Apr 292014
 
KMC KOmando TNI AD (VIVAnews/Muhamad Solihin)

KMC KOmando TNI AD (VIVAnews/Muhamad Solihin)

Jakarta. TNI AD meluncurkan Kapal Motor Cepat (KMC) yang diberi nama “Komando” buatan dalam negeri. Peluncuran yang digelar di Pantai ABC Ancol, Jakarta, Selasa 29 April 2014, ditandai dengan demonstrasi, manuver dan uji tembak KMC ‘Komando’, disaksikan KSAD Jenderal Boediman.

Kapal ini merupakan hasil karya anak negeri. Dari tangan ahli yang terdiri dari para perwira Direktorat Pembekalan dan Angkutan (Ditbekang) TNI-AD dengan melibatkan tenaga ahli dari Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan tenaga pelaksana pembangunan PT Tesco Indomaritim.

“Kami sudah beli 10 unit. Per unit seharga Rp 12 miliar sudah termasuk biaya riset dan pembangunannya,” kata Jenderal Budiman.

Kapal Motor Cepat KMC Komando TNI AD (photo: Media Indonesia)

Kapal Motor Cepat KMC Komando TNI AD (photo: Media Indonesia)

Dari sepuluh unit KMC Komando, bulan ini baru dua unit yang telah selesai diproduksi. Selebihnya, akan selesai pada akhir bulan depan. Harga produksi kapal motor ini jauh lebih murah ketimbang membeli kapal sejenis dari luar negeri.

Kapal ini akan didistribusikan ke sembilan Komando Daerah Militer, yakni Kodam Iskandar Muda, Kodam Bukit Barisan, Kodam Sriwijaya, Kodam Mulawarman, Kodam Wirabuana, Kodam Udayana, Kodam Tanjungpura, Kodam Patimura, dan Kodam Cendrawasih.

Daerah operasi kapal meliputi rawa, laut, sungai, dan pantai. Kapal ini juga bisa digunakan untuk pendaratan pasukan di pantai dan mampu berlayar terus menerus sejauh 250 NM (mil laut).

KMC berkapasitas 31 penumpang dan tiga ABK. Kecepatan maksimum kapal ini mencapai 35 knot. Tapi, untuk pengembangan berikutnya, kecepatan akan ditambah.

“Tahun 2015 nanti, kecepatannya akan ditambah menjadi 45 knot. Harus lebih cepat dari sekarang, karena pertempuran ke depan memerlukan kecepatan dan akurasi. KMC Komando terus akan kami kembangkan,” kata Jenderal Budiman.

Kapal Motor Cepat KMC Komando TNI AD (photo: Media Indonesia)

Kapal Motor Cepat KMC Komando TNI AD (photo: Media Indonesia)

Untuk persenjataan KMC dilengkapi dengan sistem senjata mesin berat (SMB) dengan jenis peluru 17,5 milimeter yang mampu menembak hingga 6 kilometer dengan jarak efektif tembakan 2 kilometer. Dengan begitu, posisi penembak lebih aman.

Bukan cuma itu, kapal ini juga memiliki dengan sistem tracking and locking target. Sistem tersebut mengatur penggunaan senjata secara otomatis yang dikendalikan oleh seorang penembak dari dalam ruang kemudi.

KMC Komando (photo: Media Indonesia)

KMC Komando (photo: Media Indonesia)

Minim Alat
Wilayah Indonesia begitu luas. Sarana penunjang sudah menjadi keharusan. Itulah yang diinginkan KSAD Jenderal Budiman.

“Jujur, kadang-kadang kami sedih melihat prajurit yang bertugas di wilayah pesisir dan terpencil. Mereka mengalami keterbatasan transportasi,” Ujar KSAD.

Meski terkadang mendapatkan pinjaman kapal pengangkut pasukan dari satuan di atasnya, seperti Komando Militer wilayah setempat, namun kendala teknis sering tak teratasi.

Tak jarang, kapal yang dipinjamkan itu justru tidak dapat digunakan karena medan perairan yang dilalui terlalu dangkal. Sedangkan kapal yang ada rata-rata untuk perairan dalam.

Kapal Motor Cepat KMC Komando TNI AD (photo: Media Indonesia)

Kapal Motor Cepat KMC Komando TNI AD (photo: Media Indonesia)

Jenderal Budiman khawatir, ketidakmampuan TNI dalam menunjang sarana operasi anggotanya, dimanfaatkan pihak lain yang justru akan merugikan kedaulatan bangsa. “Kami memikirkan tentara yang berada di wilayah kecil (Kepulauan) ini, jangan sampai dibiayai oleh pihak lain (asing),” kata dia.

Oleh karena itul pihak TNI ADa melakukan kerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan PT Tesco Indomaritim, untuk mengembangkan teknologi KMC Komando. Kapal yang dapat digunakan di permukaan air dengan kedalaman hanya satu meter. (Vivanews.co.id)

  172 Responses to “Kapal Motor Cepat (KMC) Komando TNI AD”

  1. Indonesia jaya….

  2. Mantap ….btw gmn dgn spek2 nya ? …(nunggu bocoran bung jalo dipojokan)

  3. Alhamdulillah

  4. sipps baru aj baca dsebelah eh dah nongol dimari juga.. thx bung

  5. TNI,ilmuwan,pengusaha,dan rakyat mulai bersatu
    tinggal pemerintahnya aja yg blm

  6. wooow beneer neeh sampai 45 knot..???

    gak kebayaang kencengnyaa ato mlh terbaang..

  7. bismilah 10 bsar. nkri harga mati

  8. Bisa bawa yakhont gak ya???

  9. absen

  10. 5 besar. Wadoh,, manuver kapal nya miring” gtu ya,,gak takut oleng n tenggelam tuuh

  11. Ini mungkin APC laut……
    Jenderal idola bung jalo ini memang cespleng idenya memang cemerlang….diem2 dah jadi alat2 pertahanan dalam negeri dg teknologi dan strategi yg cerdas….

    • Hehehehehehe, Itu baru sebagian yg dijabarkan…
      Yg kereen ada lagi, salah satunya ada di artikel2 sebelumnya saat ane dan bung Lare sarkem sempat lemparan2 clue.

