Kapal Perang Cheonan Lahir kembali sebagai Fregat, setelah 11 Tahun Tenggelam

Kapal Perang Cheonan

JakartaGreater – Menteri Pertahanan Korea Selatan Seo Wook menghadiri upacara peluncuran fregat baru ketujuh (FFX Batch-II) Angkatan Laut Korea Selatan, ‘Cheonan’ yang diadakan di Hyundai Heavy Industries di Ulsan pada tanggal 9/11/2021, ungkap laman Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Dalam pidatonya Menteri Pertahanan Korea Selatan menekankan keinginannya untuk mendukung terciptanya perdamaian abadi di Semenanjung Korea berdasarkan kemampuan pertahanan nasional yang kuat. Dia juga menyatakan keinginannya untuk melakukan yang terbaik untuk membangun militer yang kuat dan canggih yang memimpin masa depan dan untuk mewujudkan “keamanan yang kuat, militer yang bangga, dan pertahanan nasional bersama.”

Menteri Seo berkata, “Cheonan ‘Laut Barat’ telah dilahirkan kembali sebagai kapal pengawal yang canggih.

Menteri Pertahanan Seo Wook pertama-tama memperingati pengorbanan mulia dari 46 veteran kapal perang Cheonan, yang teroksidasi hebat saat mempertahankan laut negara, dan mendiang Letnan Jenderal Han Joo-ho, yang meninggal saat menyelamatkan rekan-rekan ini. Setelah memperkenalkan penampilan ‘Cheonan’, yang digunakan Angkatan Laut Korea dua kali sebagai nama kapal di masa lalu, dia berkata, “Janji nasional untuk selamanya mengingat pengabdian para pahlawan dengan menghidupkan kembali Cheonan ditepati.” Kami akan melanjutkan sejarah yang membanggakan itu.

Kapal Perang Cheonan 3

Upacara peluncuran fregat baru ketujuh (FFX Batch-II) ‘Cheonan’ Angkatan Laut Korea Selatan, 9/11/2021. (@Korean Ministry of National Defense)

Menteri Seo berkata, “Kapal pengawal ketujuh militer kami, Cheonan, telah secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk mendeteksi dan menyerang kapal permukaan dan kapal selam. berharap Dia juga berkata, “Saya bisa merasakan semangat patriotik dan semangat berani dari rekan-rekan senior kita yang telah melindungi laut Korea dari kapal Cheonan di depan kita. Saya harap kalian tetap kuat,” desaknya kepada para pelaut.

Pada saat yang sama, Menteri Seo mengatakan, “Tahun ini menandai peringatan 71 tahun pecahnya Perang Korea dan peringatan 30 tahun aksesi Korea ke Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kami menciptakan perdamaian baru di dunia.”

“Kemampuan pertahanan negara yang kuat adalah fondasi perdamaian dan kemakmuran,” katanya. Secara khusus, Menteri Seo mengatakan, “Saya akan melakukan yang terbaik untuk membangun militer kuat berteknologi tinggi yang dapat memimpin masa depan dan untuk mewujudkan ‘keamanan yang kuat, militer yang bangga, dan pertahanan nasional bersama’.”

Fregat kelas Cheonan 2800 ton baru dibangun untuk menggantikan fregat kelas 1500 ton (FF) dan korvet kelas 1000 ton (PCC) yang saat ini dioperasikan oleh Angkatan Laut.

Kapal Perang Cheonan 1

Upacara peluncuran fregat baru ketujuh (FFX Batch-II) ‘Cheonan’ Angkatan Laut Korea Selatan, 9/11/2021. (@Korean Ministry of National Defense)

Menurut tradisi angkatan laut Korea Selatan, Sojin Son, istri Menteri Seo, yang merupakan tamu utama, memotong pitanya dengan kapak, lalu meluncurkan bola perayaann, dan memecahkan botol sampanye. Fregat Cheonan diharapkan akan dikirim ke Angkatan Laut pada awal 2023 setelah menjalani evaluasi operasi uji. Setelah menyelesaikan proses elektrifikasi, fregat akan ditugaskan ke armada maritim, di mana dia akan ditugaskan untuk mempertahankan kedaulatan maritim.

Nama Kapal Perang Cheonan

Nama kapal perang Cheonan, diambil dari sebuah korvet Korea Selatan, ROKS Cheonan (PCC-772) yang tenggelam pada 2010. Nama kapal perang ini dibangkitkan kembali untuk fregat baru.

roks

dok. Korvet ROKS Cheonan tahun 2010 sebelum tenggelam. (@Rep. of Korea, Defense Photo Magazine)

Fregat Cheonan yang 2.800 ton menggantikan fregat cepat (FF) 1.500 ton dan korvet tempur patroli (PCC) 1.000 ton yang telah dioperasikan ROKN selama lebih dari 30 tahun.

Fregat Cheonan yang baru berukuran panjang 122 meter, lebar 14 meter, dan tinggi 35 meter, serta dilengkapi meriam 5 inci, peluru kendali antar kapal, peluru kendali taktis antar kapal, dan sistem senjata jarak dekat(CIWS).

Fregat Cheonan mencakup kemampuan operasi anti-kapal selam yang ditingkatkan. Ia memiliki torpedo jarak jauh Hong Sang Eo (Hiu Merah) untuk menyerang kapal selam, serta sistem sonar array yang ditarik untuk mendeteksi mereka dari jarak jauh.

Kapal perang Cheonan akan secara resmi dikirim ke ROKN pada tahun 2023 setelah penilaian operasi percontohan. Setelah integrasi kekuatannya selesai, itu akan menjadi kapal andalan Armada ke-2 ROKN, yang bertanggung jawab atas wilayah Laut Barat.

Leave a Reply