Jul 092014
 
(photo: djpsdkp.kkp.go.id)

(photo: djpsdkp.kkp.go.id)

Jakarta – Empat kapal Sistem Kapal Inspeksi Perikanan Indonesia (SKIPI) dengan spesifikasi dan postur termutakhir akan beroperasi pada Oktober 2015. “Selesai pembuatannya pada 2015 dan siap beroperasi pada Oktober tahun itu juga,” kata Direktur Kapal Pengawas Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Budi Halomuan.

Empat kapal SKIPI ini mampu berlayar hingga 14 hari karena memiliki ukuran tangki bahan bakar yang lebih besar. Endurance kapal jauh lebih tinggi dari 27 kapal patroli pengawas yang kini dioperasikan Ditjen PSDKP, yang hanya mampu bertahan dua hari, sebelum harus mengisi ulang bahan bakar.

Kapal Skipi yang baru ini akan difungsikan untuk memberantas praktik pencurian ikan (illegal fishing) di perairan laut Indonesia.

Dengan daya tahan yang cukup lama, empat kapal SKIPI ini diharapkan dapat melakukan patroli semaksimal mungkin dan menjaga potensi perikanan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) daerah Timur dan Barat Indonesia. Rencananya dua ditempatkan di wilayah Timur (Stasiun Tual) dan Barat (Stasiun Batam atau Pontianak).

Kapal dengan kecepatan 26 knot ini memiliki jarak pantauan radar mencapai 120 mil laut (1 mil : 1,8 kilometer), dibandingkan kapal patroli biasa yang hanya 36 mil laut.

Posturnya pun lebih gagah dengan panjang 60 meter, dibandingkan kapal patroli biasa yang berukuran 42 meter. Terdapat ruang laboratorium yang lebih luas dan juga ruang tahanan (untuk nelayan ilegal yang ditangkap). Kapal ini mayoritas dibuat dengan bahan baku baja asli yang kuat dan tahan lama. Teknologi yang digunakan pun cukup canggih, kapal dilengkapi sonar dan penginderaan jarak jauh serta mesin handal buatan MTU Jerman.

Kapal yang mulai dirakit pada 2013 ini diproduksi oleh PT. Daya Radar Utama yang menghabiskan anggaran Rp 140 miliar untuk satu kapal atau total Rp 560 miliar.

“Spesifikasinya hebat. Bahkan banyak orang menganggap mesin yang digunakan paling hebat, kita pakai MTU Jerman ini paling hebat. Kita panggil pakar ITS. Mesin MTU itu digeber 10 jam nonstop masih meringis-ringis,” ujar Direktur Kapal Pengawas Dirjen PSDKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Budi Halomuan.

Perairan Indonesia dengan tiga wilayah fokus utama yakni Perairan Natuna, Sulawesi, dan Arufuru kerap menjadi sasaran tindakan penangkapan ikan ilegal, penangkapan yang tidak dilaporkan dan penangkapan yang menyalahi aturan (IUU Perikanan).

Kegiatan perikanan ilegal tersebut mengganggu perolehan manfaat dari potensi perikanan tangkap Indonesia, yang berdasarkan data resmi di Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 45/2011 berjumlah 6,5 juta ton per tahun.

Dengan adanya empat kapal SKIPI tersebut, Ditjen PSDKP akan memiliki 31 kapal patroli pengawas. Saat ini, 10 kapal beroperasi di wilayah perikanan Indonesia Barat seperti Natuna, Anambas, Karimata, dan lainnya. Sebanyak 11 lainnya di Indonesia Timur, tepatnya di perairan Sulawesi dan Arufuru. Sedangkan enam lainnya merupakan kapal kecil yang operasionalnya dibagi seimbang antara dua wilayah itu.

Wilayah operasi kapal akan mencakup spot zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia yang rawan tindakan illegal fishing. Daerah-daerah itu mencakup Laut Arafura dan Utara Laut Sulawesi (Timur Indonesia) dan Barat Natura serta Laut China Selatan terutama segitiga emas antara Indonesia, Malaysia dan Thailand.

“Intinya kita harus lebih pintar. Kalau kita lebih rapi, kecil kemungkinan terjadi pelanggaran di laut,” ujarnya.(detik.com).

  43 Responses to “Kapal Penangkal Pencuri Ikan Indonesia”

  1. Coblosss

  2. sejauh mana kemampuan kapal ini, gan?

  3. Mantappp

  4. 5 kah

  5. Amankan sumber devisa dan kekayaan tanah air….no 1 ehh nomer 5

  6. 216 km jangkauan radar nya,,
    tp spesifikasi senjata nya blm di uraikan bung diego?

