Apr 042019
 

Meriam Railgun diatas kapal pendarat tank Tiongkok (foto : Eastpendulum)

JakartaGreater.com – Railgun elektromagnetik adalah salah satu senjata baru yang paling futuristik di dunia. Railgun dapat menembakkan proyektil dengan kecepatan hipersonik dan mengenai target yang jauh tanpa menggunakan bubuk mesiu atau bahan kimia lainnya.

Beberapa waktu lalu Industri pertahanan Turki telah merilis sebuah video yang menunjukkan uji coba senjata railgun elektromagnetik terbaru di negara itu, Sahi 209 Block II.

Dikembangkan oleh perusahaan Turki Yeteknoloji AS, railgun ini mampu menembakkan peluru kaliber 35 mm pada jarak 50 kilometer.

Dan kini ada laporan bahwa Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China telah melakukan uji senjata elektromagnetik yang ditembakkan dari kapal perang. Railgun tersebut ditempatkan di kapal angkut tank Yuting class tipe 072II bernama Haiyangshan, sebagaimana dilaporkan oleh Defence Blog.

Defence Blog mengutip beberapa sumber mengatakan bahwa railgun mampu menyerang target pada jarak 197 kilometer (124 mil) jauhnya dengan kecepatan hingga 2,5 kilometer (1,6 mil) per detik. Uji coba senjata laut itu diharapkan selesai pada tahun 2023.

Selain China dan Turki, persenjataan elektromagnetik juga dimiliki oleh Rusia dan Amerika Serikat.

Di Rusia, railgun pertama yang mengandalkan gaya elektromagnetik tanpa bahan peledak atau propelan berhasil diuji pada awal tahun 2017.

Sputnik

 Posted by on April 4, 2019