Dec 132014
 
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (photo:tribunnews.com)

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (photo:tribunnews.com)

Malang – Sebanyak 22 Kapal ikan asal China ketahuan mencuri ikan di laut Arafuru, namun 14 di antaranya melarikan diri saat akan diamakankan karena TNI AL dan AU terlambat datang. Apa kata Menhan?

“Itu pelajaran. Ke depan kalau dia lari lagi, lewat selat ditutup aja mestinya,” kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Hotel Tugu, Malang, Jumat (11/12/2014).

Mantan KSAD itu menerangkan soal penutupan selat dimaksud, yaitu menutup jalur perairan yang digunakan kapal-kapal pencuri untuk melarikan diri. Ryamizard juga mengatakan, lepasnya 22 kapal pencuri ikan itu karena kurang koordinasi.

?”Ke depan itu makanya masalah. Kementerian koordinator maritim harus koordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk dengan pertahanan. Pertahanan sudah siap untuk mempertahankan negara. Ini semuanya laut, darat, udara siap. Jadi kalau lari dikejar pakai pesawat, pasti duluan kita. Kurang koordinsi,” papar Jenderal (Purn) bintang empat itu.

“?Jadi itu pelajaran dan nggak boleh terjadi lagi. Ini kan bahan, nanti koordinasikan kepada kementerian kelautan. Kalau kerja-kerja model gini (lari dikejar), namanya jadi main petak umpet,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan penjelasan mengenai perkembangan terbaru soal 22 kapal asal Tiongkok yang mencuri ikan di Laut Arafura, Timur Indonesia. Dari 22 kapal itu hanya 8 kapal yang berhasil ditangkap, sisanya sebanyak 14 kapal berhasil kabur.

“Hanya 8 kapal yang dikawal sisanya pergi,” ungkap Susi saat ditemui di Pengadilan Negeri Ambon, Maluku, Kamis (11/12).

Susi menceritakan kronologis singkat terkait 22 kapal asal Tiongkok yang mencuri ikan di laut Arafura. Sebanyak 22 kapal itu berhasil ditangkap oleh radar Automatic Identification System dan diterima oleh sistem pelacak satelit INDESO Minggu (7/12/2014).

Sayangnya butuh waktu persiapan yang cukup lama bagi TNI AL dan TNI AU untuk mengeksekusi dan melakukan tindakan penangkapan 22 kapal asing ilegal tersebut.

“Kita tangkap (satelit) 22 kapal Tiongkok sedang tangkap ikan. Kita perintahkan TNI AL, TNI AU. Tetapi besok pagi mereka baru masuk ke sana,” papar Susi. (Detik.com).

Bagikan :

  109 Responses to “Kapal Pencuri Ikan China Kabur”

  1.  

    Sikat

    •  

      Apa perlu menggunakan PPRC lintas matra? Kl reaksinya kyk gini kl perang beneran gimana? Maaf hanya pemikiran tukang Batik..

    •  

      apa di bilang….alutista jangan di tumpuk di jawa…..di jawa di kota2 kabupaten banyak alustista di kodam-batalyon-pangkalan udara-pangkalan laut, arhanud, dll…coba sebar di area strategis biar responnya cepat….tidak tergopoh2….coba cek jumlah alutsista di NTT, pasisir papua, maluku, natuna, laut selatan….begitu musuh nylonong bingung semua dan pasti terlambat.

  2.  

    berani ga ya?

  3.  

    Heeeemmm

  4.  

    hajar

  5.  

    Kena tilang,udah damai aja

  6.  

    BAKAAAAAAARRR

  7.  

    melihat komentar bu susi,kelihatannya tni sepertinya takut ,maaf klo salah

  8.  

    Thread khusus buat mbah bowo nih…… Mbah!!! Sini mbah, ada artikel bagus nih…..

  9.  

    Kelamaan bertindak dan minim koordinasi, berakibat kapal maling bisa melarikan diri………..aneh bin ajaib…………kenapa gak ditembak saja yg melarikan diri itu ???

