Apr 162017
 

Mother Of All Bombs – MOAB

Kabul – Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai 15/4/2017 menuduh penggantinya melakukan pengkhianatan dengan mengizinkan tentara Amerika Serikat menjatuhkan bom terbesar, yang pernah digunakan dalam pertempuran, dalam perang melawan IS di Afghanistan.

Karzai, yang juga bersumpah melawan Amerika, mempertahankan pengaruh cukup besar dalam kelompok suku besar Pashtun, yang juga suku asal Presiden Ashraf Ghani.

Kalimat keras itu dapat mengisyaratkan kemunduran besar politik, yang mungkin membahayakan gerakan tentara Amerika Serikat di Afghanistan.

Pejabat pertahanan Afghanistan menyatakan GBU-43 berberat 9.797kg itu dijatuhkan pada Kamis di provinsi timur, Nangarhar, menewaskan hampir 100 tersangka pegaris keras, meskipun mereka mengakui bahwa itu adalah perkiraan dan tidak didasarkan atas jumlah mayat.

“Bagaimana Anda bisa mengizinkan orang Amerika Serikat mengebom negara Anda dengan perangkat sama dengan bom atom?” kata Karzai pada acara terbuka di Kabul mempertanyakan keputusan Ghani tersebut.

“Jika pemerintah mengizinkan mereka melakukannya, itu salah dan itu adalah pengkhianatan negara,” katanya tegas.

Kantor Ghani menyatakan serangan itu digalang saksama pasukan Afghanistan dan Amerika Serikat dan menjawab tuduhan Karzai dengan pernyataan, “Setiap warga Afghanistan berhak mengutarakan pikirannya. Ini negara dengan kebebasan berbicara.” Tanggapan masyarakat terhadap serangan itu beragam, dengan beberapa warga di dekat ledakan tersebut memuji pasukan Afghanistan dan Amerika Serikat dalam menekan IS.

Sementara bom itu digambarkan sebagai salah satu perangkat bukan nuklir terbesar pernah digunakan, daya gempurnya setara dengan 11 ton TNT, sebanding dengan bom atom “kecil”, yang dijatuhkan di Jepang pada 1945, yang daya ledaknya setara dengan 15.000 hingga 20.000 ton TNT.

Semasa Karzai menjadi presiden, penentangannya terhadap serangan udara oleh pasukan asing membantu perusakan hubungan dengan Amerika Serikat dan negara Barat lain.

Saat pemerintah Kabul, yang terpecah antara Ghani dengan pesaingnya -Abdullah Abdullah- di bawah kesepakatan pembagian kekuasaan ditengahi Amerika Serikat, masih rapuh, campur tangan politik Karzai menarik perhatian.

Ghani gagal menyelesaikan masalah dalam negeri warisan Karzai, yang mundur pada 2014.

Karzai mengatakan berencana “melawan Amerika”, yang dibandingkannya dengan keputusan sebelumnya dalam hidupnya untuk melawan Soviet dan kemudian pemerintah Taliban.

“Saya memutuskan mengusir Amerika Serikat keluar dari tanah saya,” katanya, “Bom itu tidak hanya melanggar kedaulatan dan tidak menghormati tanah dan lingkungan kita, tetapi akan memiliki dampak buruk bertahun-tahun.” Sementara tidak merinci caranya menentang Amerika Serikat, sikap Karzai itu dapat menimbulkan masalah bagi pemerintah Ghani, yang sangat bergantung pada Amerika Serikat dan penyumbang asing lain untuk bantuan dan dukungan ketentaraan.

Pada Jumat, komandan tertinggi Amerika Serikat di Afghanistan, Jenderal John Nicholson, membela serangan itu, dengan mengatakan bahwa keputusan menggunakan bom tersebut berdasarkan atas kebutuhan ketentaraan, bukan alasan politik.

Pasukan Afghanistan, didukung pesawat tempur dan pasukan khusus Amerika Serikat, memerangi pegaris keras terkait IS di Afghanistan timur selama bertahun-tahun.

Gerakan terkini dimulai pada Maret dan berlanjut hingga pasukan memukul pejuang IS sampai di terowongan beranjau di daerah pegunungan terpencil, yang membuat komandan meminta penggunaan bom GBU-43.

Antara / Reuters

  38 Responses to “Karzai : Anda Izinkan Jatuhnya Perangkat Setara Bom Atom ?”

  1. hihihi

  2. PAYAH. baca beritanya seperti ini politik dan campur tangan asing mirip dengan berita freport.

  3. itu kucing kurang ajar
    udah diberi makan koq mau cakar pula?

  4. Test…

  5. kalau mau damai jangan tentara amerika yg masuk tapi pasukan PBB, terutama pasukan GARUDA. pasti kami jamin aman dan nyaman.

