Apr 192014
 
Desain baru Trimaran 63 m dari PT Lundin yang muncul dalam booth SAAB di DSA 2014, Kuala Lumpur

Desain baru Trimaran 63 m dari PT Lundin yang muncul dalam booth SAAB di DSA 2014, Kuala Lumpur (navyrecognition.com)

Pameran produk pertahanan DSA 2014 di Kuala Lumpur Malaysia menghadirkan kejutan dari Perusahaan Galangan Kapal North Sea Boats (PT. Lundin). Bersama SAAB Swedia (16/04/2014), PT Lundin menampilkan desain baru Trimaran FMPV (Fast Missile Patrol Vessel) 63 m, yang dipesan Angkatan laut Indonesia.

Dalam pembicaraan dengan situs Navy Recognition, SAAB Swedia menyatakan akan menginstal radar laut modern Giraffe 1x 3D, yang memiliki jangkauan lebih baik dan mampu meredusir efek lengkung bumi.

Booth SAAB dalam Pameran Persenjataan di DSA 2014

Booth SAAB dalam Pameran Persenjataan di DSA 2014

Radar baru ini hanya memiliki berat 150 kilogram. Pemasangan radar baru Giraffe menyebabkan desain trimaran yang baru berbeda dengan desain sebelumnya.

Tiang utama trimaran (the mast) akan mengintegrasikan radar, ESM dan sistem komunikasi. Kini North Sea Boats telah menandatangani kontrak kerjasama dengan SAAB Swedia untuk proyek trimaran yang baru, pasca kasus terbakarnya trimaran pertama saat diluncurkan tahun 2012.

Radar  Sea Giraffe 1X 3D yang ringan memungkinkan arsitektur kapal mendesain tiang kapal yang lebih tinggi untuk meningkatkan performa radar

Radar Sea Giraffe 1X 3D yang ringan memungkinkan arsitektur kapal mendesain tiang kapal yang lebih tinggi untuk meningkatkan performa radar (navyrecognition.com)

SAAB menawarkan diri untuk mengerjakan seluruh sistem persenjataan dan radar dari Trimaran yang baru, termasuk versi ekspor-nya dengan nama “Stealth FAC” (Stealth Fast Attack Craft).

Menurut perwakilan SAAB, Trimaran yang baru akan dilengkapi:

4x RBS15 Mk3 anti-ship missiles
1x BAE Systems 40Mk4 gun under a stealth cupola
A stern ramp to deploy a 12 meters RIB
SAAB’s 9LV combat management system
SAAB’s Ceros 200 radar and optronic tracking system
SAAB’s TactiCall Integrated Communications System

Rudal RBS15 Mk3 yang ditawarkan SAAB, jenis jelajah subsonik fire-and-forget yang mampu dioperasikan dalam segala kondisi cuaca dengan jangkauan 200 km. Sementara versi original dari Trimaran (KRI Klewang yang terbakar), didisain lebih condong ke sistem dan persenjataan dari Tiongkok.

Meski demikian, perwakilan PT Lundin di DSA 2014 mengatakan kepada Navy Recognition, Angkatan Laut Indonesia masih mengevaluasi senjata dan sensor apa yang cocok diinstal di Kapal Trimaran yang baru.

Konstruksi dari Trimaran FMPV 63m dimulai bulan Februari 2014 di
North Sea Boats facility Indonesia. Kapal dengan desain baru ini akan diluncurkan 24 bulan mendatang. Menurut SAAB, versi lebih lanjut (future version) dari trimaran akan memiliki kemampuan anti-kapal selam, anti-submarine warfare suite (weapons + sensors).

Navy Recognation mencoba menanyakan kepada perwakilan BAE Systems Bofors yang ikut pameran di DSA 2014 Malaysia. Menurut mereka menjual 4 sistem naval gun kepada Angkatan Laut Indonesia, sekaligus ekspor pertama dari sistem naval gun baru yang diproduksi oleh BAE.