  10.  

    Hai,,ya!,,ini tak boleh terulang lgi.tpi kalo mangsih pijam satelit cina buat ngelacaknya ya podo a’e masbro?.( dikibulin abis).ayo TNI ku tersayang berikan rakyatmu ini bukti bukan janji ja. (masgul,sewot,keki,marah,jengkel,)kalo di aduk2 jadi apa ya?…ada yg tahu?.

  11.  

    Kapal ikan aj bgtu, gmna kalo kapal selam ????
    Lemah, jgn bikin malu dh

    •  

      Laut arafura, papua, maluku, ntt, kalimantan, natuna, laut selatan….dipastikan minimal dari sisi jumlah alutsista….musuh nylonong jadi tergopoh gopoh….hampir semua ngetem di jawa….coba di sebar secara strategis…..indonesia luas sekali lho

  12.  

    Kok bisa? Sepertinya Ada yang secara sistematis melakukan pelemahan.. Kalau kondisinya seperti ini terus, Pak Jokowi dan kabinetnya Resign aja pak. Biarkan negeri ini dpimpin mafia saja.

  13.  

    Inilah yg pernah saya bilang, radar itu penting, tp yg lebih penting setelah radar mendeteksi adanya kapal pencuri ikan segera lakukan tindakan cepat dan tegas,,bukanya ragu dan lelet,,rakyat ga butuh banyak alasan,,,

  14.  

    NEGERI CHINA YANG AGUNG
    oleh bowo kusumo

    KAULAH SANG NEGERI CHINA YANG AGUNG
    BERKUASA SELUAS LAUTAN DAN SEMENANJUNG.
    KALAULAH PEMBERANI KETURUNAN SANG GENGGIS KHAN
    YANG MENGUASAI DARATAN DAN JUGA LAUTAN.

    KAISARMU SANGATLAH GAGAH TAMPAN BERWIBAWA
    TANPA PENCITRAAN DAN JUGA SANGATLAH BIJAK PADA RAKYATNYA.
    BERMAHKOTAKAN EMAS, INTAN DAN PERMATA
    YANG TAK TUNDUK PATUH PASTI MENERIMA AKIBATNYA.

    TENTARAMU SEPERTI BILANGAN PASIR
    MENGHAJAR MUSUH SECEPAT KILAT.
    MURKAMU DITAKUTI BANYAK MANUSIA
    KAU KEPRUK GADA DAN KAU SEMBELIH SETIAP MANUSIA HINGGA TAK ADA YANG TERSISA.

    KOTA YANG KAU INVASI HANYA TINGGALAH BANGKAI DAN TUMPUKAN LEMAK
    SEDANGKAN GADIS GADIS KAU BAWA PERGI
    RATAPAN MENANGIS YANG HANYA TERSISA
    MELIHAT KOTA YANG SUDAH SEPI DAN HAMPA.

    Renungkanlah adek adek sekalian,

  15.  

    yg 8 koq nggak langsung di tenggelamkan,jgn krn kapal nelayan china pemerintah tdk konsisten..sikat jgn ragu,klo tni ragu biar nelayan indonesia yg nenggelamkannya

  16.  

    jiahahaha…masih aj pesimis nyantai aj cukup sediakan kopi sambil nunggu yg goib yg nangkap tanpa d tau hehehe….

  17.  

    Bahan renungan dan pembelajaran yang sangat penting terkait respond time TNI AU/AL, semoga ke depannya dapat diperbaiki, tak terbayangkan jika 22 kapal tersebut memiliki “maksud” lain.

    Kendatipun dalam masa damai, scramble time patut tetap diperhatikan. Semoga TNI bisa menjadi kekuatan militer yang “balance”, jadi tidak hanya “keren” dengan segala alutsista baru, namun keseluruhan alutsista dapat dipergunakan dan di proyeksikan secara tepat dan terukur ke lokasi potensial konflik dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

    Tabik

  18.  

    aku yakin kayak gini cuma sesaat aja…..nanti juga di biarin…..judule ttp Pesimis…..

