Des 032016
 

89b54470fc0eafffee6f267da0fdb2a9Untuk kesekian kalinya, Kapal Nippon Maru tiba bersandar kembali di tanah air. Jum’at (1/12/2016) pukul 09.00 WIB, kapal persahabatan yang membawa 319 peserta dari 11 negara ini, tiba di Jakarta International Container Terminal 2.

Para peserta South Asean and Japanese Youth Program (SSEYAP) 2016 akan menjelajahi Indonesia sebagai destinasi terakhir mereka dalam 4 hari ke depan hingga 5 Desember 2016.

“Kami mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan leadership, perdamaian persahabatan, dan mampu membuat pemuda dan pemudi Indonesia yang ikut dalam program ini menjadi duta yang baik dalam setiap kegiatan, ” ujar Ibu Yuni, Sekretaris Kementerian Pemuda dan olahraga yang ditemui dalam kegiatan open ceremony di Dolphin Hall, Kapal Nippon maru.

1935788_922998457749267_4828474763991459497_n

Southeast Asian and Japanese Youth program (SSEYAP) melakukan kunjungan ke sejumlah negara ini diprakarsai oleh Jepang dan negara-negara Asean dan sudah berjalan hingga 43 tahun dari semenjak pertama dimulai pada tahun 1974. Progam ini bertujuan untuk mempererat persahabatan dan pengertian bersama antar pemuda di seluruh Asean dan Jepang.

“Misi kami adalah untuk melanjutkan prorgam ini sepanjang mungkin. Saya harap pemuda yang ikut kapal ini bisa mengembangkan dan membangun negeri,” ungkap Akio Wada Direktur Informasi dan Diplomasi Publik, Kementerian Luar Negeri Jepang, Jumat (2/12/2016).

Dalam kegiatan yang telah berlangsung sejak 25 Oktober hingga 15 Desember 2016, para pemuda yang berasal dari 11 negara yaitu Jepang, Vietnam, Thailand, Kamboja, Singapura, Indonesia, Brunei Darussalam, Laos, Malaysia, Myanmar, dan Filipina saling berbagi satu sama lain. Pemuda-pemudi ini membangun motivasi dan bekerja sama dengan rekan internasional untuk berdiskusi, mengenali masing-masing negara, dan mengikuti berbagai kegiatan di sejumlah negara.

“Dalam program ini, mereka akan mendapatkan dua hal utama, yaitu networking dari berbagai negara yang penting untuk masa depan, dan pengertian bersama sehingga menjadi teman yang baik satu sama lainnya,” ungkap Kaori Nakamura, kepala staf administrasi program SSEYAP.

Dalam kapal Nippon Maru lah, semua peserta saling mengenal satu sama lainnya. Belajar menjadi seorang pemimpin dan mampu mempelajari kebudayaan dari berbagai negara. Kapal ini juga menjadi bukti, betapa eratnya persahabatan negara-negara di regional Asia Tenggara dan Jepang.

hqdefault

“Program ini tidak mudah, karena banyak seleksi yang harus dilewati peserta untuk bisa ikut. Kami juga terus berusaha mencari kegiatan lainnya yang mampu membawa putra putri Indonesia, karena pemuda adalah pemimpin masa depan,” ujar Ibu yani, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga di atas kapal Nippon Maru, Jumat (2/12/2016).

Para peserta yang telah mengikuti progam panjang ini diharapkan memiliki figur pemimpin yang mampu menempati posisi-posisi penting pada kegiatan kepemudaan. Tak hanya itu, mereka juga mampu masuk dan berkembang pada bidang lainnya untuk kemajuan negara masing-masing.

Dalam kegiatan yang bertajuk Country Program, para peserta yang berasal dari negara-negara Asean dan Jepang ini akan menjalani serangkaian kegiatan seperti berkunjung ke berbagai institusi di Indonesia, mengenal budaya ke TMII hingga merasakan tinggal bersama orang indonesia dalam program Homestay.

Sumber : Liputan6.com

 Posted by on Desember 3, 2016