Jun 212014
 
kcr-40-1

KRI Alamang 644 (KCR-40) (photo: malaysiaflyingherald.wordpress.com)

Perhatian kami tiba-tiba tertuju pada konvoi kapal patroli yang sedang melintas, tidak jauh dari boat tempat kami yang sedang lego jangkar. Sebelumnya saya tidak tahu, program apa yang sedang dijalani oleh kapal-kapal patroli ini. Tidak besar tapi tampak gagah dan lincah. Perhatian kami terfokus pada sebuah kapal yang paling keren, KRI Alamang..! Sebuah KCR, yang diproduksi PT Palindo Marines and Shipyard di Batam.

Setelah pulang ke rumah, saya segera mencari informasi yang berkaitan dengan kehadiran kapal-kapal milik TNI tersebut. Ternyata, kedatangan mereka adalah untuk mengikuti program tahunan yang bertajuk Patkor Malindo 2014. Ada kekaguman dan kebanggaan yang begitu dalam tatkala menyaksikan karya anak bangsa melenggang di negeri orang. Tidak sedikit dari sekian banyak prajurit dan perwira Angkatan Laut dari kedua negara yang rela bersusah payah untuk mengabadikan sosok seksi yang sengaja didatangkan dari pangkalannya di Lantamal 1 Belawan, Medan.

KRI Alamang 644 (KCR-40)

KRI Alamang 644 (KCR-40) (photo: malaysiaflyingherald.wordpress.com)

Patkor Malindo, yang telah diakui dunia sebagai sebuah wadah koordinasi pengawalan dan pengamanan selat Melaka paling sukses, kini akan lebih fokus pada pengaman selat Melaka dari aktivitas penyelundupan manusia dan pendatang haram. Apalagi dalam seminggu ini, telah dua kali berturut-turut terjadi kecelakaan kapal yang merenggut korban dari Indonesia. Untuk itu, kedua institusi terkait telah sepakat untuk mencari pangkal permasalahannya.

Dikabarkan dari Singapore, bahwa kedua kapal tersebut telah dan sedang mengantongi surat izin berlayar dari Aceh-Singapore-Aceh. Pertanyaannya, mengapa kapal itu tiba-tiba ada di Port Klang, dan bukan hanya mengangkut barang, tetapi juga banyak mengangkut orang. Inilah misteri klasik yang akan menjadi materi utama Patroli Koordinasi tahun ini.

KRI Siribua bersama KRI Alamang

KRI Siribua bersama KRI Alamang (photo: malaysiaflyingherald.wordpress.com)

Nun di tengah laut selat Melaka, aktivitas kapal-kapal patroli, nelayan dan fery, nampak begitu sibuk. Sejauh ini, modus penyelundupan manusia dan pendatang ilegal dari dan ke Melaka, memang terbilang jarang atau mungkin hampir tidak pernah terjadi. Setidaknya itulah info yang dirilis oleh TLDM pada publik sejauh ini. Mungkin karena letak pelabuhan Melaka yang diapit oleh berbagai fasilitas ketentaraan, sehingga para pelaku kejahatan menjadi kurang bernyali untuk beraksi di kota pelabuhan ini. Lain halnya dengan Port Klang, yang banyak dikelilingi oleh pulau-pulau kecil dan kampung nelayan, serta disinggahi kapal-kapal barang bertonase besar, sehingga dianggap lebih aman untuk bermain petak umpet dengan pihak keamanan.

malaka-patroli

Patkor Malindo (photo: malaysiaflyingherald.wordpress.com)

Langit begitu cerah, matahari di atas kepala seakan enggan untuk berhenti menyemburkan panasnya yang melelehkan peluh-peluh di tubuh. Angin laut yang kadang terasa lebih kencang, sesekali seperti ingin mencabut ujung air laut, mencabut dan membantingnya, sehingga kapal-kapal kecil yang kerap lalu-lalang, menjadi ikut bergoyang..! Tapi konvoi kapal-kapal TNI AL ini, seakan tidak terpengaruh dengan debur ombak yang sesekali datang menampar.

Sungguh indah..! Kami membayangkan bagaimana saudara-saudara kita saat membangun KCR 40 di Batam. Mereka telah bekerja tanpa mengenal lelah, untuk sebuah atau beberapa masterpiece seni alutsista persembahan TNI AL. Inilah akumulasi dari sebuah pembelajaran yang gigih, bekerja tangguh dan berpikir positif. Hehehe..! Anda masih meragukannya..? Mari kita belajar lagi..! Selamat berakhir pekan bung..! (by:yayan@indocuisine / Kuala Lumpur, 21 June 2014).

  164 Responses to “KARYA ANAK BANGSA DI SELAT MELAKA”

  1. Asyik 1st kh?

  2. test

  3. assololeeee. .

    • http://malaysiaflyingherald.wordpress.com/

      Kalau membuat Artikel, wajib diperhatikan Copyright nya mas !!!
      kecuali itu milik anda, ngak masalah
      Biar ngak kelihatan BOHONG-NYA atau FIKTIF

      Malu….kita ngatain orang maling, padahal kita juga

      Makannya para embah – embah pada lari semua, entah berantah

      • Bung Melektech, terima kasih untuk tegurannya. Saya tidak pernah mengatakan itu foto milik saya. Dalam email saya pada bung Diego juga sudah dijelaskan sebelumnya. Dalam artikel ini saya hanya ingin mengungkapkan kekaguman saya pada KRI Alamang yang kebetulan saya lihat. Bukan untuk narsis, mau nunjukin ini foto hasil jepretan saya. Sama sekali gak ada tujuan seperti itu. Di awal tulisan itupun, saya juga ungkapkan tentang ketidaktahuan saya tentang kegiatan apa yang mereka sedang lakukan, sehingga saya harus mencari informasi lain. Saya anggap semuanya clear. Bahkan gak ada sedikitpun komen saya yang mengurai tentang anatomi dan spesifikasi kapal tersebut. Saya mohon maaf jika kualitas tulisan saya tidak bisa memenuhi ekspektasi anda. Saya bukan seorang wartawan yang dituntut untuk selalu menampilkan berita faktual. Tapi soal orisinalitas tulisan, saya akan menjaganya. Hal-hal yang mungkin saya ambil dari luar, saya anggap sebagai sebuah pelengkap dan alat pengayaan, bukan sebuah pencurian. Sekali lagi, saya mohon maaf atas segala kekurangannya.