Saat ini BAE system memproduksi 4 naval gun 40Mk4 untuk empat kapal TNI AL, namun secara keseluruhan bisa 30 unit akan diproduksi untuk Angkatan Laut Indonesia. (Naval Recognation)

  135 Responses to “Kapal Trimaran Baru di DSA 2014”

  1. Pertamax … Akhir ada juga nih artikel Klewang mantab uey :mrgreen:

  2. tinggal ditambah manpad sudah lumayan.

  3. Pertamax kah

  4. lumayan…10 besar..bismillah

  5. 5 besar lumayan

  6. mantab!!
    Next step LCS (Litoral Combat Ship) sekelas fregat berukuran 110m up.

  7. sips

  8. nebeng pertamax y. . .

  9. 2016..bisa 30 kapal yg sudah mondar-mandir di samudra Hindia…mantap

    • Mending juga patroli di laut teritori Indonesia kan. Ngapain juga mondar mandir di Samudra Hindia… Trimaran toh gak dirancang patroli samudra lepas, dan bkn jarak jauh.

  10. ya jdi 8. . .pda hal td mw nebeng pertamax

  11. keren, nambh gahar tu trimaran

  12. jd kabar yg kmrn yg mngatakan trimaran ud melaut apkh hax sbg perang opini…???

  13. Wah..yg saya minta td malam akhirnya dipost nih..thanks bung sergio..semoga senyum lebar tim dr Saab jadi kesampean ya walaupun Indonesia masih pikir2 soal system apa yg akan dipilih..atau jadiin kombinasi aja sekalian armada Trimarannya..pake system china,Saab && lokal..hehehe

  14. Padahal udah oprasi…

  15. “Saat ini BAE system memproduksi 4 naval gun 40Mk4 untuk empat kapal TNI AL, namun secara keseluruhan bisa 30 unit akan diproduksi untuk Angkatan Laut Indonesia”
    clue nya sudah jelas kemungkinan untuk diproduksi sebanyak 30 unit..design nya berbeda dari Klewang yang pertama ya, tiang utama nya kerucut potong tumpeng ๐Ÿ™‚

  16. aku ra popo

  17. Semoga Spesifikasi pesanan Trimaran Tni Al lebih unggul dari versi Trimaran ekspor ..
    @bung JALO paparazi* tapi kira2 ada bedanya gak yg ekspor dngan Yg dipesan Tni ?
    jangan sampai negara lain yg memesan trimaran ,memiliki kemampuan yang sama dengan yg dimiliki TNI..

  18. Buat Sepuh dan Admin Warjag trims utk artikel Klewangnya,ย 
    Salam Kenal Para Warjager semua …maaf newbi

  19. wah… artikelnya mencerahkan sr mode on..

  20. SR 19

  21. Infonya seh tuh kapal udah operasi…
    Malah udah beranak pinak lagi. Info yg saya dpt seh gituuuu… Tunggu pencerahan para ahli.

    • beranak pinak …? Hmmm, BAE membuat 4 kanon 40MK 4 buat TNI AL … hmmmm berhubungan semua yah.

      Trus yg litoral ship buat Basarnas yg sdh maen kemana2 itu, ada yg dipesan versi armed nya ga? Mohon pencerahannya bung Diego, Satrio,NYD, Jalo, dan para sepuh lainnya.

  22. nyimak,sambil nunggu dagangan

  23. Pertamax plus dah..

  24. alhamdulillah,,,,,,,
    akhirnya trimaran clas menampakkan wujudnya…..
    Jaya lah indonesiaku

  25. Wow Trimaran… i like it..

  26. ya gimana ya.., Aku sih YES..

  27. Tampaknya bakal ada 2 versi : klewang dgn sistem radar + senjata plus misil buatan barat & versi 1 lagi klewang dgn senjata misil buatan China kalo om panda rela kasih tot 705/802

  28. Bung@Nara…. Kira2 Gado gado pada konfigurasi Klewang II dari negara mana saja dan produsen nya????
    Apakah ada TOT buat Industri Strategis nasional kita????

