Nov 242016
 
Indonesian Navy Sigma PKR 10514 KRI Raden Eddy Martadinata-331 at Tanjung Wangi Port - Banyuwangi East Java. (Photo : Yeya Kemboetz)

Indonesian Navy Sigma PKR 10514 KRI Raden Eddy Martadinata-331 at Tanjung Wangi Port – Banyuwangi East Java. (Photo : Yeya Kemboetz)

Surabaya – Kapabilitas dan Kompetensi PT PAL Indonesia menghasilkan mahakarya yang tepat dan berkualitas menjadi perhatian Dunia. Setelah berhasil menghantarkan Kapal Perang Strategic Sealift Vessl (SSV) pesanan Kementerian Pertahahan Filipina tepat waktu, kini pembangunan Kapal jenis Frigate juga menjadi perhatian dalam keberhasilan pembangunannya. Rombongan Atase Pertahanan 15 Negara Sabahat tanggal 22/11/2016 berkunjung ke PT PAL Indonesia (Persero) untuk menyaksikan langsung kemampuan dan Kapabilitas dalam Industri Pertahanan Matra Laut.

Pimpinan Rombongan dari Atase Pertahanan Inggris, kolonel Adrian Campbell Black menuturkan kegembiraannya dalam kunjungan ini. “Memahami Konsep Presiden Jokowi dalam Program Kemaritimannya, Kami berkunjung untuk melihat sejauh mana perkembangan Industri Kemaritiman Indonesia terutama Industri Pertahanan” ujarnya. Industri Kemaritiman yang digaungkan Pemerintah terutama yang menghasilkan Alat Pertahanan salah satunya PT PAL Indonesia, merupakan kunci dalam perkembangan kemajuan Indonesia dalam menghadapi persaingan Global.

Direktur PT PAL Indonesia Sutrisno menerima rombongan Atase Pertahana dari Australia, Brazil, Cina, Prancis, Iran, jepang, Rusia, Singapura, Spanyol, Swedia, Thailand, Timor Leste, Inggris, Amerika, dan Vietnam di Gedung PIP dengan hangat. “Kami merupakan Perusahaan Negara yang tidak hanya memproduksi Kapal untuk pertahanan namun juga untk kapal komersiil serta juga power plan dan anjungan lepas pantai” ujar Sutrisno.

“saat ini kami memproduksi Kapal Perang baik pesanan Angkatan laut Indonesia, juga Angkatan laut Luar negeri” ujarnya. Selain dari bisnis pembangunan Kapal, PT PAL Indonesia juga memproduksi Karya Non kapal serta perawatan perbaikan Kapal-Non Kapal.

Dalam Diskusi yang berlangsung hangat dan singkat, banyak tanggapan yang positif dan rasa keingintahuan pada kemampuan PT PAL Indonesia, terutama pada pembanguann Kapal Perang berteknologi hasil Alih Teknologi dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding, Belanda.

Kapal jenis Frigate yang akan diserahkan pada awal Tahun 2017 ini berkemampuan besar dan canggih. Dengan kemampuan 4 jenis peperangan dan berefek getar yang besar. Disamping itu saat ini PT PAL Indonesia telah berhasil mengembangankan kapal Landing Platform Dock (LPD) alih teknologi dari korea. Dan saat ini PT PAL Indonesia sedang melaksanakn penyelesaian kapal tersebut Strategic Sealift Vessel (SSV) untuk kementerian pertahanan Philipina. Serta penyelesaian pembangunan fasilitas Kapal Selam.

Sumber : PT PAL Indonesia

Bagikan:
 Posted by on November 24, 2016