Jul 032017
 

Kartu JakartaOne

Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibukota Jakarta (Bank DKI) akan terus mengembangkan Kartu JakartaOne yang telah digunakan sebagai alat transaksi pembayaran di Kebun Binatang Ragunan.

“Saat ini Kartu JakartaOne bukan hanya bisa digunakan untuk masuk ke Ragunan, tapi juga bisa untuk layanan bus Trans Jakarta, masuk ke Monas, dan museum museum yang ada di Jakarta,” kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI Zulfarshah di Jakarta, dilansir ANTARA, 2/7/2017.

Ia menyebutkan manfaat penggunaan kartu itu bagi Pemprov DKI adalah ketersediaan data aktivitas warga berdasarkan profil pengguna kartu sebagai masukan bagi Jakarta Smart City.

Menurut Zulfarshah, pengunjung yang datang ke Ragunan bukan hanya masyarakat DKI Jakarta, tapi juga berasal dari berbagai daerah.

Mereka ingin melihat berbagai macam jenis hewan yang ada di kebun binatang tersebut.

“Bank DKI dalam hal ini mendukung Kebun Binatang Ragunan untuk menyediakan fasilitas ticketing bagi pengunjung dengan menyediakan fasilitas pembayaran non-tunai,” jelas Zulfarshah.

Ia mengatakan sejak 25 sampai 29 Juni 2017, tercatat sudah terjual ribuan kartu JakartaOne. Kartu dengan saldo Rp20.000 terjual sebanyak 72.568 kartu dan yang bersaldo Rp50.000 terjual sebanyak 20.563. Tetapi untuk tanggal 30 Juni 2017, belum dihitung berapa banyak kartu yang sudah terjual.

Dia menyebutkan jumlah pengunjung Kebun Binatang Ragunan lebih banyak dari jumlah kartu JakartaOne yang terjual karena satu kartu bisa ditapping beberapa kali sesuai jumlah anggota keluarga masing masing pengunjung.

Jika ada keluarga yang jumlahnya lima orang, maka Kartu JakartaOne juga di-tapping sampai lima kali.

Selain itu, Kartu JakartaOne Bank DKI juga bisa dipakai terus sehingga banyak juga pengunjung yang sudah punya kartu JakartaOne Bank DKI masuk Ragunan dengan hanya top-up saldo di kartu lamanya.

“Tapi jika kami hitung rata-rata satu kartu ditapping tiga kali maka jumlah pengunjung Kebun Binatang Ragunan tahun ini sekitar 300.000 orang,” paparnya.

Kartu Jakcard, sambung Zulfarshah, tidak hanya bisa digunakan untuk masuk Kebun Binatang Ragunan, tapi juga bisa digunakan untuk naik bus Trans Jakarta, masuk ke Monas, masuk ke museum-museum seperti museum nasional, museum keramik dan museum lain.

“Kartu JakartaOne Bank DKI tidak hanya bisa digunakan sebagai tiket masuk Ragunan dan museum, tapi juga bisa digunakan sebagai alat pembayaran untuk beli makanan atau minuman di para pedagang yang ada di Ragunan, karena mereka juga sudah dilengkapi dengan EDC dari Bank DKI,” beber dia.

Zulfarshah juga mengungkapkan, ke depan sistem JakartaOne Bank DKI ini akan dikembangkan agar juga bisa digunakan untuk masuk ke lokasi wisata Taman Impian Jaya Ancol, serta ditingkatkan sarananya dengan fasilitas pembayaran non tunai JakOneMobile.

“Mudah mudahan realisasinya bisa terwujud tahun ini,” tegas Zulfarshah.

Dia menuturkan saat ini Bank Indonesia sedang mengembangkan ketentuan tentang National Payment Gateway (NPG), serta hanya sedikit bank yang sudah mendapat izin Uang Elektronik dengan Kartu dari Bank Indonesia, termasuk Bank DKI.

“Bila NPG sudah operasional, Kartu JakartaOne Bank DKI akan dikembangkan untuk bisa digunakan sebagai alat pembayaran jalan tol, serta bisa bertransaksi untuk semua moda transportasi,” kata Zulfarshah.

Bagikan:

  2 Responses to “Kartu JakartaOne Terus Dikembangkan Bank DKI”

  1.  

    Lalu bagaimana dengan Bank Ruskye ?

  2.  

    Keren

 Leave a Reply