        Saya sangat sedih dan menyesal, jika kepergian para embah-embah kita disebabkan oleh adanya tulisan saya. Saya rela untuk berhenti menulis, sekiranya itu bisa mengembalikan mereka ke pangkuan JKGR. Saya tidak memiliki kepentingan apapun disini. Nasionalisme, kebersamaan, dan kekeluargaan adalah motivasi saya. Saya hanya ingin menjalin silaturahim dengan saudara-saudara lain di Indonesia. Tapi jika cara saya ternyata kasar dan kotor, saya mohon maaf..! Terima kasih bung..! Salam hangat..!

        • sabar bung yayan, melektech akhir ini lagi sensi..komentnya akhir2 ini terkesan menggurui, menyudutkan dan meremehkan,,,sepertinya kulitas komentnya sudah jauh menurun dibanding dulu.

          • sy bisa memahami maksud bung melektech,bukan hendak menggurui atau tidak menyukai bung yayan. hanya sekedar memberikan saran

          • Biar ngak kelihatan BOHONG-NYA atau FIKTIF = pembohong
            ngatain orang maling, padahal kita juga = maling.

            saran yg TERLALU..

          • @faadhil,masalahnya saran bung melek itu terlalu menyudutkan bung yayan.seolah olah bung yayan ini tukang copas.saya kira bung melek ini terburu2 menyimpulkan tulisan bung yayan.

        • Tulisan anda bagus bung…tidak perlu diambil hati…

        • bung yayan gak usah kecil hati,,,
          Ingat tulisan anda yang menyemangati saya saat awal awal anda muncul diwarjag,, Bahwa teman teman anda dari negara lain pecinta warjag dimalaysia sampai sedih melihat saya dicemoh dan dibuli diwarjag,,, saya terkesan banget dengan semangat dari anda sehingga ingat terus ,,semoga anda juga semakin tegar

          Bukankah ada pepatah dari jepang
          “Tanah akan semakin keras setelah diguyur hujan”

        • Bung yayan, semangat
          Kita masih mendukung bung, dan masih mengharapkan tulisan dr bung yayan yg telah membangkit kan rasa nasionalisme di warjager. Jika hanya foto sebagai ilustrator dan fotonya itu dikomplain, ya hapus dan ganti dgn yg lain, apalagi blog ini bukan komersial, hanya share pengetahuan dan wawasan tentang teknologi militer baik di dalam negeri maupun dr dunia internasional.

          Salam hangat bung yayan
          Jayalah indonesia
          Hidup Nkri

        • bung yayan… saya mohon jgn berhenti menulis…..
          saya belajar banyak dari bung…
          bung orang yg membuat saya belajar untuk dapat melihat masalah dari perspektif yg besar…
          melihat dari tujuan jangka panjang..
          sadar atau tidak bung sudah melakukan itu..

          jabat erat BONEX…

        • hehehe… kalo saya ndak pentingin gambarnya Bung, tapi esensi tulisan Bung Yayan yang memang beda dan berisi serta memberikan pengetahuan baru bagi semua Warjagers. jangan dihiraukan orang yang bilang hoax-hoex bung, karena menurut saya Bung Yayan ndak pernah Hoax kok, info yang Bung Yayan tulis benar. salam hangat Bung :mrgreen:

        • Sepertinya saya sudah ketinggalan kereta,…

          Dengan segala hormat dan kerendahan hati, saya harap bung Yayan jangan berhenti berkarya. Saya dan banyak pemirsa JKGR lainnya termasuk yang telah belajar dan menikmati paparan bung Yayan, oleh karenanya saya harap bung Yayan jangan berkecil hati dengan komentar yang menurut bung Yayan “pedas”. Beginilah dunia maya, penghuninya berasal dari berbagai kalangan, bermacam karakter dan motif. Meskipun pemilik warung sudah menetapkan “rules”, tetap saja setiap orang masih bisa berbuat sekehendak hatinya. Pada akhirnya semua kembali pada pribadi masing – masing bagaimana ia ingin merefleksikan dirinya, bukankah setiap orang memiliki kandungan moral yang berbeda beda?! Saya tidak menyatakan bahwa saya orang yang baik dan teladan dengan kalimat tanya diatas. Saya bisa bicara seolah bijak seperti ini itu juga karena kepala saya sedang adem, jadi saya cukup bisa mengerti apa yang dirasakan bung Yayan hehe.

