‘Kapal Selam’ Mini TNI AD

26
217
Diver Propulsion Device TNI AD
Diver Propulsion Device TNI AD

Jakarta – TNI AD tengah menggelar pameran alutsista dalam rangka Hari Juang Kartika di Monas, Jakarta Pusat. Salah satu peralatan pertahanan yang dipamerkan adalah sebuah alat bantu mobile bagi penyelam, Diver Propulsion Device (DPD).

DPD merupakan sebuah sarana yang bisa dinaiki penyelam dan bentuknya seperti tabung yang terbuka dan memiliki roda layaknya kendaraan. Saat berada di darat atau permukaan, 4 rodanya bisa dibuka untuk berjalan, sementara ketika berada di dalam air, roda tersebut bisa ditutup.

“Ini bisa dipakai 1 atau paling banyak 2 penyelam,” ujar petugas yang menjaga stand Direktorat Pembekalan dan Angkutan (Ditbekang) TNI AD Samidi saat ditemui, Sabtu (13/12/2014).

Panjang keseluruhan alat ini adalah 223 cm dengan lebar 108 cm dan tinggi 61 cm. Berat alat ini saat di darat adalah 76,5 kg, namun saat berada di dalam air 0 kg. Kapasitas cargonya bisa untuk 85.000 cm3.

Diver Propulsion Device TNI AD
Diver Propulsion Device TNI AD

Kecepatan maksimal DPD saat berada di dalam air adalah 3,2 knots namun untuk di permukaan air hanya 2,3 knots. Sementara range kecepatan maksimal alat ini untuk di dalam air adalah 7,0 NM (Nautical mile) dan 5,5 NM untuk di permukaan air. Jika dinaiki oleh 2 penyelam maka kemampuan tersebut sedikit berkurang.

Kelebihan dari DPD yang menggunakan baterai dengan penggerak baling-baling ini adalah alat navigasi dan komunikasi. Terdapat sinyal pemancar panjang di bagian depan sebelah kirinya.

“Ada antena pemancar sinyal untuk alat komunikasi. Kemarin sudah dicoba untuk menyelam di Anyer, kedalamannya sampai 20 meter,” kata Samidi.

Menurut Samidi, TNI sendiri saat ini sudah memiliki 17 DPD. Sebanyak 12 diperuntukkan bagi kesatuan TNI AL, dan sisanya untuk TNI AD. “AD punya 5, dan digunakan oleh Kopassus,” tutupnya. (Detik.com)

26 KOMENTAR

  1. Judulnya ada “kapal selam”, gw kira TNI AD punya wahana khusus kayak SEAL carrier kopaska yang mirip banget ama kapal selam…… Kalo ini mah lebih mirip sea shadow….. Apalagi ada bannya, jadi nggak mirip sama kapal selam….. Mungkin “wahana khusus” lebih tepat

  2. Sebenernya saya agak gak paham sama alat ini… Kalo kemampuan menyelam 20 meter…. Dengan peralatan diving, sudah bisa 20 meter…. Apalagi kalo yang pasukan khusus TNI AL, kemampuannya pasti lebih lagi… Bahkan dengan teknik freedive.

    Kalo buat infiltrasi apa mungkin ya? Kayaknya (mungkin) cenderung buat transport dry cargo mungkin kayak senjata atau bom… Kalo mau infiltrasi pake alat selam ini kok kayaknya tambah ribet…. CMIW … Correct me if i am wrong

  3. Semoga indonesia buat alat alat aneh macam kyak gini ,,lebih banyak,,,yg mungkin klo perang bikin musuh bingung,,lanjutkan ,,,tambah lgi alat nya yg aneh aneh,,aq pernah mbaca n*zi dulu bikin alat aneh aneh ,,,yg setelah ketahuan musuh,,,musuh nyampe geleng geleng g ngira!!!!!!