Kapal Perang dan Kerjasama Misil, Rusia dan Indonesia

67
838
Kapal Perang Bystryy di Tanjung Priok, Jakarta
Kapal Perang Bystryy di Tanjung Priok, Jakarta

Jakarta – Wakil Komandan Pasukan Militer Glotilla di Samudera Pasifik Alexander Yuldashev mengatakan kapal perang Bystryy milik Rusia digunakan untuk menjaga perdamaian. “Kapal Bystryy sangat mampu dalam fungsinya untuk mempertahankan kedamaian dan stabilitas di laut,” ucap Yuldashev, di atas Kapal Perang Bystryy, di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (28/12/2015).

Alexander Yuldashev mengklaim kapal Bystryy merupakan salah satu kapal yang terkuat di Rusia. Kapal ini merupakan kapal yang sering bekerja sama dan bepergian ke luar negeri, termasuk Indonesia.

“Saya terkesan dengan Indonesia. Ada kerja sama misil juga dengan Indonesia. Besok awak kapal akan melakukan latihan bersama dengan militer angkatan laut Indonesia,” ujarnya.

Kapal ini sangat kuat, lanjut Yuldashev, dan memiliki kapasitas untuk menghentikan rudal. Kapal Bystryy sendiri diklaim bisa menghancurkan kapal selam.

Kapal ini sudah berlabuh sejak 25 hingga 29 Desember mendatang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Kunjungan kapal perang Destroyer (Perusak) Bystryy di Pelabuhan Tanjung Priok, untuk mendukung hubungan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Rusia.

“Kami harapkan kunjungan ini dapat berkontribusi pada hubungan pertahanan Rusia dan Indonesia. Sejarah kita sangat panjang, kerja sama angkatan laut kedua negara sudah terjalin sejak era 50an,” ujar Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Y. Galuzin di Jakarta, Senin sore.

Bystryy Sovremennyy-class destroyer
Bystryy Sovremennyy-class destroyer

Kapal yang memiliki arti “Yang Tercepat” itu, merupakan kapal dari jajaran “Sovremennyy Class” yang dibangun pada akhir era 80an dan berharap bisa meneruskan tradisi lama dalam hal pertukaran kerja sama pertahanan.

Mikhail Y. Galuzi menegaskan bahwa Indonesia merupakan sekutu strategis bagi Rusia dalam urusan pertahanan dan ingin mengajak untuk membicarakan bentuk-bentuk kerja sama lain secara lebih mendalam.

Bystryy merupakan kapal perang Angkatan Laut Rusia yang memiliki kemampuan untuk menyerang target permukaan seperti kapal perang lawan, udara, baik pesawat maupun peluru kendali, dan target bawah laut atau kapal selam.

Dengan kemampuannya tersebut, kapal yang bernomor lambung 715 itu dilengkapi sejumlah persenjataan utama sesuai matra pertempuran yang telah disebutkan di atas.

Untuk menghantam sasaran permukaan, Bystryy dilengkapi dengan senjata utama berupa delapan peluru kendali SSM P-270 Moskit yang tersimpan dalam tabung peluncur, dengan jumlah masing-masing empat tabung di sisi kanan-kiri kapal.

Di bagian dek depan dan belakang terdapat meriam berkaliber 130mm dengan konfigurasi 2×2.

Untuk pertahanan udara dipasang sejumlah persenjataan, salah satu yang terpantau Antara adalah senapan mesin multilaras berkaliber 30mm dengan kode desainasi AK-630, dengan jumlah empat unit dan terletak menyebar di dek atas Destroyer Bystryy.

Bystryy Sovremennyy-class destroyer
Bystryy Sovremennyy-class destroyer

Sebagai kapal berjenis destroyer, kemampuan Anti-Submarine Warfare (ASW) merupakan fitur mutlak bagi kapal perang tipe tersebut. Oleh sebab itu Bystryy juga dilengkapi juga dengan empat tabung peluncur torpedo, dengan konfigurasi 2×2 dan terletak di bagian kanan-kiri lambungnya.