    • Yup, Insyallah kita dapat teknologi Medium/Long range radar… ๐Ÿ™‚

      • Bung@Jalo….
        alhamdulillah, terima kasih bung Jalo atas Info nya!!!!!

        Maaf bung Jalo mau tanya???? kira2 kerja sama dengan tiongkok dalam program trimaran apakah batal atau digantikan SAAB????

      • @bung jalo, @ bung nara,
        bang ini kan baru yg kelas 63 meter.. denger2 kan mau buat ampe yang 100+m.. kira2 komposisinya seperti apa..? 30@ 63m class + 30@ 105m class, atau bagaimana? soal di gambar artikel yg kemaren2 kan ada helipad nya gt.. malahan bisik2 bisa muat 2 heli.. mohon pencerahannya bung..
        kemaren2 saya iseng buka2 wikipedia penasaran aja ama Trimaran punya mamarika.. disana disebutkan bahwa indonesia tertarik untuk mengakuisisi kapal LCS independence class punya mamarika, itu gimana kabarnya? kan independence class 11/12 gitu sama trimaran klewang class kita… jangan2 karena bentuknya ampir mirip, mau diselipin LCS nya mamarika…

        • Kalau saya sih belum deh bung, tapi kalau dilihat kayaknya desain conceptnya sudah ada untuk corvette dan Frigate. Nah di frigate ini bisa dibuat seperti yg bung UCAV katakan.

          Kalau saya prediksi, timnya lagi fokus dengan 63 m dulu, karena ini sebagai promosi setelah kemarin terkena kasus kebakaran itu. Jadi biarkan mereka di kelas 60 m dulu, nanti kalau barangnya sudah terlihat tinggal dikembangkan aja. ๐Ÿ˜€

        • makasih bung jalo wat pencerahannya… semoga selalu ada dalam lindungan Allah SWT biar terus bisa berkontribusi buat JKGR dan mencerahkan kita semua, amiin…

        • Alhamdulillah saya didoain terus….
          Dengan ucapan yg sama ya Bung UCAV

  29. dari dulu Giraffe emang setrong… ๐Ÿ˜€

  30. Wah Klewang ronde ke 2 Nich,,..
    Tambah mantep klo ada lokalnya,,..

    dan sperti biasa TNI ttep beraliran Mbuletiyah,,..

    Yang 4 maval gun 40Mk4 dah di kirim buat kapal apa bung?? Apakah dah ada 4 klewang yang lgi tahap pembuatan?? Ataukah untuk KRI lain yang dah operasional??
    mohon pencerahan,,..

    Congrats buat Warjager smua,,..
    selalu satu langkah didepan,,…

  31. trus untuk pensilnya apa ya?

  32. Radarnya pakai punya Saab Giraffe 1x 3D bung dengan ToT… ๐Ÿ˜€
    (Sama kita sama2 dibawah garis, ๐Ÿ™ )

  33. Yes,,Kapal produksi kota ku udah dibuat lagi,,,salam kenal pendatang baru

  34. SAAB jualan CMS saja apa dibundling harus dengan kapal Trimaran Lundin ya? ini bagus untuk industri strategis dalam negeri, SAAB sangat serius dan jor-joran dalam marketing

    • Yang juga bikin ok TOT nya ya Bung Now.

    • Bung Nowy di dokumen kerjasama internasional kita ada kerjasama dengan Boffors untuk meriam 57 mm. ๐Ÿ˜€

    • mungkin beli system bonus clearance material+source code. pemberian ijin penggunaan material itu saja sudah hal yang luar biasa. kalau tidak ada deal khusus pastilah sulit untuk mendapatkannya. karena sama saja menyerahkan jeroan visby buat ditelanjangi.

