Apr 202018
 

Kasad Jenderal TNI Mulyono menyampaikan bahwa event lomba tembak ini juga telah menjadi semacam “show room” bagi industri pertahanan negara peserta untuk memamerkan senjata ringan dan munisi yang diproduksi di dalam negeri mereka.

Jakarta, Jakrtagreater.com – Kaskostrad Mayjen TNI M.Bambang Taufik menghadiri acara pemberangkatan Kontingen TNI AD yang akan bertarung dalam lomba tembak internasional Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) 2018 di Australia.

Kontingen TNI AD  tersebut diberangkatkan oleh Kasad Jenderal TNI Mulyono dalam sebuah acara laporan yang diselenggarakan pada Rabu 18 April 2018 di Aula Serba Guna Mabesad Jakarta. Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM) merupakan event lomba tembak internasional tahunan yang diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia sejak tahun 2008.

Lomba tembak ini diikuti oleh Angkatan Darat dari negara-negara wilayah Asia Pasifik dan beberapa negara dari benua Amerika dan Eropa, dan telah menjadi ajang bergengsi untuk menunjukkan kemampuan menembak senjata ringan, yang merupakan kemampuan yang sangat penting bagi seorang prajurit.

Sejak tahun 2008 hingga 2017, TNI AD telah mengikuti event lomba tembak AASAM dan selalu berhasil meraih juara umum. Dikatakan Kasad, keberhasilan ini membuktikan kepada AD negara-negara sahabat bahwa TNI AD konsisten dalam membangun diri menjadi tentara modern yang profesional menuju World Class Army yang tangguh dan patut dibanggakan oleh rakyat, bangsa dan negaranya.

“Kemenangan ini juga menjadi ajang show of force kemampuan prajurit dan Alutsista TNI AD, yang tidak kalah dengan kemampuan dan Alutsista AD negara lain, sekaligus menjadi deterrent effect dalam konteks diplomasi pertahanan. Diplomasi pertahanan merupakan bagian yang penting dalam upaya diplomasi secara total yang dilakukan sebuah negara,” ujar Kasad dalam amanat tertulisnya.

Kasad juga menyampaikan bahwa event lomba tembak ini juga telah menjadi semacam “show room” bagi industri pertahanan negara peserta untuk memamerkan senjata ringan dan munisi yang diproduksi di dalam negeri mereka.

Kasad juga menyampaikan bahwa industri pertahanan Indonesia dalam hal ini PT. Pindad patut berbangga karena produk-produk senjata ringannya telah mengantarkan TNI AD menjadi juara umum dari tahun ke tahun.

“Peran aktif PT. Pindad dalam AASAM yang terus meningkatkan kualitas dan kuantitas persenjataan ringan ini, menunjukkan bahwa Indonesia terus bekerja keras untuk mencapai kemandirian Alutsista, khususnya dalam hal senjata ringan,” ucap Kasad.

Pada lomba tembak AASAM tahun 2018 ini, TNI AD menerjunkan 12 atlet menembaknya terdiri dari Kostrad 5 orang, Kopassus 4 orang, Kodam XIV/Hasanuddin 2 orang dan Kodam Jaya 1 orang dengan 4 official, sebagai Komandan Kontingen Kolonel Inf Khabib Mahfud, yang kesehariannya menjabat sebagai Danbrigif Raider 13 Kostrad. Materi yang dilombakan meliputi Materi Senapan dan Pistol serta Sniper.

Para prajurit yang terpilih mewakili TNI Angkatan Darat dalam lomba ini telah berhasil melalui tahapan seleksi dan pemusatan latihan yang sangat berat selama 3 bulan guna meningkatkan kemampuan. (Penkostrad)

Bagikan :

  27 Responses to “Kasad Berangkatkan Kontingen Lomba Tembak TNI AD ke Australia”

  1.  

    Untuk senjatanya apakah 100% pakai produk dalam negeri ya? Senjata apa saja yg dipakai?

  2.  

    Pulang dari sana, kirim dulu ke tembagapura, latihan menembak KKSB:

    https://www.antaranews.com/berita/702177/bupati-kelompok-bersenjata-aniaya-guru-di-tembagapura

  3.  

    ah nanti panen medali lagi

  4.  

    Para Jago Tembak TNI AD Siap Panen Medali Emas Lagi deh…Aamiin..

    http://militerhebatdunia.blogspot.co.id/2018/04/para-jago-tembak-tni-ad-akan-kembali.html

  5.  

    Selamat berlomba adikku. Semangat

  6.  

    BOSEN

  7.  

