Des 172018
 

Korvet Project 22800 Karakurt. (photo: Akentyev Alex via commons.wikimedia)

Moskow, Jakartagreater.com    –   Mytishchi, korvet peluru kendali pertama Proyek 22800 Karakurt, telah menyelesaikan uji coba negara dan diserahkan kepada Angkatan Laut Rusia pada  Senin 17 Desember 2018, kata layanan pers Kementerian Pertahanan Rusia, dirilis TASS, pada Minggu 16-12-2018.

“Korvet Rudal Project-22800 terbaru, The Mytishchi, telah menyelesaikan uji coba negara di perairan Laut Baltik dan akan diserahkan ke Angkatan Laut pada Senin 17 Desember 2018,” kata juru bicara kementerian.

Uji coba termasuk peluncuran Rudal dan tes sistem keselamatan dan keamanan kapal, mesin dan elektronik. Mytishchi juga menunjukkan kelaikan dan kemampuan manuver yang baik dalam air biru dan kondisi iklim di Lintang Utara, kata layanan pers.

Korvet Project 22800 Karakurt. (Artem Tkachenko via commons.wikimedia)

Korvet Proyek 22800 dirancang oleh Biro Desain Kelautan Tengah Almaz dari Rusia. Kapal itu memiliki kapasitas sekitar 800 ton dan kecepatan 30 knot. Korvet ini dipersenjatai dengan Kalibr (SS-N-27 Sizzler) atau Oniks (SS-N-26 Strobile) Rudal dan sistem Artileri canggih. Ini juga memiliki unit propulsi buatan Rusia. Secara total, 18 kapal perang kelas ini diharapkan akan dibangun untuk Angkatan Laut Rusia.

  4 Responses to “Karakurt, Korvet dengan Rudal Kalibr atau Oniks”

  1.  

    hebat… kapal sekelas KCR60…..panjang 6 m, bobot 800 ton dilengkap yakont ?, indonesia perlu bikin kapal macam gini. 4 yakhont atau kaliber dibelakang menara radar berdiri 4 tabung vertikal.

    KCR batch 3 nantinya bmoga moga bisa setara karakurt

  2.  

    maksudku panjang 60 meter, ralat

  3.  

    Kecil tapi gahar sangat cocok dgn perairan Indonesia, perlu diperbanyak krn lebih murah dan lebih lincah, kalau fregat dioperasikan di laut dalam seperti laut banda aja

  4.  

    Kecil2 cabe rawit nih kaprang