KASAU: Korps Pasukan Khas Agar Selalu Jaga Kehormatan Satuan

Sejumlah prajurit Paskhas TNI Angkatan Udara membebaskan pilot yang disandera dan menangkap kelompok separatis penyandera dalam simulasi operasi udara pembebasan sandera di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Sabtu (14/5/2016). Simulasi tersebut guna meningkatkan kemampuan prajurit TNI Angkatan Udara dalam menghadapi ancaman penyanderaan. (ANTARA FOTO/Siswowidodo/aww/16)
Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU), Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, meminta Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara sebagai prajurit komando, agar selalu menjaga profesionalitasnya dengan terus mengisi diri dengan ilmu pengetahuan, berlatih, dan bersosialisasi dengan masyarakat.

Hal itu disampaikan Marsekal Tjahjanto saat melakukan inspeksi mendadak ke Markas Wing I Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara, di Pangkalan Udara Utama TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (8/2).

“Terus tanamkan jiwa korsa, terus jaga korps dengan tidak melakukan perbuatan tercela di masyarakat, terus dukung pemerintah, tidak terlibat narkoba, tidak menjadi debt colector, tidak arogan di masyarakat. Karena kalian semua adalah tentara rakyat, kalian adalah rakyat yang saat ini sedang ditugaskan negara untuk menjadi prajurit profesional,” ujar KASAU.

Marsekal Tjahjanto mengingatkan bahwa Korps Pasukan Khas telah dua kali menorehkan tinta emas dalam sejarah TNI, yaitu melaksanakan operasi lintas udara pertama pada tahun 1947 di Kalimantan Tengah, dan pertama kali mengibarkan bendera Merah Putih di bumi Irian pada tahun 1962.

Dua sejarah itu, lanjut dia, sebagai kebanggaan Korps Pasukan Khas yang harus dijaga dan dipertahankan prajurit Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

“Saya ingin menyampaikan rasa bangga dan kekaguman saya kepada kalian semua sebagai pasukan komando Korps Pasukan Khas TNI AU yang terlatih. Saya bangga dengan semboyan kalian, Karmanye Vadikarashte Mavalesu Kadatcana, yang berarti melaksanakan tugas tanpa menghitung untung rugi dan saya minta semua itu dicamkan oleh kalian prajurit komando,” kata dia.

Marsekal Tjahjanto berharap, ke depan prajurit Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara tetap menjadi prajurit yang dicintai rakyat dengan selalu memegang teguh Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan Delapan Wajib TNI.

Sumber: Antara