Apr 282018
 

ilustrasi: Soviet Oscar Class nuclear-powered attack submarine. (dodmedia.osd.mil via commons.wikimedia.org)

Moskow – Jakartagreater.com, Kapal selam pembawa Rudal bertenaga nuklir, Projek 949A Antey, yang biasa disebut ‘aircraft carrier-killer’ atau pembunuh kapal induk akan mengambil bagian untuk pertama kalinya di Parade Naval Utama Rusia di St. Petersburg tahun ini, ujar sumber di sektor pertahanan dalam negeri kepada TASS pada hari Sabtu, 28 April 2018, dirilis media TASS.

“Partisipasi dari salah satu Anteys (the Project 949A) dari Armada Utara direncanakan dalam pawai pada Hari Angkatan Laut di St. Petersburg, bersama dengan kapal penjelajah Rudal Marshal Ustinov,” kata sumber itu. Projek 11356 frigat Admiral Makarov akan berpartisipasi dalam pawai Angkatan Laut untuk kedua kalinya, kata sumber itu. TASS belum menerima konfirmasi resmi tentang informasi ini.

Menteri Pertahanan Rusia, Jenderal Sergei Shoigu sebelumnya mengatakan bahwa pawai Angkatan Laut di St. Petersburg tahun ini akan melibatkan lebih dari 40 kapal perang, termasuk 18 kapal paling modern, dan juga 25 pesawat terbang serta helikopter.

Peserta Parade Angkatan Laut

Projek kapal selam 949A Antey dijuluki ‘pembunuh kapal induk’ selama periode Soviet. Secara keseluruhan, 11 kapal selam tersebut dibangun dan saat ini 8 dari mereka tetap beroperasi dengan Angkatan Laut Rusia. Setiap kapal selam memiliki bobot 24.000 ton dan dipersenjatai dengan 24 Peluncur Rudal jelajah Granit dan 6 Tabung Torpedo.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal selam nuklir kelas Antey akan dipersenjatai kembali dengan Rudal jelajah Kaliber advanced selama kapal selam itu menjalani upgrade berat di Zvezda Shipyard yang mana umur layanan kapal akan berlipat ganda. CEO Rubin Central Design Bureau for Marine Engineering Igor Vilnit sebelumnya mengatakan kepada TASS bahwa tidak semua kapal selam yang tersedia di kelas ini dijadwalkan untuk modernisasi.

Marshal Ustinov adalah kapal penjelajah Rudal dan kapal perang kedua Project 1164 Atlanto yang beroperasi di Armada Utara. Pada 2011-2016, kapal perang itu mengalami peningkatan di Severodvinsk, Rusia Barat Laut. Kapal penjelajah Rudal kembali ke pangkalan utama Armada Utara pada akhir Desember 2016. Tahun lalu, kapal itu juga mengambil bagian dalam pawai Angkatan Laut di St. Petersburg.

Parade Angkatan Laut 2017

Atas instruksi presiden Rusia, Parade Naval Utama pertama dalam sejarah modern Rusia berlangsung pada tahun 2017. Mulai sekarang, akan diadakan setiap tahun bersama dengan parade laut di Laut Utara, Laut Hitam dan Pasifik serta Caspian Flotilla.

Para tamu pawai tahun lalu melihat Battlecruiser Pyotr Velikiy; kapal selam nuklir terbesar dunia, Dmitry Donskoi; dan sejumlah kapal perang Angkatan Laut Rusia yang paling canggih, termasuk kapal penyerang amfibi Ivan Gren, frigat Laksamana Makarov, serta kapal selam diesel-listrik Veliky Novgorod dan Vladikavkaz.

Destroyer Tiongkok Hefei, kapal fregat Yuncheng dan kapal pendukung Luoma Hu juga ambil bagian dalam pawai Angkatan Laut.

Pada hari pawai, berbagai pesawat penerbangan Angkatan Laut terbang di atas St. Petersburg, termasuk Su-33K dan pesawat tempur MiG-29K berbasis kapal induk, pembom Su-24M dan jet tempur multirole Su-30SM, Interceptors MiG-31BM, Il-38 dan Tu-124M antisubmarine warfare dan pesawat patroli maritim dan pesawat lainnya.

Pertunjukan udara juga menampilkan Helikopter Ka-52K Katran yang berbasis di kapal pengintai dan Helikopter tempur, Ka-27 dan Ka-29 yang merupakan Helikopter perang antisubmarine, serta Mi-8 transport and attack gunships dan Helikopter serang Mi-24VP.

Secara keseluruhan, parade Angkatan Laut melibatkan sekitar 50 kapal perang dan kapal selam, 40 pesawat terbang dan Helikopter. Untuk pertama kalinya di dalam sejarah parade Angkatan Laut di St. Petersburg, lebih dari 5.000 pelaut Baltik, Armada Laut Utara dan Hitam dan Caspian Flotilla terlibat dalam perayaan pada Hari Angkatan Laut Rusia atau Russia’s Navy Day. (TASS).

Bagikan :

  11 Responses to “Kapal Selam Pembunuh Kapal Induk Segera Muncul di St Petersburg”

  1.  

    besar om…

  2.  

    Tambalan karet ada di sekujur hullnya. Kasihan ya.

  3.  

    Masih gagah aja, gak kayak buatan negara itu tuh

    😎

  4.  

    Besar…

    Tapi kok body nya karatan gitu yaa? ga mulus, jadi gimana gitu liatnya.

  5.  

    Katanya punya duit, kok masih pake kasel buatan Soviet?? Yang baru mana??? Tuh kasel bawa granit lalu dijuluki carrier killer?? Hhhhhhhhhh, kena jamming juga jatuh tuh rudal ke laut lepas. Hhhhhhhhhh

 Leave a Reply