  19.  

    China Negeri Yang Agung Siapa yang bisa mengalahkannya ????

    Mereka mempunyai pasukan-pasukan abadi.

    Puluhan Ribu Perwira
    Dan Jutaan Tentara yang 30 KM saja sudah terlihat dengan mengepulnya debu seperti awan kabut yang hitam terlihat dari kejauhan.

  20.  

    Kebanyakan bacot kerja ga becus
    kapal nelayan tradisional di bakar
    kapal yg 500dwt ga di rudal aja malah ga tau diapakan
    ayolah jgn banyak cocot
    BUKTIKAN bacotmu

  21.  

    Wo ….bowo …masa sejarah gengiskhan ga tau wo.wo.

  22.  

    yang sabar ya TNI,,,saya yakin ini bukan salah atau kelemahan kalian….!!!!

  23.  

    Bukanya TNI itu disiplin tinggi?
    masa telat??

  24.  

    Hehehe.. presiden dan menteri 11-12

  25.  

    nggak heran….miris….

  26.  

    Infonya sdh ditangkap… tp info lain malah lepas….. Apa jadinya klo pengecut terus….

  27.  

    dari komentar menhan berarti beliau sudah tau dari datang perginya kapal cina itu. cerdik juga di tutupnya selat. jadi koordinasinya sebelum masuk tutup dulu seluruh area yg di duga sebagai tempat masuknya para pencuri ikan. acuanya berupa hasil pantauan satelit atau radar laut sebagai sentral komandonya. jadi ngak sibuk koordinasi melulu ntar lepas lagi.di akalin lagi kurangnya personil atau kapal dll. klo kapal perang cina berani masuk tuk mengawal nelayanya berarti TNI siaga 1, wajib seluruh warga negara membela yg hak dan benar !!

  28.  

    Ohhh jadi mbah bowo ini orang cina ya???

  29.  

    Perahu2 pencuri ikan cina kok bisa dgn mudah lolos. Jgn2 pada pakai ilmu welut putih kali yah?
    Lain kali pecut dulu pakai daun kelor dulu, biar pada letoy. Bikin geram aja. Hehehe!
    Udah sana, sekarang pada kerja yg baik, jgn pada lelet lagi!

  30.  

    bukannya kita menggunakan satelit tiongkok dalam simulasi menghadapi armada musuh dari arah diego garcia dalam latgab “pre empty strike” bulan juni 2014 kemarin???cmiw yg banyak
    jika “ya”, rasanya aneh jika kita menangkap kapal dan nelayan tiongkok

  31.  

    Nah klo berita diatas apa yg dikatakan menhan benar, maka kesalahan pada ibu susi krn baru ada laporan yg diterima, ” Sebanyak 22 kapal itu berhasil ditangkap oleh radar Automatic Identification System dan diterima oleh sistem pelacak satelit INDESO Minggu (7/12/2014)”. Kenapa lsg mengundang media dan memberitakan mereka sdh menangkap 22 kapal asing tsb kpd media? Nah berita media pasti cpt tersebar luas, dan kapal asing tsb keburu kabur he he he

    •  

      yang memberitakan kan media yang itu-itu juga, dan sepertinya memang di tugaskan tuk memblow up apapun yang di lakukan pemerintah persis laporan khusus jaman orba, cuma sekarang pemberitaannya kelewatan terlalu jauh dari kenyataan, jadinya ya seperti ini,,,, miris and memalukan dan ajaibnya yang salah selalu orang lain

    •  

      Bung Gue,
      Saya kira mind set TNI perlu diubah, dari MEF ke Operasi Maritim (termasuk tangkep maling ikan).

      Alesan kurang BBM sudah basi, kenapa sudah tahu tidak diantisipasi? Setahu saya kita punya beberapa replenishment tanker besar & kecil, terbaru adalah KRI Tarakan. Mengapa tidak ditempatkan sebagai tanki timbun terapung di misalnya Natuna dan Ambon? Penerbal juga punya 24 Nomad (apa masih laik terbang?) dan 6 NC-212, murah ongkos operasinya, sebagai aset udara.