    Percuma TNI kirim Kopassus dan Kostrad buat ikutan AASAM, itu karena negara peserta lainnya tidak menurunkan pasukan terbaiknya. Aussie gak mengeluarkan SASR, UK gak mengeluarkan SAS apalagi USA gak mengeluarkan Delta Force, Navy SEAL, atau Green Barretts sekalipun. Mereka hanya menurunkan pasukan reguler biasa.
    Coba kalo berani, TNI menurunkan pasukan Infantri biasa atau prajurit Kodam/Kodim buat tanding di AASAM, apa masih bisa berjaya lagi gak?? Kalo memang berjaya berarti pasukan kita yg reguler aja skillnya lebih tinggi dari pasukan Aussie, UK, USA dan France. Masak iya TNI mau menurunkan pasukan khusus berpengalaman buat ngadepin pasukan reguler yg bisa aja baru masuk kesatuannya ?? Kan lucu banget. Pantesan panitia Aussie curiga Ama kontingen Indonesia dan mau bongkar senjata yg dipake TNI, soalnya mereka mengira TNI cuman ngasih pasukan reguler sih. Kalo Ane jadi panitianya udah Ane diskualifikasi tuh kontingen Indonesia, Hhhhhhhhhh

    •  

      Hush jangan buka2 Daster…….belum waktunya

      xaxaxa

    •  

      AASAM… lalu apa gunanya ada AASAM kalau ternyata hanya ajang ecek2 begitu???
      Peserta kan bisa dibuat kriterianya… dan bisa dibuat beberapa persyaratan… kalau memenuhi syarat boleh ikut kalau tidak di diskualifikasi…
      Hla bung Agato ini hanya berdasarkan asumsi mau mendiskualifikasi sebuah kontingen, lagian mana aturan yang menyatakan kalau AASAM adalah ajang lomba pasukan reguler???
      Masalah USA/UK/Aussie hanya menurunkan pasukan reguler ya itu hak mereka… selama tidak menyalahi aturan ya sah saja, kalau jadi kalah ya jangan salahkan negara yang menang…
      Ibaratnya partisipan berharap menjadi juara jelas ya konyol… dimana2 namanya lomba itu pasti akan dipilih perwakilan terbaik, bukan asal comot dari pasukan reguler suruh berangkat…

      Perwakilan Indonesia sudah berlatih berbulan-bulan sebelum ajang AASAM, dan jelas bukan hanya karena faktor Kopasus/Kostrad tetapi memang karena penyaringan dan karena pelatihan…

      http://www.tribunnews.com/nasional/2017/05/30/juara-lagi-di-aasam-ksad-tak-mudah-pertahankan-gelar-juara-umum-10-tahun-berturut-turut

      •  

        Senjara yang digunakan Indonesia adalah buatan PINDAD, karena hanya senjata buatan PINDAD yang minta dibongkar…

        https://news.detik.com/berita/2931650/kalah-lomba-tembak-as-dan-australia-minta-senjata-tni-ad-dibongkar/2

        “Kita hasilnya luar biasa. Sepanjang pertandingan upaya menjatuhkan mental tim kita dilakukan secara luar biasa oleh mereka,” kata Wuryanto.

        Upaya tersebut, dicontohkan Wuryanto, adalah misalnya dengan diskriminasi peraturan terhadap tim TNI AD. Jika peraturan bagi tim AS dan tim Australia dimudahkan, maka beda halnya dengan apa yang didapat tim Indonesia dalam pertandingan tersebut.

        “Ada peraturan yang dibeda-bedakan. Kalau untuk mereka dibuat gampang, buat kita dipersulit. Termasuk mereka minta senjata kita dibongkar, tentu saja tidak kita ijinkan,” tutur Jenderal Bintang 1 itu.

        •  

          Kalau memble ya memble saja ga usah alasan aneh…

          https://news.detik.com/berita/d-3513147/juara-lomba-tembak-aasam-tni-ad-pakai-senjata-buatan-dalam-negeri

          1. Indonesia: 28 Emas, 6 Perak, 5 Perunggu
          2. Australia: 14 Emas, 16 Perak, 16 Perunggu
          3. Jepang: 10 Emas, 7 Perak, 7 Perunggu
          4. Filipina: 4 Emas, 4 Perak, 4 Perunggu
          5. Anzac: 3 Emas, 3 Perak
          6. Kanada: 2 Emas, 5 Perak, 4 Perunggu
          7. Korea: 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu
          8. Uni Emirat Arab: 2 Emas
          9. Thailand: 1 Emas, 4 Perak, 2 Perunggu
          10. Selandia Baru: 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu
          11. US Army: 1 Emas, 1 Perunggu
          12. Singapura: 2 Perak
          13. Malaysia: 1 Perak, 3 Perunggu
          14. UK (INGGRIS): 1 Perak, 2 Perunggu
          15. US Marines: 2 Perunggu
          16. Kamboja: Nihil
          17. Timor Leste: Nihil
          18. Tonga: Nihil
          19. Papua Nugini: Nihil
          20. Prancis: Nihil

          •  

            https://international.sindonews.com/read/1008589/40/senjata-pindad-dibongkar-indonesia-protes-australia-1433384749

            ”Lomba tembak ini merupakan event tahunan yang diadakan oleh Angkatan Darat Australia, dalam rangka memperebutkan piala KSAD sana (Australia),” ujar Pangkostrad Letjen Mulyono di Bandara Soekarno-Hatta, bulan lalu.

            Mau ngapain NAVY seals ikut2an???