          Menanggapi pendapat bung Melektech perihal keberadaan “embah embah – sepuh sesepuh” di blog ini. Secara pribadi saya katakan “tidak peduli”, saya benar benar tidak tertarik dengan idelisme ala senioritas ospek ABG. Bung Diego sendiri sudah menyatakan semua penghuni JKGR duduk sama rata, tidak ada senioritas semua sama-sama belajar dan sama-sama berbagi pengetahuan. Sehingga bisa saya simpulkan tidak ada acara “hebat hebatan” atau pintar pintaran, setiap orang memiliki persepsi dan pengetahuan masing masing. Dan itulah yang menjadi alasan saya bersedia masuk dan menyumbang sepatah dua patah kata disini, saya tidak pernah “nongkrong” ditempat lain. Ngomong ngomong apakah menurut bung Melektech komentar saya termasuk kasar ataukah sudah cukup dapat diterima?

          Salam

        • Sori nih Bung Melektech, kalau saya baca link-nya kok tidak berisi tulisan yang sama dengan Bung Yayan, cuman gambarnya saja. Untuk beritanya saya baca berbeda ya inti dan maksudnya, dari link lebih ke arah hasil jurnalisme untuk menghadirkan berita sedangkan catatan Bung Yayan lebih ke arah hasil pendapat pribadi yang diberikan catatan kecil sebagai latar belakang dari link lain (yang sudah dia cantumkan dia cari-cari dalam tulisan tersebut).

          Kalau tulisannya seperti pengantar tidur saya rasa tidak apa juga karena itulah warna tulisan yang dibuat beberapa orang di sebuah blog yang bukan bertujuan jurnalistik. Jadi bisa jadi saja ada yang berisi setengah “Hoax” juga, jadi biarlah pembaca yang menilai dan meluruskan bila dirasa ada yang kurang tapi tidak perlu sampai mematikan semangat menulis yang sebenarnya merupakan bentuk kreativitas dan dalam rangka membangun cinta tanah air di JKGR ini. Salam

      • bung melekteck,kok rasanya kualitas komen anda tdk spt dulu ya.

        • Sama………….
          Tergantung dari artikel dan komentarnya

        • ini karena dia memang dari dulu cuman ngetrol alias sok high tech, jadi sebelum sepuh2 pelaku lapangan seperti bung @ps @nara @PW @jalo dll ada dia keliatan jago baget. hehehe

          • adu domba neh………

            yang saya akui hebat adalah para buyut dulu.
            @Nowyoudont ; @WH

            kalau berdebat dengan mereka selalu ada timbal balik (ilmu) dan Realistis………….serta mereka bukan orang lebay, sehingga SANGAT SERU

            Hasil akhirnya Ilmu mereka keluar semua, karena saling serang (mirip Jakarta Lawyer Club nya TV-One)

            juga ada mbah @Danu, salam bang ???
            juga ada mbah @Antonov yang Rusian Minded, dimana dia sekarang ?
            yang masih aktif mbah @Satrio
            dan mbah lainnya (dulu), jadi lupa namanya ?????
            ditambah lagi sekarang ada bung @Jalo

            Saya ngak butuh pemanis, yang saya butuhkan “ilmu” dan “informasi” yang Realistis saja.
            Saya juga ngak butuh Cerita Pengantar Tidur (CPT)
            juga ngak butuh Cerita Pengantar Minum Racun (C-PMR)

            BAGAIMANA KALAU DIADAKAN “JUMPA DARAT” WARJAGER CLUB

          • peace mbah Melektech (gak usah pake acungan jari nanti salah paham)
            πŸ˜€

          • Photo artikel sudah dirapihkan.

            Salam hangat Bung Melektech. Semoga berbahagia dan sehat selalu.

            Peace πŸ˜€

      • Salam kenal bung Melektech. Alangkah indahnya jk mengkritisi sesuatu, bs memakai bahasa yg santun. To the point dng bhs santun, jg bs khok. Ada pepatah yg sll sy ingat: perlakukanlah orang itu spt anda ingin diperlakukan. Ini yg selalu sy tanamkan pd keluarga sy, teamwork sy dan kolega sy. Mumpung mau memasuki bulan ramadhan, ayok kita sama -sama mengajak saudara qt utk amar ma’ruf nahi munkar. Mohon maaf yg sebesar-besarnya jk ada kata-kata sy yg kurang berkenan krn manusia gudangnya khilaf. Imho

        • Terima kasih bung Melektech. Setau sy jk seseorang posting sesuatu didunia maya, jk tdk mau postingannya dicopy oleh orang lain, mestinya diberi perlindungan semacam watermark , shg kalopun itu coba dicopy, akan ketauan dicopy dr siapa. Atau mungkin suatu sistem/software yg bs melindungi karya tsb. Mungkin bung Melektech bs sharing pengetahuannya ttg hal tsb krn sy sangat newbie ttg hal itu. Imho

      • Orang pintar belum tentu ngerti…..hati2 dengan hati

      • Waduh terlalu pedes mengkritiknya..
        Gambarnya emang sama copas.. tp isinya kan beda yg di tekankan produk dlm negrinya sama bung yayan.
        moga bung yayan masih mau jd mata dan telinga buat kami. Masih mau berbagi dgan tulisan2ya yg membuat bangga indonesia besar. Kebesaran indonesia dimulai dari orang2nya yg berpikir dewasa dan sabar.