  7. bangga rasanya jadi warga negeri ini
    maju terus indonesia

  8. kelihatannya sepi ada artikel baru rebutan tempat ne ternyata hehehehehe
    Bung Java Indonesia kelihatannya bisa meng elaborasikan artikel diatas swsuai dengan domain beliau

  9. Segera deh lbh difungsikan bakamla.. sbg satuan terpisah dari AL

  10. Top ten

  11. Lanjutkan…..!!!

  12. masih emosi 😀

  13. Ntar aq mo beli juga sama dg kapal skipi buat mancing

  14. Hadir dan ikut nyimak pada jam 03.00 wita…sr mode aktive..

  15. Aslmkum..wr wb..
    Aminn.. Mdh2n bisa ngurangi pencurian, penyelundupan dilaut kt..
    Tggal nunggu rilis2 alutsista laenya..
    Bung admin, ourlikon skyshield lum di ulas ya rilis resminy?

    • Waalaikum salam bung awan… betul tuh bung oerlikon belum dibahas bung diego, setau sy kita akuisisi 6 ya cuma penempatannya dimana belum tau tuh. Cmiiw

      • Met sahur mas rafly..
        Enk nih sahur bisa nyambi nonton bola..hehehehe
        Ho oh mas ane liat di warung sebelah kyknya seru…colek bung Jalo ah..

        • Hehehe.. iya terima kasih sama2 bung awan, saur sambil nonton bola mumpung besok nyoblos dan libur pula jd bs istirahat lagi.

          Biasanya sih bung jalo bentar lagi babar ini barang kalo sudah dicolek… waktu dan tempat dipersilakan ndan jalo 😀

        • Saya lagi stress, kalah ama bini… T_T

          Tapi Brazil tetap idola, 🙂

          Apanya yg mau dibabar nih?

          • Nganu yg skyshield Bung Jalo. Dpt teote apa gak nih?
            Brazil keok ya? Hehehe..
            Muller gitu loh..

          • Waduh bung jalo bukan kalah lagi brazil tapi di sembelih sama jerman itu (just kidding)… oerlikon statusnya gmn bung Jd pengiriman 2015 dan 2017 kan?

          • Gak usah stres bung jalo
            Biasa bung hehehe itulah kehidupan dunia ada menang ada kalah
            Enjoy man hehehe just kiding

      • Penempatan oerlikon skyshield ya di 6 lanuma TNI-AU yaitu lanud hasanudin, supadio, halim
        , iswahyudi, adisucipto, dan pekanbaru.

  16. Mantap nih kapal milik departemen kelautan…btw ke empat kapal ini dilengkapi dgn sistem persenjataan ato tidak ato murni hanya sbg kapal patroli saja?

  17. Btw nih kapal ada ruang tahanan bwt pencuri ikan, kumplit jg ya …
    Sekalian dilengkapi senjata ringan dan water canon juga dong bwt jaga” kl ada pencuri ikan yg berusaha kabur …

  18. Mohon pencerahan kepada bung Diego/bung Nara/bung PS , sya baca di blog yang ternyata rudal Pansyr , Topol M dan Buk M2E. dah nongkrong dimari ….makasih atas pencerahannya.

  19. Semoga diikuti dengan pertumbuhan industri perikanan secara signifikan. Semoga besok DRU membuat kapal penangkap ikan yang sekaligus pabrik pengalengan ikan untuk nelayan Indonesia.

  20. Hmm, kapan nie undang2 cost guard indonesia di sah kan, agar tidak ada tumpang tindih TNI AL, Barkamla, dll, good news lah, pembuatan kapal udah bukan hanya di PT PAL saja, NKRI harga mati

    • setuju, semoga presiden baru segera menata ulang tumpang tindih penindakan di laut, cukup TNI-AL dan polair, KKP konsentrasi kepada budidaya/pemanfaatan potensi laut termasuk produksi garam.

      sibuk ngurus maling ikan jadi impor garam terus !

  21. test

  22. Modal awal indonesian coast guard supaya ALRI bisa fokus ke pengamanan luar ZEE… 😀

    Ya iyalah…ngapain kapal ALRI canggih canggih cm ngurusin maling ikan,penyelundup,cukong pasir dsb…tugas yg memilukan angkatan laut negara manapun…

    Itu sama aja menugaskan kapal selam untuk mengangkut barang… :mrgreen:

  23. Mendingan ALRI mancing ke luar ZEE sambil ngetes yankhort,… hehehhe,… slam knal bung wehrmacht

  24. kapal patroli yg membanggakan, wajib dibekali senjata pendukung setidaknya 12,7mm & heli ringan … di masa depan lebih baik apabila sistem patrol pantai dikoordinasikan dlm satu wadah

  25. sekalian mental apparatnya diperbaiki agar enggak mempan disuap.

  26. bagi tugasnya sama bakamla alias coast guard gimana ya?
    lantas kalau di laut ketemu sama kapal2 ‘nelayan’ jadi2an cina yg selalu jalan bareng dikawal sama kapal2 dept perikanan mereka yg semi-militer bisa apa kapal ini?

    aturan pelibatannya gimana kalau ketemu kapal2 semi-militer cina yang bisa jamming dan dilengkapi senjata mesin itu?

 Leave a Reply