      • Iya bener bung, tapi material anti radar buatan anak bangsa juga gak kalah hebat… Model kayak Tank siluman Polandia, kalau diaplikasikan ke kapal gimana ya?? ๐Ÿ˜€

        banyak negara yg tertarik dengan project ini karena lebih bagus dibanding material F-35 atau Raptor…

        • bung Jalo tolong diperjelas dong yg dimaksud dg yg bikin tertarik banyak negara itu project trimaran kita atau material anti radar buatan anak bangsa atau buatan SAAB, atau material model tank siluman polandia?

          khalayak awam nan mediocre seperti saya ini suka bingung menterjemahkan bahasa2 canggih para suhu nih.

          • Bung fly freak, jelas koq itu tulisan bung Jalo. Wartawan gitu loh ๐Ÿ˜€
            “banyak negara yg tertarik dengan project ini karena lebih bagus dibanding material F-35 atau Raptorโ€ฆ”

            Tuh… yang di-bold eh seterong. (e pepet) ๐Ÿ˜€

          • berarti project trimaran yg dilapisi oleh material anti radar yah?

            Kalo salah maaf yah … begitulah nasib para mediocre kayak saya yg bagi orang lain cukup standar bahasanya tp bagi saya dah ketinggian.

          • Betul bung fly freak, material-nya.
            Mau dipasang di pesawat, kapal laut, atau darat/tank ya bisa.

            Mungkin bukan mediocre, bung! Tapi karena udah gemetaran/terlalu senang, jadinya terburu-buru bacanya sehingga ada yang terlewat. Hahaha…

            Tenang saja membacanya, dimulai dgn berdoa dulu, hihihi ๐Ÿ˜€

          • terima kasih bung dropzone atas penjelasannya dan salam kenal!

        • saya kurang tahu base material anti radar dalam negeri tersebut bung. apakah plastic, polimer, keramik ataukah serat karbon? jika merujuk info terakhir kalau tidak salah sejenis keramik ya? jika sejenis keramik biasanya tahan panas. karena tahan panas biasanya applicable kayanya. hanya saja mungkin kendala di alat produksi mungkin. selanjutnya tinggal dicek spesifikasinya apakah layak di lingkungan kadar garam tinggi atau tidak . maaf hanya sekedar pemikiran awam saja.

          • Kalo basenya ceramics memang keras dan tahan panas tp kekurangannya pd elastisitas dan kerapuhan / fragile jd klo bentuknya lembaran sulit dibentuk. Material Ceramics jg berporus (bolong bolong) shg porusnya diimpregnasi (diisi) dng material nano. Persis iklan pasta gigi nano yg katanya bs menutup porus permukaan gigi. Bahan ceramics dan campurannya biasanya dlm bentuk bubuk shg dibutuhkan bahan lain agar mengeras (aktivator). Umumnya ilmu material sangat sulit krn memerlukan ribuan kali trials and errors. Sekisn dl sedikit dr sy, karena background sy bkn fisika mohon cmiiw.

  35. Untuk kelas 60 m tidak bisa sepertinya. Kalau sudah yang 110 m baru bisa. cmiiw.

  36. Empuk

  37. Terimakasih infonya @bung Kian Santang dan @bung Jalo ..
    semoga memang ada kemampuan khusus untuk pesanan Tni Al kita. .
    saya harap semakin banyak inovasi yg dilakukan PT lundin untuk lebih meningkatkan kemampuan radar , maupun daya hancur trimaran ini , yg tentunya full cita rasa indonesia. .

  38. oh gitu za bung ggi@…hehehehe kirain bisa….trims bung pencerahanya…

  39. alhamdullilah 3x…………………….klewang II udah ada khabar beritanya smoga pera tetangga jantungan and stroke karna lompatan tehnologi TNI yg luar biasa yg mensejajarkan diri dg NATO

  40. Dik jalo kalau dilihat dari konsep dan disain awalnya apakah kapal trimaran ini untuk generasi berikutnya bisa naik kelas jadi Destroyer bisa bawa yakont sekaligus c705 plus meriam 155mm? Mohon analisanya dik Jalo.terimakasih