      Kayaknya TNI sudah tertular terkena penyakit birokrat yang lamban dan males bergerak. Ini baru lawan maling ikan, bagaimana kalau lawan musuh negara lain? Menhan harus segera evaluasi fenomena ini.

      •  

        Motto TNI adalah perintah atasan HARUS dilaksanakan TANPA memperdulikan segala kekurangan.

        Ini telah dibuktikan TNI AD yg menjaga patok perbatasan, dan TNI AU yg intercept black flight.

        Ayo TNI AL buktikan dengan menangkap semua kapal maling ikan, jangan hanya mengeluh kurang BBM!!!

        •  

          Urusan pemberitaan lumrah saja, setiap instansi akan bertindak begitu untuk kepentingan dirinya.

          Sebelum diberitakan, data pelacakan satelit pasti sudah diberitahukan kepada instansi terkait termasuk Kemenhan cq TNI AL.

          Mengapa terlambat bergerak sampai besoknya, justru ini yg harus dijelaskan dan dievaluasi jangan sampai terulang lagi.

  32.  

    Susah juga bila suatu instansi kelautan yg tidak harmonis satu sama lainya untuk menjaga perairan NKRI ini..karena masks adanya praktek*uang atau upeti* yg mengenai hasil laut …?

  33.  

    memang yang dilapangan reformasi dulu baru bisa sinkron perintahnya

  34.  

    saya percaya bu susi tdk sperti yg sodara bayangkan,dia org nya liar sulit d kendalikan,saya rasa dia gk bakal mau mengorbankan nama baiknya sendiri,setelah tau ad kapal curi ikan dia langsung printahkan tni bertindak makanya dia pede klo kapal tu pasti kena,tp nyatanya tni baru besoknya brangkat ke TKP.

  35.  

    Ayo TNIku yg hebat, tunjukkkanlah kekuatanmu.Pada saat damai amankan wilayah NKRI dari penjarah asing, Pada saat perang lindungi wilayah NKRI dari pasukan asing. AYO TNIku maju terus pantang mundur. Jayalah NKRI.

  36.  

    Pencuri ikan sudah jelas siapayg harus diberantas… papua gmn pak?!

  37.  

    Kong kalikong

  38.  

    malu dong sama tetangga, koar2 kita terhebat dan ke 15 militer dunia tapi sama kapal China ngak berani di laut sendiri.

  39.  

    diskusi yg menarik nih…
    gue sendiri membaca, kebijakan pemerintahan skrg belum didukung sepenuhnya oleh lembaga negara lainnya, koordinasi yg acak adut menunjukan hal itu.
    idealnya begitu arah kebijakan maritim digulirkan semua pihak memiliki VISI yg sama dlm protokoler yg ditetapkan.
    ini terkesan bu susi menggunakan media untuk ngomporin matra laut yg beliau asumsikan kinerjanya serba lelet dan setengah hati.

    masalah ilegal fishing adalah bagian kecil dibanding masalah SATU VISI nya komponen2 bangsa dlm kebijakan poros maritim ini,

  40.  

    Mari kita berpikir jernih secara sistematis :

    1. Apakah dari data satelit kita langsung bisa tahu secara pasti negara pemilik kapal (megingat banyak surat izin yg dipalsukan)? Baru pasti tahu kalau sudah ditangkep.

    2. Kalau benar ada perintah “selesaikan dengan cara kekeluargaan dan hati ke hati’ apakah dapat diberikan oleh seorang Menteri kepada MenHankam/ Panglima TNI? Hanya Presiden yg dapat memerintahkan.

    3. Tetapi koordinasi sudah dilaksanakan, hanya keberangkatan terlambat sampai esoknya (24 jam), sehingga sebagian besar lolos.

    Mari kita tunggu penegakan hukumnya di pengadilan.

  41.  

