KASAU dan Dubes Korsel Bahas Kerjasama

27
88
Cantelan senjata eksternal KFX-C103-iA.
KFX-C103-iA.

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Agus Supriatna menerima Kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Korea Selatan untuk Indonesia, Cho Tai-young di Mabesau Cilangkap, Jumat (13/2). Kunjungan ini dimaksudkan sebagai perkenalan sehubungan dengan masa tugasnya yang baru di Indonesia.

Kasau Marsekal Agus Supriatna berbincang dengan Dubes Korsel yang baru Cho Tai-young di Mabesau Cilangkap, Jumat (13/2).
Kasau Marsekal Agus Supriatna berbincang dengan Dubes Korsel yang baru Cho Tai-young di Mabesau Cilangkap, Jumat (13/2).

Pada pertemuan tersebut dibicarakan hubungan bilateral antar kedua negara khususnya kedua angkatan udara di bidang kerjasama militer dan teknologi seperti pengadaan pesawat maupun pendidikan setingkat lemhanas maupun setingkat sesko.

Pada kesempatan ini Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna didampingi Irjenau Marsda TNI Sumarno, Aspam Kasau Marsma TNI Masmun Yan Mangesa, Asops Kasau Marsda TNI Anom Manuaba, Aspers Kasau Marsda TNI Bambang Samoedro, Waasrena Kasau Marsma TNI Suprianto Basuki, Kadispenau Marsma TNI Hadi Tjanhjanto, S.IP, sedangkan Dubes Korea di Jakarta H.E. Mr. Taiyong Cho didampingi Athan Korea Letkol Ryu Wan Soo dan Staf Kedubes Republik Korea.(tni-au.mil.id)

27 KOMENTAR

  1. Apapun kesepakatan dlm bidang hightech harus ada back up proyek.takut dikibulin lagi, maklum posisi kita lemah, artinya kita harus ada alternatif if gagal, apalagi cita cita kita mau mandiri, mandiri berarti merdeka dan punya kartu ass dan kunci inggeris ditangan. Sekarang kita cari skala prioritas, maklum dana kita terbatas. Kita utamakan pesawat yang 4.5 ++++, yaitu su 35 atau typhone fighter, karena kita jangan sampai tertinggal dan ada bolong dalam pertahanan kita. Maklum kiri kanan muka belakang membara.
    Saya gak masalah su 35 atau typhone yang penting NG semi stealth. Sebab kita butuh kemandirian , yaitu program IFX yang tidak boleh berhenti, yang kalau kita yang buat ( walau multi sources ) kita pegang security code nya. Aman dah indonesia

  2. Semoga saja lancar dan proyek KFX bukan ajang tipu2 yg dipake konglomerat Korea utk ngerjain Kita, krn gak sedikit loh uang yg akan disetorkan ke korea walopun cman 20% tpi dana tsb bisa utk beli 2 skuadron pespur baru
    Harus berani meminta jaminan pemerintah kita ke pemerintah korea selatan