      Tahun ini kan baru Universitas2, Insyallah tahun depan industri swasta mulai ikut nimbrung dalam pogram2nya. Dan asli, baru baca road map dan targetnya aja saya sudah shok, apalagi tetangga ya bung… :mrgreen:

      Nanti kalau sudah jadi prototipe dan bersertifikat tinggal dilimpahin ke BUMNIP.

  12. luar biasa inovasinya….manuver patroli sungai dan rawa sekarang bisa dimaksimalkan. Semoga rancang bangunnya lebih istimewa ke depan. Fin stabilizer juga harus prima. By the way ..wangsa sanjaya hadir juga di sini ya?..salam tabik bung..

  13. Iya pengen tau spek nya, termasuk kemampuan armornya

  14. Perlahan namun pasti…teruslah berkarya untuk negeri ini..!! Jayalah INDONESIA ku.

  15. Gimana seandainya diinstalkan R-HAN? Bisa tidak ya? Mohon pencerahannya! Kan rasa Indonesianya makin asyiiikkk!!

    • ya stuju bunq Lamberth.bahkn biar lbih mantap,bsa di tmbah dnqan senjata anti psawat.jd,bs lbh qahar.spa tau pas patroli ktmu msuh yq pke helly.kyak kasus salah-satu dinas perikanan&kelautan kita yq di intimidasi pake helly sma malinqsia.

    • Betul bung Narwin, mungkin krn ini masih tahap awal jadi baru sebatas kanon kaliber 7. Sebenarnya Panser Anoa kita juga punya chance untuk mengusung Rhan. Apalagi kalau Rhan sudah dipasang guide nya maka…maknyus…

  16. Maaf sok tau…..
    Draft kapal cuman 1 meter tp bisa buat meliuk2 dg kemiringan sesuai photo dg kecepatan 35 knot ga takut keguling .
    Berarti neh kapal imbang banget n stabil…itungan inersianya gmn yah??!! Kok bisa mantap suratap….kaya naik vespa

    • ya namanya juga kapal motor cepat(kmc) setengah kapal setengahnya lagi motor boat

    • ditunjang juga jokinya yang lihay Bung Java plus nekat mungkin ,he he…

    • Betul bung Java Indonesia. Apa rahasianya, bisa ngepot gitu meskipun draftnya pendek.

    • BungJalo@ berarti mesin pake jenis jetfoil yah?????
      …..sesuai komen bung bach diatas

      Wih boros bbm…tp menunjukkan anggaran operasional dah kaya TNI sekarang

      • Hehehehe, tetap aja bung Java total operasi atau latihan yg terlaksana dibawah 70%… Gas pool kan dilakukan kalau dalam operasi aja baik tugas maupun latihan. Kalau saat damai pake kecepatan ekonomis dong :mrgreen:

        • Tp kalo dah type jetfoil sama sj bung jauh lebih boros dari diesel menurut ane yang awam…kecuali kombinasi kaya kaprang gede codoe atau codoc. Perbandingannya semisal naik mobil sport 6000 cc sama naik avanz 1500 cc walau pelan/mode economis tetap 6000 cc jauh lebih boros.
          Mohon koreksi kalo salah bung Jalo dan lainnya yg lebih tau

          • Iya bung makanya belinya gak banyak, kan fungsinya untuk mendrop pasukan komando seperti X-38 Kopaska yg dibeli di Lundin. Namanya KMC Komando jd fungsinya untuk misi SF aja kali dan membutuhkan spesifikasi yg khas. kalau pasukan reguler tetap makai diesel, πŸ™‚ IMO

          • Siap benar bung Jalo….

            Bikin migren kaya bung jalo bijimane yah?? Kok ga keluar gambar migren ijo

          • Tulisannya: lalu mrgreen lalu :..

            Contohnya yg didalam ini tinggal buka dan tutup kurungnya dihapus (:mrgreen:)

          • :mrgreen:

        • Kalo bgitu penjabarannya dari bung java indonesia…. mendingan di gas poollll aja… kan sama aja bung hehehehehe… tapi kasian tuh yang jadi jokinya…

    • mencoba menjawab ya bung java tapi maaf kalo salah.

      bila kapal keluar dari kesetimbangan dan nilai moment penegak positif maka akan kembali ke kedudukan semula,semakin besar nilai moment penegak semakin cepat kembali ke kesetimbangan.
      bila moment penegak sama dengan nol, maka kapal akan akan diam pada sudut kemiringan terahir. bila moment penegak negatif, maka sudut kemiringan bertambah besar dan berakhir dengan kapal terbalik.

      karena draft kapal kecil dan berkecepatan tinggi biasanya haluan kapal cenderung bergerak naik, akibatnya kapal seperti terbanting-banting ditambah lagi jika air draft besar maka periode olengan semakin cepat, hasilnya yang diatas kapal digoyang abiss dan bisa berakhir dengan mabok laut.
      CMIIW

      • Berarti TNI memang tahan banting yah bung…..kadang itu diluar nalar kita. Kita cuman kadang terkesima dg spec teknis, kecanggihan armament dan teknologi ga sampe membayangkan gimana kondisi operatornya dan penumpang….he he

        Kalo kita warga sipil yang naik bisa jd ‘brondong jagung’ pas keluar kapal dan ga bisa jalan saking pusingnya kepala πŸ˜€

        Jayalah TNI

        • Kalau yg pernah rasakan kecepatan diatas 30 knot pasti tahu :mrgreen:

          Saya aja kalau diajak sudah angkat tangan gak mau lh karena pasti otak ane error. πŸ˜€

        • Hahahahahaha…. ngeri juga… dulu kapal cepat bikinan pak habibie kemana ya? makassar surabaya dia bisa tempuh dengan singkat. gak nyampe sehari semalem seperti kapal komersil biasa. Tapi… ada tapinya…. seperti kata bung java indonesia itu tuh hehehehehe

        • kayaknya seeh begitu bung.
          kan bisa dapat mabok gratis, daripada mabok berbayar (oplosan) πŸ˜€

        • Hahahahahaha….. ini cocok nih di jadiin sarana untuk hoaxer yang susah banget percaya… tinggal di masukin ke dalam KMT trus gas poollll……. tar kalo dah tiba di daratan kembali baru ditanya… ini hoax apa kagak…

          • boleh juga usulnya bung MP, saya hanya bisa bilang “selamat menikmati” πŸ˜€

      • Bung kalo boleh tanya kira2 kapal model kmc diatas pake momen penegak jenis atau model yg mane yah bung??? Apa fin keel apa pentol bulet kaya pkr atau jenis yg lain lupa namanya …penasaran

        • hwaduh maaf saya ga tahu bung, biasanya orang naval arsitek yang lebih ngerti. cuman kalo masih penasaran coba pinjam “intact stability and booklet” punya kapal tersebut,dijamin datanya lengkap. CMIIW

          • Waks….alamak. ya sudahlah cuman pingin tau aja ga pingin tau bangeet…..drpd baca booklet stability mampus.
            Bytheway thanks yah bung…..