    • Bung Yudha seperti yg dijawab bung Ayoeng di komentar no. 44…

      Tapi kedepan kayaknya masih diarahkan untuk Corvette dan Frigate dulu. Kalau Destroyer kayaknya bertahap deh bung…

      Ini untuk Corvette

      Ini contoh Frigate

      Kalau Destroyer mungkin dikembangkan dari hasil ToT DSNS Belanda… IMO
      ๐Ÿ˜€

    • Assalamualaikum wr.wb
      la kalau tempat untuk meluncurkan roketnya di buat untuk heli,
      roketnya mau di luncurkan dimana?

      kalau salah ya maaf ๐Ÿ˜€

    • @ bung yudha, klo utk corvette ( trimaran ) pilihan pensil nyang paling cuco sptnya exo mm-40 block 3
      atawa c-705 & utk dp gun kira2 bakal install 76mm stealth cupola. klo utk versi distro kemungkinan besar salah satu nyang anda sebutin ( nyang pasti gak bakal gotong dua2nya sekaligus ) & utk dp gun kemungkinan nyang dipake 100mm utk nyang 155 sptnya kegedean……oya lupa DP= dual purpose bukan dewi pwesik ya…….mohon cmiiw nya dari bung jalo……he,he,he

  41. ini baru berita tok cer………………………………………….. bravo indonesia

  42. test…

  43. Alhamdulillaah..MANTAPSSSS,,,,, Smg bisa lebih cepat berkeliaran di laut NKRI

  44. Klewang versi 3 dgn panjang >= 115 meter didesain dipasangi vls yakhont. Kalo tanpa vls para ahli teknik TNI AL sudah bisa pasang yakhont mirip yg dipasang di KRI Oswald siahaan

  45. Mitra Kerja PT. Len baik ToT maupun join development…
    Aerodata Germany
    ALSTOM France
    ALTPRO Croatia
    Aselsan-Turki
    Airspan UK
    Bombardier-Belgia
    CAE-Canada
    CETC-China
    CNBM-China
    China Light Solar China
    Gematronik Germany
    Hareon Solar-China
    Hitachi-Japan
    Hollysys China
    JA Solar-China
    Kongsberg-Norway
    Mitsubishi Japan
    Pintsch Aben-Netherlands
    RWE Cshoot Solar-Germany
    Rohde & Schwarz-Germany
    Runcom USA
    Saab-Swedia
    Siemens AG Germany
    Simoco-Inggris
    SIM-LM – Netherlands
    Sumitomo Corp Japan
    Thales France
    Ultra Electronics – UK (England)
    Vialis Railway Systems – Netherlands
    Westinghouse Australia
    ZTE Corp-China

  46. maaf warga jkgr saya sudah lama menjadi silent reader disini saya harap para sesepuh gak keberatan………
    matur tampi asih semeton jari JKGR

  47. Kayanya usulan JAMBORE warjag secepatnya dilaksanakan … Yah ajang silaturrahim aja koq … Mohon pencerahannya …

  48. Bismillah mudah mudahan bisa masuk hehe…..
    Bung diego ikutan gabung ๐Ÿ˜‰

  49. Assalamu’alaikum, apakah spec dan model trimaran indonesia akan meniru buatan trimaran negara amerika??….dengan 1 landasan AKS, dan terdapat 8 tempat peluncuran selongsong rudal….(maaf masih pemula)…mungkin ada yg bisa menjelaskan model trimaran amerika punya??…

  50. Ini kayaknya SS2 Versi Kopassus terbaru kali ya…
    ๐Ÿ˜€

    • SS2 versi Tacticool

    • kenapa cat nya pakai warna gurun ya?

    • SS3 nya mana bung jalo..?

      • 1. Setiap sistem operasi mengadopsi sistem gas piston milik AK
        47 serta pendahulunya SS1, SS2, FN Fal, FN Fnc, Steyr AUG yang sudah terbukti kehandalannya.

