menanamkan pengaruhnya terhadea warga moro. buset, ga bisa mngacau di negaranya, jadi ekspor ke luar negeri. HEBAT MALAYSIA, ekspor teroris. jadi ingat ba’asir, diusir dimalaysia masuk ke indonesia dan anda tahu deh kelanjutannya!

  3. kita utamakan keselamatan para sandra opsi militer jalan terakhir,jadi terlihat kesunguhan dan kecedasan pemerintah indonesia.bukan sekedar serang atau serbu saja,akan diangap gagal bila sandra dewi celaka.jadi pilihannya meminimalkan bahaya bagi yang di sandra.jangan sampai penangan yang salah kaprah bukan hanya akan mengorbankan para sandra juga aib bagi bangsa.walau kita banyak pengalaman tapi kehati hatian dan perhitungan masak adalah keharusan!!.karna itu kita selalu bisa menangani masalah dengan cerdas.

    • ijin menambahkan bung benjol, salam kenal bung.
      Biar manteb ngejedotin atas nya bung.

      kita bangsa besar, dan sedang makin membesar lagi, dimana-mana ada, berpengaruh pula, apapun peran dan posisinya.
      Dan ini hanya bisa diimbangi oleh united kingdom dan yahudi askenazi zionis israel.
      China masih ingin mendapat pengakuan sebagai bangsa besar dan bersejarah, habis – habisan china untuk hal ini. Buktinya.. komplit, tinggal pilih.

  4. sepertinya ini ada faktor balas dendam dari pihak”yang merasa nama baiknya dicemarkan…hehhheeee
    …adakah harapan untuk logika jika mana penyanderaan WNI oleh kelompok abu sayyaf(palsu) kemarin merupakan -pesanan-negara sebelah…hingga akhirnya kelompok abu sayyaf(asli )lainnya bertindak karena merasa dinamanya disalahgunakan .karena bagaimanapun juga mengharapkan kedatangan tamu ditengah malam tanpa di undang dan membawa senjata( TNI)..tentunya bukanlah keinginan yang ta sepatutnya diwujudkan demi ketenangan tidur masing”diwaktu malam…..xixixiiiiiiiii