          • sama-sama bung java

          • Hehehehehe…. emang naval architecture bener bener bikin pusing tuh bung, teman kost gw dulu di jurusan itu tu, sekarang dia di batam di galangan. Tapi gak tau di galangan kapal mana. Sudah lost contact sih soalnya.

  17. Saya lihat kapalnya multi fungsi bgt, memang cocok utk TNI AD yg jaga di pulau2 terpencil baik sbg transport dan penghubung, patroli, dan speknya sgt bagus krn bisa bermanuver dgn speed yg tinggi tanpa oleng.

  18. Thumbs up buat anak bangsa

  19. Kedepan diharapkan bisa di instal rudal jarak pendek atau bisa juga joint production sama lapan biar bisa di install R-Han. NKRI sangat membutuhkan kapal sejenis ini (KMC). Next KMC bisa jadi KRI berjenis”fregat/corvet mini” (catatan bisa di instal rudal jarak pendek-menengah). Bravo NKRI,Jalas Veva Jaya Maheee.

    • Bung R2I dan bung Warjag lainnya mohon maaf nih. Mau ngasih masukan dan sedikit pencerahan boleh ya. Lapan itu salah satu instansi RnD untuk negara bukan khusus untuk militer :mrgreen:

      Yg buat roket R-Han itu Konsorsium Roket Nasional (KRN). Kalau Lapan lebih dominan untuk sipil. Jadi mungkin yg ditulis bung R2I itu Joint Production dengan Industri strategis dan KRN. Kasihan Lapan dibilang yg buat roket dan roket kendali (rudal), nanti negara kita makin lambat meluncurkan satelit deh. :mrgreen:

      Maaf, sekedar masukan aja

      • betul bung@jalo Lapan lebih di arahkan untuk riset dan pengembangan sipil,jika pun ada opsi bisa di pergunakan untuk militer hal tersebut akan di sesuaikan dengan kebutuhan alusista yang di inginkan,istilahnyanya Lapan sudah punya desain dan peralatan,tingal user nya ingin yang bagaimana “mainan” nya dibuat. contoh nyata adalah roket R HAN 110 dan RX 330,bisa di gunakan untuk riset sipil sebagai roket pendorong satelit dan juga bisa di jadikan roket serang untuk militer,nah jika untuk militer berarti Lapan harus bekerja sama atau joint field work dengan BUMN lain atau pihak lain misal PT.Dahana untuk peledak/warheadnya,,lalu dengan PT.DI untuk truk peluuncurnya…
        jadi kembali ke fungsi utama LAPAN sebagai badan/lembaga penerbangan dan antariksa nasional πŸ™‚

      • Ada lagi bung Jalo, Lapan sebaiknya memang tidak disebut-sebut kalau sedang urusan peralatan militer, supaya pengembangan yang bisa digunakan militer tetap dengan camo sipil .. heheh

  20. Bisa di install Yakhont stroong gak ? πŸ˜€

    • Kasihan, nanti gak bisa bawa pasukan komando dong. Nih kapal digunakan untuk “drop” pasukan kalau ditanam rudal pasti jalannya berat. Kalau rudal hellfire masih bisa lah, tapi jangan banyak2 seperti ini..

      • bang Jalo atau bang satrio mau tanya menurut pertimbanganya, klo Indonesia buat speetboat seperti Iran ini efektif tidak untuk kita

        • Bung Aldho kan kita sudah buat KCR 40m bung, melihat kondisi geografis yg dikelilingi 2 samudera kayaknya speed boat Iran gak cocok deh. Yg cocok KCR 40m deh bung, nah coba tanya bung Pocong yg sudah “mandi garam” di laut kita :mrgreen: . Ombak diwilayah kita itu seperti apa??

          • hehehe… sesuai dengan musimnya sih, tapi rata-rata mah ganas Bung Jalo πŸ˜€

          • Siap salah bung PS, jadi manggil2 bung PS nih…
            Iya bener bung saya pernah melakukan perjalanan dengan
            KRI Teluk Amboina-503 dari Lanal Ambon ke Pelabuhan di daerah Pulau Banda. Dan sepanjang perjalanan 8 jam saya mabuk laut dan gak bisa gerak. Bener2 salut buat anggota2 TNI AL kita, itu baru jalur yg sering dilalui gimana yg jarang ya. Haduuh gak bisa membayanginya saya πŸ˜€

          • mungkin bung Jalo lebih cocok di darat dan udara ya… πŸ™‚

          • Iya bener, gak cocok saya di laut. kalau laut untuk Diving enak tuh kalau suruh jalan2 gak deh meski saya lahir di kota yg terkenal dengan lautnya :mrgreen:

          • @bung jalo…saya malah kebalikannya seneng jalan naek speedboat atau jetfoil…sensasi ombaknya itu loh…diving malah saya kapok…sakit semua kuping padahal baru kedalaman 3 meter sampe di tarik tarik sama instruktur saya πŸ˜€

          • Coba jalan2 di wilayah timur dengan kapal KRI yg lama, atau kapal Patroli nanti anda akan merasakan sensasinya. πŸ˜€

            Kalau Diving enak kok bung Wer, saya senang lihat biota laut bener2 bikin ketagihan…
            Memang kita berbeda jalur, πŸ˜€

          • Tau aja bung jalo ini saya ada di wilayah barat yg ombaknya malu malu kucing πŸ˜€

