Jan 112019
 

Kapal perang angkatan laut Belanda F805 Evertsen. (heb@Wikimedia Commons (mail) via wikimedia.commons)

Kepala Misi Ukraina ke NATO, Vadym Prystaiko, menyampaikan bahwa sebuah kapal perang Belanda yang telah memimpin kelompok maritim NATO berencana untuk memasuki Laut Hitam.

“Ada kelompok berdiri. Sekarang, misalnya, satu kelompok telah dikepalai oleh Belanda, dan sebuah kapal Belanda baru saja mengambil alih komando. Mereka juga akan memasuki Laut Hitam,” kata Prystaiko dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi 112 Ukraina.

Prystaiko mencatat bahwa kapal-kapal baru ini memasuki Laut Hitam lebih sering.

Dia menjelaskan bahwa Konvensi Montreux, yang mengatur pengiriman di selat Laut Hitam, membatasi jumlah dan tonase kapal perang yang tidak dimiliki oleh negara-negara cekungan Laut Hitam, serta berapa lama mereka dapat tinggal di Laut Hitam. Karena itu, menurut Prystaiko, NATO menggunakan prinsip rotasi – beberapa kapal keluar, yang lain masuk.

Pada saat yang sama, ia menekankan bahwa kapal-kapal NATO tidak dapat memasuki Laut Azov tanpa persetujuan Ukraina dan Rusia. Rusia, menurut dia, telah menyatakan bahwa izin seperti itu tidak akan diberikan.

“Artinya, proses ini jauh lebih rumit. Saya tidak melihat mengapa NATO akan melakukan provokasi. Pada prinsipnya, NATO tidak akan memprovokasi siapa pun,” tambah Prystaiko.

Sumber: Ukrinform

jakartagreater.com

  6 Responses to “Kapal Perang NATO Memasuki Laut Hitam”

  1.  

    Mau adu nyali atau deklarasi perang.

  2.  

    beuhh belanda… paling cmn pelesiran sambil dagang ganja

  3.  

    yeeeeh….apa yg bisa dilakuka belanda, palingan cuma kulineran doang di laut

  4.  

    pion di majukan,,,,secara teknis NATO tidak ingin bermusuhan dengan rusia,,, namun dorongan USA untuk memainkan pion “ukraina” kurang berhasil dan gagal memprovokasi rusia..
    maka dicoba langkah lain..pion pion NATO di mainkan…entah isenk atau uji nyali,,,
    pastinya laut rusia ga akan berani di langgar oleh NATO..
    mau picu perang dunia III klo terjadi