      • Pengalaman saya menyumbang artikel disini ,, biasanya bung diego sebagai pemilik warung yang menambahkan atau melengkapi dengan gambar,
        Karena itu saya percaya kepada bung Diego tentang bagaimana memilih gambar dan memberikan kredit titel foto yang ditampilkan,,
        Makanya bung melekteck nyoba menyumbang artikel agar paham seluk beluk pemuatan foto dan kebiasannya ,, :mrgreen:

        Pernah diartikel bung nara yang ilustrasi fotonya ada tulisan kertas dokumen dalam bahasa inggris ,, menjadi cemohan di sebelah dan malah dibahas,, (tepok jidat).. da jelas bahwa diisi foto dokumen itu bahas crimea bukan bahas alutsista yang dileaks kan diartikel bung nara,,hanya sekedar ilustrasi

        lha kok foto malah jadi esensi yang digunjingkan dan didiskusikan,,
        hehehehehe

        • kalau saya nulis artikel disini, kalau ketahuan bisa dituntut (PHK) perusahaan saya…mbah satrio……he…he

          semua yang bukan dari hasil sendiri (bahkan hanya Komentar) wajib mencantumkan “Note”

          Di Prakarya/Tugas/Tugas Akhir anak SMP/SMA/AKADEMISI sudah diajarkan, ngak perlu diajar lagi mbah satrio

          Bahkan Instrumen lagu yang hanya sama secuil bisa digugat, semisal kasus NIKE ARDILAH Vs Katy Perry

          Mau Lanjut………….or not……….

          • hehehehe iya bener juga sih,,,tetapi kalau memang foto dan komentar sudah di upload didunia maya maka itu milik publik,,jadi memang harus pandai memakai watermark,saya sendiri sering baca komen saya dicopas diberbagai blog saya gak protes kok,,tujuannya kan mencerdaskan bangsa,,..saat dialumni aja banyak tugas akhir dan skripsi yang nyontek skripsi skripsi tahun sebelumnya πŸ˜€

            Nanti biar bung diego yang ngatur tentang kredit sebuah foto yang ditayangkan karena beliau lebih paham karena pengalaman didunia jurnalisme,
            Kalau saya pahamnya mekanika teknik saja
            hehehehehe,,ayo turu bung melektek

          • jadi pingin lihat juga artikel dari bung Melektech,biar bisa dibuat bahan acuan dan perbandingan(contoh) “jadilah guru biar bisa di gugu dan ditiru” agarkami juga bisa belajar dan mengerti tata cara dalam membuat sebuah tulisan!

          • di tunggu artikelnya bung melek .. pasti lebih keren neh isinya :mrgreen:

          • Penulisan artikel yang bersifat ilmiah dan resmi spt skripsi, karya ilmiah, memang harus mencantumkan cuplikan artikel darimana, tapi kalau pendapat atau analisa pribadi, atau uraian dari pendapat lisan dari narasumber seperti artikel bung yayan di atas masa pakai acuannya. Masa membuat analisa pribadi ditulis cuplikan dari pikiran pribadi.

            Kalau foto, setahu saya yang menambahkan adminnya.

            Kita sebagai bangsa timur, pakailah tulisan yang santun. Kualitas tulisan mencerminkan diri anda. Tapi setahu saya pada umumnya kalau kita berkorespondensi dengan pihak asing, alangkahnya baiknya bertutur kata sopan supaya kita bisa dihormati. Kalau anda mau dihormati, maka hormatilah orang lain.

      • Kalau membuat Artikel, wajib diperhatikan Copyright nya mas !!!
        kecuali itu milik anda, ngak masalah
        Biar ngak kelihatan BOHONG-NYA atau FIKTIF

        Malu….kita ngatain orang maling, padahal kita juga

        Makannya para embah – embah pada lari semua, entah berantah

        Sebenarnya kata-kata di atas bisa diganti dengan ( misalnya )

        “Mohon sekiranya admin mencantumkan kredit gambar karena gambar-gambar ini berasal dari blog http://malaysiaflyingherald.wordpress.com/ dan agar kedepan admin lebih teliti dengan hal ini.”

      • Maaf saya yang salah, karena waktu upload sedang sibuk/ di luar, jadi tidak sempat mencari dan memasukkan referensi photo.

        Menghina memang mudah, semudah mengeluarkan kata-kata kasar dari mulut.

        Tetap semangat Bung Yayan, untuk menerangi Indonesia, untuk urusan redaksional, biar saya yang urus.

        Salam Indonesia Super

        • Siip bung diego

          Slm hangat bung

        • “Menghina memang mudah, semudah mengeluarkan kata-kata kasar dari mulut.”

          sayang…….sayang sekali……….bung diego…………..ck..ck..ck…ck

          seharusnya anda jadi host yang baik, menjadi juru “penengah” dan guru yang baik

          kata kata diatas seharusnya ngak usah dipakai, ternyata sama saja kan dengan saya ? he….he…..

          malah memperkeruh suasana, monggo……lanjut

          • Saya tunggu artikelnya bung Melektech.
            Jadi ingin tahu, seperti apa sih artikel yang bagus itu.

            Monggo bung, ditunggu nih.

        • tuh kan udah dijawab sama yang empunya :mrgreen:

        • setuju bung diego..bung yayan terus celotehmu jangan khawatir itu semua untuk NKRI..manusia tidak ada yang sempurna kalau ada yang salah itu hal lumrah jadi pembelajaran untuk kedepannya. Bung melektech jg tdk salah..salam hangat semuanya

      • g usah keras2 gitu mas…mbok ya sedikit direndemin air es…biar adem….lagi pula tulisan ini bukan tulisan ilmiah….hanya berita….dan gambar,…..foto2 didunia Maya…itu sdh jadi milik dunia maya…kecuali utk kepentingan bisnis itu jadi masalah…

        • Trims nasehatnya mas…..nah ini baru nasehat yang baik, mohon maaf sebelumnya kalau kasar

          orang asli Soroboyo gitu mas, Ceplas-Ceplos, apa adanya, tidak ada yang disimpan dihati, tidak ada dendam, besok langsung seperti biasa.

