Kapal Perang Inggris “Tempel” Kapal Induk Rusia

30
6

kapal

Militer Inggis mengerahkan dua kapal perang, pesawat jet Typhoon, dan pesawat Hercules C130 saat kapal Induk milik Rusia Admiral Kuznetsov melintas di Laut Utara menuju ke Selat Inggris, Kamis (20/10). Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, sejumlah alutsista milik militer Inggris dikerahkan untuk memantau pergerakan kapal induk Rusia.

”Kami akan memantau sebagai bagian dari komitmen teguh kami untuk menjaga Inggris aman,” ujar Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, dikutip dari BBC, Jumat (21/10/2016).

Armada kapal induk Rusia tersebut sedang dalam perjalanan ke Laut Mediterania untuk misi operasi militer di Suriah. ”Mereka berada di Laut Utara dan mereka tidak akan berbelok ke barat sekarang. Mereka akan pergi melalui Selat (Inggris),” kata Fallon.

Kapal induk Admiral Kuznetsov pertama kali ditugaskan pada tahun 1990. Kapal ini membawa 1.960 personil angkatan laut. sebagai perlengkapan perang, kapal induk Admiral Kuznetsov juga dilengkapi rudal jelajah anti-kapal Granit dan memiliki sistem senjata Blade dan Chestnut. Kapal ini merupakan kapal induk terbesar milik Rusia, karena mampu mengangkut lebih dari 50 pesawat tempur.

30 COMMENTS

  1. Repot juga bagi angkatan laut Rusia untuk berkeliaran diberbagai sudut dunia, seperti dg misi yg sedang dijalankan oleh kapal Induk Admiral Kuznetsov yg berpangkalan di pelabuhan Murmanks. Untuk menuju wilayah konflik Suriah, Kuznetsov mesti melewati laut Baltik menuju laut Utara lalu balik lagi ke arah timur menuju selat Inggris, selat Gibraltar, laut Tengah, laut Mediterania lalu baru nongol di Suriah. Masalahnya sebagian besar wilayah perairan yg dilewati oleh kapal Induk Admirak Kuznetsov berdekatan dg negara-negara NATO (Nabrak Atau Tobat Om), suatu kumpulan arisan militer yg dipimpin oleh USA. Sebagian besar anggota NATO adalah negara-negara dikawasan Eropa barat dan beberapa negara Eropa Timur pecahan Uni Soviets. Jelas perjalanan kapal induk Admiral Kuznetsov yg melewati selat Inggris adalah hal yg sangat tdk diinginkan oleh Inggris, ibarat rumah kita dikelilingi oleh para preman dari kampung sebelah, tentu kita akan siaga dg pentungan ditangan kanan dan rokok ditangan kiri. Walau pun para pelaut yg berada di rombongan kapal induk, pasti sdh memperhitungkan dan memastikan agar arah perjalanan kapal untuk tetap berada diwilayah internasional, agar tdk disemprit bila terjadi insiden yg tdk diperhitungkan. Namun Inggris dan Rusia sebagai negara-negara yg memang tdk dalam suasana bersahabat, Inggris hrs tampil tegas dan berwibawa menjaga wilayahnya dari gangguan Rusia.

    Beberapa waktu lalu, ketika Rusia menghujani target di Suriah kebanyakan kapal-kapal perang angkatan laut Rusia sdh berada di laut Hitam, sebagian berada di laut tengah. Barangkali misi kapal induk Admiral Kuznetsov untuk semakin menekan pihak-pihak yg dianggap musuh presiden Assad serta pihak luar yg memiliki kepentingan terselubung untuk mengambil untung dari kejatuhan rezim Assad…

  2. Kita sudah punya nih model kaya begini; terbukti malaysia sudah ngga berani lagi mendekatkan kapal perangnya di wilayah nkri….hornet australia sudah ngga berani terbang di zee kita juga; air force austrslia sedih sudah ngga bisa black flight ke wilayah nkri manapun tanpa bayar nyawa pilot nya ke indonesia, ya kalaupun emergency eject pilotnya cacat2 dikit lah

  3. Mudah2an perang segera dimulai, karena tanpa perang, dunia tak akan pernah damai.
    istilahnya terjadilah yang namanya Perang brontoyudo Joyo binangun. “”Kejayaan akan dibangun sesudah perang besar””
    Maksudnya adalah manusia baru menyadari kesalahanya setelah kehancuran yg diperbuat, dan kedamain/pembangunan (kejayaan) dibangun lagi.

  4. Mudah2an perang segera dimulai, karena tanpa perang, dunia tak akan pernah damai.
    istilahnya terjadilah yang namanya Perang brontoyudo Joyo binangun. “”Kejayaan akan dibangun sesudah perang besar””
    Maksudnya adalah manusia baru menyadari kesalahanya setelah kehancuran yg diperbuat, dan kedamain/pembangunan (kejayaan) dibangun lagi.

LEAVE A REPLY