Kaplan Kini Dilengkapi Rudal Anti Tank OMTAS

omtas antitank missiles test fired from fnss pars and kaplan 1 e1594476886133

Jakartagreater.com – Angkatan Bersenjata Turki telah menerima pengiriman 26 kendaraan lapis baja KAPLAN yang dilengkapi dengan rudal anti-tank jarak menengah OMTAS buatan Roketsan, lansir Defenseworld.

Baca Juga:

Jepang Pertimbangkan Batal Tempatkan Sistem Rudal AS Aegis Ashore

Bumerang Rusia Terbakar saat Parade di Lapangan Merah

AS Khawatir Iran Beli Su-30 Rusia atau J-10 China

Sebelumnya pada bulan Juni 2016, Turkish Undersecretariat for Defense Industries (SSM) memberikan kontrak FNSS Defense Systems untuk membangun 260 kendaraan lapis baja, yang terdiri dari 76 Pars 4 × 4 dan 184 Kaplan ATV.

Selain kendaraan lapis baja, militer Turki juga akan dipasok 64 turret dengan peluncur rudal anti-tank Kornet E, dan 196 turret dengan sistem peluncur rudal anti-tank jarak menengah OMTAS hingga tahun 2022.

Pada 25 November tahun lalu, Presidency of Defense Industries (SSB) mengatakan militer Turki akan menerima kendaraan pesanan pertama yang dipersenjatai dengan rudal OMTAS tahun depan. “Rudal OMTAS berhasil mengenai target. Tes kualifikasi OMTAS yang melengkapi kendaraan Pars dan Kaplan akan selesai pada akhir tahun ini. Pengiriman akan dimulai pada tahun 2020, ”tulis tweet SSB.

“Tes kualifikasi telah dimulai dengan kecepatan penuh pada Assault Amphibious Vehicle (AAV). Kendaraan diharapkan selesai pada tahun berikutnya, ”kata Ketua FNSS Nail Kurt seperti dikutip oleh Anadolu Agency pada 23 Juni.

“Produksi massal akan selesai pada akhir 2021 dan awal 2022 dan 27 kendaraan akan dikirimkan,” katanya.

6 thoughts on “Kaplan Kini Dilengkapi Rudal Anti Tank OMTAS”

  1. ini jelek jangan dibeli, lebih baik pilih made in rusia, yang sudah dilengkapi rudal jarak menegah juga yakhont, dijamin moncer untuk marinir.

  2. rodo rodo kabeh.
    ya udah dah nunggu pencerahan dari para sesepuh aja lah, terutama bank ruskye.
    ketimbang mumet sama tukang hoax dan kembaranya.
    xixixixixixixi

  3. Klo bukan alesan politis, mungkin indo udh jalin kerjasama militer sama turki n udah banyak senjata baru yg lahir, kita kemaren baru ujicoba manpads(selonsong sama peluncurnya doank ga ada pemandunya), klo kerjasama pasti udh jadi itu manpads.

Leave a Reply