Nov 092016
 
Sejumlah pekerja beraktivitas di dekat kapal perang jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) di Galangan Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/11/2016). (Antara Foto/Irfan Anshori)

Sejumlah pekerja beraktivitas di dekat kapal perang jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) di Galangan Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/11/2016). (Antara Foto/Irfan Anshori)

Kapal perang kedua pesanan Filipina yang pengerjaannya sudah memasuki tahap pemasangan akomodasi (outfitting) tersebut diperkirakan selesai lebih cepat dua bulan dari target yang ditentukan sebelumnya yakni Mei 2017. (Antara Foto/Irfan Anshori)

Kapal perang kedua pesanan Filipina yang pengerjaannya sudah memasuki tahap pemasangan akomodasi (outfitting) tersebut diperkirakan selesai lebih cepat dua bulan dari target yang ditentukan sebelumnya yakni Mei 2017. (Antara Foto/Irfan Anshori)

Kapal perang jenis Perusak Kawal Rudal (PKR)-2 KRI I GUSTI NGURAH RAI-332 di Galangan Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/11/2016). (Antara Foto/Irfan Anshori)

Kapal perang jenis Perusak Kawal Rudal (PKR)-2 KRI I GUSTI NGURAH RAI-332 di Galangan Divisi Kapal Niaga PT PAL Indonesia (Persero), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/11/2016). (Antara Foto/Irfan Anshori)

Kapal PKR-2 tersebut merupakan kapal canggih kelas frigate yang dikerjakan bersama (Joint Production) antara PT PAL dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) Belanda untuk Kementerian Pertahanan. (Antara Foto/Irfan Anshori)

Kapal PKR-2 tersebut merupakan kapal canggih kelas frigate yang dikerjakan bersama (Joint Production) antara PT PAL dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) Belanda untuk Kementerian Pertahanan. (Antara Foto/Irfan Anshori)

Kapal PKR-2 ditargetkan selesai pengerjaannya pada bulan Oktober tahun 2017. (Antara Foto/Irfan Anshori)

Kapal PKR-2 ditargetkan selesai pengerjaannya pada bulan Oktober tahun 2017. (Antara Foto/Irfan Anshori)

Sumber: Antara Foto

Bagikan:

  17 Responses to “Kapal SSV Ke-2 Filipina dan Kapal PKR 10514 Ke-2 Pesanan TNI Angkatan Laut”

  1.  

    mantap

  2.  

    Keren

  3.  

    Tiap tahun sampai 2019 peesen satu kapal kata pak.rr…ayo semangat.jgn lupa bikin 2 biji yg bs gendong yakhont dengan menambah panjang dan lebar serta tingi kapal.minimal rudal kaliber punya rusia minta tot nya

  4.  

    Alusista yg sdh ad wajib di pelajari n d kembangkn teknologinya sesuai kebutuhan strategi TNI..

  5.  

    yang palig keren itu, warjager2 pada ngebully kamu yang caper buat ngumpulin duit untuk operasi kelamin…

  6.  

    Butuh destro ni indonesia, bikin dong pt pal, pekerja kalian kan sdh cukup mahir utk bikin kapal, nah utk bikin destro, minta tot sm rusia aja, biar kapalnya gahar dan sangar…dijamin pst tetangga keringat dingin tiap hari…

  7.  

    Keren Apa nya juga ngga tau..
    Pokok nya Dahulu di ada di tanyain
    •apakah mengetahui 2911
    •iya.ngga tahu
    •bukan kah itu tanda tangan mu 84
    •iya memang apa artinya
    •mengapa ada 3 dan 30
    •iya ngga tahu
    •mengapa jawaban kamu selalu ngga tahu
    •iya memang bukan penjual tahu gejrot ndan.
    Udah gitu doank

  8.  

    mantep pkr nyaaahhhh

  9.  

    Biasa aja pkr mah, coba destroyer itu greget

  10.  

    Tia@bocah gemblung

  11.  

    Cool

  12.  

    Martadinata class udah kelas frigate kale, bedakan antara martadinata class dengan sigma class biasa

  13.  

    PKR 105 spek senjata nya sudah diatas Korvet Sigma Class, yaitu ada rudal anti udara VL Mica (jarak sedang) dibanding Mistral (jarak dekat) & tambahan CIWS.

 Leave a Reply