“Kapal ini bertugas untuk menjaga keamanan dan kestabilan di laut yang sangat luas, kapal ini juga sangat kuat untuk menghalau ancaman bersama dengan partner kami termasuk Indonesia,” ujar Duta Besar Mikhail.

Antara

67 COMMENTS

  1. 1) ”Saya terkesan dengan Indonesia. Ada kerjasama misil juga dengan Indonesia”
    *Dia terkesan (kagum), artinya kerjasama tersebut sudah terjadi dan ada sedikit rasa percaya diri terhadap pasar persenjataan di Indonesia mengingat armada apung TNI AL didominasi kaprang yg bukan dari Russia.

    2) ”Kami harapkan kunjungan ini dapat berkontribusi dalam hubungan pertahanan Russia dan Indonesia.”
    *Mereka berharap, itu menandakan mereka berkeinginan pemerintah Indonesia tetap menjadi partner Russia dalam bidang pertahanan.
    Kapal tersebut berkontribusi, dalam bentuk apa? Yaitu berupa latihan bersama.
    Kunjungan, artinya kapal tersebut pasti kembali ke tempat asalnya yaitu Russia.

    3) ”…dan ingin mengajak untuk membicarakan bentuk-bentuk kerjasama lain secara lebih mendalam.”
    * Ingin mengajak, artinya ajakan yg belum terlaksana karena masih berupa keinginan atau harapan.

    Semoga mencerahkan agar tidak terjebak oleh permainan kata-kata.
    Salam

    • Ada hal yang harus disasar oleh tni terutama al. Pertama adalah PSU berbasis kapal yang lebih Mobile dibanding land base. Alasannya adalah karena negara kepulauan. Yang kedua adalah kapal yang mempunyai kemampuan serang darat. Semua ITU bertujuan sebagai kekuatan penggentar aka defensif aktif aka pre emptive strike.

      • @Alugoro….
        PSU jenis apa yg dimaksud bung?
        Guided atau unguided?
        Short-medium range atau long-BVO range?
        Ada berbagai macam jenis PSU berbasis kaprang. Sebagai armada negara maritim kita harus punya, baik guided dan unguided dgn berbagai macam jangkauan. Mereka bisa diinstall bersamaan, dgn syarat menyesuaikan ukuran dan daya angkut kaprang. Semakin besar ukuran kaprang akan semakin lengkap persenjataan yg dimuat dan pastinya sesuai dgn battle-role kapal itu sendiri.
        Salam….

    • RI adalah negara kesayangan paman Sam, dikawatirkan dg semakin kental hubungan RI dg Rusia, apalagi hubungan kerjasama militer akan membuat paman Sam cemburu, lalu melakukan tindakan yg diluar perhitungan. Sudah jelas terbaca agar RI selalu membeli dan mendapatkan berbagai alutsista militer dari paman Sam atau bila pun ingin mencoba alutsista negara lain agar diarahkan pd negara yg memiliki kedekatan dg paman Sam semisal Inggris, Perancis atau Jerman, jgn dari blok timur lah.
      Sebagai bukti bahwa paman Sam sangat menyayangi RI adalah kebiasan menahan (embargo) produk militernya bila RI memiliki masalah dg negara lain atau dalam “rumah tangga” RI sendiri. Hal itu dilakukan semata-mata agar RI tdk terlalu jauh menggunakan “kekuatanya” bila memiliki masalah. Tentu ini sesuai dg ajaran mulia paman Sam yg sering didengungkan dg bijak pd RI tentang kebaikan untuk menghormati HAM dan demokrasi. Bila RI sampai membina kerjasama militer dg negara diluar paman Sam atau kawanya, apalagi sampai kerjasama dg negara saingan paman Sam semacam Rusia, itu adalah kerjasama terburuk bagi paman Sam karena akan menyulitkannya dalam “mendidik dan membina” RI menjadi anak baik yg selalu manut pd sang paman…

