Des 102018
 

Kapten Jahmar Resilard, 28 tahun asal Miramar, Florida yang tewas saat F/A-18 Hornetnya tabrakan dengan KC-130 Hercules di Laut Jepang © VOA

JakartaGreater.com – Marinir AS telah mengidentifikasi seorang pilot pesawat tempur yang tewas setelah jet tempurnya bertabrakan dengan pesawat pengisian bahan bakar selama latihan di lepas pantai Jepang, dan menyebabkan lima Marinir lainnya hilang dan satu selamat, seperti dilansir dari laman Manila News.

Dua pilot menerbangkan F/A-18 Hornet yang bertabrakan dengan Hercules KC-130 sekitar jam 2 pagi, pada hari Kamis. Pilot lainnya diselamatkan sedang awak pesawat pengisian bahan bakar KC-130 hilang.

Korps Marinir mengidentifikasi anggota awak yang tewas itu adalah Kapten Jahmar Resilard, 28 tahun, asal Miramar, Florida. Dia melayani dengan Marine All Weather Fighter Attack Squadro 242, yang ditempatkan di Stasiun Udara Korps Marinir AS di Iwakuni, Yamaguchi, Jepang.

“Armada sangat sedih karena kehilangan Kapten Jahmar Resilard. Dia adalah seorang pemimpin yang efektif serta berdedikasi yang merawat Marinirnya dan sesama pilot pejuang dengan penuh gairah”, kata Letkol James Compton, komandan skuadron.

Menambahkan bahwa sifatnya yang hangat serta karismatik menyatukan bersama dan Korps Marinir AS akan sangat merindukannya.

Marinir mengatakan bahwa kedua pesawat terlibat dalam pelatihan rutin, termasuk pengisian bahan bakar di udara, tetapi masih menyelidiki apakah sebenarnya yang menyebabkan kecelakaan itu.

Presiden Donald Trump dalam twitnya menulis bahwa pikiran dan doanya bersama anggota awak Korps Marinir yang terlibat dalam tabrakan. Dia mengucapkan terima kasih kepada Pasukan AS di Jepang untuk upaya tanggap darurat dan penyelamatan mereka dan berkata, “Apa pun yang Anda butuhkan, kami di sini untuk Anda”.

Kecelakaan itu adalah yang terbaru dalam serangkaian kecelakaan baru-baru ini yang melibatkan militer AS yang dikerahkan di Jepang.

Bulan lalu, F/A-18 Hornet US Navy dari kapal induk USS Ronald Reagan jatuh ke laut barat daya pulau Okinawa di selatan Jepang, akan tetapi kedua pilotnya diselamatkan dengan aman.

Pada pertengahan Oktober, helikopter MH-60 Seahawk juga dari USS Ronald Reagan jatuh di lepas pantai Filipina tak lama setelah lepas landas, menyebabkan luka fatal terhadap selusin pelaut.

Ada lebih dari 50.000 tentara Amerika Serikat bermarkas di Jepang di bawah pakta keamanan bilateral AS-Jepang.

Bagikan:

  One Response to “Kapten Jahmar, Pilot Hornet Yang Tewas di Jepang”

  1.  

    Biasanya human eror yg selalu dipermasalahkan.