    Hedeeehh, mau liar ! Mau susah dikendalikan ! Mau pun ya tato di betis ! Perintahnya udah jelas ‘ gunakan cara kekeluargaan dan bicara hati ke hati’ . so jgn salahkan tni, tni hanya jalankan perintah, diperintah bakar akan dib akar !, kepruk akan dikepruk ! Lepas ya akan dilepas !

  42.  

    Semoga kaburnya ke 14 kapal China, bukan hasil negosiasi siluman antara G to G. Dan yang menjadi anehnya berita kabur ini kok ya pas yang tertangkapnya kapal-kapal China dan semoga lagi bukan karena faktor yang disengaja.Bilamana hal ini merupakan khilaf / human error semata segera perbaiki SOP penangkapan kapal ikan ilegal, dengan meriview apa-apa saja yang menjadi kesalahan sebelumnya. Jangan sampai terjadi ke dua kalinya. Dapat memperburuk citra petugas keamanan dan pemangku kebijaksanaan.

  43.  

    Semua sudah diatur, jangan terlalu berharap banyak… Pretttt….

  44.  

    ane setuju bung

  45.  

    benar bung,,,! saya juga melihatnya seperti itu,,,,yg lebih kasian lg adalah para nelayan tradisional yg sudah terlanjur tertangkap dan dibakar kapalnya, sedangkan pelaku besar mereka “KABUR”, jika memang pemerintah hendak menegakkan hukum, harusnya mereka tidak pandang bulu,,,justru pelaku besar inilah yang telah merugikan negara triliunan rupiah,,,sedangkan nelayan kecil, sy yakin mereka digertak saja sudah ketakutan,,,silahkan anda menilai menilai sendiri….

  46.  

    Yahh… Staff majalah Obor nih.. , kok Blom Masuk BUI lo Tong?

  47.  

    Sedikit bicaralah dan perbanyak kerja….
    Kalo udah gini siapa yg malu

  48.  

    Yg perlu menjadi pertanyaan dan analisis, kapal yg kabur tersebut tonasenya berapa dan yg dipilih untuk di tangkap tonasenya berapa? Di artikel ini kan gak disebutkan to…?Trus kalau kabur, mereka kaburnya ke arah mana, hayo? Apa malah kagak bakalan kena gang bang ma kapal perang negara tetangga yg rutin muter2 juga, apalagi jika kapal mereka penuh dengan muatan ikan, masak yo iso kabur, emang seberapa cepat kapal yg penuh muatan dapat melaju? Saya kira ini menarik untuk di diskusikan bukan? Terimakasih…

  49.  

    cuma usulan awam neh :

    1. berlakukan moratorium per 1 Jan 2015, tanpa batas waktu.

    2. cabut semua ijin nangkep ikan yg sdh dikeluarkan utk nelayan asing per 30 Des 2014.

    3. periksa semua perusahaan lokal yg punya ijin nangkep ikan, takutnya ntu perusahaan sahamnya punya asing jg.

    kalo sdh dilaksanakan maka TNI sdh punya dasar hukum dan jg leluasa utk nimpuk kapal nelayan asing kalo kabur, terhitung 1 Jan 2015

  50.  

    Emmm, Ibu Susi ‘mungkin’ seorang praktisi dan yg lainnya ‘birokrasi’ jadi ya tinggal bagaimana menyelaraskan (justify) ………….mohon maaf jika salah

  51.  

    Berdoa aja yang banyak biar dapat ganti yang lebih baik.

  52.  

    Jgnkan kapal ikan , lha wong tni au aja brani intrsep 4 unit f18 usa
    dgn 2 unit f16 jadul. Intinya tni hanya jalankan perintah ‘ cara kekeluargaan dan bicara hati ke hati’ thd kapal ikan cina

  53.  

    Makanya tni itu harus selalu siaga 1, jangan ada siaga 2 atau siaga 3. Perintah sudah jelas, bbm gak keluar, tunggu besok pagi saja, karyawan pom bensinnya sdh tidur. Karcis bensin gak di kasih sama boss. Makanya baru besok pagi datangnya, keburu malingnya kabur mas.

 Leave a Reply