        • Cobalah sekali ikut program donor darah agar kita sedikit memiliki empati pd sesama. Ada beberapa keuntungan loh ikut program ini, pertama dari sisi moral dan agama itu adalah sikap empati dg mau membantu sesama yg memerlukan darah. Kedua dari sisi kepentingan kita sendiri dg ikut donor darah akan membantu menjaga kesehatan kita sendiri, karena ketika seseorang menyumbangkan darah, sumsum tulangnya dirangsang untuk menghasilkan sel darah merah baru. Ini akan membuat organ pembentuk darah kita untuk berfungsi lebih efektif dan sel-sel aktif. Selain itu ketika kita
          mengajukan diri untuk donor darah, dokter akan memeriksa kondisi kita secara gratis. Dg demikian kita akan tahu golongan darahnya dan tahu apakah kita menderita anemia atau tidak. Donor akan diberi tahu mengenai penyakit dilihat dalam darah sebagai hasil dari tes skrining. Dan masih banyak lagi keuntungannya kang. Ma’af ya enyong tdk menanggapi grundelan sampeyan malah promosi donor darah..

      • Aku mendengar jeritanmu kawan, sebagai sales persenjataan USA yg kalah persaingan dgn sales persenjataan dari Rusia.

        jangan tanya Kenapa?..

        Sebagai Konsumen alat persenjataan, Indonesia menginginkan kepuasan maksimal. tapi setiap persenjataan yg di jual. merupakan versi downgrade alias barang KW dari yg di miliki Australia dan Singapor bahkan malaysia. sehingga tidak ada kepuasan sampai klimaks. ingat pembeli adalah Raja.

        Lain dgn yg di tawarkan Rusia. Dia tahu yg konsumen mau. Barang dagangannya dan sekaligus harganya membuat konsumen sampai klimaks ber-kali2 maka tidak ada salahnya sampai ketagihan… heeheheheh

  2. Cuma 4 negara yang memiliki YAKHONT

    OperatorsItems

    Indonesia?
    Missiles purchased before 2010

    Russia?

    Syria72
    Contract signed in 2007 for Bastion land-based missile systems and due for delivery beyond 2010

    Vietnam?
    Missiles purchased in 2005

  3. Mikhail Y. Galuzi menegaskan
    bahwa Indonesia merupakan
    sekutu strategis bagi Rusia
    dalam urusan pertahanan dan
    ingin mengajak untuk
    membicarakan bentuk-bentuk
    kerja sama lain secara lebih
    mendalam .
    wow……sejak kpan kita jd sekutunya.

      • Sekutu strategis ini bukan sekutu formal dalam bentuk aliansi militer tetapi semacam bentuk kerjasama yg lbh mendalam dan sangat penting antara kedua negara yg saling menguntungkan spt halnya indonesia dgn jepang atau rusia dgn india. Menurut saya, sangat baik apa yg ditawarkan oleh rusia mengingat kita sangat membutuhkan alutsista strategi yg belum benar-benar kita kuasai tetapi sangat dibutuhkan bagi pertahanan negara kesatuan ini spt misil, kapal destroyer, kapal selam dll. Prospek sumber ancaman indonesia sangat nyata karena indonesia di lokasi yg strategis dan kaya akan sumber daya alam.

    • Coba dengar apa yang dikatakan dubes russia indonesia bukan sekutu dalam artian berkoalisi tetepi beliau menyebutkan indonesia diatasnya sekutu bagi russia,russia tidak bakal tinggal diam jika ada yang macam macam terhadap indonesia

  4. Kemampuan bikin rudal jauh lebih penting dari pada bikin pespur,kapal, dan lainnya. Biaya operasional rendah ,tak perlu BBM seperti pesawat dan kapal tapi punya deterrent tinggi.
    Harusnya ini yang di kejar duluan…

  5. Gak tau kenapa baca artikel ini jd inget berita 10 thn yg lalu saat engineer dan teknisi perakit pesawat sukhoi di makassar meninggal 3 orang habis minum2an keras produksi lokal. Tolong diingetin buat abk dan kru kapal mending gak usah nyoba minuman keras ala Indonesia deh.. Entar malu kita kalo ada kejadian serupa terjadi lagi.

LEAVE A REPLY