  6. Bingung dg pulitik .. Dulu Hamid Karzai adalah kaki tangan negara barat pimpinan USA yg bersedia memimpin Afganistan memerangi Taliban dan Osama Bin Laden, namun kini setelah pensiun malah berkoar bicara nasionalisme ketika mantan sponsornya (USA) mengirim induk bom (MOAB). Namun demikian, bila Karzai benar-benar tobat untuk berbalik membela negaranya dari penjajahan asing tentu menjadi berita buruk untuk Trump.
    Trump hrs belajar banyak bahwa dlm pergaulan internasional tidak boleh terlalu ugal-ugalan untuk membuat kebijakan. Cobalah untuk memahami nilai-nilai Amerika yg selama ini menjadi cerita bagus dipilem-pilem Holywood, media masa Amerika atau ujaran para diplomat USA dlm diplomasi internasional, seperti tentang keunggulan demokrasi ketimbang nilai lain, penghormatan pd HAM, pentingnya negosiasi dlm kebuntuan sengketa, penghormatan pd wanita (gender) dan kaum LGBT sampai pentingnya pengawasan senjata pemusnah masal. Nilai-nilai itu semua konon sangat Amerika minded makanya negara diseluruh dunia diharap untuk berpaling pd Amerika sebagai rujukan (walau itu hil yg mustahal).

    Tentu jika antara nilai humanisme ala Amerika kemudian dikotori dg kelakuan Donald Trump yg ugal-ugalan tentu menjadi sangat kontradiksi dan terlihat munafik, namun mana mau Trump peduli dg hal itu? Entah apa yg ada dibenak Trump yg dg gampangnya mengirim berbagai senjata kaliber raksasa mendekati pemusnah masal untuk menyatakan diplomasinya, namun sepertinya dia menikmati kebanggaan itu, mungkin ini kombinasi antara akal yg kurang waras bersama hati sekeras batu.

    Baru kali ini ane dengar bahwa di Afganistan pun bercokol kaum ISIS, karena sebelumnya hanya Taliban bersama Osama Bin Laden (Al Qaeda) yg menjadi bintang perlawanan pd pasukan multinasional pimpinan USA. Apakah seiring tewasnya Osama Bin Laden beberapa tahun lalu menjadi sebab turunnya pamor Al Qaeda serta Taliban? Sampai pembuat skenario pun mendatangkan ISIS untuk ikut bermain di Afganistan? Mari kita simak cerita perang Afganistan babak selanjutnya dg Donald Trump menjadi dirigen pasukan Multinasional di Afganistan…

  7. Negara mana sih yg gak kacau klu amerika menurunkan militernya? Klupun gak kacau plg jd sapi perah yg dicucuk hidungnya! Taliban ktnya py ladang opium dan menjual hasilnya padahal pernah melihat siaran yg mengatakan klu itu sebenarnya bisnis CIA dan Taliban menghancurkannya maka dibuatlah kisah sebaliknya klu Taliban yg berbuat dan harus ditumpas. Klu melihat media barat sangat bias beritanya. Padahal Taliban jd Al Qaedah jg dididik AS untuk melawan USSR pd masanya, habis manis sepah dibuang!

    • taliban, al qaeda,isis dsb.dibentuk di piara stelah itu di biarkan liar samapai lupa siapa tuanya .. itu bisa menjadikan alasan untuk ikut campur asu dan membuat tambah kacau suatu negara..contohnya tidak perlu di sebut..

  8. Tinggalkan jejak !!!

  9. Kasihan rakyat afganistan, irak, libiya, suriah. Banyak yang tak berdosa ikut mati. Apa untungnya perang untuk mereka. Berbeda dengan perang antara Indonesia melawan belanda dan jepang. Jelas siapa musuhnya, siapa yang dilawan, yaitu sang agresor.

    Inilah kebiadaban politik adu domba (salah satu bagian dari proxy war)
    Rakyat indonesia semoga kokoh dalam nasionalisme nya. Sehingga tidak bisa diporak porandakan seperti mereka. Amin…

    Indonesia adalah incaran yg nyata kedepannya. Karena SDA yg terkandung di bumi pertiwi jadi rebutan mereka (hal ini yg selalu digaungkan panglima TNI yg sekarang dan sebelumnya) jadi walaupun terlihat klise tapi itulah yg sebenarnya.

  10. tes
    ..

  11. Uhtk mendongkrak penjualan senjata..utk USA…isu yg dihembuskan dari teman ane yg dipasar modal…USA akan serang korut..sudah kirim kapal perang..kalo bisa nyimpen dollar/poundsterling…kan otomatis permintaan dollar dan poundsterling meningkat..hanya kalian yg ahli2 ekonomi yg bisa jawab…ane kagak tahu…hehheh

  12. Test

  13. Bensin sekitar brp?

  14. Meeoongg…

  15. Tholiban artinya= pelJar, kenapa para pelajar sampai berjuang sendiri melawan asu dan sekutu, karena pemerintahan di sana sangat takut dwngan asu, lahirlah pelajar yg harusnya menuntut ilmu, menjadi pejuang buat negaranya, namun oleh kaum syiah dan asu, pelajar di golongkan sebagai pengacau atau teroris, itulah hebatnya asu dalm memutarbalikkan fakta, sebgaimana asu bisa dwngan mudahnya mengizinkan israel memiliki bom nuklir, sementara negara lain di larang habis habisan, hebatnya asu lagi anggota pbb tidak ada negara yg muslim, asu mana bejad

 Leave a Reply