Kapal Selam Amur dan Scorpene, Pilihan yang Tepat Bagi Vietnam

Menurut gambar yang dirilis oleh Channel, Angkatan Laut Vietnam telah memberi perhatian pada kapal selam Project 667E Amur 1650. Menurut media Rusia, sangat mungkin dalam waktu mendatang, Vietnam akan membeli lebih banyak lagi kapal selam untuk membangun armada kedua dengan kapal selam Amur 1650.

Sebelumnya Vietnam dan Rusia juga berkomitmen ntuk meningkatkan kerjasama teknis militer antara kedua negara, dan Moskow siap untuk menjual lebih banyak lagi kapal selam dan kapal perang kepada Vietnam.

Menurut analisa Profesor Carl Thayer, seorang pakar militer asal Australia, dari keenam kapal selam Kilo Vietnam, nantinya dua kapal selam Kilo dalam status beroperasi di laut, dua dijadikan cadangan dan dua lainnya menjalani perawatan rutin.

Jadi, agar benar-benar dapat mengatasi lawan yang kuat, Angkatan Laut harus dilengkapi dengan brigade kapal selam yang lebih modern. Jadi, jenis kapal selam baru apa yang sesuai untuk melengkapi brigade ini ketika Rusia siap untuk menjual lebih banyak lagi kapal selam kepada Vietnam?

Menurut ahli, kandidat pertama yang tidak diragukan lagi akan menjadi kapal selam generasi terbaru Vietnam adalah kapal selam Lada class versi ekspor dari Amur 1650. Lada dipersenjatai dengan sistem kontrol dan otomatisasi. Selain canggih, kapal selam baru ini sangat tenang dan stealth, dengan tingkat kebisingan yang lebih rendah dari kapal selam Kilo.

Secara khusus, Lada adalah kapal selam konvensional pertama Rusia yang dilengkapi dengan sistem AIP (air independent propulsion), memberikan Lada kemampuan berselam lebih lama daripada Kilo.

Selain kapal selam Amur, Profesor Carl Thayer menyatakan bahwa Vietnam juga tertarik pada kapal selam Scorpene yang diproduksi oleh kelompok DCNS Perancis.

Kapal selam Scorpene dilengkapi dengan sonar parallel passive phase-scan, sistem navigasi DR3000 yang dikembangkan oleh Thales dan sistem sonar menggunakan teknologi S-Cube multi-dimensional array scanning TSM2233M dan TSM2253 yang termasuk paling canggih saat ini. Scorpene dilengkapi persenjataan yang terdiri dari enam tabung torpedo 533 mm, untuk peluncur torpedo Black Shark dan rudal anti kapal SM-39 Exocet.

Secara khusus, sistem Scopene AIP juga sangat handal, mampu menyelam dan beroperasi lebih lama daripada kapal selam non-AIP. Menurut produsen, Scorpene mampu beroperasi terus menerus selama 71 hari di laut, jauh lebih lama dari kapal selam Kilo 636 yang hanya 50 hari.

Kapal selam diesel elektrik generasi keempat ini juga dapat membantu Vietnam memperkaya pilihan pasokan senjata selain Rusia. Selain itu, Vietnam dapat meminta dukungan dan bantuan pelatihan dari India, yang akan memiliki enam kapal selam Scorpene yang dibangun secara lisensi.

Menurut pakar ini, ada kemungkinan setelah tahun 2020, Angkatan Laut Vietnam akan dilengkapi dengan brigade kapal selam Scorpene canggih, bersama-sama dengan Brigade-189 yang ada untuk menegakkan kedaulatan dan menjaga pulau-pulau terluarnya.

Sputnik Vietnam

Tinggalkan komentar