Sep 212018
 

Doc, Kapal selam St.Peterburg project 677 Lada class. (photo: Vitaly V. Kuzmin via commons.wikimedia.org)

ST. Petersburg, Jakartagreater.com  –  Kapal selam diesel elektrik kedua dari proyek 677 (Lada class), The Kronshtadt, diluncurkan dalam upacara khusus di Shipyard Admiralty pada Kamis 19-9-2018, di St. Petersburg, ujar koresponden TASS, Kamis, 20-9-2018.

“Acara ini penting sekali. Kapal selam mulai dibangun pada tahun 2005. Ada beberapa jeda dalam pekerjaan konstruksi dan dalam pembiayaan, tetapi hari peluncuran akhirnya telah datang. Penundaan dalam pekerjaan konstruksi memungkinkan untuk menggunakan pengalaman yang diperoleh dalam membangun dan mengoperasikan kapal selam The St. Petersburg dengan semua parameter kapal selam ini melampaui pendahulunya – proyek 636. Kami yakin bahwa masa depan kekuatan kapal selam non-nuklir Angkatan Laut Rusia harus disematkan pada proyek 677. Akan ada menjadi seri besar, ” kata Direktur Admiralty Shipyards Alexander Buzakov pada upacara tersebut.

Proyek 677 kapal selam Lada class merupakan generasi keempat kapal selam diesel-listrik. Pada posisi permukaan, bobotnya sekitar 1.750 ton. Kecepatan maksimum di bawah air adalah 21 knot. Lada memiliki 35 awak dan membawa rudal jelajah Kalibr.

St. Petersburg adalah kapal utama project 677. Upacara peletakan landasan berlangsung pada tahun 1997. Kapal itu diserahkan kepada Angkatan Laut Rusia pada tahun 1997 untuk operasi eksperimental, yang akan berakhir pada 2019.

The Kronshtadt mulai dibangun pada tahun 2005. Pada titik tertentu, proyek itu dihentikan untuk dilanjutkan pada tahun 2013. Saat ini Shipyard Admiralty sedang membangun kapal selam kelas Lada lainnya – The Velikiye Luki.

  49 Responses to “Kapal Selam Lada Class Kedua Akhirnya Diluncurkan”

  1.  

    di cari orang hilang

    bernama : jimmy sul

  2.  

    Ati2 ada musuh dalam selimut namanya aswatama, ciri2nya ingin mewujudkan israel raya.

  3.  

    Alhamdulillah…iran kita hajar 2 gol.tahniah…

  4.  

    ini kapal selamnya ga pake tenaga air, bung yuli ?

    •  

      Pakai lah… itu baling2nya kan mendorong kasel supaya maju kedepan… jadi memang butuh tenaga dorongan air melalui baling2…

    •  

      https://lancerdefense.com/2018/09/05/rusia-ciptakan-kapal-selam-yang-dilengkapi-reaktor-nuklir-abadi/

      Tuh baca komentar “mbah as apa” paling bawah… biar anda tidak merasa yang paling logis dan paling realistis dalam memberikan komentar…

    •  

      Kapal selam kok suruh nyari matahari seharian… mau nyari mati???

      Kalau mau ngecharge batere itu ya malam hari saat gelap jadi susah terlacak… bukan siang hari… aneh

      •  

        Klo berdasarkan pengalaman pribadi beliau sih waktu jaman gak enak dan gak punya uang buat beli baterai kering, biasanya beliau itu ngecas batu baterainya di siang bolong dibawah terik matahari lho bung @Yuli 😛 wkwkwkwk… dan cara itu terbawa terus smpe sekarang 😆

        maklum, belum update

        •  

          anda pasti waktu kecilnya hobi main jimbot atau tamiya…..hahaha

          wong yg hobi tamiya skrg sudah pintar2. baterai pakai yg recharge-able.
          bahkan sebelum bertanding baterai di discharge dan dicharge full. maklum teknologi sudah maju.