        2. Dengan layout bullpup di mana pasokan amunisi berada di belakang triger group/pelatuk, sosok senapan dapat dipangkas sampai 25 % tanpa mengurangi performa balistik. Sosok senjata yang ringkas sangat mendukung dalam skenario PJD/ pertempuran jarak dekat (close quarter battle); sesuai digunakan dalam operasi antiteror yang kerap terjadi di dalam bangunan/gedung yang memiliki ruang gerak sempit. Keuntungan lain adalah sosok senapan yg ringkas menyesuaikan dengan postur tubuh rata-rata orang Asia.

        3. Dari segi receiver/bodi senjata, 70% material SS3 dibuat dengan bahan high resistant impact polymer ala Steyr AUG yang ringan namun kuat. Dari segi design, receiver tempat maknisme dan masuknya magazine, handguard, dan pistol grip masih setia menganut model SS2.

        4. Selain itu, senjata ini dilengkapi dengan picatiny rail yang dipasang secara kuadrupel (4 sisi); atas, kanan, kiri, serta di bawah handguard, sehingga menawarkan akomodasi penggunaan optik dan aksesori pendukung yang fleksibel; ex: pemasangan front grip pada SS3 V1 untuk mempermudah akuisisi target ataupun bipod seperti varian SS3 V4 Sharpshooter.

        5. Sistem bidik bawaan standar masih memakai model pisir pejera berbentuk carrying handle milik SS2. Khusus pejera, dapat dilipat ke bawah dan menyatu dengan tabung gas saat tidak digunakan. Berkat adannya picatiny rail, operator dapat menggantinya dengan optik sesuai dengan tuntutan operasi/kebutuhan (SS3 V3 CQB yang dipasangkan dengan optik Meprolight M21 buatan Israel/ SS3 V4 sharpshooter dengan optik lansiran Pindad).

        6. Cocking handle/tuas pengokang berada di atas handguard pada kesua sisi senjata sehingga memudahkan operator, terutama operator kidal untuk mengokang senjata.

        7. Ejection port/lubang keluarnya selongsong peluru dibuat pada kedua sisi. Sekali lagi untuk menghindarkan operator kidal dari lontaran selongsong panas. Sama dengan sistem yang dianut Steyr AUG, operator cukup memasang left bolt assembly dan menutup ejection port yang kiri sehingga selongsong keluar lewat kanan.

        8. Fire selector/tuas pilih mode tembakan juga dibuat ambidextrous/dibuat pada kedua sisi.

        9. Semua varian SS3 dapat dipasangkan dengan bayonet bawaan SS1, SS2, maupun M16 (bayonet m7) sehingga masih bisa digunakan dalam hand to hand combat. Selain itu, model bayonet yang sama akan mempermudah urusan logistik TNI nantinya.

        10. Untuk menambah daya pukul, varian SS3 V1 dan V3 dapat dipasangi pelontar granat baik itu SPG 1 (senapan pelontar granat standar TNI buatan Pindad) maupun SPG 2 (model senapan pelontar granat untuk FN F 2000). Sebagai pembidik, kedua varian diatas dilengkapi dengan leaf dan quadrant sight yang menjamin akurasi sampai 400m.

        11. Khusus pada varian SS3 V4 sharpshooter, laras senapan memiliki profil heavy barrel untuk menjamin daya tahan laras saat sustained fire (rentetan panjang) sekaligus akurasi pada jarak jauh. Dapat dilengkapi lightweight bipod untuk menstabilkan senjata. Sistem bidik standar dapat diganti dengan FN scope yg telah dimiliki oleh inventori TNI ataupun memasangkannya dengan optik buatan pindad lainnya.

        12. Laras pada semua varian SS3 dipasang dengan teknik free floating barrel sehingga menjamin akurasi sejak pertama kali senjata ditembakkan.

        Spesifikasi SS3:
        Negara asal : Indonesia
        Kaliber : 5,56 x 45 mm NATO/MU5 TJ Pindad
        Kapasitas magazine : 30 peluru
        Mekanisme : Gas operated, rotating bolt
        Berat : 3,4 kg (loaded)
        Rate of fire : 750 rpm
        Jarak efektif : s/d 600 m (SS 3 V1 & V2), +1000 m (SS3 V4 Sharpshooter).