          • Maaf bang jalo , agak ngeles sedikit he…he … sekedar tukar fikiran.! tapi bang jalo untuk daya gempunya bisa sangat dasyat bang karna penyerangan bisa dari banyak titik sehingga kapal musuh, sulit untuk menangkis dan melawan. klo untuk ombak sih maaf menurut saya itu relatif. seperti di link ini : https://www.youtube.com/watch?v=0ofmkikhAnA ada tampilan latihan spedboat iran yang mengusung peluncur roket multi laras dalam menyerbu sebuah kapal musuh apalagi dilakukan pada malam hari.

            skali lagi maaf . ini orang oot bin awam keluarkan pendapat

          • Gak apa2 bung Aldho. Ok, ombak lau disana dan sini berbeda bung. Untuk uji boat itu sudah dilakukan oleh tim litbang, dan hasilnya sebelum kita berperang katanya speed boat kita kata mereka pasti kebalik. Nah hitung2an ketahan boat dan ombak laut itu sudah dilakukan. Makanya kenapa sekarang Bakamla mesan kapal patrolinya besar2 (40 meter keatas). Mungkin yg lain mau menambahkan πŸ˜€

          • Wah! klo bicara ombak jadi ingat pengalaman ane waktu ikut kapal patroli nich! dari surabaya ke makassar klo nggak salah thn 80-an, waktu itu bulan oktober. taulah musim barat/penghujan ombak tidak ketulungan tingginya, klo pas kapal dititk rendah ombak terlihat seakan-akan kita berada didalam air krn dikelilingi oleh dinding ombak klo pas dititik tertinggi kapal kita terasa seperti terlempar keatas. yang paling tidak ane lupa adalah, pada saat itu pas perut ane mules dan pingin bb utk lanjutnya bisa bung-bung bayngkan sendiri saat itu klo ombak besar kita lagi bb di WCnya pas di pinggir kiri kapal dan menghadap laut lagi, sekali-kali air laut naik masuk kedalam WC bukan main kacau. betul betul kaco deh… yang seru lagi udah selasai he..he he..hajatan itu. keluar dr wc tersebut tiba-tiba ombaknya menghantam dari kanan otomatis kapal terhempas kekiri ane juga ikut terhempas kepinggir kapal tau nggak kapal patroli saat itu di pagari hanya rantai yang tercantol pada tiang tiang besi berjarak satu -satu meter yang tingginya juga krng lebih 1 m, saat itu ane betul betul hanya bisa bilang “Alhamdulillah” sebab masih dapat pegang tiang dan rantai pagar tsb, klo tidak wallahualam apa yang terjadi krn tidak satupun awak kapal yang tau???…

            Demikian sekelumit pengalaman ane … sedang nostalgila…he..he maaf klo ada kata2 yang tidak berkenan di hati warjag

      • Kalo kt bs bikin Hellfire sendiri sy usul nama JAHANAM… hehehe..

  21. @ mas Satrio

    saya tahu permintaan ini diluar tema artikel

    bisa tolong di share nggak kelanjutan akuisisi mig 35 kita… please

    • kata bung erick nanti banyak yang hoax hoex kagak tahan πŸ˜€
      sementara konsen saya masih dikewiraan
      nunggu bung Nara aja mungkin beliau mau menjabarkannya

      • kasih sedikit gapapa Lah Pak,biar bisa senyum senyum sendiri pas tidur nanti .hehehe kalo untuk head-to-head antara su-35 dan mig-35 lebih unggul mana Pak?
        ajak Pak KRI nimbrung di mari juga dong Pak,biar trio kwekwek bersemi kembali hehehe bercanda Pak

      • Assalamualaikum wr.wb
        mau tanya ni bung,
        apa yang membedakan mig 35 dengan su 35?
        selain itu avioniknya gimana? koq saya pernah baca mig 35 sebagai pesawat pengintai rusia untuk mengintai nuklirnya ameriko sampai jeroannya.
        apa kita juga tidak tertarik dengan mig 31 foxbat πŸ˜€
        yang avioniknya unik

        kalau salah ya maaf πŸ˜€
        maaf oot πŸ˜€

        • mig-35 ada 2 versi loh bung, versi pertama mig-35 aka mig 1.42 si raptor killer & nyang versi kedua mig-35 aka fulcrum-f, pengembangan dari mig-29……..klo nyang ente baca spt nya sih nyang versi pertama si foxglove alias mig-1.42……..klo ente nanya bedanya antara foxglove ma su-35……..busyaet dah, jauh bener……..he,he,he

          • tu masternya sudah datang bung erick
            monggo yang mau nanya nanya daftar ke ane
            jgn lupa bayar yaaa,,,,
            hehehehe

          • hehehe kalau tidak keberatan silakan di jabarkan bung Erich hehehehe πŸ˜€

          • Assalamualaikum wr.wb
            heheheh cuma nemu ini
            http://en.wikipedia.org/wiki/Mikoyan_Project_1.44
            di sana di katakan
            advanced avionics, stealth, supermaneuverability, and supercruise.tapi saya tidak tahu maksudnya hehehe πŸ˜€

            kalau salah ya maaf πŸ˜€
            maaf oot πŸ˜€

          • @ mas Erich Hartman

            tolong mas… dijelaskan jadi nggaknya kita dapat tot dari transaksi pembelian mig 35 ?

            agar makin lebar senyum saya di subuh hari ini… hehehe

          • @ mas Erich Hartman

            tolong mas… dijelaskan jadi nggaknya kita dapat tot dari transaksi pembelian ‘the raptor killer’ ?

            agar makin lebar senyum saya di subuh hari ini… hehehe

          • MiG-1.42 merupakan pesawat tempur yang berasal dari program pengembangan, pesawat ini dulu dikenal dengan nama MiG-LKM. Pesawat ini dirancang sebagai pesawat tempur Multifungsi Frontline Fighter. Pemerintah Rusia membatalkan program LKM karena tingginya biaya pengembangan. Pesawat ini digerakkan dengan 2 mesin turbofan Lyulka AL-41 F, dan mampu terbang dengan kecepatan 2.761 km/jam (2,6 Mach). MiG 1.42 merupakan versi dasar yang boleh di produksi karena fungsinya yang lebih baik dibandingkan dengan 1.44 dan NATO memberi nama untuk MiG 1.42 dengan sebutan β€œFoxglove”.