          •  

            https://nasional.tempo.co/read/670590/ksad-murka-australia-bongkar-senjata-pindad

            “Karena perbedaan perolehan medali yang begitu mencolok, panitia Australia hendak membongkar senjata kami,” kata Gatot kepada wartawan di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2015.

            Namun Gatot menolak memberikan izin kepada panitia lomba membongkar senjata-senjata yang dipakai perwakilan TNI AD. Jika panitia lomba hendak membongkar senjata TNI, Gatot pun meminta senjata semua peserta juga dibongkar.

            Jenderal Gatot pun membantah isu yang menyatakan bahwa peserta lain dalam lomba tersebut mengalah untuk Indonesia. Menurut Gatot, kehormatan negara dan kesatuan militer para peserta dipertaruhkan dalam lomba tersebut. Dengan demikian, mustahil jika ada perwakilan negara tertentu yang pura-pura kalah.

          •  

            Mengapa tidak semua senjata peserta dibongkar???

            Padahal persyaratan Indonesia jelas dan sangat mudah, kalau mau bongkar senjata TNI AD ya semuanya di bongkar… biar sekalian ketahuan siapa yang ga beres…

            Kok malah pasukan reguler dijadikan alasan… dimana2 pasti personal terpilih berdasarkan seleksi ketat yang dikirim, bukan asal2an main kirim…

            Sekali lagi : kalah itu ya sudah kalah saja, kalau ga mau kalah lagi mending suruh bikin peraturan baru…
            Misal :
            1. peserta hanya boleh ikut 1x
            2. harus dibawah 30 tahun
            3. tidak boleh pasukan khusus (harus reguler)
            4. tidak boleh pernah memenangkan lomba menembak di manapun

      •  

        AASAM memng bukan ajang lomba pasukan reguler bung namun kenyataan kita mengirimkan prajurit terlatih terbaik sementara yg disebut negara2 maju mengirimkan tentara2 reguler seolah 2 event tersebut dianggap sebelah mata bagi sya itu menimbulkan pertanyaan.
        mungkin bagi mereka pengalaman2 tempur dan hasil operasi2 militer adalah medali terbaik bagi mereka.

        •  

          Saya bisa memahami jika seperti itu bung Anu… mungkin bagi mereka (USA/UK) tidak penting untuk memenangkan perlombaan sekelas AASAM, toh bukan merupakan ajang promosi yang mumpuni, hanya sekedar sebagai ajang melihat siapa yang bisa dilihat sebagai rekanan dan bukan…

          Tahun 2017 Australia memperolah banyak medali dan mendapat perolehan medali emas ke 2 terbanyak… mereka jelas sudah belajar…

          Sedang bagi USA/UK/Prancis/Malaysia jelas itu hanya simpatisan saja…

      •  

        Hmm.. Setuju sama komen bung Yulihantono..

    •  

      Hlah Klau Klah ya ngakuin aja. Toh lagian walaupun yg diturunkan oleh AS,Australia,Prancis ataupun Inggris hanya sebatas Infantri biasa tapi Senjata Yg mereka bawa jauh lebih unggul dan canggih daripada dari Kontingen Indonesia. Dan seharusnya mereka bisa menhimbangin Skill TNI Dgn senjata Canggihnya. Lha lagian gk mungkin jg itu yg di kirim oleh 4 negara diatas hanya sebtatas Infantri biasa Krena pasti sebelum mengikuti Ajang tsb mereka sudah dipersiapkan dgn matang karena membawa marta dan hartabat sekaligus bisa mendongkrak penjual senjata dari negara mereka di atas Terutama AS yg notabennya Supplyer senjata terbesar di dunia selain itu komen di atas membuktikan bahwa anda babu atau bukan dari slh satu negara diatas!.

    •  

      itu kalau jurinya anda , untuk aja jurinya jauh lebih cerdas dri pada anda,
      segitu bangganya ente ama AS CS hingga segitu anda menghina para prajurit TNI , Perekataan ente seakan2 kopassus hnya bsa menang bila berhadapan sama pasukan reguler .
      emang ente hutang budi apaan sih sama AS cs hingga anda membanggakan mereka dari pada bangsa mu sendiri?

  8.  

    Kembangkan BUMN industri logam standard militer agar tdk import melulu agar bs mencegah embargo sepihak demi kermandirian! Saingan TNI semakin berat terutama dr anak didiknya dr militer negara sahabat!

  9.  

    Semoga sukses, jangan sampe gagal saja….tunjukan prestasimu !

  10.  

    USA kalau di medan perang pakai senjata yang ada pembidik lasernya, dan laser itu hanya keliatan kalau makek optik khusus jadi gak keliatan sama mata telanjang. laser ini yang bantu mereka membidik sasaran nya, makanya kalau laser ini jadi susah bidik mereka

  11.  

    USA kalau di medan perang pakai senjata yang ada pembidik lasernya, dan laser itu hanya keliatan kalau makek optik khusus jadi gak keliatan sama mata telanjang. laser ini yang bantu mereka membidik sasaran nya, makanya kalau laser ini di lepas dari senjatanya jadi susah bidik mereka

 Leave a Reply