          • Jgn di generalisir wong suroboyo mas,gk semua orang suroboyo kyk gitu kok.
            Salam

          • Kalo d daerah luar Surabaya, tabiat seperti itu sama aja membahayakan keluarga dan dirinya sendiri. mulutmu harimaumu…. belajar arogan….ck ck ck

      • ass. wr.wb.
        Maaf saya baru nongol siang ini, maklum pas “nguli”, skrg sy mau ikutan urun rembuk.
        Kalau saya baca dari artikel bung yayan secara tulisan dan esensi isi artikel tsb diatas memang ciri khas dari bung yayan (krn bung yayan banyak memberikan kontribusi artikel kepada jkgr untuk mjd bahan diskusi di warjag, sebagian besar teman warjag pasti hapal ciri khas artikel bung yayan).
        Sedangkan dipermasalahkan adl soal photo yg ada di artikel sudah masuk ranah redaksional yg mjd tanggung jawab dari jkgr seperti yg disampaikan oleh bung Diego.
        Kritik dari bung melektech juga bagus untuk kami , tapi permasalahannya bahasa yg digunakan kurang santun.

        Maaf, Mungkin lebih bagus klo ada permasalahan di artikel yang disampaikan oleh narasumber bisa diklarifikasikan secara baik , baik kpd narasumber yaitu bung yayan juga kepada owner warjag yaitu bung Diego.

        Itulah indah nya berbagi saling mengisi satu sama lain. Di jkgr di buka seluas2nya teman2 di warjag untuk mengirim sumbangsih berupa kontribusi artikel untuk mjd bahan diskusi di warjag dan insyaallah klau layak tayang pasti dinaikkan dgn seijin bung diego.

        Dan memang biasanya kami menambahkan photo2 sebagai ilustrasi dari artikel kiriman yg mau tayang klo narasumber tdk menyertakan photo (maaf disini kami klo lagi pas santai pasti memberikan sumber dari ilustrai photo tsb sedangkan pas lagi sibuk atau pas di lagi “nguli” kadang nggak sempat dgn mencantumkan sumber dari photo).
        Tulisan/artikel di jkgr banyak koq di copas di blog2/forum lain tanpa seijin bung diego owner jkgr.

        Insyaallah, sebentar lagi mau mendekati puasa romadhon, kami minta maaf klo ada kesalahan secara redaksional terutama soal photo ilustrasi .

        Sedangkan isi dari artikel insyaallah tdk diedit/ jd asli sesuai kiriman dari narasumber, jd narasumber hrs siap untuk berdiskusi dg teman2 warjag .

        Terima kasih kritikannya bung melektech, kami tunggu sumbangsih kiriman artikel dari bung melektech untuk jkgr sebagai bahan diskusi teman2 warjag.

        Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada bung yayan yg byk memberikan sumbangsih pemikiran, keahlian, pengalaman yg dituangkan dalam bentuk tulisan artikel untuk jkgr, tetap semangat.

        Terima kasih semua kpd teman2 warjag, dan salam hangat kami untuk semuanya.

      • Hehehe..! Terima kasih untuk segala koreksi dan apresiasinya..! Cool aja lagi..! Siapa pun boleh mendebat saya, fokus pada object perdebatan, jangan diperlebar…! Ada semangat persaudaraan yang sedang saya genggam. Jaga, jangan sampai menghancurkannya. Saya memang masih belajar, jadi ajari saya..! Tidak ada manusia yang sempurna, tapi saya tidak pernah malu untuk selalu bercita-cita menjadi manusia yang sempurna.

        Untuk bung Melektech, saya tetap hormat dan resfect pada anda, bahkan sejak pertama kali saya masuk JKGR. Terima kasih untuk segala attensinya, saya memaknainya sebagai bentuk kepedulian, untuk Indonesia yang lebih baik. Salam hangat bung..!

        Semoga kita bisa kopi darat. Biar kita bisa saling lebih mengenal..! Terima kasih bung..!

    • Setuju Meleketech ini tulisan mahasiswa Universitas Pertahanan Sentul yang berkhayal jadi Jendral,
      team ahli Kem Han. Seleseiken dulu kuliah kalian adik adik , kasihan orang tua kirim uang bulanan

  4. nyimak dulu

  5. Bismillah

  6. kerenn bangett kapalnyaaa..

  7. cooolll ciptaan anak negeri…

  8. ijin muncul

  9. Good job

  10. Berharap buat yg banyak utk mengawal NKRI tercinta

  11. Assalamualaikummm..maap warjag baru…numpang nyimakk..

  12. selamat bermalam minggu bung yayan trim uda kasih komik buat kita

  13. Keren nih kapalnya, armamentnya sudah komplit apa belum ya. Nunggu pencerahan. .

  14. 10 besarkah..

  15. Good Job !!!

  16. Kaleng krupuk awal kemandirian…
    Mulai yang kecil kecil dulu

    • ??????

    • Maksud anda kaleng krupuk itu apa?

    • @ gepank.orang kyk anda ini nih yg hrs di bina…..sakan.

      • Maaf, mau meluruskan..! Bung Gepank gak salah. Komen itu hanya jawaban atas komen dari bung Oloan Silalahi yang menulis kalimat KALENG KERUPUK pada komen sebelumnya. Tapi gak tahu kenapa, komennya bung Oloan didelete oleh bung admin. Sehingga tinggallah komen bung Gepank di tempat lebih atas. Maksudnya ingin menyanggah komen bung Oloan, tapi akhirnya jadi korban seakan dialah yang memulai komen kaleng kerupuk. Hehehe..! Sabar ya bung Gepank..! Saya tahu anda gak salah kok..!

        • waduhhh.kl gt saya mohon maaf Bung Gepank, mohon di maafkan krn gk tau ternyta ada komen Si Bodat yg di hapus…@bung yayan terim kasih banyak atas penjelasannya.