      • Ayo dong bung satria dibabarin aja …. kaum hoak hoek kan ga peduli apapun infonya pasti bakalan muntah terus, ga usah diindahin mereka

    • Gak sekalian akuisisi Tu-160 bung.?

  22. tinggal kasi rudal + cms+ tangki bahan bakar di perbesar jadi tuh KOMAR CLASS kita dulu..

    keren… manuvernya tinggi…
    ini cocok di pake dinatuna…

  23. yg diinstal ini kemungkinan adalah RWS tipe SEA PROTECTOR dari Kongsberg, Norwegia
    http://www.kongsberg.com/en/kps/products/remoteweaponstation/seaprotector/

  24. Nusantara bangat

  25. “Kami memikirkan tentara yang berada di wilayah kecil (Kepulauan) ini, jangan sampai dibiayai oleh pihak lain (asing),” kata dia.

    Wah nyindir densus 88 neeh….. πŸ˜€

  26. Wah hampir mirip yg ane gambar2 sketsa tapi yg ane gambar ada peluncur roketnya , memang harap ane kita punya kapal jenis ini, yg mempunyai kecptan tinggi daya jelajah luas dan memiliki tehnologi siluman…he..he hanya inovasi iseng2.tapi syukurlah sdh ada mudah2an pengembangnya dilengkapi dengan cita2 ane

  27. Merauke hrs ditempatkan 5 buah, sbg patroli TNI AD diwilayah pesisir yg sangat trategis dan dpt menaikkan martabat TNI diwilayah yg sangat sunyi serta sangat dekat dg australia.

  28. Buat para suhu…

    Tolong ulas lbh detail kelebihan dan kekurangan su-35 dan mig-35

    Terima kasih

  29. buat yang penasaran tentang pesawat MIG buatan uni sovyet ini ada artikel hasil korek korek dari berbagai sumber:

    HISTORY OF MIG

    Artyom Ivanovich Mikoyan, perancang pesawat tempur Soviet yang terkenal, merancang pesawat tempur yang telah memecahkan 55 rekor dunia. Berikut ini kami sajikan lima rancangan pesawat tempur paling menarik Mikoyan yang diproduksi oleh Biro Desain Eksperimental MiG.

    Pesawat kelas dunia

    MiG-9 adalah pesawat tempur pertama yang dimiliki Soviet. Ketika itu para pilot masih takut menerbangkan pesawat tanpa baling-baling dan mekanik belum memiliki pengalaman menangangi mesin jet.Berbekal pengalamannya merancang pesawat itu, Biro Desain Mikoyan Guryevich membangun MiG-15, salah satu pesawat tempur terbaik di zamannya.

    Masa kejayaan armada MiG adalah ketika pecah Perang Korea. Militer AS sangat terkejut melihat betapa mudahnya MiG-15 mengenyahkan F-80 yang lamban dan menjatuhkan pesawat-pesawat pembom.
    Untuk menandinginya, AS mengirimkan F-88 Sabre. Ini merupakan tipe pesawat tempur yang baru saja selesai diproduksi dan langsung dikirim bertempur.
    Sebagai komandan skuadron, Sergey Kramarenko yang mencatatkan 13 kemenangan di Korea menjelaskan, β€œSangat sering akhir suatu duel ditentukan oleh serangan pertama. MiG dapat bergerak cepat ke atas setelah melakukan serangan, sedangkan β€˜Sabre’ cenderung sebaliknya, merendah ke tanah. Masing-masing berusaha menggunakan karakteristik tempur terbaik pesawatnya, jadi pilot Amerika terbang rendah.”

    Sampai saat ini MiG-15 adalah pesawat tempur jet yang paling banyak diproduksi di dunia. Selain Uni Soviet, pesawat ini juga diproduksi dengan linsensi di Polandia, Cekoslowakia, dan China. Total ada lebih dari 15 ribu unit pesawat ini telah diproduksi dan pesawat tempur ini digunakan oleh lebih dari 40 negara selama setengah abad lebih.

    Phantom si penghancur

    MiG-19 ada di balik sebagian besar kemenangan pertempuran udara dalam Perang Vietnam dan konflik India-Pakistan.MiG-19 buatan China yang dikenal dengan nama J-6, dan diterbangkan pilot lokal menembak jatuh pesawat-pesawat Phantom milik AS. Di Kashmir pesawat ini menghancurkan Su-7 yang diterbangkan AU India.
    Pesawat tempur ini dipersenjatai senapan 3 x 30 mm dipadukan dengan kemampuan bermanuver yang hebat dan laju naik yang baik. Banyak pilot memuji kehandalan dan kelincahannya.
    Uni Soviet menggunakan MiG-19 untuk mencegat pesawat penyusup di perbatasannya. Pada 1960, pesawat ini menembak jatuh sebuah pesawat pengintai jarak jauh RB-47 AS di Kawasan Kutub. Beberapa pesawat lain AU AS dihancurkan di langit Republik Demokratis Jerman, bersama sejumlah aerostat pengintai.

    β€˜Balalayka’ yang mematikan

    Karya sukses Mikoyan berikutnya adalah MiG-21, pesawat tempur supersonik paling banyak populasinya di dunia. Seri pesawat ini yang mulai dibuat lebih dari separuh abad lalu, hingga kini masih diproduksi di China.
    Salah satu fitur yang menonjol dari pesawat ini adalah biaya produksinya yang rendah. Untuk versi ekspor biaya produksinya memakan kurang dari sebuah BMP-1 (Boyevaya Mashina Pekhoty – Pengangkut Personel Bersenjata).

    Di negara-negara NATO, MiG-21 diberi julukan aneh β€˜fishbed’ (sebuah lapisan geologis yang kaya dengan sisa fosil ikan). Pilot Soviet menyebut pesawat ini β€˜balalaika’ karena sayapnya yang berbentuk segitiga.
    Seperti para pendahulunya, MiG-21 terbukti sukses dalam perang Vietnam. Badannya yang kecil membuat pesawat tempur ini gesit dan lincah bermanuver. Armada pesawat generasi baru Phantom AS sampai harus kembangkan taktik khusus untuk menghadapinya. Namun pilot Vietnam yang terapkan taktik Soviet: setelah menarik sasaran dari tanah, mereka memosisikan pesawat di belakang dan di bawah pesawat Amerika yang menyerang dengan peluru kendali, tetap unggul.

