Nov 092017
 

Kapal Patroli KKP (KKP RI)

Timika, Jakartagreater.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyetujui usulan Kejaksaan Negeri Timika untuk segera meledakkan kapal pencuri ikan KM Laut Maluku di perairan Mimika pada pertengahan Desember 2017 mendatang.

Kepala Kejaksaan Negeri Timika Alex Sumarna, mengatakan pada Kamis 9-11-2017 di Timika, peledakan KM Laut Maluku akan dilakukan bersamaan dengan peledakan salah satu kapal pencuri ikan di wilayah Merauke. “Tanggal pastinya belum kami tentukan. Tetapi yang jelas sudah ada persetujuan dari KKP untuk melakukan eksekusi kapal itu,” ujar Alex Sumarna.

Eksekusi peledakan KM Laut Maluku nantinya akan melibatkan pihak Pangkalan TNI AL Timika dan Kepolisian Sektor Perairan Mimika. KM Laut Maluku tertangkap oleh Satuan Polisi Perairan Polda Papua sewaktu sedang mencuri ikan di kawasan perairan Mimika pada 2014.

Kasus itu sudah diproses secara hukum hingga ke tingkat Mahkamah Agung RI sampai kasusnya berkekuatan hukum tetap. Dalam putusan kasasi MA belum lama ini, pengadilan memerintahkan agar kapal tersebut disita oleh negara untuk dimusnahkan.

Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon beberapa waktu lalu mengatakan proses peledakan KM Laut Maluku tersebut membutuhkan penanganan khusus. Kapal berbobot sekitar 155 grosstone (GT) tersebut terbuat dari besi, sehingga proses peledakannya harus mempertimbangkan keamanan lingkungan kawasan sekitar.

Kapolsek Perairan Polres Mimika Iptu Barnabas mengatakan KM Laut Maluku tersebut sejak tahun 2014 hingga kini masih berlabuh di Pelabuhan Sungai Wania, samping Kampung Cenderawasih, Distrik Mimika Timur.

“Dari laporan teman-teman, kapal itu masih beroperasi menangkap ikan di perairan Mimika sewaktu sudah ada kebijakan moratorium penangkapan ikan oleh kapal-kapal eks asing yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Proses hukumnya sudah selesai sampai di tingkat Mahkamah Agung,” ujar Kapolsek Perairan Polres Mimika Iptu Barnabas. (Antara).

  15 Responses to “Kapal Pencuri Ikan Akan Diledakkan di Mimika”

  1. Kapal milik siapa dari mana?

  2. Klu penangkapan dan penenggelaman kapal dr China kok gak kedengaran lg beritanya? Apa nelayan Chinanya gak berani lg atau ditutupi agar khalayak umum tdk tau?

  3. Jika tidak memungkinkan untuk meledakkan kapal, kenapa kapalnya tidak di modifikasi lagi dan di gunakan lagi untuk kepentingan negara kita..
    laut di papua terumbu karangnya masih sangat bagus..jika di gunakan untuk peledakkan kapal besar khawatir akan merusak terumbu karang tersebut

  4. KALO MASIH BELUM KAPOK ORANG NYA TENGGELEMIN SEKALIAN

  5. Mungkin kalau indonesia borong destroyer tidak ada lagi kapal2 liar wkkkkk….

 Leave a Reply