Jan 252017
 

TNI Angkatan Laut, terus melakukan pencarian terhadap 4 awak KRI Layang 635 yang hilang kontak saat melakukan pengawalan kapal ikan berbendera Philipina yang ditangkap pada bulan Desember 2016. Selain melakukan pencarian, pihak TNI Angkatan Laut juga masih terus melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap Kapten Kapal FB Nurhana.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi, Seusai mewisuda mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) di Bhumimoro Surabaya pada selasa (24/01/2017) Siang.

Kepada wartawan KASAL mengatakan bagaimanapun juga ke-4 awak KRI yang hilang kontak itu adalah prajurit TNI, untuk itu pihaknya terus melakukan pencarian dengan melibatkan pihak Pemerintah Philipina dalam hal ini kementerian luar negeri serta melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap kapten Kapal ikan FB Nurhana yang saat ini diamankan oleh pihak TNI Angkatan Laut.

“Yang pasti kita akan terus melakukan pencarian, karena saat itu keempat prajurit TNI AL itu tengah melaksanakan operasi, jadi harus ada kejelasan. Apakah masih hidup ataukah kalo memang meninggal harus jelas keberadaannya. Jadi selain dilakukan pencarian oleh tim dari TNI Angkatan Laut juga dikerahkan dari SAR. Maka kita nantikan saja hasilnya,” papar Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi, menutup perbincangan dengan jakarta greater.

jakartagreater.com

  8 Responses to “KASAL : 4 Awak KRI Layang 635 yang Hilang di Talaud masih terus dilakukan Pencarian”

  1.  

    Ketok aja mulutnya biar kapten kapalnya mau buka suara wkwkwkkkkk

  2.  

    Mudah2an diketemukan dgn selamat

  3.  

    Kasian amat deh..
    Kesilapan yg gak harus terulang lagi..
    Pastikan jgn terulang..

  4.  

    TNI dilatih dalam berbagai misi dan situasi tak peduli seberapapun ARAL. satu saja prajurit TNI hilang tak jelas justru mencoreng nama harum bangsa ini, apa kata nenek moyang bangsa jika 4 orang TNI hilang tak jelas sakit hati rasanya membaca berita ini. sebagai rakyat biasa saya mengutuk kejadian ini dan meminta keadilan ditegakan.