    Mata yang awas

    Pesawat serangan darat MiG-27 dijuluki β€˜balkon dengan pemandangan medan perang’ sebagai pengakuan atas luasnya ruang pandang kokpit. Namun pada kenyataannya malah pesawat interseptor MiG-31 yang menjadi pesawat dengan tingkat keawasan tinggi.
    MiG-31 menjadi yang pertama di dunia yang menggunakan sistem radar berfase. Sistem ini memungkinkannya mengidentifikasi pesawat sasaran (termasuk sasaran dengan ketampakan rendah) pada jarak 320 km.
    Perangkat elektronik onboard-nya dapat melacak 24 sasaran sekaligus, mengikuti 10 di antaranya dan memilih 4 paling penting untuk ditembak dengan misil β€˜udara ke udara’ jarak jauh. Empat MiG-31 mampu mengontrol ruang udara dengan sebuah garis depan sepanjang 800-900 km.

    Gesit dan lincah

    MiG-29 modifikasi adalah pesawat tempur utama di AU Rusia. Pesawat ini sekaligus berfungsi sebagai laboratorium terbang untuk menguji teknologi baru.
    Mesinnya menggunakan thrust vectoring, yang memberikan kemudahan manuver yang tinggi. Para pilot menyebut MiG-29 pertama β€˜pesawat homing beacon’ karena dapat menampung cukup bahan bakar untuk terbang mengelilingi lapangan terbangnya sendiri.
    Sekarang modifikasi SMT telah dibekali dengan perangkat elektronik on board mutakhir, dan tangki bahan bakar tambahan serta peralatan pengisian ulang bahan bakar di udara.

    Pesawat tempur masa depan MIG 35 MFI

    Desain prototipe pesawat tempur 1.44 generasi kelima sebenarnya akan diberi nama MiG-35 MFI (Mnogofunktsionalniy Frontovoy Istrebitel – Pesawat Tempur Taktis Multiguna). Pesawat ini akan dibekali mesin thrust vectoring dan teknologi siluman.
    Tapi, pada 2002 pemerintah Rusia mengeluarkan peraturan mengenai pembuatan PAK FA (Peredniy Aviatsionniy Kompleks Frontovoy Aviatsii – Kompleks Pesawat Terbang Prospektif untuk Aviasi Garis Depan), yang mengakhiri pengembangan 1.44. Satu-satunya prototipe yang layak terbang, yang mengudara pada 29 Februari 2000, saat ini disimpan di Lembaga Riset Penerbangan Gromov di Zhukovkiy.

    Semoga bermafaat dan menambah ilmu pengetahuan

    sumber: http://www.rg.ru/2013/12/09/mig-site.htm

    • Kalau ga jadi di produksi, gimana caranya indonesia mau beli mig 35?

      • Karena tidak diproduksi bagaimana kalau blue printnya dibeli?? πŸ˜€
        Untuk dasar pengembangan Pespur nasional ? kan mereka mau bangkrut dan butuh duit,, sedangkan sekarang MIG lagi mengmbangkan varian baru stealth singgel engine,

        ini belum hoax lho masih usulan πŸ˜€

        • Design nya klo usulan ini diterima seharusnya berubah ya bung..soalnya klo diliat 1.42 ini udah design lama..hehe..hmm jd ngebayangin kayak apa..hehehe

          • Bung Akung, 1.42 itu prtotipe yg bisa terbang. Sekarang prototipenya sedang disimpan di Zhukovsky Central Aerohydrodynamics Institute. dan nih pesawat salah satu faktor program PAK-FA.

        • Usulan yang cerdas bang Satrio, moga jadi hoax yang hangat buat warjag dan bangsa Indonesia.

          Ayo bang Satrio usahakan sgra usul mbah moel untuk bujuk om-om rusky

      • Setuju….. kayaknya kalo blueprint mungkin papa bear bisa ngasi dengan ikhlas deh. Apalagi dengan pembelian alusista yang laen… πŸ™‚

      • kalau emang hisa begitu bung Satrio, kenapa ga dibungkus langsung? Bisa memotong 5-10 tahun masa RnD yg dibutuhkan.

  30. saya bangga dan salut buat TNI khususnya TNI AD,cara seperti ini yang saya tunggu2..tanpa perlu byk bicara,tanpa perlu bantuan TOT,yg ada cm berfikir,bekerja dan terciptalah sebuah karya yg luarbiasa..1000% rakyat indonesia mendukung kemandirian teknologi khususnya teknologi militer negri ini,saya yakin akan ada lg karya yg jauh lbh hebat lg..jgn katakan rencana anda tapi buktikan dgn hasil karya nyata,maju terus TNI!

  31. untuk kedepan Spec nya ditingkatkan lagi.. Kapal patroli harus cepat minimal speed nya 45-55 Knot dan didukung senjata yg cukup minimal ada rudal nya lah πŸ˜€

  32. Alhamdulillah, sdh seharusnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pengusaha dan penguasa diwujudkan dalam bentuk sinergi untuk menghasilkan alusista produk – produk anak bangsa yang modern dan handal.
    Lanjut, Bro !

  33. Jendral TNI AD inilah yg dpt diacungi jempol, karena sdh dpt merangkul para mahasiswa utk yg positif nyata hasilnya (KMC) dan tinggal menunggu waktu utk menjadi RI 1. Sdh mulai bermunculan generasi dr militer yg dpt diajukan utk RI 1 mendatang, utk sipil hrs memacu diri utk lebih hebat menunjukkan prestasi baik masalah ekonomi maupun masalah militer dan NKRI kedepan semakin cerah arah utk menjadi negara berpengaruh dikawasan ASEAN maupun dunia.

  34. Sebenarnya kita sudah buat RWS sendiri, ini fotonya…

    Mabes TNI Angkatan Darat memiliki sistem senjata automatis dengan menggunakan remote weapon station (RWS). Pemanfaatan teknologi tersebut untuk melindungi penembak dari target musuh.

