Okt 032016
 

Indonesia kembali kedatangan tamu kapal perang dari negara sahabat. Kali ini Kapal perang dari negara sakura Jepang yaitu JS Fuyuzuki (DD-118), sandar di Dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (2/10).

Acara penyambutan kapal perang kelas akizuki/DD ini, diawali dengan pengalungan bunga kepada pimpinan rombongan Komandan JS Fuyuzuki Commander Kuniaki Orito. Pengalungan tersebut sebagai ucapan selamat datang. Setelah itu, acara dilanjutkan openships rombongan ke Lantamal III.

1-1

Asops Lantamal III Kol Laut (P) Teddie Bernard, Asintel Lantamal III Kolonel Laut (E) Yose Aldino, Kadiskes Lantamal III Kolonel Laut (K) dr. Iswanto serta deputasi Lantamal III menyambut kedatangan rombongan kapal negara matahari terbit.

Kapal ini rencananya berada di Jakarta selama tiga hari, 2-4 Oktober 2016. Selama di Jakarta, mereka akan melakukan kunjungan ke Pangarmabar dan Komandan Lantamal III Jakarta.

Tujuan kunjungan kapal JS Fuyuzuki adalah port visit setelah melaksanakan latihan Kakadu, Darwin, Australia.

Sebelum singgah di Jakarta, kapal ini terlebih dahulu singgah di Timor Leste. Setelah dari Jakarta, kapal ini melanjutkan kunjungan ke Manila, Filipina, sebelum kembali ke Jepang.

Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal) menyebutkan kerja sama TNI Angkatan Laut dengan angkatan laut Jepang selama ini telah terjalin dengan baik. Di antaranya kerja sama bidang pendidikan seperti pertukaran perwira siswa pendidikan setingkat Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) dan pendidikan lainnya.

Selain itu juga telah melaksanakan Navy To Navy Cooperating Meeting (NTNCM) yang berjalan dengan baik.

2016-10-02_jo

Sebelumnya, Indonesia juga pernah menerima kunjungan dua kapal perang negara Jepang, yaitu JS Yuudachi (DD-103) dan JS Yuugiri (DD-153). Kedua kapal perang jepang itu singgah di Jakarta dengan merapat di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (22/8).

Kunjungan dua Kapal Perang Angkatan Laut Bela Diri Jepang dengan total 390 awak kapal tersebut bertujuan meningkatkan hubungan persahabatan.

Dua kapal perang ‘Negeri Sakura’ itu tengah dalam perjalanan dari Jepang setelah melaksanakan operasi di Perairan Somalia. JS Yuugiri dan JS Yuudachi berangkat dari Jepang pada Maret 2016.

Sebelum melempar sauh di Tanjung Priok, kedua kapal ini terlebih dahulu singgah di Singapura dan Srilanka setelah melakukan operasi di Teluk Aden. Kala itu, sebanyak 309 awak kapal JS Yuugiri dan JS Yuudachi akan menghabiskan waktu dua hari (22/8-23/8) di Jakarta sebelum bertolak ke Filipina. (marksman/ sumber puspen mabesal)

Bagikan:
 Posted by on Oktober 3, 2016

  27 Responses to “Kapal Perang Jepang, Kembali Singgah di Indonesia”

  1.  

    Welcome to Indonesia

  2.  

    ooo jadi kemaren pulang latihan ngga bareng2 ya… tapi negara lain bisa mampir ke indonesia.. ada oman dan jepang…ya minimal isi perbekalan dan wisata dulu sebelum kembali ke negara masing2…

  3.  

    Apa mungkin minta dukungan buat lcs ya?

  4.  

    biasa kirim upeti hakhakhakhak (beruk melon modar kowe)

  5.  

    namanya jg sahabat, klu lewat ya mampir dan mungkin jg bawa sesuatu buat cemilan..

  6.  

    Atau sekalian menawarkan kapalnya?

  7.  

    .

  8.  

    Coba bawa bendera mAtahari Jepang ke Korea selatan pasti akan ditolak secara tegas krn warga masih sakit akan kekejaman pada PD II

  9.  

    Keripik singkong yg disimpan jaman dari penjajahan dulu..sisanya di ambil bawa pulang lagi…xixixixi…

  10.  

    diam2 plg bawakn soryu xii

  11.  

    Camilannya braso,mau????

  12.  

    kalo yg datang membawa misi seperti 74 tahun lampau,apa kita cukup kuat menahannya?

  13.  

    Pasti ada yg bilang ni kapal langsung ganti ktp. Buahahahah

  14.  

    ntahlaaah, klo dengar nama jepang, kok emosi aku naik yaaa

  15.  

    Buka pintu buat ToT Soryu

  16.  

    Kalo mendengar kata “jepang ” kok aku makin muak ya?

    Mungkin masih teringat jugun lanfu

  17.  

    Untuk rodeo:nanti kalau mereka bawa misi seperti 74 tahun lalu yang pasti mereka pulang ke jepang dalam peti mati

  18.  

    Jangan Lupa utk minta “maaf” atas kekejaman rekan” senior yg telah men’jd’kan perempuan” Indonesia Kita sebagai budak” nafsu mereka…

  19.  

    aihhh mantap banget emang nihh si om Jepang meskipun dulu Kakek harus mati matian lawan mereka tapi juga beliau pernah bilang bahwa tidak usah menyimpan dendam dengan mereka meskipun mereka pernah menjajah kita, untuk apa menyimpan dendam kalau kita bisa berteman dan berbaikan…..

  20.  

    Bodi kapalnya kok pada kisut gitu ya masih mulus buatan pt.pal…..

  21.  

    Kmi masih blum memaafkan kekejaman day nippon di tanah jember dan memaksa rakyat membangun sebuah banker untuk penjajah jepang sedangkan rakyat kami jadi korban ,semoga kalian mengalami apa yg sudah kami alami di masa lalu

  22.  

    Yg paling dendam sama jepang itu korea sama cina. dijajah lebih lama dibanding indonesia.

    Cmiw

  23.  

    Itu bendera buat AL mereka gan. Sama kayak AL kita benderanya juga garis2 merah putih sama kayak bendera AS tapi gak pake bintang.

  24.  

    Ini bukan mslh dendam tp sdh pd se’hrs’x org yg Salah utk minta maaf…!!!

  25.  

    ada yg jelas gk, itu kapal yg tiangnya kaya tower telekomunikasi punya siapa, gede juga.. kan dr jepang cuma satu kapal

  26.  

    asal jgn tergiur dgn kekayaan bumi indonesia lg,waspada lah

 Leave a Reply