        Sumber : http://pasid-xp.blogspot.com/2012/06/ss3-pindad.html

        Saya belum dapat bahan soal ini, saya dapat dari sumber diatas, maaf ya…
        ๐Ÿ˜€

        • sistem bullpup AFAIK masih mempunyai beberapa kelemahan :
          1.sistem mekaniknya yg lebih kompleks daripada senjata konvensional sehingga harganya cenderung lebih mahal
          2.kamar peluru yg berada di belakang, lebih dekat dengan telinga operator, sehingga cenderung lebih memekakkan telinga (tapi ini hanya masalah kebiasaan saja)
          3.proses penggantian magasin ribet karena membutuhkan banyak tangan (twitchy)
          4.magasin aftermarket (yg dijual di pasaran, bukan dari produsen) dari sistem bullpup dgn kapasitas diatas standar masih jarang tersedia
          5.karena magasin berada di belakang (di ketiak), sejumlah operator merasa tidak nyaman bila dipasang magasin model drum seperti Beta C-Mag, itulah sebabnya magasin model drum ini jarang dipakai pasukan Inggris di Irak dan Afghanistan
          6.model bullpup akan mentok jika dipakai tiarap, apalagi kalau dipasang bipod, karena moncong senjata akan susah diarahkan ke atas karena terganjal magasin, contoh L86A1 yg jd tidak populer karena masalah ini

          Sistem bullpup memang sedang naik daun, namun justru Special Forces di negara-negara yg regulernya mengadopsi sistem bullpup malah memakai senjata konvensional. seperti SAS yang pilih Diemaco C8 Canada (padahal brits army pake L85), SAS-R yang pilih M4 Carbine, GIGN yang pake HK-416, dan KSK Austria yang pake M4 Carbine.

        • popornya msh model lipat atau model tarik seperti M4 ya… salam warga JKGR

    • kayaknya ini harus di usulkan untuk dimasukkan ke dalam game Counter Strike nih…. hehehehehe

  51. Mantap bung jalo SS2nya hampir mirip punya linud para sniper, fungsinya d lihat dr alat bidik dan panjang senapan
    maaf kalo salah

  52. Semoga kapal kali ini Sukses pengoperasiannya dan sukses juga proyek “hi-tech dan low-cost” ini sehingga bisa jadi banyak kapal kelas gerilyawan laut ini.. meriam bofornya menarik juga tuh menambah wibawa kapal ini..http://www.navyrecognition.com/index.php?option=com_content&task=view&id=621

  53. waktunyaaa potong tumpeng……….

  54. Teman warjager, utk mslh trimaran dan pt. Lundin sy kok merasa ada sesuatu yg salah. Istilahnya too good to be true. Mungkin ada yg bisa memberikan data ttg profil pt lundin. Sy berharap ada info penyeimbang dr bung@bang ed, bung bravo, boleh jg klo terpaksa dr bung jajaka tingkir, hehehe

  55. trimaram kan siluman dan jg belum lounching kok malah di pamerin di malon lg apa maksudnya ya??? apakah biar jantungan

  56. orang gila dari seberang lepas dimari,bukankah ini nak dipasang pada kapal gowind yg AKAN dibina dan AKAN jadi terjaguh diplanet ini,,betul tak pak cik?

  57. Owh…amajing bgt bung.! Klimax 10x neh malem… Ternyta trimaran kita top markotop… Pulas tidur bung.

  58. @ponari….mh 370 nya udah ketemu blom pak cik ponari…cari ampe kiamat juga ga nemu,,orang sudah kita tembak dengan S-300 upss,,, nyeploss…

  59. bung jalo saya mau tanya tot radarnya untuk pesawat yang masih rabun ya?

  60. Ga’ nyangka ada proyek AL pdhl kelasx rahasia militer negara di pt. Lundin banyuwangi

 Leave a Reply