    Anggota Litbang Mabes TNI AD Mayor (TNI) Armed Herman mengatakan, dengan menggunakan RWS, penembak tidak perlu berada di balik senapan. Mereka bisa mengontrolnya secara otomatis tanpa harus berada di balik senjata.

    “Teknologi ini mampu membidik target tepat sasaran, karena dalam kondisi bergerak pun senjata tetap stabil,” kata Herman pada RoL di acara peluncuran kapal cepat komando TNI di Ancol, Selasa (29/4).

    Menurutnya, dengan dilengkapi RWS, senjata tersebut mampu mengunci sasaran dengan tingkat akurasi baik. Dia menambahkan, senjata tersebut dikatagorikan SMB 12,7 MM dengan jarak tembak hingga 6000 meter, efektif 2000 meter.

    Amunisinya mampu memuat hingga 200 kaliber, namun tergantung kapasitas box penampung. SMB tersebut mampu mengeluarkan peluru hingga 300 RPM. Herman menambahkan, senjata ini sebenarnya sudah umum dipasaran, hanya RWS yang terbaru.

    Mungkin kita disini mempelajari Control weapon systemnya, karena RWS diatas itu hasil Litbang TNI AD…

  35. Yang begini ini nih demen banget. Karya anak negeri mulai dilirik. Kalau belum apa-apa pejabat kita sudah ngomong “kita belum mampu” ya kapan mampunya kalau tidak pernah diberi kepecayaan. Dengar-dengar anak anak ITS mengembangkan RADAR yg bisa menangkap siluman. Share infonya dong? Makin bangga dengan karya anak negeri. Jayalah Negeriku Tercinta Indonesia

  36. Siap, itu kerjaannya Kelompok Kerja ULP. Untuk masalah ini akan dilakukan evaluasi lalu di pantau oleh Itjen Kemenhan. Nah semua sudah terangkum di Permenhan Nomer 17 Tahun 2013 tentang pengadaan barang/jasa.

  37. saya suka pemimpin seperti ini,tanpa banyak omong tahu-tahu kapal dah meluncur .yg lebih bangga lgi buatan anak negeri….

  38. keren yaaa tni ad sekarang menggandeng universitas terkemuka, btw kenapa enggak dari dulu ya kayak gini? ganti presiden kira2 ganti jendral nya gak ya?

  39. Kalau sya melihat nya berbeda bung@NARWIN..sya melihatnya begini..sptnya utk alutsista yg import mmg sengaja dipublish utk mengalihkan perhatian agar yg produksi dlm negeri/mandiri dpt b’jln lancar tnpa ada gangguan b’arti dr pihak2 yg tdk ingin kta mandiri. Slh 1 cntoh nya KMC ini kan, tnpa ada berita tau2 sdh jd 2 unit. Ini br kelas KMC, gmna dgn kelas2 lain yg lbh b’nilai strategis & pnya nilai gentar tinggi.
    Kita tunggu sj kejutan2 lain yg di produksi dlm Negeri & mari kita dukung penuh KEMANDIRIAN.

  40. Semoga semakin banyak para pemimpin yg peduli dengan karya anak bangsa. Tak perlu banyak bicara, tapi langsung jadi barang tu. Bahkan mungkin para Hacker Handal Indonesia bisa menjadi tentara Cyber yang “NGGEGIRISI” atawa menakutkan.

  41. He..he.. ITS seharusnya Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Bukan Institut teknologi surabaya. Itu singkatan yang ditulis awal berita salah. Wartawan vivanews nggak paham singkatan ITS.

  42. The Jalo one step ahead… ckckck…..
    Kmrn tail FA-50 skrg RWS…

  43. Pintu keluarnya kecil banget..di tv keliatan banyak yg kesangkut senjatanya pas mau kluar

  44. Mantab infonya.. semoga pengembangan kedepan bisa bawa rudal ditempatkan di belakang senjata mesin berat dengan silo dan bila memungkinkan sekalian peluncur torpedonya untuk menghajar kapal selam, ngarep.com
    NKRI harga mati, Jayalah Negeriku.

  45. penelitianya ga sia2 yaa.. alhamdulillah .. kita memg membutuhkan kapl jenis sepert ini,, bahkan tgkat kebutuhan kapl jenis ini lebih dibandingkan dengan kcr…

    ap lg bsa memuat 31 org mntap,,, cocok untuk penyerbuan daerah rawa2 tuh,, seharusnya mrinir jga di kash kapl kmc ini,, mereka kyanya lebh membutuhkan…

    sorry oot…
    kalo boleh tau brp banyak kapl jens ini9 yg di pesan TNI..??

    kalo jumlahnya di bawah 100 menurut saya itu msh kurang πŸ™ plg tdk 300 kek…
    100 untuk mrinir 200 untuk ad ^^

    moso trus kita pesan smpe 1000 unit yg ene cm psan sdikit…
    semoga pemerntah memesan kapl ini lebh 1000 unit.. wakakakakakak

      • disitu pagu KMC 36milyar
        jika KMC @ 12 milyar (sesuai artikel)
        cuma 3 dong..?

      • haduh barang bagus belinya hanya 3 yaa… ??? :((

        menurut penerawangan saya nih om jalo,, kcr 40 ga usah di nbkin banyak,, nanggung,, kita kembanbgin kcr 60 saja biar lebh hebat lg,, trus kita banyakin tuh kmc,,,

        • KCR 40 m juga memiliki efek detteren besar dan untuk operasional cost yg keluar gak banyak keluar. Kalau KCR 60 m saya juga setuju tapi lebih baik penempatannya untuk misi. Kalau KCR 40 m bisa dipergunakan untuk patroli. IMO