          • Luar biasa..!!!
            Kekeluargaan di warjag ini memang emoy.. Salut abis.!!
            Dalam hubungan antar sesama walaupun tak ada niat kadang benturan bisa terjadi juga, jika pemaaf maka hubungan ini bisa tetap hangat apalagi meminta maaf walaupun benar.. itu baru satria sejati..
            Salam kenal untuk semua warga warjag ini..

        • Sepertinya bung O kena banned.

  17. Bismilah bangsaku bisa pasti bisa dan harus bisa!

  18. Makin Bangga

  19. ijin gabung para sesepuh anak baru numpang nyimak

  20. hebat hr ini banyak artikel yg naik makasih bung diego untuk smua tak terkecuali para penulisnya bikin kenyang akan informasinya. bung@yayan mantaf markotop larzis

  21. meyimak…, selamat malam semua nya, menunggu para sesepuh@ memberi pencerahan.

  22. Sekedar usul apakah lebih baik KCR 40 di peruntukan utk Indonesia Sea and Coast Guard (ISCG) karena kalau di lihat terlalu kecil utk kapal perang, mungkin utk armada perang nya minimal KCR 60… maaf sekedar usul rakyat awam

    • Terima kasih bung diego atas post artikel nya.

    • Laut kita sangat luas. Semakin besar kapal, semakin besar pula biaya operasionalnya. Kapal ini tetap dibutuhkan, makanya TNI AL pesan 16 KCR60 dan 16 KCR 40.

      Kalau datalink sudah terpasang, antar kapal besar dan kecil bisa “ngomong”. Kapal seperti ini semacam satelit untuk kapal-kapal yang lebih besar (perpanjangan tangan kapal besar). Makanya KCR gotong dua rudal C-705.

      • Setuju bung diego tp yg sy maksud coast guard yg terpisah dr TNI AL seperti coast guard China, Jepang atau US tetapi masih terafiliasi dgn BAKAMLA.

      • Sebelumnya salam kenal bung Diego…..hehehe….., oya kereeen nih bung kalau 16 KCR 40 dgn rudal C705 di komandoi 1 unit Sigma class dgn rudal Yakont plus heli panther AKS sebagai induk dibantu 1 unit CN 235 MPA. Di tempatkan di selat malaka. Begitu juga KCR 60 16 unit berinduk 1 unit Korvet Sigma class plus heli AKS,dan CN235 MPA yg di tempatkan di wilayah air dekat papua.

        • sigma gotong yakhont ???? gk kasihan p sama sigmanya??

        • Maaf bung bangjo, sigma classnya bukan yang 90 m atau 105 meter. Kalau sigmanya 125 m saya rasa bisa gotong Yakhont

        • Kita bisa buat yang 105 tentu buat yang diatas 125 lebih mudah.

          • jangan menganggap semua bisa dilakukan dengan mudah hanya karena sudah bisa membuat sesuatu, contoh untuk membuat frigate sigma ( dulu kabarnya mau buat korvet dulu karena ini itu kemudian langsung loncat ke frigate) kenapa harus pake tot dari damen. knp gk dari kcr class sja yang diperbesar menjadi korvet kemudian diperbesar lagi jadi frigate dan kemudia jadi destro bisa jelaskan?

        • Bung Bangjo menurut saya kita per tot bukan untuk konstruksi kapal, tapi sistem integrasi sistem dan manajemen tempur(source kode). Saat ini kita sudah punya CMS yang bagus, radar kapal jg sudah buatan anak bangsa. Yang belum CIWSnya, mesin dan kanonnya. Memang sistem pembuatan kapal yg per modul adalah sistem yg baru. Tp saya rasa pakar2 kita sudah paham. Mohon maaf jk saya salah.

      • Kalau datalink terpasang apakah KCR-KCR bisa ikutan pesta salvo rudal?

    • Seingat saya kapal patroli FPB milik Bakamla sdh lbh bsr/panjang bung@Rafly.. Klo ndak salah 57 Mtr/Class 60 Mtr.

      Selamat Pagi Warjager.. Selamat berdiskusi..

  23. Lanjutken…

    • Assallamualaikum wr.wb
      selamt pg warjager semua…
      Klo cm jumlah KCR 40 & 60,masing2 1 skuadron 16 biji tu se masih sangt kurang.klo melihat dr luasnya lautan kita.tp ya cukup baguslah krna ne adalh Design kapal buatn anak Bangsa.tp Puput yakin ke depannya bukn cm Kapalnya sj yg bs di buat.tp armament,avionik,mesin dan Perabot lenong lainnya bs di bikin di dalm negri.dan Jumlah Kcr Kita bs lebih banyak…amin

  24. Tambah trus kuantiti KCR40 & KCR60 … mimpi di haluannya terpasang Kashtan nih !!!
    di saat damai utk KCR60, launcher rudal nya bisa dicopot dulu trus dek nya bs buat bw heli NBO105+MG7.56+FFAR … biar makin gahar … sy ngarep dephan bisa order PTDI buka lg line produksi NBO105 sekalian beli hak patennya Jerman, mumpung jig&fixture msh komplit.
    Dulu se blm krismon ’97 hrg nya $1jt/unit, skrg mungkin sekitar 3jt – 4jt …jadi budget $600jt bisa dpt 200 biji heli … bisa dibagi utk patroli maritim ZEE & jaga border darat semoga
    (ide lulusan sekolah rakyat

  25. Buat di tanjung uncang KCR 40 itu. Sebenarnya pemerintah jika mau buat 100 unit dalam 1 tahun pun bisa utk di batam aja, karena di tanjung uncang banyak shipyard/galangan kapal, belum lagi di batu ampar atau sekupang jika mau. Makasih bung Yayan utk artikel2nya yang yahud….hehehe….

