Feb 012019
 

JakartaGreater.com – Kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir (SSBN) pertama Angkatan Laut India yang dikembangkan dan dibangun di dalam negeri, INS Arihant dan kapal selam diesel-listrik (SSK) berbasis Scorpene, INS Kalvari masih tak membawa torpedo kelas berat modern sebagai hasil dari proses pengadaan yang lama tertunda dan dimulai lebih dari satu dekade yang lalu, seperti dilansir dari The Diplomat pada hari Rabu.

Torpedo adalah sistem senjata utama kapal selam untuk menyerang dan bertahan melawan kapal selam serang dan kapal perang permukaan musuh. Untuk saat ini, kapal selam kelas Arihant dan kelas Kalvari diharapkan dipersenjatai dengan torpedo tua yang kurang efektif sehingga pasukan bawah laut India lebih rentan terhadap tindakan bermusuhan jika terjadi konflik dalam waktu dekat.

Kapal selam INS Kalvari, kapal pertama dari enam kelas Scorpene pesanan India melaksanakan uji coba laut © Indian Navy via Wikimedia Commons

Kementerian Pertahanan (Kemhan) India diperkirakan akan membahas perolehan torpedo baru selama pertemuan tingkat tinggi dalam beberapa hari mendatang, menurut laporan media India Times.

“Pertemuan tingkat tinggi dari Kementerian Pertahanan India diharapkan untuk membahas proposal untuk memperoleh torpedo berat untuk kapal selam nuklir INS Arihant dan kapal selam dari kelas-Kalvari Angkatan Laut India”, sumber di Angkatan Laut India seperti dikutip oleh ANI News pada 30 Januari.

Namun, pengamat pertahanan tidak yakin bahwa ini akan mengarah pada proses pengadaan yang dipercepat. Kemhan India telah mengeluarkan permintaan untuk informasi (RFI) baru lebih dari setahun yang lalu, tetapi sejauh ini belum mengeluarkan tender resmi. Sementara Angkatan Laut India dilaporkan sedang mengevaluasi torpedo kelas berat SeaHake Jerman dan F21 Artemis Prancis. Kementerian Pertahanan membatalkan pesanan untuk 98 torpedo Black Shark pada tahun 2017 setelah skandal korupsi.

Kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut India, INS Arihant. © Chanakyathegreat via Wikimedia Commons

Torpedo Black Shark buatan Italia secara khusus akan dibeli oleh Angkatan Laut India demi digunakan pada kapal selam kelas Arihant dan Kalvari. Menurut pejabat Dephan, telah ada beberapa diskusi tentang menghidupkan kembali kesepakatan Black Shark.

Angkatan Laut India juga telah memesan 73 torpedo kelas berat yang diproduksi di dalam negeri, Varunastra 533, meskipun tak jelas kapan produksi massal sistem senjata baru akan dimulai. Bharat Dynamics Limited (BDL) memperoleh lisensi untuk memproduksi torpedo Varunastra dari Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (DRDO) India April lalu. Torpedo saat ini diadopsi agar sesuai dengan tabung torpedo kapal selam diesel-listrik dari kelas-Kilo, yakni INS Sindhughosh.

Secara khusus, Varunastra bersama dengan stok torpedo buatan Rusia milik Angkatan Laut India tak bisa ditembakkan dari kelas Arihant atau kelas Kalvari tanpa tabung torpedo dan modifikasi perangkat lunak. Tidak jelas apakah modifikasi ini sedang dilakukan pada INS Arihant dan INS Kalvari.

  2 Responses to “Kapal Selam India Belum Punya Torpedo Modern?”

  1.  

    Klo TNI AL sndiri bagaimana ya? Sudah punya torpedo gahar atau malah mengandalkan kasel kamikaze? 😀 hihihi