          • mhn izin mo “berandai”…
            andaikan KMC Komando dalihfungsikan sbg MBT tuk perairan (laut, sungai, rawa dkk), dmodif ulang khusus mmbwa bermcm” rudal jrk pendek/menngah (ssm, sam, torpedo), dgn ddukung radar, sonar/prngkt elktronik lainny (stealth, nite operation) yg mumpuni, diisi 3 orng aj (fungsi spt awak tank), didukung dgn mesin yg top markotop (kdpn 45 knot) dgn tngkt manuver yg tinggi…
            mungkin bs bikin kaprang musuh (figate, destroyer, mungkin jg carrier) “knock down”, tentuny quantity yg bnyak tuk TNIAL…kluny stealth n nite op..
            bijimana tuh kamerad jalo…
            maap, cuman berandai doank..g dtnggepin jg g pa”..(ngarep sih)

          • Bung Gaban, KCR 40 dan Trimaran sudah menjawabnya. Melihat peta kondisi geografis kita destroyer asing juga bakalan pusing kalau nih kapal kita perbanyak. Tapi kalo mau berdasarkan kecepatan bisa dengan trimaran atau FPB. πŸ™‚

          • lebih baik kcr itu sekelas kcr 60. kalau untuk kapal patroli (PC) sudah cukup di kelas kcr 40. dengan sekelas kcr 60 sudah bisa lumayan untuk ditambah berbagai macam hardware sesuai dengan misi yang ingin diemban. bisa anti surface bisa juga sebagai anti ks. tentunya disupport perlindungan udara terbatas (vshorad –> mistral atau igla)

      • nahh Jaloleak sudah keluar nih bung πŸ™‚ salam

        • Hehehehe saya Jalo bukan Jaloleak :mrgreen:

          • Hahahahaha…. itu sebutan untuk fans nya bung jalo

          • yang pas itu Lek Jalo aka Bapak Cilik Jalo

          • Maaf nie bunq jalo,mau usul.knpa,kcr&kri kta sistem perlindunqan udaranya msh sklas v-shorad y?pdhl sy srinq membayanqkan klo kcr&kri kta untuk sistem hanudnya di instal pantsir& buk-me2.kyaknya bklan jd monster laut yq pnya nilai deteren yq mantap.skliqus bs sbqai cover udara yq mumpuni.krna dri cra penyebaran&qerakan akan susah di antisipasi.akhirnya sx patroli,2 hsil lnqsunq di dpt.sxan patroli laut& udara.qmna mnurut bunq jalo?

          • Hehehehehe, mungkin anggarannya belum banyak jadi dibuat mengikuti anggaran yg ada. Katanya mau beli SU-35, mau beli S-300, mau beli chinook, dll. Nanti kalau beli itu, yg lain gak kebeli dong… :mrgreen:

            Skrg kuantitas dulu bung, kualitas Insyallah di MEF III… Tapi…..Kalau ekonomi dan pimpinan kita yg baru mensupport

          • bung Jalo, mao tanya nih… Status MEF itu sebenarnya gimana sih. apakah semacam perundang2an atau perpres atau cuma kebijakan pemangku kekuasaan saja.
            Kalo itu produk yg mempunyai kekuatan hukum, kita kan ngga perlu kuatir siap nanti yang berkuasa setelah pak beye, tapi kalo sekedar kebijakan bearati bisa jadi arah yang sudah dirancang nanti berubah haluan karena merasa visi dah berbeda…

            maaf bnyk nanya bung…

          • MEF itu sebenarnya berbentuk program saja. Ini program TNI setelah sekian lama puasa dan program ini untuk mendukung kekuatan minimal dulu.

            Untuk perundang-undangan ada di UU No. 17/2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 bab III tentang pertahanan menyebutkan β€œPembangunan kekuatan pertahanan melampaui kekuatan essential minimum”. Kemudian pada tahun 2008 ditegaskan dengan Perpres RI No. 7 tahun 2008 tentang komitmen membangun keuatan pertahanan dengan istilah MEF.

            Kemudian juga ada KKIP dengan perpres no 59 tahun 2013 yg memiliki tugas dan wewenang a. merumuskan kebijakan nasional yang bersifat strategis di bidang Industri Pertahanan; b. Menyusun dan membentuk rencana induk Industri Pertahanan yang berjangka menengah dan panjang; c. Mengoordinasikan pelaksanaan dan pengendalian kebijakan nasional Industri pertahanan; d. Menetapkan kebijakan pemenuhan kebutuhan Alat Peralatan pertahanan dan Keamanan; e. Mengoordinasikan kerjasama luar negeri dalam rangka memajukan dan mengembangkan Industri Pertahanan; dan f. Merumuskan kebijakan pendanaan dan/atau pembiayaan Industri pertahanan.

            Kemudian ada Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 2 Tahun 2010 sebagai bagian dari postur ideal pertahanan negara.

            Saya pernah mencari tahu masalah ini, kalau pergantian kabinet dan pimpinan apakah rencana strategis (renstra) yg sudah dibangun bisa dirubah? Iya benar bisa dirubah, cuman masalahnya begini apakah pimpinan baru tersebut berani merubahnya.

            Pertama, pembuatan renstra itu sudah dilakukan dengan memakan waktu yg lama, lalu anggaran yg keluar tidak sedikit. Salah satu contoh, tim pengadaan dan tim uji harus keluar waktu lama dan anggaran tidak sedikit untuk mengevaluasi alutsista yg masuk dalam renstra.

            Kedua,dalam merumus satu kebijakan baru dia harus siap “berantem” dengan DPR.

            ketiga, harus melakukan koordinasi baru lagi dengan User (TNI/Polri). Dll

          • makasih atas inponya bung Jalo, mudah2an saja tetep lanjut di MEFII dan III.

            siapapun yg berkuasa moga mendengar apa yng saya dan kebanyakan orang harapkan

  46. Punya 100 aja kapal tempur ginian mantap juga yaaa…

  47. Utk menambah daya gedor yg lebih hebat, pemerintah/DPR yg akan datang hrs berani menasionalisasi kilang pabrik minyak asing utk dikelola oleh PT Pertamina dan akan dpt menghasilkan rupiah trilyunan setiap hari serta siap utk beli alutsista apa aja F-35, PAK FA-50, S-4000, kapal2 selam, kapal2 induk. Indonesia pasti menjadi ekonomi terkuat dunia dan militer terkuat dunia. Salam……………

  48. http://www.economist.com/blogs/graphicdetail/2014/04/daily-chart-19

    China akhir tahun ini menjadi super power ekonomi dunia….menyalip as

 Leave a Reply