Feb 102015
 
Penenggelaman kapal ikan berbendera Thailand KM Sudhita di perairan Selat Dempo, Galang, Batam, kemarin. foto: Dalil Harahap

Penenggelaman kapal ikan berbendera Thailand KM Sudhita di perairan Selat Dempo, Galang, Batam, 9/2/2015 (foto: batampos.co.id / Dalil Harahap)

Batam – Kapal Sudhita 28 asal Thailand yang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia akhirnya ditenggelamkan. Proses penenggelaman kapal dipimpin langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Penenggelaman dilakukan pada pukul 09.20 WIB. Prosesnya dilakukan dengan menggunakan dinamit dan ditembak.

“Laksanakan penenggelaman! Saya ulangi, laksanakan penenggelaman!” perintah Susi kepada KP HIU 04 dan KRI HALASAN 633 di Selat Dempo, Batam, Kepulauan Riau, Senin (9/02/2015).

Begitu perintah Susi diterima, dinamit pertama yang dipasang di bawah lambung kapal meledak. Setelah meledak, asap hitam dari dalam kapal membumbung tinggi.

“Duarr,” bunyi suara ledakan KM SUDHITA 28 terdengar begitu keras.

Usai dinamit meledak, secara bergantian KP HIU 04 dan KRI HALASAN 633 menembak ke lambung kapal. Kapal secara bertahap mulai oleng ke kiri.

Ternyata memang tidak mudah menenggelamkan kapal. Butuh waktu hingga 10 menit sampai air memenuhi seisi kapal.

Susi yang memimpin langsung proses penenggelaman kapal terlihat bersemangat. Ini adalah pengalaman pertama ia melihat kapal terbakar dan tenggelam secara langsung.

“Ini the first time,” katanya.

Susi menyatakan meski KM SUDHITA hanya berbobot 80 GT, tetapi termasuk kapal besar. Kapal ini diduga telah melakukan 8 kali bongkar muat di tengah laut (transhipment) dan terus melaut selama 1 tahun.

“Mereka 1 tahun di sini dan tidak pernah kembali ke darat,” katanya.

Penenggelaman kapal ini menjadi pelajaran kapal asing lainnya agar tidak lagi memasuki zona tangkap perikanan wilayah Indonesia.

“Ibu akan jaga terus kedaulatan bangsa Indonesia. Mana kapal yang berani mengganggu kedaulatan Indonesia? Kita akan serius memberantas illegal, unreported, and unregulated fishing. Indonesia jaya!” tegas Susi dengan nada penuh semangat.(finance.detik.com).

Bagikan :

  25 Responses to “Kapal Thailand Pencuri Ikan Ditenggelamkan”

  1.  

    Hajar trus…

  2.  

    Pesawat amfibi sy lebih ngedukung beli dari jepang plus te o te…kalau penjaga udara&laut saya dukung dari rusia aja….hihi

  3.  

    Yg 500dwt ga di karamin

  4.  

    Trus bu susi,,ngk ush tkut ma ngri ttnga,kn ini untk rakyat kita,,makasih bu susi

  5.  

    Ayo bu susi aku dkung biyar pada kapok pok pok pok pok

  6.  

    GOOD job, …………… the show must go on !!!

  7.  

    Lanjutkannn !!!!!

    Ada sebutan baru utk ibu susi “Susi Si Manusia Ikan”

  8.  

    Kalau mayoritas menteri Jokowi mampu berjalan dng sistematis (didukung aturan yg jelas) dan tegas tanpa kompromi seperti Bu Susi, perubahan Indonesia akan cepat dirasakan. Lanjutkan.

  9.  

    22 kapal Cina yang kemaren ditangkap apa kabarnya? Lagi-lagi cuma kapal kayu yang ditenggelamkan. Menunggu kabar 22 kapal Cina itu ditenggelamkan

  10.  

    cocok jadi menteri pertahanan, sebaiknya kapalnya di kasih tni aja biar untuk latihan tembak jarak jauh

  11.  

    “Mana kapal yg lain” seperti spanduk di depan kantor bu Susi
    Keep doing Madam

  12.  

    Cocoknya Bakamla punya flying Boat seperti yang di tawarkan Korea kemaren di beli. Defense studies berita kan Aron flying ship tersebut akan di produksi di Malaysia padahal dulu sempat di tawarkan ke Indonesia untuk di produksi.

  13.  

    Duar blegurrr !!! manteb….

    Juql Narkoba ditembak !!! duar !!!
    Pesawat yg ilegal lewat ditembak juga !!!! duar !!!!

    Korupsi ditembak ????

  14.  

    yang bikin sy merinding adalah ucapan bu susy p !
    bu susy :
    ini pesan untuk dunia , jgn coba2 ganggu kedaulatan indonesia apalagi mencuri .. akan berakhir seperti kapal itu.

    rasa bangga saya lahir di negara sejuta pahlawan ini tumbuh lagi , Merdeka
    o ea .. polda papua jg meledakan kapal vietnam .. mantaf jendral !

  15.  

    JOS.. Hajar Terus. Biar kapok.

  16.  

    cuma sandiwara saja supaya kelihatan sepertinya tegas. Yang jauh lebih penting Freeport, yang ambil kekayaan alam bermiljar2 dollar, dibiarkan malah kontraktnya diperpanjang.

 Leave a Reply