          •  

            ya, itu buat mereka yg pintar, nah kan anda masih pake dijemur disiang bolong 😆 wkwkwke… “beliau” diatas itu merujuk kepada kata ganti APP alias WI alias IARB 😛 wkwkwkwk 😆 masih blm sadar?

          •  

            https://drive.google.com/file/d/1ebcKi8Ib8UsLBhmz7TJUKAsslaqZ9Roe/view?usp=drivesdk

            sorry ye, batere gw mah canggih, udah bisa di charge ulang pake solar panel, berdaya 4.2 volt dengan kapasitas 2500 mah.

            kgk perlu jemur batere, klo mau gw pasang di aki, di seri jadi 3, tinggal beli holder 18650 seri yg jumlahnya 3. konek ke aki, nyalain mesin 10 menit juga udah full.
            klo udah full tinggal cas lagi yg lain.
            tuh gambar ada pembuktiannya. hihihi

          •  

            gimana mau di pasang batre 18650, kan soketnya cuma buat batre A2 😆 wkwkwkwkw

          •  

            itu mainan kamu kali… cuma bisa pake batere A2……xixixixi

          •  

            Saya heran… suka komen di artikel militer tapi mainannya Tamiya…
            Sorry ya kalau saya lebih suka merakit mainan militer seperti Tank/Pesawat/Kapal…

            Tamiya itu permainan anak kecil, bukanya makin di pasang malah tambah di pretelin, lihat saja yang pada tarung, itu tamiyanya tinggal chasis doang, covernya ga dipakai karena terlalu berat…

            Saya lebih suka bermain pesawat mainan meskipun sederhana yang menggunakan remot daripada Tamiya… hadeeeehhh

            Kapal selam – Tamiya…. jauh amat

      •  

        bukannya solar panel sekarang sudah membudaya ?
        dan solar adalah sumber energi terbaharu yg bisa dibilang murah.
        lebih murah dibandingkan aip atau fuel cell, yg cost utk membeli peralatannya sangat mahal.

        •  

          Wuih … mau bikin kasel bertenaga panel solar? Bisa dipakai nyelam berapa lama tuh … 😀

          •  

            lha memangnya semuanya dipasang solar panel ?
            kan tenaganya masih dari diesel bermesin V …
            klo mesin V diesel menghasilkan 24 volt dan dan 10 ampere utk mengisi baterai 24 volt 100 ampere, perlu snorkeling selama 10 jam.

            coba klo ditambah solar panel berjejer 3 buah 500wp.

            lama charging akan berkurang menjadi 5 jam.

            anda kan belum paham, jadinya sangat mudah mengejek ide orang lain.

          •  

            Wakakakakaka….

            ngapain pakai diesel ditambah solar panel… anda ini mau hemat atau mau bikin pemborosan??? tahu efeknya ketika solar panel terendam air laut???
            Itu nanti lama2 akan ada kapal selam, pakai diesel+nuklir+solar panel+tenaga gas

          •  

            Iwan, kayak nya akal mu kecil dan lebih gede perasaan nya, disitu sy tidak terlihat mengejek lho

            Apakah kamu ini seorang wanita judes, manja dan kolokan kah? 😀

          •  

            rupanya bamboo ini cuma pingin bikin orang lain bingung…

            masih mending say tho…..klo ngomong kan semua ada penjelasannya.
            klo ga ngerti tinggal bilang aja, ga usah pake gaya2an plus jual mahal…..

          •  

            Iwan, nah ketahuan lagi sempit nya, dikomentar sy juga tidak ada keliatan jual mahal, bertanya kok dianggap jual mahal, itu malah tanda rendah hatilah

            Pasti kamu anak kecil ya dik? Sampai bingung bedakan apa itu definisi jual mahal … Haha

        •  

          klo mau komen itu sebaiknya dipikirkan dulu, kenapa mereka para ilmuwan dan produsen kapal selam tidak mau buat seperti yg anda ucapkan? tentu jawabannya selain efisiensi adalah safety.

          coba pikirkan 😀

 Leave a Reply