Apr 212018
 

dok.Kapal Selam Nagapasa 403 TNI AL. (photo: Satsel Hiu Kencana)

Jakarta- Kapal selam kedua dari tiga kapal selam pesanan TNI Angkatan Laut yang dibuat oleh Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME) akan dikirim dari Korea Selatan, pekan depan. Rencananya, Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu akan menyaksikan langsung upacara pengiriman kapal selam tersebut di dermaga galangan kapal DSME, Gyeongsang Selatan, Korea Selatan.

“Ini adalah kapal selam kedua yang akan dikirim pada 25 April 2018 mendatang,” ujar Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom dalam wawancara khusus dengan Antara di Jakarta, Kamis, 19-4-2018. Sementara kapal selam pertama yang dinamakan KRI Nagapasa-403 telah tiba di Tanah Air pada Agustus 2017, dan satu lagi kapal selam sedang dirakit di PT PAL Indonesia, Surabaya.

Menhan Ryamizard Ryacudu mengatakan masuknya kapal selam KRI Nagapasa-403 dalam jajaran TNI AL diharapkan mampu mendukung terciptanya stabilitas keamanan kawasan dan mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Menurut Menhan, pertahanan negara perlu ditopang dengan Alutsista yang kuat.

Berdasarkan kontrak pengadaan kapal selam DSME 209 yang dilaksanakan Kementerian Pertahanan RI dengan pihak DSME, maka dilaksanakan pembangunan tiga unit kapal selam sejak Januari 2013. Kapal tersebut masing-masing memiliki bobot 1.400 ton, panjang 61,3 meter dan lebar 7,6 meter dengan kecepatan 21 knot di bawah air.

Kapal dengan kapasitas 40 personnel dan bisa berlayar lebih dari 50 hari ini dilengkapi dengan peluncur torpedo yang mampu meluncurkan torpedo 533 mm dan peluru kendali anti kapal permukaan yang merupakan modernisasi armada kapal selam TNI AL.

Dubes Kim berharap kerja sama bidang pertahanan ini bisa dikembangkan tidak hanya pada aspek pengadaan tetapi juga perakitan dan transfer teknologi pembuatan kapal selam.

“Kerja sama pertahanan adalah salah satu pilar kemitraan strategis antara Indonesia dan Korea Selatan,” ujarnya. (Antara).

Bagikan :

  30 Responses to “Kapal Selam Kedua Pesanan TNI AL Segera Dikirim”

  1.  

    aku si yess
    tahu situ,..gmn?

  2.  

    Semoga tidak ada masalah lagi seperti yang sebelumnya sempat keceplosan kalau baterenya memble….

    •  

      betul bung yuli@ terbaca atas masalah itu ya kurang bagus jd nya,
      korea memang blm bisa menyamai mutu yg di buat oleh yg punya teknologi itu sendiri yaitu jerman.

  3.  

    step by step.. dari 1200 ton skrg 1400 ton. kedepan di perkuat lagi kerjasama nya dgn U214 nya

    •  

      kasel masuk teknologi tinggi bung, untuk mengembangkan memerlukan riset yg memakan waktu dan biaya yg sangat banyak, bisa membuat bodi blm tentu mutunya bisa sama.

  4.  

    Test

  5.  

    .

  6.  

    Tk kira Hp yg bermasalah krena komennya makin sering di reply makin kecil.Ternyata Webnya yg bermasalah

  7.  

    Main kecil-kecilan terus, seharus dulu pesan yang u 214, kan sebelum sudah terlatih dengan cakra/nenggala. Setidak malon sudah mengoprasikan scorpung yang selangkah lebih canggih. Apalagi si upil malah lebih canggih lagi.

    •  

      Sebenarnya bukan masalah canggih atau tdknya kasel tersebut,Sepertinya disini Pemerintah/TNI mengutamakan mengejar Alih Teknologinya/TOT karena kebetulan yg mau memberi TOT Kasel ini hanya Korsel sebab TOT jg tdk akan diberikan Klo kt tdk membeli,Klo kita sdh bisa menguasai Technologynya kita kan tinggal mengembangkan ke yg lebih Canggih,Contohnya PT PAL berencana kerjasama dengan Turki dlm pengembangannya Khususnya Untk Tech AIP & bisa aja berkembang ke Tecnology Lainnya.
      Mungkin Gitu bung@Suwono …IMHO..Salam

  8.  

    Asm nya jadi pake rudal apa?

  9.  

    Di modif pake tambahan rudal jelajah

  10.  

    Klu sh bs merakit dan membuat, tgl baja dan komponen2 lainnya harus bs dibuat dlm negeri agar TKDN lbh besar! Bagaimana bs membuat alutista secara rahasia agar jlh dan kekuatannya tdk diketahui asing klu lbh banyak unsur importnya!he3.ngawur.com

  11.  

    Mantab bung. Ngomong2 PT PAL hanya rakit satu kasel sj atau ada lanjutannya?

  12.  

    Walau banyak kendala tetapi semua sudah beres dan hebatnya KS ini bisa diinput teknologi sesuai kebutuhan TNI sehingga walau spek rendah dengan punya tetangga tetapi jeroan lebih hebat dari punya tetangga…!!!

  13.  

    AYO BANGSA INDONESIA KITA BANGKIT DI SEMUA BIDANG…

  14.  

    bersyukur sdh selesai 3 unit kasel chang class,
    ibarat bayi belajar merangkak trus belajar berjalan,
    sekarang saat nya belajar sendiri mempercepat cara berjalan nya
    sdh saatnya mandiri bikin kasel di PAL
    pengalaman chang class cukup sudah
    develop sendiri utk bikin kasel paus orca

  15.  

    aku YES

  16.  

    lebih penak ini tho daripada anu………

  17.  

    Yang ketiga jadi nggak neh dibikin di Indonesia.

 Leave a Reply