    • Tanjung uncang tambah maju ya bung..terakhir 2003 saya disana masih ke pembuatan tongkang saja..semoga palindo tambah maju..btw saya kira anda tinggal di gunung jati crb..hehehe

      • Salam kenal bung Akung semoga sehat selalu..hehehe…., saya juga cuma pernah di batam 4 tahun hingga 2004 dan pernah mampir aja waktu balik jadi backpacker ke beberapa wilayah Asean pulangnya lewat batam tahun 2011. Memang keluarga saya asli dari cirebon tapi stay di jakarta. Tapi karena kerja saya tukang cuci mobil ya berdasarkan perintah boss bisa nyuci di mana aja….
        sukses ya bung akung…hehehehe….

  26. Yuk ah….kuasai selat malaka…segera..

  27. Soal accident tsb maaf bung yayan apakah ada indikasi diluar human error/mungkin sabotage ? Cz beruntun kan kejadiannya, mohon pencerahannya bung, terimakasih

  28. sudah sepatutnya kita bangga dan mencintai produk alutsista dalam negri karena tak kalah dengan negara lain..
    terima kasih bung yayan artikel artikel anda membuat saya haru dan bangga sekali menjadi warga negara indonesia..
    salam knal dan hangat,semoga kita semua dalam lindungan tuhan..

  29. hihihihi..

  30. Sepertinya kita semakin maju. Semoga kedepan bisa berkembang lebih pesat. Sehingga bisa menambah lowongan kerja. Amin. Selamat malam semua. Terima kasih bung yayan atas artikelnya. Ditunggu artikel artikel berikutnya. Salam hangat dan Selamat menjalankan ibadah puasa.

  31. Izin absen. Nonton bola dulu.

  32. wuiiiiih, lagi getol kirim artikel nih πŸ™‚ sepertinya harus banyak jalan2 @bung yayan biar dapat inspirasi dan berkontribusi terus serta membantu menjadi jendela untuk warjag disini agar gak gagap perkembangan diluar sana. Salam hangat !

  33. hmmm bs bikin tetangga merajuk nih…
    mak cik:Pak cik oooh pak cik..cubalah engkau tengok indonesia tuu.. selalu saje nak buat sakit hati kan kite,,
    Pak cik:cakap janganlah gadoh cam tu..tak pe laah tunggu skejap je,bile mase malay punya wang banyak,boleh tahan nak beli lbh banyak cam tu..
    Nah skrg pegi dapo’ buatkan kupi secawan,pak cik nak nonton tayangan badminton indonesia open dolok yeh hehe

    • Hehehehe…..boleh la macam tu bikin orang senang bung frans…hehehe…., i suke dan lawa sangat la bung frans ini kalau setiap cakap macam tu…., ini baru kawan bikin hati senang jangan kata2 negatif terus ya di lempar ya….saalam bung frans…..hehehe….

  34. bikiny dr yg kecil dulu..baru yg besar..slam bung yayan.

  35. Bung@ YaYaN mau sdikit protes nich..
    Dari jauh di ambil ful, udah dekat cuma separow,, ada yg mau di umpetin yah..?

  36. Indonesia itu pasti bisa,,,,,,ayo bangun bangsa ku,,,jgn lupakan sejarah,kita itu bangsa bahari,,,,,kita itu pewaris dari dari bangsa agung,,,,,kita warisan sriwijaya dan majapahit

  37. Bung@Yayan mau sekedar nanya… untuk CIWS KCR 60 apa ga ambil punya Rusia aja.
    itu loh Palma CIWS…bentk nya futuristik juga gahar..lumayankan, bentuk KCR 60 yang cantik dipadu dengan Palma yg futuristik dan gahar….
    Trima kasih Bung@yayan juga para pini sepu warjag..

  38. Selain KCR 60 buat selat Malaka jangan Lupa KCT nya … Kalau ada KS yg masuk tanpa izin langsung disikat …

    Ngomong-ngomong KCT kita sensornya buatan mana neh?
    Bisa ngedetek KS singapura n malaysia ga?

    Oh ya … Salam buat seluruh warjager …

  39. Saya harap bikin kapal sebesar destroyer

  40. lambat laun produksi militer indonesia smakin jaya
    salam sejahtera buat bung yayan smoga slalu dlm dilindungiNYA

  41. Bung @ yayan…
    Untuk KRI Alamang 644 radarnya di taruh di sebelah mana ya bung?
    Salam hangat moga bung yayan & keluarga sehat selalu…

    • Oh ya sblmnya mohon maaf bung @ yayan…
      Kalo boleh tahu istri bung @ yayan orang ostrali ato orang indonesia ya?
      Sekali lagi maaf bung @ yayan…salam hangat moga sehat selalu…

      • Orang prancis keturunan iran atau orang iran ttapi lama tinggal di prancis kayanya bung, kecuali bung yayan punya lebih dr 1, maaf kalau saya salah πŸ™‚

        • Satu isteri cukup bung..! Hehehe..! Yang benar adalah wanita Iran kelahiran Perancis dan pernah tinggal di Australia. Terima kasih. Salam hangat..!

          • Iya, salam hangat bung πŸ™‚

          • Bung Yayan, maaf ini oot, dng istri yg beda warga negara, apakah anak-anak bung Yayan memiliki dua warganegara ataukah ikut kewarganegaraan bung Yayan? Selamat berakhir pekan bung Yayan.

