Des 122018
 

USS Lyndon B Johnson sedang disiapkan di dermaga kering, sebelum dermaga itu dibanjiri air sehingga pekerjaan dapat terus dikerjakan di kapal saat mengapung di air. (Foto milik General Dynamics-Bath Iron Works via twitter @GDBIW)

Kapal USS Lyndon B. Johnson kelas Zumwalt diluncurkan pada 9 Desember di galangan kapal General Dynamics-Bath Iron Works di Bath, Maine.


Proses ini melibatkan pemindahan kapal ke dok kering setelah konstruksi dan perlahan memompa air ke dalamnya sebelum memulai pekerjaan akhir di kapal.

“Penting bagi program DDG 1000 dan galangan kapal untuk mencapai tonggak utama ini,” kata Manajer Program DDG 1000 untuk Angkatan Laut, Kapten Kevin Smith, dalam sebuah siaran pers.

“Dengan dua kapal pertama dari kelas yang sedang berlangsung, kami bersemangat untuk melanjutkan fase berikutnya dari pembangunan masa depan Lyndon B. Johnson,” kata Smith.

Kapal ini diharapkan akan diresmikan pada tahun 2019 dan memasuki layanan aktif pada tahun 2021, bersama dengan Zumwalt dan Michael Monsoor, dua kapal lainnya dari kelas Zumwalt.

Kelas Zumwalt seharusnya menjadi perusak paling canggih yang pernah dibangun, dengan teknologi siluman dan sistem senjata yang bisa memberikan dukungan tembakkan presisi untuk pasukan amfibi.

Disiapkan untuk memiliki sistem propulsi listrik yang dapat mengelola sistem berat di masa depan, seperti laser. Sebagai petarung permukaan dengan sebesar hampir 15.000 ton, membuatnya menjadi yang terberat di kelasnya yang dibangun oleh Amerika Serikat.

Sistem senjata telah ditinggalkan sebagai opsi karena biaya yang dirancang untuk itu. Angkatan Laut mengatakan dalam beberapa dengar pendapat dengan Kongres dan menyatakan bahwa mereka akan menunggu teknologi yang relevan atau menghapusnya untuk menciptakan ruang.

Sumber: UPI

 Posted by on Desember 12, 2018