          • Kalau seorang Inteljen gak akan buka bukaan siapa jati dirinya, keep silent

          • Kayak Intel aja yang lagi naik kereta api Surabaya Jakarta , dia kenalan ama semua orang sambil mamerkan pistol di ketiaknya dan bilang ke seluruh orang yang di jumpainya bahwa dia seorang Intel. jadi aku gak yakin nih bahwa yang kebanyakan nulis di sini Anggota ABRI

          • @k.jono, bung yayan nggak pernah bilang dia intel,,,disini emang t4 militer fanboy, nggak kayak sebelah, ngebully orang pake alasan bilang itu cara militer,,

          • Kopral jono dari ABRI?
            hihihi jadul banget.. ABRI gitu loh
            masing kangen sama mbah To ya?

            emang kalo komen ato buat artikel di JKGR harus ABRI gitu?

            buka wawasan masbro.. kalo kesulitan panggil mbah google
            atau setidaknya baca jakarta greater yg dolo-dolo, (jangan malas ya.. :mrgreen: ) banyak kok artikel yg sudah ditulis bung yayan..

            dan yang kuketahui bung yayan tidak pernah mengaku intel atau “ABRI” :mrgreen:

      • tak kirain bule ostrali,
        Makaseh bung @ kobu…

  42. … bangga banget…perbanyak ya pak menhan….cukup produksi 15 buah pertahun…

  43. maaf oot..
    Bung @ PS…
    Untuk kcr 60 (kri sampari yg barusan di launcing) ciamik & keren banget, jos gandos…saya naksir berat…armanent nya kayaknya blm lengkap ya bung @ ps….
    Salam..

  44. Thanks bung Yayan : Ulasan yg cetar membahana , sy membayangkan iring iringan kapal buatan anak bangsa ini bisa jalan jalan ke Singapore..he..
    he…he.

  45. semoga dgn kemandirian inhan indonesia akan menuju negara besar dan suatu saat nanti negeri ini tdk tergantung pada negara lain dan semoga pemimpin yg akan datang konsisten dlm hal industri pertahannya,…amiin

  46. ….membaca dan merenung succes story program KCR 60 dan KCR 40…semoga masuk tahap integrated datalink-nya wis nyambung…..ben tuambah poll kapabilitasnya….opo maneh arsenal’le dipasang pisan

    top dech,,,maju terus …bangga dengan kemandirian….

  47. Slm knl.
    Maaf saya bru di warjag.
    Sekedar mencari info militer az…

  48. Maaf newb izin nyimak blm ada yg comen clue nya bung yayan ya..bung yayan alamang nya lebih dr satu ya..salam sehat selalu bung yayan

  49. Salam kenal dan hormat untuk para sesepuh warjag ini.saya salah satu pengagum berita tentang nasionalime.ijinkan terus mengikutinya.Salam Indonesia.

  50. kcr 40 bisa ngangkut berapa rudal ya.

  51. Assalamualaikum semua . ijin nyimak . saya sendiri sagat membanggakan produk lokal , walaun produk yang saya gunakan kalah pamor/ quality dari produk luar tapi saya berusaha menyampaikan kelebihan2 produk lokal tersebut di sekitar saya. setidaknya saya sudah memulai dari saya & keluarga saya sendiri , semoga pemerintah lebih memberi dukungan pada produk2 lokal . seperti kata Bung Jalo anda percaya PASTI KAMI BISA.

  52. Maaf ketinggalan Bung Yayan , artikelnya bagus banget , semoga BungYayan tidak jemu2 memeberikan artikel2nya terbaik di JKGR & selalu di berikan kesehatan selalu , Amin.

  53. Yakin bangsa ini bisa mandiri, tuh banyak anak2 di kampus Sukolilo yg pinter2, kasih kesempatan pasti bisa. Maksih artikelnya bung, moga sehat2 semua. Salam NKRI

  54. Salut utk semangat pembangunan kekuatan militer Indonesia dg Industri dlm negeri.
    Utk sekelas kapal patroli, sdh cukup gahar dg diinstalny AK630 dan jg C705. AK630 slain brfungsi sbg CIWS, efektif pula utk melawan kapal prmukaan, sprt kapal kecil, speed boat, dll. Sayang dong klu cuma mau nenggelamin kapal ilegal fishing aja pake C705. Bahkan sharusny penggunaan CIWS shrsny mrupakan aplikasi standart pd smua KRI semua tipe. CIWS pd KRI sekelas frigrate, korvet mrpkn prtahnan lapis ketiga setelah Rudal prtahanan udara utama jarak jauh(????), jarak menengah (Mistral atau VL Mica). Seharusny…
    Salam

  55. di kcr 40 dan 60 menggunakan radar apa ya…

  56. Bung Melektech lama ndak muncul. Menurut saya itu memang tulisan bung Yayan, tapi gambarnya mungkin dari pemilik warung. Mohon maaf kalau saya salah. Soalnya di artikel bung Yayan dan yg bung Mel berikan substansinya berbeda. Salam hangat… Bung Mel kapan kapan mampir di kantin di ARH ya.he..he..

  57. Iya nih @bung ketek jng galak2 duunk, yg ada malah g ada yg nulis artikel ntar takut disemprot jd sepi dunk jkgr, malahan saking takutnya tuh artikel terbaru bahas TKI mulu dr kmren hahahaaa…becanda bung, salam hangat bung ketek

  58. semoga NKRI semakin jaya, terimakasih bung @yayan atas wangsit dan pencerahannya.

  59. ayo nonton laptop si unyil.

  60. mohon ikutan nimbrung sebagai pemerhati, karena ilmunya masih plontos hehehee

 Leave a Reply